;
Kategori

Ekonomi

( 40465 )

Compang-camping Penghiliran

20 Jan 2024
Penghiliran alias hilirisasi menjadi salah satu topik hangat dalam kampanye calon presiden dan wakil presiden 2024. Topik tersebut berpotensi menjadi bahasan dalam debat kedua calon wakil presiden pada Ahad besok, 21 Januari 2024, yang mengangkat tema pembangunan berkelanjutan dan lingkungan hidup, sumber daya alam dan energi, pangan, agraria, serta masyarakat adat dan desa.

Penghiliran menjadi program unggulan Presiden Joko Widodo untuk mengolah kekayaan alam dalam beberapa tahun terakhir. Dimulai dengan nikel, Jokowi berencana mewajibkan pengolahan semua sumber daya mineral hingga batu bara menjadi produk bernilai tambah tinggi. Bahkan program ini akan diterapkan pada produk perikanan dan pertanian.

Pada 31 Juli lalu, Jokowi mengatakan penghiliran yang meningkatkan nilai tambah dari sektor mineral, perkebunan, serta perikanan di dalam negeri bakal membantu Indonesia selangkah lagi menuju status negara maju. Jokowi menyitir proyeksi Bank Dunia serta Dana Moneter Internasional (IMF) soal status negara maju Indonesia pada 2040-2045 jika penghiliran sukses. (Yetede)

Ekonomi & Industri Indonesia Masih Rapuh

19 Jan 2024

Perekonomian Indonesia masih rapuh karena lebih banyak bergantung pada faktor musiman, terutama momentum perayaan hari besar keagamaan. Investasi yang menjadi harapan belum unjuk gigi. Tahun ini, investor masih menantikan hasil pemilu umum. Kondisi ini pula yang menyebabkan ekonomi kita kembali melempem setelah momentum perayaan berlalu. Lihat saja, kuartal I-2024  bertepatan dengan perayaan Imlek, Ramadan dan Idulfitri, juga pemilihan umum (pemilu). Aktivitas dunia usaha diperkirakan lebih menggeliat dan berdampak positif terhadap perekonomian. Hasil Survei Kegiatan Dunia Usaha (SKDU) Bank Indonesia (BI) menunjukkan, Saldo Bersih Tertimbang (SBT) dunia usaha kuartal I-2024 sebesar 15,38%. Angka ini lebih tinggi setelah pada kuartal IV-2023 melambat ke level 13,17%. SBT dunia usaha mengindikasikan perkembangan kegiatan ekonomi di sektor riil secara kuartalan. Asisten Gubernur BI Erwin Haryono mengungkap, peningkatan itu seiring upaya pelaku usaha, khususnya menjelang Ramadan. Sejumlah sektor ekonomi diperkirakan ketiban berkah dari beberapa momentum tersebut.

Peningkatan juga tampak di sektor pertanian, kehutanan dan perikanan dengan SBT 1,46%, setelah pada kuartal sebelumnya mencatat SBT minus 0,81%. "Ini sejalan dengan musim panen komoditas pangan di sejumlah wilayah seperti Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, serta sebagian Sumatra dan Sulawesi," kata Erwin dalam laporan BI, Kamis (18/1). Namun demikian, Analis Senior Indonesia Strategic and Economic Action Institution, Ronny P Sasmita melihat, aktivitas usaha sebenarnya menunjukkan tren penurunan yang konsisten sejak beberapa kuartal lalu. Di sektor manufaktur nampak dari sisi impor, lantaran industri manufaktur Indonesia bergantung bahan penolong dan belanja modal dari impor. Sementara potensi kenaikan permintaan di masa Lebaran hanya bersifat sementara. Sebab itu, dia menduga ekonomi kuartal I-2024 berpeluang melanjutkan tren penurunan pada kuartal IV-2023 meski ada momen Lebaran. Meski begitu, Ekonom Bank Syariah Indonesia (BSI) BSI Kurniawati Yuli Ashari optimistis, tren dunia usaha pada tahun ini masih sedikit meningkat. Peningkatan itu sejalan dengan ruang fiskal untuk memberi stimulus fiskal pada perekonomian yang masih besar, di tengah kenaikan tarif cukai.

