Sosial, Budaya, dan Demografi
( 10113 )Menakar Bukti Kasus Kekerasan Seksual Ketua KPU
Rupiah Bisa Melemah Hingga Tahun 2025
Rupiah berpotensi melemah hingga tahun depan. Pemerintah memasang asumsi rata-rata kurs rupiah di Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-pokok Kebijakan Fiskal (KEM PPKF) 2025 di kisaran Rp 15.300-Rp 16.000 per dolar Amerika Serikat (AS), atau di bawah rata-rata nilai tukar rupiah dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2024 yang sebesar Rp 15.000 per dolar AS. Kepala Pusat Kebijakan Ekonomi Makro Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan Abdurrahman membeberkan beberapa faktor penetapan asumsi nilai tukar rupiah tahun depan yang lebih optimistis di tengah fluktuasi pada saat ini. Pertama, bank sentral AS, The Fed diperkirakan mulai memangkas suku bunga sebanyak dua kali pada paruh kedua tahun ini dan minimal dua kali pemangkasan pada tahun depan. Kedua, tensi politik dalam negeri melandai lantaran proses pemilihan umum (Pemilu) 2024 telah selesai, dan berlangsung aman. Ketiga, kinerja ekonomi nasional yang relatif kuat, ekspor diproyeksikan mulai membaik, penempatan devisa hasil ekspor (DHE) meningkat, dan juga inflasi yang relatif stabil.
Abdurrahman memastikan, penentuan asumsi dasar ekonomi makro 2025, termasuk nilai tukar rupiah, melalui rapat berbagai kementerian dan lembaga, seperti Kementerian Keuangan, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional, dan Bank Indonesia. Hanya, Kepala Ekonom Bank Sentral Asia (BCA) David Sumual menilai, asumsi kurs rupiah yang pemerintah patok dalam rentang Rp 15.300-Rp 16.000 terlalu optimistis. Asumsi ini kurang bersaing. "Dan agak overvalued dibandingkan dengan negara peers, atau negara emerging market dan juga mitra dagang utama," kata David kepada KONTAN kemarin. Sementara Staf Bidang Ekonomi, Industri, dan Global Markets dari Bank Maybank Indonesia Myrdal Gunarto menyebutkan, asumsi nilai tukar dalam rentang Rp 15.300 hingga Rp 16.000 per dolar AS masih realistis. Ia memperkirakan, tahun depan, posisi cadangan devisa akan kembali meningkat sehingga nilai tukar bisa menguat.
Pendidikan Tinggi Belum Prioritas APBN
Polemik mahalnya uang kuliah tunggal berakar dari perencanaan dan penggunaan anggaran pendidikan yang tidak efektif. Anggaran untuk pendidikan tinggi hanya mencakup 0,6-1,6 % dari APBN. Di atas kertas, alokasi anggaran pendidikan dalam APBN termasuk besar, yakni 20 % dari total APBN. Anggaran pendidikan yang merupakan belanja wajib (mandatory spending) itu terus naik dari tahun ke tahun. Namun, anggaran yang besar itu belum menjawab persoalan tingginya biaya pendidikan di Indonesia, khususnya jenjang pendidikan tinggi.
Akhir-akhir ini muncul banyak keluhan tentang UKT yang membuat sebagian mahasiswa menunggak pembayaran, terjerat pinjaman daring, dan tidak bisa meneruskan kuliah. Direktur Eksekutif Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia Mohammad Faisal, Kamis (23/5) berkata, isu mahalnya UKT itu mengungkap minimnya prioritas pemerintah dalam mengembangkan akses pendidikan tinggi. Hal itu tampak dari dua aspek, yakni besaran alokasi anggaran yang terlalu kecil dan penggunaan anggaran yang belum efektif.
