;
Kategori

Ekonomi

( 40465 )

Risiko Kas Negara untuk Nusantara

22 Jan 2024
Sejumlah kalangan khawatir akan potensi penambahan kuota anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) untuk proyek Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara. Komitmen pemerintah untuk meredam pemakaian kas negara diperkirakan sulit dipenuhi lantaran minimnya minat swasta.  Untuk meneruskan proyek, alokasi APBN untuk IKN yang seharusnya hanya berkisar Rp 90,4 triliun dikhawatirkan melebar. “Besar kemungkinan skema biaya IKN akan berubah, terutama soal besaran anggaran dari APBN,” ucap peneliti dari Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (Fitra) Badiul Hadi kepada Tempo, kemarin. 

Merujuk pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024 yang dikukuhkan lewat Peraturan Presiden Nomor 18 Tahun 2020, hanya 20 persen pendanaan IKN yang akan menggunakan APBN. Artinya, negara hanya menggelontorkan Rp 90,4 triliun dari total investasi IKN yang ditaksir menembus Rp 466 triliun. Sisa kebutuhan tersebut rencananya dikejar dengan dua skema, yaitu Rp 252,5 triliun lewat kemitraan pemerintah dan badan usaha (KPBU) serta Rp 123,2 triliun dari investasi swasta dan badan usaha.  

Sejak 2022, pemerintah mulai mengucurkan Rp 5,5 triliun untuk menggarap infrastruktur penunjang di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN. Jumlahnya naik menjadi Rp 26,7 triliun pada 2023. Pagu untuk IKN yang mayoritas dibelanjakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat itu kembali melambung pada tahun ini, mencapai Rp 40,6 triliun. Bila sesuai dengan kuota yang dijanjikan, pemerintah hanya mengantongi sisa APBN Rp 17 triliun untuk proyek penggeseran ibu kota negara tersebut. (Yetede)

Memburu Anggota Baru Keping Biru Pilihan

22 Jan 2024

Tak lama lagi, Bursa Efek Indonesia (BEI) bakal mengocok ulang susunan sejumlah indeks konstituen, termasuk indeks terlikuid LQ45. Sesuai jadwal, para penghuni baru Indeks LQ45 akan diumumkan pada akhir Januari mendatang. Ada beberapa saham yang digadang-gadang berpeluang besar menjadi penghuni baru LQ45. Beberapa di antaranya adalah saham pendatang baru PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) dan PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN). Belakangan ini saham-saham tersebut mencuri perhatian lantaran berperan besar menggerakkan arah bursa saham. CEO Edvisor Profina Visindo Praska Putrantyo mengatakan, BREN dan AMMN berpeluang masuk ke indeks LQ45 dan IDX30 karena likuiditasnya yang tinggi.  "Likuiditas AMMN dan BREN di atas Rp 100 miliar per hari, rasio free float juga relatif besar di atas 10%, serta kapitalisasi pasar besar di atas Rp 500 triliun," katanya kepada KONTAN, kemarin. Di samping itu, Praska menyebut prospek bisnis AMMN dan BREN dalam jangka panjang masih didukung oleh kinerja fundamental kuat dari pos pendapatan dan laba. Hal ini akan menambah daya tarik bagi investor. Selain kedua nama pendatang baru itu, Praska menilai saham PT Adaro Minerals Indonesia Tbk (ADMR) dan PT Jasa Marga Tbk (JSMR) juga memiliki potensi besar untuk masuk ke indeks LQ45. Kedua saham ini juga telah memenuhi kriteria sebagai penghuni LQ45.

