;
Kategori

Ekonomi

( 40733 )

Tabungan dan Kepercayaan Ludes Gara-gara Properti

05 Feb 2024

Tertipu perusahaan properti tengah dialami warga di sejumlah negara Asia. Nasib investasi mereka tidak jelas karena raksasa properti, seperti Evergrande dan Van Thin Phat, gagal mewujudkan janjinya. Modusnya mirip seperti ulah sejumlah konglomerat Indonesia. Salah satu kegagalan itu tecermin dalam sidang di pengadilan Hong Kong pada 29 Januari 2024. Pengadilan memerintahkan penjualan seluruh aset Evergrande. Sebab, perusahaan properti China itu gagal membayar utang-utangnya yang lebih dari 300 miliar USD. Sebagai pembanding, APBN RI 2024 hanya 216 miliar USD. Di Vietnam, pengadilan akan menyidangkan para petinggi Van Thinh Phat. Operasional perusahaan properti itu sudah dihentikan dan seluruh asetnya disita. Pemimpin Van Thin Phat, Truong My Lan, diduga menilap 12,5 miliar USD dari dana investasi warga, yang mengguncang perekonomian Vietnam.

Korban Van Thinh Phat antara lain pensiunan perawat di Ho Chi Minh. Perempuan yang hanya mau disebut Nga itu bingung karena tabungan pensiunnya hilang. Hampir seluruh tabungannya sebanyak 120.000 dibelikan obligasi Van Thinh Phat yang diterbitkan Saigon Commercial Bank (SCB). Waktu memulai menabung, ia berharap investasi itu bisa membantu anak dan cucunya. Semua angan itu raib pada April 2022. Bersama 42.000 pemegang obligasi yang diterbitkan SCB, ia kehilangan investasi. kala SCB mengungkap korupsi Van Thinh Phat terhadap dana yang dikumpulkan dari obligasi tersebut. Lebih besar dari kasus Van Thinh Phat Group di Vietnam adalah kasus Evergrande di China. Pada 2018, raksasa properti China itu disebut perusahaan properti terbesar dan bernilai paling tinggi di skala global.

Pada 2021, tiba-tiba perusahaan itu berhenti beroperasi dan tak bisa membayar utang ke kreditor dan mengembalikan modal investor. Para pemesan yang membayar uang muka pun tidak kunjung mendapat rumah. Lembaga keuangan Jepang, Nomura Securities, menaksir 20 juta rumah belum dibangun di China biaya total 450 miliar USD. Padahal, konsumen sudah melunasi pembayarannya. Jika menghitung jumlah yang baru dibayar sebagian, jumlahnya makin banyak lagi. Sementara seluruh aset Evergrande, termasuk proyek yang terhenti pembangunannya, hanya 240 miliar USD. Di luar untuk menyelesaikan pembangunan, Evergrande juga menanggung utang 300 miliar USD ke para kontraktor dan kreditor. Meski utangnya banyak, selama ini Evergrande bisa terus berjalan karena gali lubang tutup lubang. Kasus Evergrande menggoyang perekonomian China. Sebab, 70 % rumah tangga di negara tersebut berinvestasi dalam bentuk properti. Jika propertinya mangkrak, rakyat kehilangan aset dan tabungan. (Yoga)

Biaya Kian Murah, Industri Peluncuran Satelit China Terus Berkembang

05 Feb 2024

Industri peluncuran satelit komersial China diprediksi berkembang pesat. Salah satu faktor pendorongnya adalah keberhasilan menekan biaya peluncuran. China semakin mampu bersaing dengan SpaceX, perusahaan AS, yang saat ini merupakan penyedia jasa peluncuran satelit komersial dengan tarif termurah. Roket China, Jielong-3, meluncur pada Sabtu (3/2) membawa sembilan satelit sekaligus ke orbit. Jielong-3 diluncurkan dari tongkang terapung di lepas Pantai Yangjiang, Guangdong, China selatan. Peluncuran Jielong-3 merupakan yang ketiga dalam dua bulan terakhir. Dikembangkan oleh China Rocket Co, Jielong-3 pertama kali mengangkasa pada Desember 2022. China Rocket Co merupakan cabang komersial dari produsen wahana peluncuran milik negara.