Anggaran untuk pendidikan tinggi hanya 0,6-1,6 % dari APBN, jauh dari standar ideal yang ditetapkan Organisasi Pendidikan, Ilmu Pengetahuan, dan Kebudayaan PBB (UNESCO) sebesar 2 % dari APBN. Pada 2024, dari total belanja negara Rp 3.325 triliun, anggaran pendidikan tinggi yang dikelola Kemendikbudristek Rp 56,1 triliun alias 1,6 % dari total APBN. Kemendikbudristek selaku garda terdepan pendidikan pun hanya mendapat total anggaran Rp 98,98 triliun atau 15 % total anggaran pendidikan yang ada di APBN. Porsi terbesar dari belanja pendidikan itu (Rp 346,5 triliun atau 52 %) dialokasikan untuk transfer ke daerah (TKD) dalam bentuk dana alokasi umum (DAU) dan dana alokasi khusus (DAK). (Yoga)
Layanan Ramah Lansia bagi Jemaah Haji
Jemaah haji berusia lanjut mendapatkan layanan khusus untuk memudahkan melaksanakan ibadah haji. Selain mendapatkan fasilitas penginapan berstandar ramah lansia, jemaah lansia juga bisa mengakses layanan kursi roda saat menjalankan rangkaian ibadah umrah wajib di Masjidil Haram. Kabid Akomodasi Daerah Kerja Mekkah Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi Zaenal Muttaqin mengutarakan hal itu, Kamis (23/5) di Mekkah, Arab Saudi. Menurut Zaenal, total ada 170 hotel disiapkan untuk jemaah haji Indonesia yang berjumlah 241.000 orang.
Dari jumlah itu, 41.000 orang di antaranya Jemaah lansia. ”Hingga saat ini 29.134 anggota jemaah haji Indonesia sudah berada di Mekkah,” ujarnya. Ia mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan para pemilik hotel untuk menyiapkan layanan rama lansia, antara lain menyediakan kursi roda dan jalur, khususnya bagi jemaah lansia. Ia pun meminta agar jemaah lansia diprioritaskan untuk ditempatkan di kamar dekat lift agar mudah dievakuasi jika ada kondisi darurat. Pihak hotel juga diminta menyediakan kamar mandi ramah lansia, seperti menyediakan pegangan tangan.
”Petugas bersiaga 24 jam,” tuturnya. Berdasarkan pemantauan di sejumlah hotel di Mekkah, fasilitas ramah lansia tersedia. Selain kursi roda dan jalur khusus kursi roda, ada stiker bertuliskan prioritas bagi Jemaah lansia yang ditempelkan di dinding dekat tempat duduk di area lobi hotel, seperti di Hotel Al Ghadeer. Ada juga tim petugas lansia dari PPIH. Untuk ibadah wukuf di Arafah, Muzdalifah, dan Mina pada puncak haji, PPIH menyiapkan sekitar 300 kamar hotel bagi jemaah lansia yang tidak memungkinkan menginap di tenda. ”Kami juga menyiapkan beberapa perlengkapan yang dibutuhkan jemaah lansia,” ungkapnya. Kabid Transportasi PPIH Kemenag Mujib Roni menyatakan, untuk jemaah lansia, disiapkan bus Shalawat yang didesain khusus dengan deck lebih rendah dan bisa untuk kursi roda.
Ada 20 bus Shalawat khusus jemaah lansia yang melintasi 170 hotel Jemaah Di Kompleks Masjidil Haram, Rabu (22/5) malam, Jemaah lansia melaksanakan umrah wajib dan shalat dibantu Jemaah pendamping ataupun memakai jasa pendorong kursi roda. Seorang anggota jemaah lansia mengaku membayar jasa pendorong kursi roda 250 real atau setara dengan Rp 1,1 juta untuk tawaf dan sai. Siti Kharomah (74), warga Lamongan, Jawa Timur, memilih menggunakan kursi roda untuk beribadah umrah karena sulit berjalan jauh. ”Saya habis jatuh menjelang keberangkatan ke Tanah Suci. Jadi, saya pakai kursi roda, suami sehat, tak perlu pakai kursi roda,” ujarnya.. (Yoga)
Demi Syahrul, Vendor Pun Rela Terlilit Utang
Kasus dugaan korupsi bekas Mentan Syahrul Yasin Limpo tak hanya menggerus anggaran negara, perusahaan vendor di Kementan pun ikut terlilit utang. Dana perusahaan dipakai untuk memenuhi kebutuhan Syahrul dengan janji akan diberikan kontrak pekerjaan sebagai gantinya. Namun, janji tinggal janji. Utang tak dibayar hingga kini. Direktur PT Haka Cipta Loka, salah satu perusahaan vendor di Kementan, Hendra Putra, mengisahkan, lilitan utang itu saat dihadirkan sebagai saksi untuk terdakwa Syahrul dan dua mantan anak buahnya di Kementan, Kasdi Subagyono dan Muhammad Hatta, di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Rabu (22/5). Menurut Hendra, pada 2021, dirinya diminta pihak Kementan bernama Gempur Aditya untuk menalangi uang guna memenuhi kebutuhan Syahrul.