Ramainya Belanja Online Bisa Menahan Laju Inflasi

19 Jan 2024
Nilai transaksi belanja online di Indonesia menyusut dalam setahun terakhir. Meski demikian, tren belanja di platform digital tetap semarak ke depan. Bahkan ekonomi digital bisa memperbesar valuasi perekonomian nasional, sekaligus menekan inflasi. Bank Indonesia mencatat, total nilai transaksi e-commerce di sepanjang tahun lalu mencapai Rp 453,75 triliun. Angka ini menyusut 4,73% dibandingkan 2022 yang sebesar Rp 476,3 triliun. Realisasi transaksi e-commerce tahun lalu juga di bawah target BI sebesar Rp 474 triliun. Meski nilainya menyusut, transaksi belanja online semakin ramai. Deputi Gubernur BI Filianingsih mengungkapkan, volume penjualan e-commerce mencapai 3,71 miliar kali pada 2023. Angka ini meningkat dibandingkan volume transaksi pada 2022 yang sebanyak 3,49 miliar kali. "Jadi, trennya meningkat terus, karena ada perubahan perilaku dari masyarakat," terang Filianingsih saat menjawab pertanyaan KONTAN, Rabu (17/1). Gubernur BI Perry Warjiyo menekankan, saat ini bank sentral terus mempercepat transaksi digital. Mengingat, digitalisasi adalah masa depan dunia. Terlebih, pada lima tahun ke depan, kemungkinan mayoritas penduduk Indonesia adalah kaum milenial yang akrab dengan transaksi digital. Bahkan Perry menyebutkan, maraknya penjualan lewat e-commerce bisa mendorong penurunan inflasi, terutama inflasi inti. Kepala Ekonom Bank Central Asia (BCA) David Sumual mengungkapkan, dengan adanya digitalisasi di sistem pembayaran dan berkembangnya e-commerce, maka akan mampu untuk membuat transaksi menjadi lebih ekonomis. Ekonom Makroekonomi dan Pasar Keuangan LPEM FEB UI Teuku Riefky juga menilai, digitalisasi akan mendorong persaingan antar toko dan merchant. Direktur Ekonomi Digital Center of Economic and Law Studies (Celios) Nailul Huda mengakui, digitalisasi turut menahan laju inflasi. Membeli barang secara daring membuat distribusi barang lebih efisien.

Konflik Makin Panas, Minyak Mendidih

19 Jan 2024
Konflik di Timur Tengah kian meluas. Setelah aksi genosida Israel terhadap Palestina di Jalur Gaza, giliran konflik Houthi Yaman dengan Amerika Serikat (AS) dan Inggris yang terjadi di Laut Merah. Walhasil, jalur transportasi di Laut Merah terganggu  yang bisa mengerek tarif angkutan laut. Termasuk juga berdampak terhadap komoditas minyak lantaran negara Timur Tengah memegang peranan penting terhadap komoditas energi ini. Per Kamis (18/1) kemarin, harga minyak Brent berada di level US$ 78 per barel. Analis Panin Sekuritas, Felix Darmawan menilai, tensi geopolitik saat ini belum memiliki tanda mereda. Ia menilai, ada risiko keterlambatan pengiriman barang dan juga gangguan produksi minyak di wilayah setempat apabila perang semakin meluas. Namun Felix menilai, sentimen utama dari harga minyak saat ini masih berasal dari pemotongan produksi oleh OPEC+. 
Analis BRI Danareksa Sekuritas, Hasan Barakwan menilai, sentimen yang bisa mempengaruhi pasar minyak adalah kemungkinan konflik yang meluas ke Selat Hormuz. Selat yang dilalui lebih dari 20% ekspor minyak global. Catatan dia, harga minyak dunia mendidih dua kali lipat selama terjadinya perang Teluk karena terganggunya distribusi minyak di titik utama ini. Harga minyak akhirnya terkoreksi ketika distribusi kembali normal. Dengan mengesampingkan risiko geopolitik dan potensi perang harga, Hasan meyakini harga minyak akan tetap berada di atas level US$ 70 barel tahun  yakni di   US$ 78 per barel. BRI Danareksa Sekuritas merekomendasikan beli saham MEDC dengan target harga Rp 1.900 per saham. BRI Danareksa Sekuritas juga menyematkan buy terhadap saham PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) dengan target harga Rp 2.000 per saham. Volume distribusi bahan bakar minyak (BBM) AKRA diestimasi tumbuh 3% year-on-year (yoy) menjadi 2,8 juta liter tahun ini. Kepala Riset RHB Sekuritas Indonesia, Andrey Wijaya juga menjadikan MEDC dan AKRA sebagai pilihan utama alias top picks di sektor migas.