Nafan Aji Gusta, Senior Investment Information Mirae Asset Sekuritas juga sepakat kalau BREN dan AMMN menjadi saham yang punya peluang paling kuat untuk masuk ke indeks LQ45. Kendati begitu, valuasi kedua saham ini sudah relatif tinggi. "BEI punya fasilitas fast track untuk saham-saham yang baru IPO. Ini semestinya bisa menjadi peluang BREN dan AMMN masuk dalam rebalancing LQ45 Januari ini," katanya.Kendati belum lama listing di bursa, saham BREN memberikan bobot 42,2% terhadap kenaikan IHSG sejak bulan Januari 2023 hingga saat ini. Hal ini pula yang membuat performa saham LQ45 tertinggal jauh dari IHSG. Sepanjang tahun 2023, pergerakan IHSG turut terdorong oleh harga BREN yang terus menguat sejak IPO. Alhasil, di akhir 2023, IHSG ditutup naik 6,2%. Sedangkan laju LQ45 hanya tumbuh 3,6% sepanjang tahun lalu. "Kalau BREN jadi masuk LQ45, pergerakan LQ45 bakal sejalan dengan IHSG. Disamping bobot, faktor free float juga menjadi pertimbangan utama," ujar Praska. Investment Consultant Reliance Sekuritas Reza Priyambada menambahkan, selain AMMN, BREN atau pun ADMR, saham PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (MTEL) dan PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO), juga berpotensi masuk gerbong LQ45. Soal ADMR, Bukan pertama kali anak usaha ADRO itu digadang sebagai calon penghuni baru LQ45. Pada rebalancing Agustus 2023 lalu, sejumlah analis juga memperkirakan ADMR masuk ke indeks ini. Tapi, likuiditas AMDR masih kalah dengan PT Gudang Garam Tbk (GGRM) dan PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) yang akhirnya jadi penghuni baru LQ45 periode itu. Sedangkan saham yang berpeluang tercoret dari daftar LQ45 adalah PT Surya Citra Media Tbk (SCMA). Pasalnya, rata-rata transaksi harian SCMA relatif kecil dibanding peers lain yang tergabung sebagai konstituen LQ45 dalam enam bulan terakhir. Harga saham ini juga masih dalam tren bearish jangka panjang, disertai kinerja fundamental yang melambat. Pengamat Pasar Modal & Founder WH Project William Hartanto menyarankan sell on strength saham BREN jika terjadi penguatan terbatas. Sementara untuk AMMN, William merekomendasikan beli dengan target harga di Rp 8.000 hingga Rp 8.350 dalam jangka pendek.

Setoran Pajak Tekfin dan Kripto Tembus Rp 1 Triliun

22 Jan 2024

Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak Kementerian Keuangan (Kemkeu) berhasil mengumpulkan pajak dari bisnis teknologi finansial (tekfin) peer to peer (P2P) lending atau pinjaman online (pinjol) dan pajak kripto sebesar Rp 1,11 triliun sampai akhir tahun 2023. Direktur Penyuluhan, Pelayanan dan Hubungan Masyarakat Ditjen Pajak Kemkeu, Dwi Astuti melaporkan, sejak diberlakukan mulai Mei 2022, total penerimaan pajak pinjol mencapai Rp 647,52 miliar hingga akhir tahun 2023. Sementara, realisasi penerimaan khusus untuk tahun 2023 senilai Rp 437,47 miliar. Seperti diketahui, aturan pajak pinjol merupakan jenis pajak baru yang mulai berlaku sejak 1 Mei 2022. Kebijakan tersebut telah diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 69/PMK.03/2022 tentang Pajak Penghasilan dan Pajak Pertambahan Nilai atas Penyelenggara Teknologi Finansial. Nah, PPh Pasal 23 ini dikenakan pada subjek pajak atau wajib pajak dalam negeri dan bentuk usaha tetap dengan tarif sebesar 15% dari jumlah bruto atas bunga. Sedangkan PPh Pasal 26 dikenakan pada subjek pajak atau wajib pajak luar negeri selain bentuk usaha tetap dengan tarif 20% dari jumlah bruto atas bunga. Sementara itu, Dwi melaporkan, pemerintah juga mengantongi pajak kripto dengan nilai mencapai Rp 467,27 miliar hingga akhir tahun 2023.

Hanya saja, setoran khusus di tahun 2023 sedikit lebih rendah, yakni hanya terkumpul Rp 127,66 miliar saja. Sama halnya dengan pajak tekfin, pajak kripto juga mulai berlaku pada 1 Mei 2022 dan mulai dibayarkan dan dilaporkan pada Juni 2022. Aturan mengenai pajak kripto, tertuang dalam PMK No. 68/PMK.03/2022 tentang Pajak Pertambahan Nilai dan Pajak Penghasilan atas Transaksi Perdagangan Aset Kripto. Pengamat Pajak Center for Indonesia Tax Analysis (CITA) Fajry Akbar mengatakan kenaikan penerimaan pajak tekfin sejalan dengan perkembangan industrinya. Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), akumulasi penyaluran pinjaman dari September 2022 hingga September 2023 meningkat 53% year on year (yoy). Namun, Direktur Eksekutif Indonesia Economic Fiscal (IEF) Research Institute Ariawan Rahmat meminta pemerintah untuk menindak tegas pelaku tekfin ilegal yang tidak hanya merugikan masyarakat, namun juga merugikan penerimaan negara. Direktur Ekonomi Digital Center of Economic and Law Studies (Celios) Nailul Huda juga mengingatkan, berkembangnya industri tekfin perlu diwaspadai lantaran penyaluran yang tumbuh pesat tidak disertai dengan peningkatan kualitas pinjaman. Terkait kripto, belum terjadi rebound kinerja dari beberapa aset kripto di 2023. Yang terjadi, justru penurunan transaksi yang cukup besar dari tahun 2022 ke 2023. "Akibatnya potensi penerimaan pajak dari keuntungan dan transaksi aset kripto menurun," tambah Huda.

