Ekonomi
( 40465 )Reddit Siap Gelar IPO Pada Maret Mendatang
Pengajuan Baru Tunjangan Pengangguran Turun Tajam
Startup Edutech Menggarap Berkah
Bayang-bayang China
Perekonomian Indonesia berhubungan erat dengan China dalam
perdagangan, investasi, dan utang. Kondisi ekonomi China bisa berdampak. Relasi
juga terjadi antara Indonesia dan negara-negara lain, dengan intensitas
berbeda-beda. China merupakan mitra agang utama Indonesia, dengan pangsa
terbesar terhadap total nilai ekspor dan impor. Pada 2023, ekspor Indonesia ke China
25,09 %i total ekspor Indonesia. Impor Indonesia dari China 28,34 % dari total impor
Indonesia. Barang yang diimpor antara lain telepon seluler (ponsel) pintar dan
laptop. Catatan lain, dari lima komoditas utama ekspor Indonesia pada 2023,
tiga komoditas menyasar China, yakni BBM, lemak dan minyak hewani atau nabati,
serta besi dan baja.
Dalam hal investasi atau penanaman modal asing (PMA) pada periode
Januari-September 2023, China menjadi negara asal PMA dengan nilai nomor dua
terbesar setelah Singapura, yaitu 5,6 miliar USD. Data BI menunjukkan, pada
November 2023 utang luar negeri Indonesia dari China sebesar 20,895 miliar USD.
Pada 2007, utang Indonesia ke China tak sampai 1 miliar USD. Pada Agustus 2015, utang dari China 9,855
miliar USD. Secara bertahap, utang dari China menembus 20 miliar USD pada
Januari 2020. Dunia pariwisata Indonesia juga tak lepas dari relasi dengan China.
Pada Januari-November 2023, kunjungan wisatawan mancanegara (wisman)
berkebangsaan China 6,8 % total kunjungan wisman ke Indonesia.
China, sebagai negara dengan produk domestik bruto (PDB) terbesar
kedua di dunia, setelah AS, berperan signifikan dalam perekonomian global dan
Indonesia. Eksposurnya ada di mana-mana. Maka, saat Biro Statistik Nasional
China mengumumkan perekonomian China tumbuh 5,2 % tahun 2023, ada rambatan
dampaknya yang mesti diperhitungkan banyak negara di dunia. Tak terkecuali
Indonesia. Sebab, ada kemungkinan konsumsi di China melemah yang mengakibatkan
permintaan barang dan sumber daya dari luar negeri berkurang. Kemungkinan lain,
warga China mengurangi bepergian yang berdampak ke sektor pariwisata di negara-negara
tujuan wisata. Apalagi, Bank Dunia dan Dana Moneter Internasional (IMF)
memproyeksikan perekonomian China akan semakin melambat pada 2024 dan 2025. (Yoga)
KILAU SAHAM EMAS TAHUN NAGA
Potensi kenaikan permintaan logam mulia dan perhiasan menjelang momentum Imlek menjadi katalis positif yang berembus untuk emiten-emiten emas. Sentimen itu diperkuat dengan harga emas spot yang masih bertahan di atas US$2.000 per troy ounces. Emas spot bertengger di level US$2.027,49 per troy ounces pada perdagangan Jumat (19/1) hingga pukul 15.00 WIB. Emas terus bermanuver di atas level U$2.000 meski telah menjauh dari rekor tertinggi US$2.077,49 yang disentuh pada 27 Desember 2023. Optimisme terhadap prospek harga emas pada kuartal I/2024 diungkap oleh sejumlah lembaga. Mengutip Bloomberg, MUFG Bank dan Commerzbank AG memperkirakan harga emas spot pada kuartal ini berada di level US$2.080 dan US$2.050 per troy ounces. Di tengah tren harga emas yang mengilap, saham emiten-emiten yang memiliki lini bisnis emas bergerak variatif. Sepanjang tahun berjalan 2024, saham PT Amman Mineral Internasional Tbk. (AMMN) memimpin dengan penguatan 14,12% ke level Rp7.475. Selain AMMN, saham PT Hartadinata Abadi Tbk. (HRTA) juga menguat 6,32%. Apresiasi saham juga dicetak PT United Tractors Tbk. (UNTR) yang menjalankan lini bisnis tambang emas Martabe melalui anak usahanya PT Agincourt Resources. Head of Investment PT Reswara Gian Investa Kiswoyo Adi Joe menjelaskan momentum Imlek seharusnya dapat mendorong permintaan emas. Namun, kondisi ekonomi China yang melemah membuat permintaan emas tidak akan banyak mendongkrak harga. “Jadi permintaan emas dari China ada kenaikan menjelang Imlek, tapi tidak besar. Yang makan emas dunia adalah bank sentral,” kata Kiswoyo kepada Bisnis, Jumat (19/1). Di sektor ini, Kiswoyo mengatakan emiten yang menarik untuk diperhatikan ialah PT Merdeka Copper Gold Tbk. (MDKA). Menurutnya, emiten yang terafiliasi dengan Garibaldi 'Boy' Thohir itu masih memiliki cadangan emas besar dan membutuhkan belanja modal jumbo, termasuk untuk PT Merdeka Battery Materials Tbk. (MBMA).