China menganggap, sektor peluncuran satelit komersial ini penting dalam membangun konstelasi satelit untuk komunikasi, penginderaan jauh, dan navigasi. Pada 2023, terdapat 67 peluncuran satelit orbital di seluruh China, termasuk 17 peluncuran satelit komersial dengan satu kegagalan. Kemampuan China untuk meluncurkan satelit terus meningkat dan semakin mengatasi ketertinggalan dari AS. Pada 2023, China menjadi negara kedua dalam daftar negara yang meluncurkan satelit ter banyak. Posisi pertama adalah AS yang melakukan 116 peluncuran, termasuk 100 peluncuran oleh SpaceX milik Elon Musk. Kemajuan paling pesat yang berhasil dicapai China adalah menekan biaya peluncuran.

Perkembangan lain adalah semakin banyak jendela peluncuran, semakin beragamnya jenis roket untuk mengakomodasi berbagai ukuran muatan, serta bertambahnya jumlah lokasi peluncuran. Dalam hal menekan biaya, Jielong-3 dapat membawa muatan seberat 1.500 kg ke orbit sinkron matahari sepanjang 500 km dengan biaya kurang dari 10.000 USD (Rp 157,1 juta) per kg untuk roket kecil. Harga ini bersaing dengan tarif SpaceX, yaitu 5.500 USD per kg (Rp 86,4 juta). Namun, SpaceX bakal menerapkan biaya tambahan. China terus berupaya mengejar AS dalam mengusai teknologi luar angkasa. Namun, upaya itu memancing kritik AS. Washington menduga China sedang merancang dan menguji senjata antiruang angkasa. Beijing jelas menampiknya. (Yoga)

Pertamina Incar Penambahan Produksi dan Dividen dari Venezuela

05 Feb 2024

PT Pertamina (Persero) sebagai BUMN di bidang energi hendak menambah portofolio di bidang hulu minyak dan gas bumi (migas) dengan mengincar tambahan investasi di Venezuela, negara dengan cadangan minyak terbukti terbesar di dunia, didukung kesepakatan yang telah terjalin antara Pemerintah Indonesia dan Venezuela. Nota kesepahaman (MoU) migas sebelumnya telah disepakati Indonesia dan Venezuela di Caracas, Venezuela, Kamis (18/1). Kesepakatan yang ditandatangani Menteri ESDM Arifin Tasrif dan Menteri Perminyakan Venezuela Pedo Rafael Tellechea itu mencakup, kerja sama bisnis hulu migas dan teknologi peningkatan produksi minyak. Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero) Fadjar Djoko Santoso, dihubungi di Jakarta, Minggu (4/2), mengatakan, tujuan Pertamina adalah menambah portofolio di sektor hulu. Sejak 2018, PT Pertamina Internasional EP melalui anak usahanya, Maurel & Prom (M&P), telah memiliki investasi dengan Petroleos de Venezuela SA (PDVSA) di lapangan milik perusahaan migas Pemerintah Venezuela itu.

”Diharapkan, MoU yang ditandatangani Menteri ESDM kemarin bisa menambah peluang Pertamina untuk mengakuisisi blok migas di sana. Dengan demikian, diharapkan dapat menambah atau meningkatkan produksi dari blok migas internasional ataupun dividen bagi Pertamina,” kata Fadjar. Arifin Tasrif akhir pekan lalu mengatakan, penandatanganan MoU, yang membuka peluang akuisisi blok migas di Venezuela itu, memiliki posisi strategis bagi Indonesia. ”Pertamina, kan, (telah) mengambil alih saham M&P. Nah, M&P punya lapangan di Venezuela, bekasnya Shell diambil. Itu ada potensi 12 miliar barel,” ujarnya. Di samping kerja sama bisnis, MoU yang ditandatangani Arifin dan Menteri Perminyakan Venezuela itu juga terkait pengurasan minyak tingkat lanjut (enhanced oil recovery), pengembangan dan penerapan teknologi, penangkapan dan penyimpanan, serta pengurangan gas suar. (Yoga)

Pinjaman Pendidikan, Mungkinkah?

05 Feb 2024

Konsep pinjaman biaya pendidikan APBN tengah dirumuskan oleh Kemenkeu bersama Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP). Kemungkinan akan seperti student loan di AS. Wacana ini menguat setelah muncul polemik mahasiswa yang membayar biaya kuliah menggunakan pinjaman daring. Tanggapan warga dan mahasiswa beragam. Bayyu Putra Hadhiana (29) Karyawan swasta sekaligus mahasiswa S-1 mengatakan, Aku setuju student loan, yang memudahkan orang berpenghasilan bulanan rendah bisa mendapat pendidikan yang sama. Aku setuju kalau skemanya tak berbunga karena selama ini yang bikin berat adalah bunganya. Kalau ada bunga, bisa jadi uang kuliah tunggal (UKT) jauh lebih mahal pada akhir perhitungan. Skema lainnya, jangka waktu pelunasan tak ditentukan, tetapi peminjam bisa mengembalikan setelah memiliki pendapatan tertentu.