Hendra dijanjikan uangnya segera diganti dari patungan para pejabat eselon I Kementan. ”Udah tenang aja, ntar gua kasih kerjaan. Selain itu, dia (Gempur) juga bilang, (Pinjaman) itu enggak lama, sebentar lagi dia (Syahrul) juga kena reshuffle. Setelah dia di-reshuffle, tidak ada lagi seperti ini’,” ujar Hendra menirukan percakapannya dengan Gempur. Hendra diminta menalangi pembelian sepeda Syahrul, peminjaman uang hingga ratusan juta rupiah, sewa mobil Alphard, biaya pernikahan cucu Syahrul, yang totalnya Rp 2,15 miliar. Namun, setelah uang diberikan, pengembaliannya tak berjalan mulus. Beberapa kali menghadap pejabat Kementan, hasilnya tidak memuaskan. Padahal, saat itu, Hendra mengalami musibah kebakaran rumah.
Akibatnya, Hendra harus berutang untuk menutupi utang yang telah dia ambil sebelumnya. Hingga saat ini, uang yang belum dikembalikan pihak Kementan mencapai Rp 1,6 miliar. Dalam sidang yang dipimpin ketua majelis hakim Rianto Adam Pontoh itu, terdapat delapan saksi yang di- periksa secara bersamaan. Selain Hendra, persidangan juga menghadirkan Fajar Noviansyah selaku Direktur CV Maksima Selaras Budi yang juga merupakan perusahaan vendor Kementan. Fajar bersaksi dirinya pernah diminta mengadakan 2.000 baju koko senilai Rp 360 juta meski dia tidak tahu baju itu untuk siapa. Selain itu, ia mengaku pernah diminta uang dalam bentuk dollar AS secara tunai, nominalnya 4.000 USD, sebanyak dua sampai tiga kali. (Yoga)
Jumlah Guru Bersertifikat Pendidik Semakin Berkurang
Sekolah-sekolah mengalami kekurangan guru bersertifikat pendidik yang disyaratkan pemerintah sebagai guru profesional. Jumlah guru bersertifikat pendidik justru semakin menurun akibat minimnya lulusan pendidikan profesi guru dari perguruan tinggi. Sertifikat pendidik tersebut dibutuhkan sebagai pengakuan pemerintah bahwa guru memenuhi syarat sebagai pengajar profesional, yakni lulusan S-1/D-4 dan pendidikan profesi guru (PPG). Selain itu, berdampak pada kesejahteraan guru dengan penambahan tunjangan sertifikasi guru yang besarnya satu kali gaji pokok per bulan selama memenuhi beban kerja yang ditetapkan. Berdasarkan data Kemendikbudristek, setiap tahun jumlah guru pensiun 70.000 orang. Adapun jumlah guru yang lulus pendidikan profesi guru tahun 2009-2021 sebanyak 30.898 orang yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.
Akibatnya, jumlah guru bersertifikat pendidik menurun menjadi 1.274.486 guru pada tahun 2023. Pada 2019, jumlah guru bersertifikat pendidik sebanyak 1.392.155 orang. Dirjen Guru dan Tenaga Kependidikan Kemendikbudristek Nunuk Suryani mengatakan, secara nasional ada kekurangan 150.095 guru, terdiri dari 140.845 guru sekolah negeri dan 9.250 guru sekolah swasta. Untuk mengatasi kekurangan guru, terutama di sekolah negeri, pemerintah merekrut guru pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) yang diikuti guru honorer. Untuk mengganti guru pensiun diprioritaskan dari lulusan PPG prajabatan. Nunuk mengakui, penyiapan calon guru bersertifikat pendidik masih terbatas. Calon guru pengajar di sekolah dapat berasal dari lulusan S-1 kependidikan ataupun nonkependidikan, lalu mengikuti PPG prajabatan di perguruan tinggi yang ditetapkan.
