Sosial, Budaya, dan Demografi
( 10118 )KOMISIONER KPU, Untuk Gantikan Hasyim, Iffa Hanya Perlu Diverifikasi
Presiden Jokowi telah menandatangani keppres pemberhentian Hasyim Asy’ari sebagai anggota KPU. DPR pun dapat melanjutkan proses penggantian Hasyim dengan Iffa Rosita, calon anggota KPU peringkat berikutnya dari hasil uji kelayakan dan kepatutan DPR. Telah ditandatanganinya keppres pemberhentian Hasyim ini disampaikan Koordinator Staf Khusus Presiden Anak Agung Gde Ngurah Ari Dwipayana, Rabu (10/7). ”Menindaklanjuti putusan DKPP (Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu) dan sesuai dengan UU No 7 Tahun 2017 tentang Pemilu, Presiden telah menandatangani Keppres No 73 P tanggal 9 Juli 2024 tentang pemberhentian dengan tidak hormat Saudara Hasyim Asy’ari sebagai anggota KPU masa jabatan tahun 2022-2027,” kata Ari lewat keterangan tertulis.
Sesuai Pasal 34 Ayat (4) UU No 7 Tahun 2017 tentang Pemilu, penggantian antarwaktu anggota KPU digantikan calon anggota KPU urutan peringkat berikutnya dari hasil uji kelayakan dan kepatutan DPR. Mengacu UU Pemilu tersebut, menurut Direktur Democracy and Electoral Empowerment Partnership Indonesia Neni Nur Hayati, DPR harus menetapkan Iffa Rosita dalam penggantian antarwaktu anggota KPU. Sebab, dari 14 kandidat komisioner KPU yang telah melalui uji kelayakan dan kepatutan di Komisi II DPR pada Februari 2022, tujuh urutan teratas telah dilantik sebagai anggota KPU.
Dengan Hasyim diberhentikan, seperti diatur dalam UU Pemilu, urutan selanjutnya, yakni ke-8 hingga ke-14, yang bisa menjadi pengganti antarwaktu anggota KPU, tapi urutan ke-8, yakni Viryan, telah meninggal. Dengan demikian, urutan ke-9, yakni Iffa Rosita, dapat menjadi anggota KPU. Ketua Komisi II DPR Ahmad Doli Kurnia Tandjung menyampaikan, mengacu pada UU Pemilu, Iffa bakal menjadi calon pengganti Hasyim. Komisi II DPR hanya perlu memverifikasi status Iffa tanpa harus kembali menyelenggarakan uji kelayakan dan kepatutan. (Yoga)
Kemiskinan Menurun, Ketimpangan Menyempit
Sebanyak 25,22 juta orang atau 9,03 % penduduk Indonesia, menurut angka kemiskinan periode Maret 2024 yang dirilis BPS, masih berada di bawah garis kemiskinan. Persentase penduduk miskin menurun dibanding periode Maret 2023. Penurunan tahun 2024 merupakan penurunan ketiga kalinya sejak pandemi Covid-19. Saat pandemi, angka kemiskinan sempat melonjak di atas 10 % (double digit). Berturut-turut, persentase penduduk miskin pada Maret 2021, 2022, dan 2023 adalah 10,14 %; 9,54 % dan 9,36 %. Angka kemiskinan 9,03 % pada 2024 lebih rendah daripada kondisi sebelum pandemi Maret 2019) di 9,41 %. Indeks kedalaman kemiskinan turun dari 1,528 (Maret 2023) menjadi 1,461 pada Maret 2024, menunjukkan jarak penduduk miskin untuk merangkak keluar dari garis kemiskinan semakin dekat.
Sementara indeks keparahan kemiskinan yang turun dari 0,377 menjadi 0,347 menggambarkandistribusi pengeluaran di antara penduduk miskin semakin merata. Penurunan angka kemiskinan terjadi sekaligus di perkotaan dan perdesaan. Namun, disparitas cukup lebar antara angka kemiskinan perdesaan dan perkotaan. Angka kemiskinan di perkotaan Maret 2024 mencapai 7,09 %, sedang di perdesaan 11,79 %. Selisih angka kemiskinan antarprovinsi masih menjadi PR. Kemiskinan terendah berada di Provinsi Bali (4,00 %) dan tertinggi di Provinsi Papua Pegunungan (32,97 %).
Sektor pertanian masih menjadi tumpuan nafkah separuh (48,86 %) rumah tangga miskin di Indonesia. Sektor pertanian juga menyerap hampir sepertiga (28,21 %) penduduk yang bekerja di Indonesia. Inflasi merupakan ancaman bagi angka kemiskinankarena garis kemiskinan menginput inflasi secara linier. Kenaikan harga beberapa bahan pokok pada periode Maret 2024 dibandingn Maret 2023 mengakibatkan inflasi. Padahal produk-produk tersebut merupakan output dari pertanian dan industri yang bahan dasarnya juga berasal dari pertanian. Hingga saat ini garis kemiskinan masih didominasi bahan makanan.