Elisabeth Dian Selvita (24) Karyawati swasta di Jakarta mengatakan, buat aku yang punya impian untuk studi Psikologi Profesi, setuju saja dan mendukung adanya program student loan. Apalagi sekarang kondisi finansial orangtua sudah enggak seperti dulu dan studi Psikologi Profesi itu juga enggak bisa disambi kerja. Perlu ada asesmen lewat background checking seperti orang mau ambil kredit di lembaga keuangan supaya tepat sasaran dan benar-benar uangnya bisa dikembalikan. Carolus Arya Pandu Yasa (26), Karyawan swasta di Jakarta, sepakat denganprogram student loan untuk pendidikan. Cuma, harus ada pengawasan yang ketat. Pemerintah sebaiknya selektif dalam memilih orang-orangnya, juga profil universitasnya, yang berkualitas dan tepercaya, serta pastikan penerimanya bisa mendapatkan pekerjaan. Jangan sampai ketika sudah dapat student loan, nanti si penerima justru kesulitan mengembalikan karena susah cari kerja.  (Yoga)

Dari Terobosan Inklusi Keuangan ke Stigma Hitam

05 Feb 2024

Perbincangan mengenai pinjaman daring (pindar) atau pinjaman online menghangat setelah polemik pembayaran uang kuliah tunggal ITB mencuat di media sosial beberapa hari terakhir. Terlepas dari klaim setiap pihak yang terlibat, penggunaan terminologi pindar telah mengalami pergeseran makna dan telanjur melekat kesan-kesan negatif di dalamnya. Pinjaman daring sebagaimana dikenal masyarakat luas sejatinya merupakan layanan jasa keuangan yang mempertemukan pihak pemberi pinjaman (lender) dengan penerima pinjaman (borrower) dalam rangka perjanjian pinjaman berbasis teknologi. Istilah lainnya financial technology (fintech) peer to peer lending (P2P lending). Layanan jasa keuangan tersebut mulai berkembang di Indonesia pada 2016. Saat itu, pihak regulator menerbitkan regulasi berupa Peraturan OJK No 77/POJK.01/2016 tentang Layanan Pinjam Meminjam Uang Berbasis Teknologi Informasi.

Kendati sudah berpayung hukum, pinjaman daring yang telah mengantongi izin harus menghadapi situasi yang sulit dengan munculnya pindar ilegal. Selain tidak tedaftar secara legal, pindar-pindar ilegal tersebut membuat gaduh masyarakat dengan tingkat bunga yang tak masuk akal. Tak sedikit kalangan masyarakat merasa resah dan terganggu lantaran dihubungi oleh nomor-nomor tak dikenal. Pesan-pesan singkat dan suara di balik telepon tersebut mengancam mereka yang dianggap memiliki hubungan dengan peminjam. Selama 2023, OJK dan Satgas Pemberantasan Aktivitas Keuangan Ilegal (Satgas Pasti) telah memberangus 2.248 pinjaman daring ilegal dan menerima 8.891 pengaduan dari masyarakat mengenai pinjaman daring ilegal. Secara keseluruhan sejak 2017, sudah ada 6.680 pindarilegal yang dihentikan.

Director of Corporate Communication AFPI Andrisyah Tauladan mengatakan, kata pindar sudah terasosiasi dengan pindar ilegal. Akibat penggunaan diksi tersebut, isu pembayaran UKT di ITB meledak. ”Stop bilang kami pinjol, karena pinjol itu (terasosiasi dengan) pinjaman online ilegal. Mereka (pinjaman daring ilegal) itu ugal-ugalan. Berbeda dengan kami yang diatur dengan ketat sekali,” ujarnya saat ditemui dJakarta, akhir pekan lalu. Oleh sebab itu, AFPI berharap agar ada penamaan baru terhadap layanan pendanaan bersama berbasis teknologi informasi (LPBBTI) sehingga industri pinjaman daring berbasis teknologi tersebut dapat keluar dari stigma negatif. Sebab, industri ini tidak hanya membiayai kebutuhan konsumtif masyarakat, tetapi juga kegiatan produktif. (Yoga)

Status Maloy Batuta Terancam Dicabut

05 Feb 2024

Sejak berdiri tahun 2019, Kawasan Ekonomi Khusus Maloy Batuta di Kaltim hanya mendapatkan investasi Rp 100 miliar. Jika tidak berkembang, status KEK terancam dicabut oleh pemerintah pusat pada Juni 2024. Pj Gubernur Kaltim Akmal Malik mengatakan, ia telah berkunjung ke KEK Maloy Batuta Trans-Kalimantan (MBTK) di Kutai Timur pada 1 Februari 2024. Ia juga berdiskusi dengan Bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman dan pemangku kepentingan di KEK MBTK. ”Saya minta laporan detail. Identifikasi semua masalahnya dan segera benahi. Biar enak saya berjuang di Jakarta,” kata Akmal dalam keterangan tertulis, Minggu (4/2).