Analis Panin Sekuritas Felix Darmawan mengatakan outlook harga emas masih positif pada 2024. Proyeksi itu dinilai berdampak positif terhadap kinerja emiten emas, termasuk ANTM. Dalam risetnya, Felix memaparkan harga emas yang relatif tinggi di atas US$2.000 per troy ounces menjadi faktor kunci terjaganya margin ANTM. Menurutnya, tingginya harga emas mendorong penjualan oleh investor logam mulia atau buyback dari ANTM untuk taking profit. Ke depan, prospek harga emas bakal dipengaruhi oleh pergerakan nilai tukar dolar Amerika Serikat dan ruang pelonggaran moneter The Fed melalui opsi penurunan suku bunga acuan. Terpisah, analis JP Morgan memperkirakan harga emas pada 2024 di level US$2.051 per troy ounces. JP Morgan mengulas dua emiten yang memiliki lini bisnis emas, yakni UNTR dan MDKA. JP Morgan menilai potensi kenaikan target volume penjualan emas sebagai salah satu faktor pendorong UNTR pada tahun ini. Apalagi, UNTR akan mendapat tambahan 25.000 ounces dari tambang baru PT Sumbawa Juta Raya (SRJ) yang mulai berproduksi April 2024. Sementara itu, entitas Grup Astra, UNTR menargetkan volume penjualan emas pada 2024 dapat mencapai 235.000 ounce. Hingga November 2023, total penjualan setara emas dari tambang emas Martabe turun 36,82% secara tahunan menjadi 166.468 ounce. Corporate Secretary United Tractors Sara K. Loebis menambahkan perseroan mengalokasikan belanja modal Rp1,8 triliun untuk pengembangan lini bisnis emas. Optimisme terhadap prospek harga emas disampaikan Direktur PT Bumi Resources Minerals Tbk. (BRMS) Herwin W. Hidayat. Dengan asumsi harga emas bisa bertahan di kisaran US$2.000 per troy ounce, Herwin menilai dampaknya akan sangat positif terhadap kinerja keuangan BRMS.
RESTRUKTURISASI KREDIT COVID-19 : Bank Atur Strategi Cegah Risiko
Berakhirnya relaksasi restrukturisasi kredit Covid-19 yang diberikan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada Maret 2024 diyakini tidak akan berdampak signifikan terhadap sektor perbankan. Kendati demikian, kalangan perbankan mengungkapkan sejumlah strategi untuk mengantisipasi risiko kredit pascaberakhirnya kebijakan relaksasi tersebut. Presiden Direktur PT Bank CIMB Niaga Tbk., Lani Darmawan mengungkapkan, CIMB Niaga telah mengantisipasi dampak berakhirnya restrukturisasi kredit Covid-19 jauh-jauh hari. Sejalan dengan itu, CIMB Niaga telah meningkatkan kemampuan pencadangannya. Tercatat, non-performing loan (NPL) coverage BNGA naik dari 208,8% pada kuartal III/2022 menjadi 267,1% pada kuartal III/2023. Sementara itu, loan at risk (LaR) coverage BNGA naik dari 42,6% pada kuartal III/2022 menjadi 50,4% pada kuartal III/2023.Senada, Direktur Utama PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk. atau Bank BJB, Yuddy Renaldi menilai, bank memang perlu melakukan langkah antisipasi. Tidak jauh berbeda, bank-bank kecil pun telah berancang-ancang. Direktur Kepatuhan PT Bank Oke Indonesia Tbk. (DNAR), Efdinal Alamsyah mengatakan, Bank Oke melakukan klasifikasi terhadap nasabah yang direstruktur ke dalam kategori, mulai dari high, medium, dan low risk. Adapun, Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae, meyakini dengan berakhirnya restrukturisasi kredit Covid-19 tidak akan berdampak signifikan ke sektor perbankan.