Beban Berat APBN Bayar Bunga Utang

22 Jan 2024
Pembayaran bunga utang pemerintah masih akan menjadi beban anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) 2024. Pasalnya, pembayaran bunga utang tahun ini meningkat, meski realisasi di sepanjang 2023 lebih rendah dari target. Dokumen APBN Kita yang diterbitkan Kementerian Keuangan (Kemkeu) pertengahan Januari 2024 memperlihatkan, realisasi pembayaran bunga utang pemerintah 2023 mencapai Rp 439,88 triliun. Angka ini setara 99,66% dari target APBN 2023 dan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 75 Tahun 2023. Sementara dalam Perpres 76/2023 tentang APBN 2024, pemerintah mengalokasikan pembayaran bunga utang sebesar Rp 497,3 triliun, naik 11,55% dari realisasi tahun lalu. Jumlah tersebut meliputi pembayaran bunga utang dalam negeri Rp 456,8 triliun dan bunga utang luar negeri sebesar Rp 40,4 triliun. Namun dibandingkan total belanja negara tahun ini, alokasi pembayaran bunga utang itu setara 14,96%. Rasionya tertinggi dibandingkan lima tahun terakhir. Berdasarkan perhitungan KONTAN, rasio pembayaran bunga utang terhadap belanja negara tahun 2019 mencapai 11,93%, 2020 (12,1%), 2021 (12,32%), 2022 (12,48%), dan 2023 (14,09%). Sebelumnya, Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kemkeu, Suminto mengatakan, pembayaran bunga utang akan dilakukan sesuai jadwal yang ditentukan. Adapun pembayaran bunga utang mengalami tren peningkatan seiring penambahan outstanding utang pemerintah. Selain itu, pembayaran bunga utang juga didasarkan pada nilai tukar rupiah terhadap mata uang asing, tingkat bunga surat berharga negara (SBN) tenor 10 tahun, referensi suku bunga pinjaman serta asumsi spread-nya, diskon penerbitan SBN, serta perkiraan biaya pengadaan utang baru. Wakil Direktur Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Eko Listiyanto menilai, bunga utang pemerintah cukup membebani ruang fiskal yang semakin terbatas.

Regulasi Buyback Abai Transparansi

22 Jan 2024
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menerbitkan aturan anyar di bidang pasar modal. Yakni, Peraturan OJK (POJK) Nomor 29 Tahun 2023 tentang Pembelian Kembali Saham yang Dikeluarkan oleh Perusahaan Terbuka. Aman Santosa, Kepala Departemen Literasi, Inklusi Keuangan dan Komunikasi OJK menjelaskan penerbitan POJK 29/2023 merupakan upaya OJK untuk mengatasi kendala implementasi ketentuan pembelian kembali alias buyback saham. Aman bilang POJK ini dapat mengakomodir mekanisme pengalihan saham hasil pembelian kembali yang dalam praktiknya sudah dapat dilakukan. Tetapi mekanismenya belum diatur secara rinci dalam ketentuan yang sudah ada sebelumnya. Sebenarnya, pengalihan saham hasil pembelian kembali telah diatur dalam POJK Nomor 30/POJK.04/2017. Dengan diterbitkannya aturan anyar ini, maka POJK 30/2017 dicabut dan dinyatakan tidak berlaku. Adapun dalam aturan anyar ini, ada beberapa tambahan kewajiban yang harus dipenuhi oleh emiten. Misalnya emiten wajib menginfokan sumber dana yang akan digunakan untuk buyback. Yakni harus berasal dari dana internal dan bukan dari dana penawaran umum serta utang.  Sayangnya, isu penting soal transparansi identitas pihak penjual saham yang dibeli kembali belum disentuh sama sekali oleh OJK. Selain di pasar reguler, regulasi memungkinkan buyback dilakukan di pasar negosiasi dan di luar bursa. Pengamat Pasar Modal dari Universitas Indonesia (UI) Budi Frensidy menuturkan, dirinya pernah dirugikan karena aksi buyback hanya untuk membeli saham dari segelintir investor. Praktisi pasar modal Hans Kwee menyarankan ada aturan bagi pihak terafiliasi yang menjual saham via buyback.