Hingga 2023, kata Akmal, investasi yang masuk ke KEK ini baru Rp 100 miliar. Padahal, jika dibandingkan dengan KEK di daerah lain, investasinya sudah mencapai triliunan rupiah. Dari diskusi dengan sejumlah pemangku di KEK MBTK, kata Akmal, ada sejumlah kendala yang membuat KEK di Kaltim ini stagnan, di antaranya adalah persoalan kelembagaan, infrastruktur yang kurang memadai, dan rendahnya minat investor. Dengan perkembangan yang lambat itu, pemerintah pusat berencana mencabut KEK untuk Maloy jika Pemprov Kaltim tak mampu membenahi persoalan yang ada, termasuk memenuhi sejumlah persyaratan dalam perizinan. ”Batas akhir keputusan pemerintah pusat itu Juni tahun ini,” kata Akmal. Salah satu pertimbangan calon investor adalah infrastruktur dasar. Instalasi pengolahan air limbah (IPAL) dan persampahan jadi dua hal krusial. Keduanya belum sepenuhnya siap dan tersedia.

 KEK MBTK ditetapkan melalui PP No 85 Tahun 2014. KEK ini merupakan salah satu proyek strategis nasional yang ditargetkan menarik investasi Rp 34,4 triliun dan menyerap 55.700 tenaga kerja sampai tahun 2025. KEK MBTK yang memiliki lahan 509 hektar dibentuk untuk jadi pusat hilirisasi kelapa sawit dan komoditas lain. Selain itu, kawasan ini juga ditargetkan menjadi pusat bagi industri energi, seperti industri mineral, gas, batubara, dan industri turunannya. Untuk itu, Akmal berharap KEK MBTK bisa tetap berjalan. Sebab, kawasan ini amat potensial untuk industri di Kaltim. Hal ini juga dinilai bisa mengungkit ekonomi di kawasan sekitar Kaltim. (Yoga)

Jerit Peternak karena Harga Pakan Melambung

05 Feb 2024

Sejumlah peternak ayam di Jateng berjuang mati-matian mempertahankan usahanya yang kembang kempis di tengah terus melambungnya harga pakan. Cipto (45), peternak asal Slawi, Tegal, Jateng, sulit tidur nyenyak beberapa bulan terakhir. Usaha ternak ayam yang sudah dilakoni sepuluh tahun terakhir pelan-pelan menuju ”senja”. Mulanya, Cipto punya delapan kandang, masing-masing sekitar 10.000 ayam pedaging. Seiring waktu, satu per satu kandang kosong dan tidak berproduksi lagi. Kini, tinggal tiga kandang yang beroperasi dengan enam pekerja. Lima kandang lain tutup dan 10 pekerja harus berhenti. ”Mereka tulang punggung keluarga, maka saya pusing kalau kepikiran mereka,” ujarnya, Sabtu (3/2).

Usahanya berjatuhan lantaran tak ada lagi perusahaan pembibitan ayam yang menyuplai bibit kepadanya. Selama ini ia jadi mitra perusahaan, tidak hanya mendapatkan bibit, tetapi juga suplai pakan ternak, obat-obatan, dan jaminan pemasaran dengan harga sesuai perjanjian. Biasanya, ia mendapat suplai bibit ayam 35-40 hari sekali. Namun, tiga bulan terakhir, mayoritas suplai bibit terhenti karena harga pakan meroket. Cipto menduga, perusahaan memilih membesarkan sendiri bibit ayamnya untuk memangkas pengeluaran dan menekan kerugian. Kondisi itu membuat kandang milik Cipto menganggur. Tiga tahun terakhir, 90 % dari seluruh peternak ayam di Kabupaten Tegal menutup usahanya. Masalah serupa terjadi di hampir seluruh daerah di Jateng. Ketua Perhimpunan Insan Perunggasan Rakyat (Pinsar) Jateng Parjuni menyebut, 20 % dari total peternak rakyat di Jateng gulung tikar enam bulan terakhir.