INDUSTRI PARIWISATA : Meredam Kisruh Pajak Hiburan
Aturan mengenai tarif pajak untuk jasa hiburan khusus sebesar 40%—75% yang sebelumnya dikeluhkan oleh sejumlah pelaku usaha akhirnya dibahas dalam rapat Presiden Joko Widodo bersama para menteri Kabinet Indonesia Maju di Istana Negara, Jakarta, Jumat (19/1). Pemerintah pun bergerak cepat agar ribut-ribut ihwal kebijakan penaikan pajak hiburan tersebut tidak berkembang menjadi isu yang kian meresahkan. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut, pemerintah daerah bisa memberlakukan pajak yang lebih rendah dari 40% atau pun 70%, sesuai dengan ketentuan masing-masing daerah. Penetapan besaran pajak untuk jasa hiburan khusus itu juga bisa disesuaikan dengan insentif yang diberikan terkait dengan sektor yang nantinya akan diperinci. Menurut Airlangga, instruksi itu disampaikan oleh Presiden Jokowi kepada Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani dan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian dalam rapat internal soal pajak hiburan. “Mudah mudahan masalah ini bisa selesai. Surat edaran bersama Menkeu dan Mendagri akan lebih menjelaskan hal ini karena di dalam UU sifatnya diskresi sehingga tentu kita tidak ingin ada moral hazard maka dipayungi aturan. Dan, segera , sosialisasi segera juga,” kata Airlangga di kompleks Istana Kepresidenan, Jumat (19/1).
Dia menjelaskan bahwa tarif pajak hiburan bisa diterapkan lebih rendah karena ketentuan dalam sejumlah pasal Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah (UU HKPD) memberi ruang untuk pengurangan tersebut. Pemerintah melihat sektor pariwisata baru pulih sehingga disiapkan insentif PPh badan untuk sektor pariwisata secara keseluruhan atau lebih kepada seluruh sektornya dan dipertimbangkan untuk dikaji. Sebagaimana diketahui, Asosiasi Pengusaha Indonesia sebelumnya mengungkapkan bahwa pengenaan pajak barang dan jasa tertentu (PBJT) yaitu diskotek, karaoke, kelab malam, bar, dan mandi uap/spa sebesar 40%—75% per 5 Januari 2024 memberatkan dunia usaha. Itu sebabnya, Apindo menyarankan kepada pemerintah daerah untuk menunda pemberlakuan pajak hiburan khusus tersebut.
PROSPEK PROPERTI 2024 : TREN BERTUMBUH RESIDENSIAL
Subsektor properti residensial terutama rumah tapak diyakini akan terus bertumbuh pada 2024, meskipun sejumlah tantangan masih mengadang. Kehadiran insentif pajak pertambahan nilai ditanggung pemerintah (PPN DTP) akhir tahun lalu mampu memberikan pesan dukungan untuk pertumbuhan properti yang positif. Tak bisa dimungkiri, ingar bingar penyelenggaraan pemilihan umum (Pemilu) biasanya juga berpengaruh terhadap pergerakan investor dan industri nasional, tak terkecuali sektor properti komersial maupun residensial. Ditambah lagi dengan risiko geopolitik dari kondisi global yang terakumulasi dengan berbagai tantangan domestik seperti peningkatan inflasi, peningkatan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI Rate), dan kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM), berpengaruh terhadap pergerakan investor properti residensial yang cenderung bersikap menunggu dan melihat (wait and see).Namun, Senior Research Advisor Knight Frank Indonesia Syarifah Syaukat mengatakan bahwa meskipun pelaku usaha tetap harus waspada di tengah kondisi ekonomi dan geopolitik global, pertumbuhan ekonomi diperkirakan stabil dengan potensi terus bertumbuh.Adanya insentif PPN DTP, imbuhnya, setidaknya turut memberikan dorongan positif. “Prediksi pertumbuhan properti tahun 2024 diwarnai dengan asumsi tetap akan tumbuh, berdasarkan asumsi dari para pemangku kepentingan di mana 67% optimis sektor properti akan mampu menjawab tantangan ekonomi 2024,” ujarnya dalam Property Outlook 2024, Jumat (19/1).