Hampir tiga perempat (74,44 %) garis kemiskinan terdistribusi pada komoditas makanan. Peran pemerintah dalam menjaga stabilitas harga pangan sangat krusial. Membangun pertanian sekaligus bisa menjadi solusi bagi masalah ketenagakerjaan. Pertanian dengan segala atribut yang menempel padanya memerlukan penguatan melalui uluran tangan pemerintah, seperti bantuan subsidi pupuk ataupun benih. Edukasiteknologi pertanian sepatutnya semakin digencarkan agar pertanian tradisional kembali terangkat. Disparitas kemiskinan perkotaan dan perdesaan sekaligus dapat tereduksi. (Yoga)
Pesanan Replika Garuda Pancasila Meningkat Tajam
Pemerintah Belum Satu Suara Soal Pembatasan BBM Bersubsidi
Agar Investasi BPKH di Muamalat Optimal
Kempeskan Dana Subsidi Lewat Pembatasan BBM
Bersiaplah, Anda yang kendaraannya menenggak bahan bakar bersubsidi. Pemerintah akan membatasi pembelian BBM bersubsidi mulai 17 Agustus 2024. Adalah Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan yang membuka rencana itu, lewat IG resmi Menko Marves. Alasan pembatasan adalah untuk mendorong penyaluran BBM subsidi lebih tepat sasaran, serta menghemat anggaran. Kenaikan harga minyak mentah dan kurs rupiah yang kian menjauhi dari patokan anggaran 2024 menjadi alasan. Harga minyak dunia masih dalam tren mendaki. Saat ini harga minyak WTI di kisaran US$ 82 per barel. Kurs rupiah di posisi Rp 16.235 per dolar AS (10/7), jauh dari dari asumsi rupiah di APBN 2024 di Rp 15.000 per dollar AS.
Melihat outlook konsumsi BBM subsidi tahun ini diperkirakan 18,39 juta kilo litter (KL) terdiri dari minyak tanah 0,51 juta KL dan minyak solar 17,88 juta KL. Adapun realisasi BBM subsidi hingga Mei 2024 sebesar 7,16 juta KL. Realisasi mencakup minyak tanah sebanyak 0,21 juta KL dan minyak solar 6,95 juta KL.
Fluktuasi harga minyak mentah dan rupiah serta naiknya konsumsi diperkirakan akan membuat anggaran subsidi energi mendaki. Di tengah potensi penurunan penerimaan perpajakan tahun ini, sementara belanja negara membengkak sehingga negara berpotensi defisit Rp 609,7 triliun di 2024 ini.
Dihubungi KONTAN, Vice President Corporate Communication Pertamina Fadjar Djoko Santoso mengakui tengah menyiapkan pelaksanaan subsidi BBM tepat sasaran.
Anggota Komite Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) Saleh Abdurrahman menambahkan, sejauh ini upaya pelaksanaan subsidi tepat sasaran berjalan untuk pembelian solar subsidi yakni 60 liter, 80 liter dan 200 liter per hari.
Ekonom senior Faisal Basri menyebut bahwa Menko Marves Luhut memberikan sinyal bahwa pemerintah akan mengerek harga BBM subsidi seperti Pertalite dan solar.
"Ada kemungkinan besar pemerintah akan menaikkan harga BBM," ujar Faisal, (10/7). Apalagi, harga keekonomian Pertalite sudah jauh dari harga jual saat Rp 10.000 per hari.
Memacu Roda Produksi Otomotif
Roda industri otomotif belum berputar maksimal. Penjualan pada semester pertama tahun ini turun signifikan dibandingkan dengan tahun lalu. Daya beli masyarakat yang belum membaik menjadi salah satu penyebab. Dari data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) diketahui jumlah penjualan secara wholesales pada periode Januari—Juni 2024 mencapai 408.012 unit anjlok 19,4% dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu sebanyak 506.427 unit. Penjualan ritel sepanjang semester I/2024 sama tidak baiknya yaitu mencapai 431.987 unit, turun 14% dari 502.533 unit secara year-on-year. Melemahnya daya beli karena kondisi perekonomian nasional diikuti dengan menurunnya permintaan di pasar global makin menekan penjualan. Dari data yang ada, disebutkan bahwa pengapalan mobil rakitan Indonesia ke negara lain selama Januari—April hanya 138.778 unit, turun 16,8% dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu sebanyak 166.804 unit.