Indosat Akan Memperkuat Bisnis Internet Rumah

19 Jan 2024
Usai mencaplok 300.000 pelanggan MNC Play, PT Indosat Tbk (ISAT) alias Indosat Ooredoo Hutchinson (IOH) akan fokus mengemabangan segmen bisnis Fiber To The Home (FTTH). SVP Head of Corporate Communications ISAT, Steve Saerang mengatakan, proses pengambilalihan pelanggan aset MNC Play telah selesai pada 15 November 2023. "Lebih dari 300.000 pelanggan MNC Play telah menggunakan layanan FTTH Indosat melalui merek baru, yakni MNC Play powered by Indosat Ooredoo Hutchinson," katanya kepada KONTAN, Kamis (18/1). Steve mengatakan, pelanggan dapat memilih antara FTTH atau Internet Protocol Television Services (IPTV) maupun kedua layanan dalam satu paket yang sama. Untuk layanan IPTV, disediakan oleh PT MNC Kabel Mediacom. Sebagai catatan, nilai penjualan dan pengalihan pelanggan MNC Play kepada ISAT mencapai Rp 875,86 miliar dan sudah dibayarkan. Saat ini, layanan FTTH Indosat akan diperkuat oleh Asianet, yang di akhir tahun 2023 memiliki jaringan fiber lebih dari 15.000 kilometer dan lebih dari 1,5 juta homepass di seluruh di Indonesia. Niko Margaronis, Research Analyst BRI Danareksa Sekuritas memperkirakan, bakal ada peningkatan lebih lanjut dalam sinergi merger antara Indosat Ooredoo dan Hutchison 3 dalam memperluas pangsa pasar. Menurut Niko, ISAT akan menghasilkan pertumbuhan yang relatif lebih kuat dibandingkan perusahaan sejenis sebesar 7,3% CAGR pada 2023 sampai 2025. BRI Danareksa Sekuritas merekomendasikan beli saham ISAT dengan target harga Rp 11.000 per saham. Hingga akhir perdagangan Kamis (18/1), saham ISAT ditutup menguat sebesar 2,56% ke level Rp 10.000 per saham.

Bisnis KPR Perbankan Tumbuh Makin Tinggi

19 Jan 2024
Penyaluran redit kepemilikan rumah (KPR) perbankan mengalami pertumbuhan tinggi di tahun lalu. Para bankir optimistis pertumbuhan solid tersebut akan berlanjut tahun ini, ditopang oleh insentif pajak yang diberikan pemerintah untuk pembelian rumah. Berdasarkan data Bank Indonesia (BI), penyaluran KPR perbankan per November 2023 telah mengalami pertumbuhan sebesar 12,2% secara tahunan. Bank Tabungan Negara (BTN), sebagai pemegang terbesar pangsa pasar KPR nasional, berhasil menorehkan pertumbuhan KPR cukup kencang tahun lalu. Nixon Napitupulu, Direktur Utama BTN mengungkapkan, total kredit BTN sepanjang 2023 tumbuh 11,8% secara tahunan. KPR menyumbang lebih dari 78% terhadap total kredit bank ini. Namun, Nixon tak merinci pertumbuhan khusus portofolio KPR. Hanya saja, KPR subsidi tercatat tumbuh di kisaran 11%-13% tahun lalu. Per September 2023, KPR BTN sudah tumbuh 9,8% secara tahunan jadi Rp 250,6 triliun. KPR subsidi tumbuh 11,87% dan KPR non susbidi 6,64%. Bank Central Asia (BCA) juga mencatat realisasi KPR yang tinggi di tahun lalu. BCA belum merilis laporan kinerja KPR sepanjang 2023, tapi per September 2023 penyaluran sudah mencapai Rp 117,9 triliun, tumbuh 11,5%. BCA optimistis bisnis KPR bisa tumbuh solid hingga dua digit di tahun politik. Ade Lukito, Vice President Consumer Loan BCA, menyatakan, skema KPR tetap mendominasi pembelian properti. "Target pertumbuhan KPR BCA tahun ini kurang lebih sama dengan tahun lalu," ujar Ade, Selasa (16/1). KPR Bank Mandiri juga tumbuh dua digit pada 2023. Namun, Direktur Jaringan dan Retail Banking Bank Mandiri, Aquarius Rudianto belum mau merinci angkanya. Per September 2023, KPR bank ini mencapai Rp 48,9 triliun atau tumbuh 11% secara tahunan. BNI membukukan KPR BNI Griya tumbuh hampir 10% tahun lalu. General Consumer Loan BNI Sri Indira menyebut, pertumbuhan ini didukung ekspansi mitra pengembang dan adanya suku bunga khusus. "Tahun ini, BNI menargetkan BNI Griya tumbuh di atas 10%, didukung adanya insentif pajak pembelian rumah," kata dia.