Merujuk pada Peraturan Menteri Keuangan (PMK) 120/2023 yang ditandatangani pada 21 November 2023 lalu, insentif PPN DTP dapat dimanfaatkan untuk hunian siap huni dengan harga jual maksimal sebesar Rp5 miliar, meskipun dasar pengenaan bebas pajak hanya hingga Rp2 miliar.
Adapun, periode insentif diberikan dalam 2 tahap yakni tahap pertama mulai 1 November 2023 hingga 30 Juni 2024 dengan besaran 100% dan tahap kedua diberikan mulai 1 Juli hingga Desember 2024 dengan besaran 50%.Menurut Syarifah, insentif PPN DTP telah memberikan dampak positif dalam pertumbuhan properti akhir 2023 lalu dan berlanjut pada 2024, meskipun untuk apartemen strata diperkirakan stagnan.Country Head Knight Frank Indonesia Willson Kalip menambahkan, pertumbuhan properti pada 2024 akan diwarnai oleh tumbuhnya tren-tren baru yang menyesuaikan dinamika pasar properti, salah satunya digitalisasi pemasaran untuk menangkap konsumen milenial.Sejalan dengan itu, Wakil Ketua Umum DPP Real Estat Indonesia (REI) Bambang Eka Jaya optimistis sektor properti akan kembali bangkit usai Pemilu pada Februari 2024.
Setali tiga uang, Presiden Direktur PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) Adrianto P. Adhi mengatakan emiten berkode saham SMRA itu membidik prapenjualan tahun ini sebesar Rp5 triliun. Sepanjang tahun lalu, SMRA membukukan marketing sales senilai Rp4,8 triliun dari target senilai Rp5 triliun.Adrianto menuturkan pada saat pemerintah kembali menggulirkan insentif PPN DTP, SMRA melakukan kalkulasi dari 8 proyek township ditemukan potensi penyerapan dari program insentif PPN DTP sebesar Rp2 triliun.
Di sisi lain, Associate Director PT Leads Property Services Indonesia Martin Samuel Hutapea menuturkan pasokan rumah tapak pada 2024 terbatas di tengah optimistis pasar rumah tapak Jabodetabek 2024 yang akan menggeliat.
Permudah Saluran KUR lewat ”Credit Scoring”
Kemenkop UKM tengah menyiapkan skema penilaian kredit atau
credit scoring berbasis data alternatif. Upaya ini diharapkan dapat mempermudah
pelaku UMKM mendapatkan akses pembiayaan tanpa agunan. Deputi Bidang Usaha
Mikro Kemenkop UKM Yulius mengatakan, tidak adanya agunan dan kemampuan yang
memadai untuk mengakses pembiayaan menjadi salah satu hambatan yang dialami
pelaku UMKM. Dengan skema credit scoring, para pelaku UMKM dapat memperoleh
akses kredit usaha rakyat (KUR) dari perbankan. ”(UMKM) sering ditolak oleh perbankan
karena perbankan hanya menghitung dari data, misalnya neraca pembukuan usaha,
pinjaman sebelumnya, dan sebagainya. Dengan memakai credit scoring, berbasis data
alternatif, pihak perbankan dapat menyalurkan kredit ke UMKM tanpa agunan,”
ujarnya dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat (19/1).
Usulan mengenai credit scoring tersebut mengemuka dalam Rapat
Kerja Nasional XVIII Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) tahun lalu. Saat
itu, Presiden memberikan arahan kepada pemangku kepentingan terkait, seperti BI
dan OJK, agar meningkatkan akses KUR melalui skema credit scoring. Sebagai
informasi, credit scoring merupakan sistem penilaian untuk menghitung kemampuan
seseorang dalam membayar kewajibannya yang dilakukan oleh lembaga penilai kredit.
Penerapan credit scoring tersebut diharapkan mulai berlaku pada 2025. Pada
skema credit scoring yang tengah disiapkan, basis data alternatif akan diambil
dari berbagai macam transaksi, seperti jaminan sosial (BPJS), transaksi
lokapasar, pembayaran listrik, pajak, sistem perizinan berusaha terintegrasi secara
elektronik (online single submission), serta transaksi QRIS. Seluruh data
tersebut akan diproses dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. (Yoga)
Ekonomi Pangan dan Pertanian RI Belum Stabil
Pilihan Editor
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023