Sebagai salah satu tulang punggung perekonomian dengan penyerapan tenaga kerja cukup besar. Pemerintah diharapkan memberikan perhatian terhadap penurunan kinerja tersebut karena bila pasar dinilai tidak cukup kompetitif, dikhawatirkan investasi pun akan berjalan lambat. Data Kementerian Perekonomian per Desember 2023 menunjukkan bahwa saat ini ada sekitar 26 perusahaan industri kendaraan bermotor roda empat dengan total kapasitas produksi sebanyak 2,35 juta unit per tahun. Sementara itu, jumlah tenaga kerja yang terserap secara langsung pada industri ini mencapai 38.000 orang, dan lebih dari 1,5 juta orang yang bekerja di sepanjang rantai pasok otomotif.
Pada tahun ini, isu penurunan bahkan penghapusan pajak penjualan barang mewah (PPnBM) untuk kendaraan jenis tertentu kembali mengemuka. Besarnya pajak yang harus dibayarkan dan ditanggung konsumen dinilai menjadi penyebab mahalnya harga kendaraan di Tanah Air. Selain pasar domestik, pemerintah diharapkan ikut membantu memperluas pasar global. Langkah Kementerian Perindustrian mendorong produsen otomotif China menjadikan Indonesia sebagai hub ekspor kendaraan listrik patut diapresiasi, meski eksekusinya masih dinanti. Di sisi lain, produsen otomotif juga diharapkan lebih agresif membuat berbagai strategi untuk meningkatkan penjualan seperti pelaksanaan pameran dengan berbagai promosi yang menarik. Kemudahan pembiayaan kendaraan juga harus didorong.
Tangan Mulia ”Preman” Malang
Komunitas Peduli Konco di Malang, Jatim, aktif menolong sesama yang kesulitan. Meski anggotanya kerap dianggap sebagai ”preman”, mereka menunjukkan kemurahan hati. ”Selama kamu masih bisa berdiri, cobalah untuk mengulurkan tangan kepada mereka yang sedang terjatuh.” Demikian tulisan di punggung kaus orang-orang yang berkerumun sepanjang gang di RT 013 Jalan Simpang Sukun Timur, Kelurahan Sukun, Malang, Jatim, Minggu (7/7) siang. Mereka adalah anggota Komunitas Peduli Konco (KPK) sebuah komunitas yang anggotanya, pemilik warung kopi, tukang las, pembuat nisan, pembuat arang, dan ”polisi cepek”. Awalnya, komunitas ini diprakarsai oleh sekelompok orang yang selama ini dipandang sebelah mata, para pria bertato yang suka berkumpul dan minum minuman keras.
Sebagian orang melabeli mereka ”preman”. Sebagian besar anggota KPK tinggal di pinggir aliran Sungai Kasin dan Sukun. Kini, anggota komunitas itu kian beragam, mulai anak muda, perempuan, dengan rentang usia 17 tahun hingga 60-an tahun. Mereka berasal dari beragam etnis, baik Jawa, Madura, maupun Tionghoa. Anggota KPK sekitar 150 orang. Minggu siang itu, anggota komunitas merayakan setahun keberadaan KPK yang baru diresmikan menjadi organisasi pada Desember 2023. Konco adalah bahasa Jawa yang berarti teman. ”Kami mungkin bukan orang baik, tapi kami ingin berbuat baik,” kata Budi Purnomo (55) anggota KPK. Budi tak memungkiri, sebagian anggota KPK adalah peminum. Namun, saat mengumpulkan uang untuk minum, mereka juga menyisihkan sebagian untuk kepentingan kegiatan sosial.
Sumbangan dari mereka mulai Rp 5.000, Rp 10.000, hingga ratusan ribu rupiah per orang. Sekali amplop sumbangan diputar, mereka bisa mendapat uang ratusan ribu rupiah. Saat ini, uang kas KPK untuk kegiatan sosial Rp 6 juta. Acara kumpul bersama bisa sebulan 1-2 kali, sesuai kebutuhan.KPK sudah membantu 40-an orang sakit dan 10 orang meninggal. Bantuan berupa uang santunan Rp 200.000-Rp 250.000 bagi orang sakit dan Rp 300.000 bagi orang meninggal. ”Uang itu mungkin kecil. Tapi, untuk keluarga yang ditinggalkan sakit atau meninggal, nilai itu cukup berarti. ”Awalnya, sasaran kami hanya konco (teman), lama-lama kegiatan sosial ini berkembang membantu tetangga sekitar yang membutuhkan.