Magnet Baru di Kota Matahari Terbenam

19 Jan 2024

Ruang terbuka hijau di Kota Kupang, NTT, menghadirkan kebahagiaan baru bagi warga. Mulai dari tempat piknik hingga ladang cuan. Matahari tampak bergerak turun ditelan horizon. Mahakarya semesta itu menjadi magnet bagi mereka yang datang ke pesisir Pantai Kupang. Magnet yang hanya ada kala senja menjemput malam. Seperti pada awal Januari 2024, Fritz Soares (24) bersama teman perempuannya menghabiskan waktu tiga jam di Pantai Tedis, kompleks Kota Lama. Mereka datang pukul 17.30 Wita agar tidak tertinggal menyaksikan momen detik-detik matahari seolah tenggelam ke dalam laut. Sambil menikmati momen itu, mereka bercengkerama menyeruput cokelat panas dan menyantap jagung bakar. Di sepanjang talud di garis pantai sejauh 100 meter itu, duduk pula beberapa pasangan muda-mudi, kelompok remaja, dan orangtua bersama anaknya.

Mereka baru bubar setelah cahaya matahari tak terlihat. Mereka datang memang hanya untuk melihat momen matahari terbenam. Pantai Tedis menjadi salah satu tempat favorit bagi warga Kupang atau wisatawan yang menyinggahi kota itu. Di pengujung tahun lalu, ruang terbuka yang berada dekat titik nol Kupang itu penuh sesak pengunjung. Pantai Tedis menjadi ruang publik bagi kota berpenduduk 465.000 jiwa itu. Pada 2021, Kementerian PUPR memulai proyek penataan Pantai Tedis dan Pantai Kelapa Lima. Total anggaran Rp 81 miliar. Pada 24 Maret 2023, Presiden Jokowi meresmikan proyek tersebut disaksikan ribuan warga. Ia berharap ruang terbuka itu mengubah wajah Kota Kupang, sekaligus mengubah wajah destinasi wisata. Dengan demikian, pengunjung merasa makin nyaman.

Di dua tempat itu berdiri gazebo khas suku Timor, pentas terbuka, dan tempat berjualan yang dapat menampung 40 pedagang. Ada juga sarana air bersih dan toilet. Wisatawan yang datang bisa merasakan denyut kehidupan warga yang beragam. Mulai petang hingga malam, ratusan warga setempat berada di sana. Data Dinas Pariwisata Provinsi NTT menyebutkan, setelah pandemi Covid-19, kunjungan wisatawan pulih. Kota Kupang menjadi daerah kedua di NTT dengan jumlah pengunjung wisatawan mancanegara tertinggi. Dua tahun terakhir, jumlahnya melampaui 7.000 orang. Peringkat pertama diduduki Labuan Bajo. Penataan kawasan pesisir membuat ekonomi setempat menggeliat, ditandai dengan banyaknya pedagang makanan ringan di sekitar tempat itu. Banyak yang mendapatkan penghasilan hingga Rp 200.000 per malam. Belum lagi penyewa kendaraan mainan anak. (Yoga)

Defisit Beras Januari-Februari Ditutup dengan Impor

19 Jan 2024

Akibat El Nino, pada Januari-Februari 2024 Indonesia diperkirakan kekurangan 2,8 juta ton beras. Pemerintah akan berupaya memenuhi kekurangan tersebut melalui importasi, baik yang sudah diputuskan tahun lalu tetapi pelaksanaannya tahun ini maupun impor yang masuk pada tahun 2024. Menurut Kepala Bapanas Arief Prasetyo Adi di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (18/1) angka panen pada awal Januari 2024 mendekati 1 juta ton. Padahal, kebutuhan beras sebulan sebesar 2,5 juta-2,6 juta ton. Akibat El Nino, RI kekurangan beras 2,8 juta ton pada Januari-Februari 2024. ”Namun, kita akan cover dengan yang carry over (impor) 2023 dan importasi yang masuk pada 2024,” ujarnya. Negara asal impor beras, adalah Vietnam dan Thailand. Namun, ada catatan bahwa impor beras dari negara tersebut masuk setelah panen raya beras di Indonesia usai.