Saat ini, PPG prajabatan masih dibiayai pemerintah melalui Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP). Calon guru yang lolos seleksi PPG prajabatan mendapatkan beasiswa kuliah selama satu tahun. ”Arah ke depan, PPG prajabatan bisa biaya mandiri, dari yayasan, atau lainnya,” kata Nunuk, Kamis (23/5). Pada 2024, pemerintah menyediakan kuota 38.112 calon guru untuk 23 bidang studi umum dan 27 bidang studi kejuruan. Pemerintah kini fokus untuk mentransformasi PPG prajabatan berdasarkan kebutuhan guru dan memastikan lulusan PPG prajabatan direkrut menjadi guru. Penyiapan calon guru melalui PPG prajabatan ini digelar agar induksi guru pemula terintegrasi dengan PPG. (Yoga)
Rokok Elektronik Pun Membunuhmu
WHO mencatat 8 juta orang meninggal setiap tahun akibat produk tembakau. sebanyak 7 juta kematian karena penggunaan tembakau secara langsung dan sisanya oleh paparan perokok pasif. Bahaya rokok terjadi pada segala bentuk produk tembakau. Tidak ada tingkat paparan tembakau yang aman, termasuk pada penggunaan rokok elektronik. Selain itu, tidak ada bukti bahwa penggunaan rokok elektronik efektif membantu seseorang berhenti merokok. Kenyataannya justru tidak sedikit yang menjadi perokok dual-user, yang artinya merokok konvensional juga merokok elektronik. Bahayanya pun menjadi lebih besar. Sejumlah bukti ilmiah telah menunjukkan berbagai bahaya dari konsumsi rokok elektronik. Paparan nikotin dari rokok elektronik pada ibu hamil dapat berdampak buruk bagi janin.
Konsumsi nikotin pada anak dan remaja bisa berdampak negatif terhadap perkembangan otak. Dampaknya bisa jangka panjang yang akhirnya dapat menyebabkan gangguan dalam belajar dan menimbulkan kecemasan. Penelitian epidemiologi yang dilaporkan WHO memperlihatkan, penggunaan rokok elektronik turut meningkatkan penggunaan rokok konvensional di kemudian hari, khususnya pada remaja. Risiko penggunaan rokok konvensional meningkat hingga tiga kali lipat. Rokok elektronik dapat mengeluarkan zat beracun yang bersifat karsinogen yang dapat memicu kanker. Rokok elektronik juga dapat menimbulkan gangguan pada paru-paru serta efek negatif pada kesehatan pembuluh darah dan jantung.
Terkadang, tingkat racun pada rokok elektronik bisa lebih tinggi dibandingkan dengan rokok konvensional. Hal itu juga termasuk racun dari asapnya. Penelitian dari The Johns Hopkins University tentang bahan rokok elektronik yang dipublikasikan pada Oktober 2021 mengungkap adanya ribuan bahan kimia dalam produk tersebut. Dari sebagian bahan kimia yang telah teridentifikasi ditemukan bahan-bahan dengan potensi berbahaya, antara lain pestisida dan perasa yang memiliki efek racun dan iritasi pada saluran pernapasan. Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC) telah mengidentifikasi penyakit baru yang berkaitan dengan cedera paru akibat rokok elektronik. Penyakit yang disebut dengan Evali (cedera paru terkait produk rokok elektronik ataupun vaping) ini berisiko tinggi menyebabkan kematian. (Yoga)
Piknik Rahasia Karyawan
Fenomena piknik rahasia (hush cation) tengah terjadi di beberapa negara. Keleluasaan bekerja, tidak perlu ke kantor, dimanfaatkan sejumlah karyawan untuk berwisata tanpa izin kantor, tapi tetap menuntaskan pekerjaan. Sejumlah media membahas kecenderungan karyawan yang makin banyak memilih melakukan wisata diam-diam itu. Tren ini kemungkinan juga sudah terjadi di Indonesia. Beberapa riset memperlihatkan kecenderungan itu. Menurut RVshare, platform untuk layanan penyewaan fasilitas wisata, 56 % orang dewasa yang bekerja mengatakan bahwa mereka sangat mungkin untuk mengambil bagian dalam wisata diam-diam itu. Pada tahun 2023, sebesar 36 % Gen X dan Milenial, yang hampir semuanya memiliki pekerjaan jarak jauh (remote), sudah mempunyai rencana kerja jarak jauh dan memiliki alasan bahwa perjalanan diam-diam itu adalah ide yang bagus.