Mengukur Prospek Saham Manufaktur

22 Jan 2024
Industri manufaktur diharapkan bisa tumbuh lebih tinggi. Di tahun Naga Kayu ini, pemerintah membidik target pertumbuhan industri pengolahan sebesar 5,80%, lebih tinggi dari target tahun 2023 di angka 4,81%. Target tersebut turut mempertimbangkan Purchasing Managers Index (PMI) Manufaktur dan Indeks Kepercayaan Industri (IKI) yang masih berada dalam fase ekspansi sampai akhir tahun lalu. Head of Research Phintraco Sekuritas Valdy Kurniawan juga memperkirakan, tahun 2024 akan lebih kondusif bagi industri manufaktur. Selain ada ekspektasi pelonggaran kebijakan moneter The Fed, diharapkan permintaan dari China akan semakin pulih. Di sisi lain, Pengamat Pasar Modal CSA Insitute David Sutyanto bilang, ekonomi global masih diliputi ketidakpastian. Alhasil, emiten yang berorientasi pada pasar dalam negeri akan lebih prospektif tahun ini. Robin Haryadi, Analis & Branch Manager Jasa Utama Capital Sekuritas Solo menilai, masih ada sejumlah tantangan di industri ini. Misalnya, PT Astra International Tbk (ASII) yang dibayangi potensi arus masuk mobil listrik China yang semakin deras. Sebagai strategi investasi, Robin menyarankan pelaku pasar untuk memilah saham yang cenderung tahan banting terhadap situasi makro ekonomi dan tingkat suku bunga yang masih tinggi. Kemudian cermati prospek bisnisnya. Sedangkan Financial Expert Ajaib Sekuritas, Ratih Mustikoningsih menimpali, target pertumbuhan realisasi investasi yang sedang dikejar oleh pemerintah akan memberikan katalis positif untuk sektor manufaktur, mineral dan metal mining, serta sektor pendukungnya. Ratih pun menyematkan rekomendasi beli saham UNTR, ADMR, MDKA, dan MBMA.

Persaingan E-commerce Kian Sengit

22 Jan 2024

Potensi penurunan suku bunga dapat memberikan keleluasaan bagi emiten e-commerce di 2024 untuk berekspansi. Namun persaingan kemungkinan bakal semakin ketat seiring dengan kembalinya Tiktok Shop ke dalam industri ini. Head of Equity Research Kiwoom Sekuritas Indonesia Sukarno Alatas menjelaskan, potensi penurunan bunga di 2024 akan berdampak positif terhadap kinerja emiten e-commerce. Suku bunga yang lebih rendah akan mendorong pertumbuhan ekonomi, yang pada akhirnya meningkatkan konsumsi masyarakat. Selain itu, lanjut dia, penurunan suku bunga juga akan membuat biaya pendanaan emiten e-commerce menjadi lebih murah. Kondisi tersebut dapat mendukung emiten e-commerce untuk memiliki lebih banyak ruang dalam berekspansi dan berinvestasi. Saat ini terdapat tiga emiten yang bermain di bisnis e-commerce, yaitu PT Bukalapak.com Tbk (BUKA), PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO), serta PT Global Digital Niaga Tbk (BELI). Menurut Sukarno, emiten sektor teknologi e-commerce masih memiliki potensi untuk melanjutkan tren pertumbuhan di tahun 2024. 

Head of Equity Research Samuel Sekuritas Indonesia (SSI) Prasetya Gunadi menyoroti persaingan di industri e-commerce, setelah Tiktok Shop menjalin kemitraan dengan Tokopedia. TikTok akan menginvestasikan lebih dari US$ 1.5 miliar dan mengakuisisi 75,01% saham Tokopedia yang diumumkan pada 11 Desember 2023. Samuel Sekuritas meyakini investasi Tiktok tersebut merupakan hal positif bagi GOTO. Mengingat sebagian besar biaya GOTO berasal dari Tokopedia. Marketplace itu menyumbang 23,6% dari total kerugian bersih GOTO per 30 September 2023. Prasetya melihat pesaing terdekat Tokopedia di Indonesia yaitu Shopee, yang didukung SEA Group, masih memiliki banyak modal untuk dibelanjakan. Namun, live commerce mulai masuk ke ruang e-commerce Indonesia. Oleh karena itu, dengan TikTok Shop sebagai pemimpin dalam live commerce, GOTO mungkin telah menemukan mitra yang tepat. Analis Mirae Asset Sekuritas Christopher Rusli dan Jonghoon Won memandang BUKA diperkirakan akan mengalami peningkatan kinerja pada sektor gaming dan sektor grosir dengan musim liburan akan datang.  GOTO juga diharapkan mendapat manfaat dari momentum musim perayaan itu.