Kami juga mengirim uang ke luar kota untuk anggota yang membutuhkan,” kata Bukhori. Bahkan, mereka juga menyumbang 15 meja mengaji bagi anak-anak taman pendidikan Al Quran (TPQ) di kawasan sekitar rumah mereka. Bantuan dari KPK tidak melulu berupa uang, mereka pernah menyewa mantri guna memeriksa warga yang sakit untuk mengatasi serangan cikungunya. Sulis (43) Ketua KPK mengatakan, komunitas ini memiliki bendahara yang tegas. Sistem pengawasannya juga berlapis (donasi masuk dicatat dan dipublikasikan secara terbuka). Kepedulian adalah tindakan kecil yang dapat berdampak besar. Itulah pesan yang ingin mereka sampaikan (Yoga)
DPR Tunggu Keppres Pemberhentian Hasyim
DPR masih menunggu keppres terkait pemberhentian Hasyim Asy’ari dari jabatannya sebagai ketua dan anggota KPU. Belum adanya keppres tersebut membuat DPR belum bisa membahas pengganti Hasyim di KPU. Ketua Komisi II DPR Ahmad Doli Kurnia Tandjung mengungkapkan, keppres pemberhentian Hasyim dibutuhkan sebagai dasar untuk mengisi kekosongan anggota KPU yang ditinggalkan Hasyim. ”Mudah-mudahan Presiden segera menerbitkan keppres karena ada batas waktu tujuh hari (kerja) setelah putusan DKPP dibacakan,” ujarnya di Jakarta, Selasa (9/7). Pada Rabu (3/7), Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilihan Umum (DKPP) memberhentikan Hasyim sebagai ketua dan anggota KPU, karena Hasyim dinyatakan terbukti melanggar kode etik penyelenggara pemilu.
DKPP juga memerintahkan Presiden untuk melaksanakan putusan tersebut paling lama tujuh hari kerja sejak putusan dibacakan. Dengan demikian, keppres pemberhentian Hasyim paling lambat diterbitkan Kamis (11/7). Pada Senin (8/7) petang, Presiden Jokowi mengaku belum menerima draf keppres pemberhentian Hasyim. ”Belum sampai di meja saya. Kalau sudah sampai, saya tanda tangani,” ujar Presiden. Doli menuturkan, setelah keppres terbit, Presiden mesti mengajukan surat ke DPR untuk mencari pengganti Hasyim. Surat presiden (surpres) kemudian dibacakan dalam rapat paripurna, lalu dirapatkan di Badan Musyawarah DPR, baru ditindaklanjuti Komisi II DPR. Namun, penggantian anggota KPU kemungkinan baru dilakukan pertengahan Agustus, karena DPR akan memasuki masa reses sejak Jumat (12/7) hingga Kamis (15/8). (Yoga)
DPR Temukan Indikasi Penyelewengan di Haji
DPR menyepakati pembentukan Panitia Khusus Hak Angket Penyelenggaraan Ibadah Haji 2024, untuk menyelidiki dugaan penyalahgunaan hingga manipulasi kuota haji. Sehingga polemik yang merugikan jemaah haji tak kembali terulang pada periode berikutnya. Pembentukan pansus hak angket haji disepakati dalam Rapat Paripurna DPR yang dipimpin Wakil Ketua DPR Muhaimin Iskandar, di Gedung Nusantara II, Jakarta, Selasa (9/7). Pansus bakal beranggotakan 30 anggota DPR dari berbagai fraksi dan komisi. Muhaimin optimistis pansus bisa menghasilkan kesimpulan guna memperbaiki penyelenggaraan haji.
Anggota pansus bakal langsung bekerja mulai Juli-September atau masa reses hingga jelang pelantikan anggota DPR baru. ”Yang paling fatal adalah penggunaan visa haji regular tidak sepenuhnya diberi kepada yang antre tahunan, tapi diberikan kepada haji khusus dengan biaya yang mahal. Tujuannya agar tak ada lagi penyelewengan dan penyalahgunaan kebijakan yang merugikan jemaah haji yang mengantre puluhan tahun,” terangnya. Anggota Komisi VIII DPR dari PDI-P, Selly Andriany Gantina, yang juga anggota Tim Pengawas haji 2024 menyebut, ada indikasi penyalahgunaan kuota tambahan jemaah haji oleh pemerintah.
Selain itu, jemaah haji mendapat layanan buruk saat beribadah di Arafah, Muzdalifah dan Mina (Armuzna). DPR menilai penetapan dan pembagian kuota haji tambahan oleh Kemenag tidak sesuai Pasal 64 Ayat (2) UU No 8 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Haji dan Umrah, yang menegaskan kuota haji khusus sebesar 8 % dari kuota haji Indonesia. Anggota Pansus Haji yang juga Wakil Ketua Badan Legislasi DPR dari PPP Achmad Baidowi menuturkan, prioritasnya akan mendalami pelanggaran undang-undang dan pengalihan kuota dari haji reguler ke khusus. Juga, buruknya layanan haji mulai dari penerbangan dan tenda yang memicu kekecewaan jemaah. (Yoga)
Pilihan Editor
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023