Jajak pendapat yang dilakukan Resume-Builder terhadap 918 generasi Z yang saat ini bekerja di luar kantor atau hibrid menyebutkan, 44 % pekerja yang disurvei telah melakukan perjalanan diam-diam. Sebanyak 57 % di antara mereka menyatakan, perjalanan diam-diam memberi kesan bahwa mereka masih bekerja pada jam normal. Data lainnya menyebutkan 65 % menggunakan latar belakang virtual saat melakukan pertemuan kantor secara daring. Mayoritas tidak ketahuan dan tidak mengalami konsekuensi apa pun dari kantor atas tindakannya. Karena itu, piknik rahasia telah menjadi tren bagi karyawan yang bekerja jarak jauh. Mereka diam-diam mengambil liburan sambil terus bekerja di kursi santai di tepi kolam renang atau di perkemahan yang berada di pegunungan.
Salah satu ahli mengatakan, peralihan dunia kerja yang dramatis akibat pandemi memberi kita kesempatan sekali seumur hidup untuk mengubah cara kita bekerja selamanya. Ahli lainnya berpendapat, baik mereka yang pro maupun antipiknik rahasia, semua setuju bahwa waktu istirahat itu penting. Berada di tempat lain dapat memicu ide-ide baru, meningkatkan produktivitas, meningkatkan semangat kerja, menghasilkan pekerjaan berkualitas lebih tinggi, dan meningkatkan keseimbangan antara kerja dan kehidupan pribadi. Perusahaan sebaiknya menghentikan keinginan agar karyawan melakukan pekerjaan setiap saat (24 jam) dan menghindari melibatkan karyawan setelah jam kerja. Komunikasi di luar jam kerja juga sebaiknya dihentikan karena sangat mengganggu karyawan. (Yoga)
Konversi Sepeda Motor Kurang Diminati
Mahasiswa magang terlihat sedang melakukan konversi pada sepeda motor berbahan bakar minyak menjadi sepeda motor bertenaga listrik di bengkel kendaraan listrik Institut Teknologi PLN, Jakarta, Rabu (22/5/2024). Minat masyarakat untuk mengonversi sepeda motor berbahan minyak menjadi sepeda motor bertenaga listrik masih rendah meskipun pemerintah memberi subsidi sebesar Rp 7 juta per unit. Masyarakat lebih memilih sepeda motor listrik baru yang semakin banyak di pasaran. (Yoga)
Pembangunan Rumah dengan ”Printer” Mulai Dikenalkan
Teknologi konstruksi bangunan dengan metode cetak atau printer tiga dimensi mulai diperkenalkan di Indonesia. Teknologi konstruksi itu diklaim mampu membangun rumah sederhana dalam waktu 5 hari disertai efisiensi tenaga kerja hingga 35 %. PT Modula Tiga Dimensi, perusahaan patungan PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) dan Cobod International asal Denmark, mulai menggarap industri konstruksi cetak tiga dimensi atau 3D contruction printing (3DCP). Pembuatan dinding bangunan dengan menggunakan printer itu diklaim bisa menghemat waktu pembangunan, tenaga kerja, serta penggunaan material lebih ramah lingkungan.
Direktur Operasional PT Modula Tiga Dimensi (Modula) Debiyarto Imran mengemukakan, konstruksi cetak tiga dimensi merupakan teknologi disruptif di bidang konstruksi bangunan. Pendirian bangunan, seperti rumah, gedung, ataupun jembatan, dibuat dengan mekanisme printer. Alih-alih pembuatan dinding bangunan dengan memasang bata, maka pengerjaan dinding kini cukup dicetak dengan printer. Penggunaan teknologi konstruksi cetak tiga dimensi itu dinilai menghemat waktu pembangunan rumah. Sebagai ilustrasi, jika pemasangan bata untuk hunian berukuran 45 meter persegi (tipe 45) membutuhkan waktu 1,5 bulan, dengan mekanisme printer tersebut cukup selesai dalam lima hari.
”Kami bermitra dengan Cobod International. Kami mendatangkan unit printer sehingga kami mengklaim sebagai pionir dalam industri 3D construction printing. Penggunaan (teknologi) ini sudah bergerak di negara-negara maju sehingga trennya ke sana,” ujar Debiyarto, Kamis (23/5). Selain Cobod International, perusahaan lain yang menerapkan teknologi cetak tiga dimensi itu, antara lain, Black Buffalo 3D serta Icon asal AS, Cybe 3D dari Belanda, dan Apis Cor 3D dari Rusia. Cobod International, telah memiliki mesin printer untuk penerapan konstruksi cetak tiga dimensi sebanyak 80 unit di seluruh dunia. (Yoga)
Pilihan Editor
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023