Bank Tawarkan Paylater Berbunga Lebih Murah

22 Jan 2024

Paylater merupakan bisnis gurih bagi industri keuangan saat ini karena penggunaannya semakin diminati masyarakat. Perbankan sudah beramai-ramai merangsek untuk bisa menikmati gurihnya bisnis ini. Bank masuk menawarkan bunga lebih bersaing dibanding tawaran paylater milik fintech. Setidaknya, bakal ada dua lagi bank yang akan ikut masuk ke bisnis paylater, yakni Bank CIMB Niaga dan Bank BTN. Keduanya akan bersaing dengan bank besar lain yang sudah lebih dulu masuk, yakni Bank Mandiri dan Bank Central Asia (BCA). Direktur Utama BTN Nixon Napitupulu mengatakan, bank yang bermain di paylater saat ini mampu memberikan bunga yang lebih murah dibanding fintech. “Kalau saya lihat sih bank bisa menawarkan bunga sekitar 12% per tahun,” ujarnya saat ditemui KONTAN, belum lama ini. Direktur Konsumer CIMB Niaga Noviady Wahyudi juga menyebutkan, bunga lebih rendah akan jadi salah satu keunggulan produk paylater perbankan.

Di mana, bank memposisikan paylater sebagai salah satu produk dari solusi yang lebih menyeluruh. Dede belum mau menyebut bunga paylater yang kini ditawarkan CIMB Niaga, mengingat saat ini produk tersebut masih dalam penawaran terbatas. Namun, ia mengatakan transaksinya tahun lalu sudah tumbuh 1,5 kali lipat. Produk paylater yang ada dari bank memang terlihat menawarkan bunga lebih rendah. BCA misalnya, masih menawarkan bunga promo sampai 31 Maret 2024. Dimulai dari bunga 0% per bulan untuk cicilan satu dan tiga bulan. Lalu bunga 1,25% untuk cicilan 6 dan 12 bulan. EVP Corporate Communication & Social Responsibility BCA Hera F. Haryn mengatakan, animo nasabah dalam menggunakan paylater BCA sangat tinggi. Ia berharap transaksi paylater tahun ini bisa tumbuh lebih kencang lagi, sejalan dengan prospek pertumbuhan ekonomi yang lebih positif. Sementara beberapa paylater fintech mematok suku bunga pinjaman lebih tinggi. Spaylater milik Shopee menawarkan bunga 2,95% dan Kredivo 2,6% untuk cicilan tenor di atas 3 bulan.

Mewaspadai Krisis Ekonomi China

22 Jan 2024

Pada Edisi 10 Januari 2024, Harian Bisnis Indonesia memberitakan rasa khawatir para pengusaha Indonesia setelah ada berita ekonomi China diprediksi melemah pada 2024 ini. Para pengusaha menyatakan bahwa perkembangan negatif ekonomi China bisa memberi dampak buruk terhadap perekonomian Indonesia. Alasannya adalah keterkaitan hubungan ekonomi Indonesi dan China sangat erat sehingga bisa memengaruhi ekonomi makro, khususnya kinerja ekspor, impor, dan investasi. Seperti diketahui, dunia internasional menyoroti terjadinya deflasi yang parah di China. Umumnya mereka menyatakan bahwa apa yang terjadi China adalah anomali alias tidak ‘lumrah’. Saat seluruh dunia sedang dilanda inflasi yang sangat parah, ternyata China malahan dilanda deflasi. Seperti diketahui, pascaterjadinya perang Rusia-Ukraina, dunia dikejutkan betapa rentannya ekonomi global saat terjadi krisis karena geopolitik. Dunia tidak menyangka bahwa komoditas gas dan gandum bisa mendadak langka. Akibatnya, harga energi dan pangan melonjak sangat tinggi dan di beberapa negara miskin menjadi ‘tak terbeli’. Inflasi global akhirnya meroket tajam.