Mendag Zulkifli Hasan mengatakan, rapat terbatas yang dipimpin Presiden Jokowi mengevaluasi persiapan pangan untuk menghadapi masa Lebaran nanti. ”Terutama beras, kemudian ayam dan telur. Oleh karena itu, tadi dibahas persediaan stok beras, kemudian persediaan stok jagung, karena itu bahan pakan untuk ayam petelur dan ayam potong,” katanya. Menurut Zulkifli, sudah diputuskan untuk mempercepat impor beras, yang sudah diputuskan tahun lalu, tetapi tertunda pelaksanaannya pada tahun 2024, yaitu 600.000 ton. Ia menambahkan, pembahasan persiapan pangan dilakukan jauh-jauh hari sebelum Lebaran untuk menjaga agar kondisi terkendali. Beras dan jagung menjadi dua komoditas yang dinilai rawan dan paling penting diantisipasi. (Yoga)

Jalan Berliku Kelapa Sawit dari Loyang Menjadi Emas

19 Jan 2024

Upaya membawa era kejayaan kelapa sawit Indonesia di kancah internasional layaknya mengubah loyang menjadi emas. Pemeo tersebut menggambarkan rumitnya persoalan yang dihadapi persawitan negeri ini. BPS mencatat, ekspor minyak kelapa sawit mentah (crude palm oil/CPO) Indonesia ke lebih dari 160 negara pada 2022 mencapai nilai 39,07 miliar USD atau Rp 600 triliun. Setidaknya ada tiga persoalan mendasar yang dihadapi industri kelapa sawit Indonesia, mulai dari sisi hulu hingga hilir, yakni kelembagaan, kepastian hukum, dan penelitian. Ketiga persoalan itu turut menjadi pembahasan utama dalam rangkaian forum diskusi harian Kompas bertajuk ”Urun Rembuk bersama Stakeholder Sawit Nasional” di Jakarta, Rabu (17/1/2023).

Terkait dengan kelembagaan, tata niaga komoditas kelapa sawit di dalam negeri terlampau sarat kepentingan dari berbagai pihak. Tercatat, lebih dari 30 kementerian/lembaga yang ikut ambil bagian, antara lain KLHK, Kementan, serta Kementerian ATR / BPN. Tumpang tindihnya regulasi tersebut tampak dalam kasus pengidentifikasian kawasan hutan. Baik perusahaan sawit yang semula diberikan hak guna usaha (HGU) maupun petani yang memiliki sertifikat hak milik (SHM) nyatanya justru teridentifikasi masuk dalam kawasan hutan. Hal ini sekaligus menunjukkan tidak adanya kepastian hukum. Oleh sebab itu, dibutuhkan sebuah lembaga atau badan dengan kewenangan khusus yang menaungi persawitan Indonesia sebagaimana telah dilakukan oleh Malaysia, yang telah membentuk Malaysian Palm Oil Board (MPOB), lembaga sekelas direktorat jenderal di sebuah kementerian yang memfasilitasi seluruh kepentingan persawitan. (Yoga)

Kinerja Emiten Sejumlah Sektor Masih Rapuh

19 Jan 2024

Riset terbaru menunjukkan kinerja keuangan sebagian perusahaan yang tercatat di Bursa Efek Indonesia semakin rapuh. Kondisi ekonomi global hingga kelemahan kultural dan hukum jadi tantangan bagi pemulihan usaha pascapandemi Covid-19. Perusahaan jasa konsultansi strategi global Alvarez & Marsal (A&M) menyimpulkan hal itu dari riset terhadap 360 perusahaan tercatat atau 44 % dari 813 emiten di BEI, yang memiliki pendapatan tahunan lebih dari 50 juta USD di 11 sektor industri. Penelitian mengukur kinerja keuangan antara tahun 2019 dan Juni 2023. Managing Director A&M Indonesia Alessandro Gazzini, memaparkan, kendati ada 56 % perusahaan yang mampu mempertahankan status dan prospek sehatnya, perusahaan lainnya belum pulih seperti kondisi sebelum Covid-19.

”Kecepatan pemulihan kesehatan perusahaan relatif lambat, berujung pada bertambahnya sub kelompok perusahaan zombi,” ujarnya dalam presentasi riset berjudul ”Indonesia A&M Distress Alert” di Jakarta, Kamis  (18/1). Perusahaan zombi yang dimaksud dikategorikan dalam tiga kondisi, yakni berstatus distressed atau mengalami kesulitan pada neraca keuangan dan efisiensi operasional perusahaan, memiliki ketahanan neraca kurang, serta yang memiliki neraca dan laba-rugi kurang. Jumlah perusahaan berkondisi distressed pada tahun pertama pandemi pada 2020 sebanyak 19,4 %, pada 2022, jadi 15,3 % dan pada 12 bulan terakhir hingga Juni 2023 sebanyak 14,2 %. Perusahaan dengan ketahanan neraca kurang signifikan terus menurun jumlahnya, dari sebanyak 28,6 % pada 2019 menjadi 18,6 % pada periode hingga Juni 2023.  (Yoga)