Ironisnya, China saat ini sedang menghadapi deflasi yang sangat parah. Mengutip data dari Bank Sentral China, indeks harga barang keseluruhan (overall) pada Januari 2023 angkanya 100,4, tetapi pada November 2023 turun menjadi 97,9. Untuk produk pertanian, indeks turun dari 107,4 menjadi 93,8 yang berarti terjadi penurunan harga produk pertanian mencapai 14 poin. China yang dikenal sebagai pengguna energi terbesar di dunia, mengalami penurunan indeks harga energi yang cukup besar yaitu sebesar 9%. Ini berarti deflasi parah. Boleh dikatakan China mengalami tahun yang buruk pada 2023 dan prospek ekonominya pada 2024 juga tidak lebih baik. Ekspor 2023 secara keseluruhan turun untuk pertama kalinya sejak 2016 karena permintaan global untuk barang-barang buatan Cina menurun, kecuali ekspor mobil. Tahun 2023, surplus perdagangan China mencapai US$823 miliar atau terjadi penurunan dibandingkan 2022 karena penurunan harga sampai 20%.  Sinyal memburuknya ekonomi China juga dapat dilihat dari data pasar modal. Jika pada April 2023 indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Shanghai angkanya 3.385, pada awal Januari tinggal 2.886. Kalau dihitung secara tahunan, sudah terjadi penurunan nilai hampir 11%.

Dalam perdagangan awal 2024 saja, indeks sudah merosot 1,61%. Jika dihitung sejak 2021, nilai kapitalisasi pasar modal China sudah turun 40%. Kondisi lebih buruk di­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­alami sektor properti. Banyak developer yang gulung tikar karena penjualan properti merosot cukup drastis. Pengembang besar seperti Evergrande, Country Garden, dan Zhongzhi Enterprice Group menjadi korban krisis sektor properti dan mengalami kebangkrutan. Ini memicu krisis pada perekonomian China. Mencermati kondisi yang terjadi di China wajar jika para pengusaha khawatir. Seperti diketahui, deflasi menyebabkan perusahaan-perusahaan, khususnya perusahaan besar dengan stok barang yang banyak akan mengalami kerugian. Dampak penurunan ekonomi China ke Indonesia mulai tampak. Laporan BPS menyatakan, dalam sebulan, pangsa ekspor ke China turun 6% dari 36,55% pada Oktober 2023 menjadi 26,11% pada November 2023. Untuk impor, China juga partner dagang penting. Selain sebagai tujuan ekspor utama, China juga merupakan negara suplai barang impor penting Indonesia, khususnya untuk bahan baku dan bahan penolong untuk industri. Artinya, ketergantungan kita terhadap barang impor dari China juga berpotensi menimbulkan pro­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­blem pada industri manufaktur di Indonesia kalau sampai terjadi ‘shut down’ di China. Selain partner dagang penting, China adalah sumber penting investasi, khususnya untuk sektor pertambangan dan industri yang terkait dengan program penghiliran produk tambang. Berdasar Kata Data, total investasi China di Indonesia pada 2020 mencapai US$4,84 miliar, mencapai US$3,16 miliar pada 2021, dan pada 2022 meningkat drastis menjadi US$5,19 miliar.

INDUSTRI HULU MIGAS : LAJU KENCANG EKSPLORASI LAUT DALAM

22 Jan 2024

Otoritas hulu minyak dan gas bumi menetapkan target besar untuk kegiatan eksplorasi tahun ini, dengan harapan kontraktor dapat menemukan cadangan hidrokarbon di atas 500 juta barel setara minyak. SKK Migas memiliki ambisi meningkatkan cadangan migas nasional setelah temuan besar tahun lalu, dan menargetkan peningkatan investasi eksplorasi. Benny Lubiantara dari SKK Migas menggeser target eksplorasi ke cadangan di atas 500 juta MMBOE, namun menyadari bahwa investasi besar diperlukan terutama untuk pemboran di laut dalam. 

SKK Migas mendorong KKKS untuk mengusulkan rencana pengembangan agar temuan baru bisa segera dimanfaatkan. Moshe Rizal dari Aspermigas menekankan pentingnya KKKS merealisasikan komitmen dalam WP&B, dengan mempertimbangkan kondisi lapangan dan melibatkan pihak dengan kompetensi yang sesuai. Pemerintah juga fokus membangun infrastruktur gas bumi untuk menyambungkan sumber daya gas di berbagai wilayah Indonesia, dengan proyek pipa transmisi gas dari Jawa Timur hingga Aceh untuk memaksimalkan potensi gas baru yang ditemukan.