”Sudah ratusan peternakan yang tutup, terutama peternak yang populasi ayamnya di bawah 10.000 ekor. Yang populasinya 20.000-25.000 ekor ayam juga ada yang gulung tikar. Mungkin karena beban cicilan bank atau pembayaran yang tidak bisa dilakukan. Ketimpangan biaya produksi dan harga jual jadi alasannya. Contoh, ongkos produksi telur Rp 27.000 per kg, sedangkan harga jualnya Rp 22.000-Rp 23.000 per kg. Adapun biaya produksi ayam pedaging hidup Rp 21.000-Rp 22.000 per kg, tetapi harga jualnya Rp 17.000 per kg. Kenaikan biaya produksi jadi problem utama seiring melonjaknya harga jagung, komponen utama dalam pakan unggas. ”Selain harganya naik, stok jagung di pasaran itu juga tidak ada,” kata Parjuni. (Yoga)

KCI: Lima Alasan Impor KRL dari China

05 Feb 2024

Ada lima alasan PT KAI Commuter Indonesia atau KCI memilih membeli tiga rangkaian kereta rel listrik baru dari perusahaan asal China, CRRC Qingdao Sifang Co Ltd. Spesifikasi teknis hingga ketepatan waktu pengiriman menjadi pertimbangannya. VP Corporate Secratary PT KCI atau KAI Commuter Anne Purba menyebutkan, selama proses pengadaan tiga KRL impor, pihaknya telah menjajaki berbagai penyedia atau manufaktur dari beberapa negara produsen sarana KRL. Produsen tersebut telah mengirim proposal. ”Sebelumnya, KAI Commuter telah menerima proposal resmi dari Japan Transport Engineering Company (J-TREC) pada Oktober 2023. Namun, pihak produsen ini menyampaikan adanya perubahan rekomendasi teknis dan pembiayaan yang diajukan dari proposal sebelumnya,” kata Anne, Minggu (4/2).

Dari pembahasan proses pengadaan sarana KRL, CRRC Sifang memenuhi beberapa aspek dan dinilai paling unggul. Akhirnya, KCI dan CRRC menandatangani kontrak di Beijing, China, Rabu (31/1). Lima alasan KCI memilih CRRC Sifang: Pertama, spesifikasi teknis sesuai. Kedua, ketepatan waktu pengiriman sesuai persyaratan. Ketiga, harga kompetitif ketimbang yang lain. ”Sarana KRL ini sudah sesuai dengan spesifikasi teknis yang ditentukan Dirjen Perkeretaapian Kemenhub,” ujarnya. Keempat, reputasi dan rekam jejak CRRC Sifang. Anne menyebut, produsen asal China tersebut sudah bekerja sama dengan 28 negara di dunia. ”Kelima, CRRC Sifang sepakat transfer knowledge untuk penanganan operasional di masa depan,” katanya.

Pihaknya membeli tiga rangkaian KRL baru dengan tipe KCI-SFC120-V. Nilai investasinya Rp 783 miliar. Kerja sama antara KAI Commuter dan CRRC Sifang sebenarnya bukan kali pertama. Pada 9 November 2023, kedua perusahaan menandatangani nota kesepahaman (MOU) kerja sama dalam pengembangan sarana perkeretaapian Indonesia. Selain itu, CRRC Sifang juga merupakan pembuat Kereta Cepat Jakarta-Bandung atau Whoosh. (Yoga)

Dadi Mulyadi, Perjuangan Manis dari Ciamis

05 Feb 2024

Dadi Mulyadi (65) berjuang selama 20 tahun untuk hak tanah bagi dia dan ratusan keluarga di Kampung Cijoho, Desa Muktisari, Kabupaten Ciamis, Jabar. Kini, dia tengah mencoba mendampingi para petani untuk benar-benar sejahtera dari tanah yang didapat dengan susah payah itu. Dadi akhirnya menerima sertifikat tanah yang diserahkan Menteri ATR / Kepala BPN Hadi Tjahjanto, Kamis (12/10) bersama puluhan warga, Cijoho menerima redistribusi lahan dari pemerintah. Total 250 warga mendapatkan hak atas lahan seluas 106,5 hektar eks perkebunan PT Maloya. Luas lahan yang didapatkan warga bervariasi. Dadi, mendapat tanah seluas 90 bata atau 1.260 meter persegi. Ada warga lain yang mendapat tanah dengan luasan berbeda. ”Sekarang sudah lega, kami sudah tidak ragu lagi menanam. Tidak ada lagi tekanan,” ujarnya.

”Rekan perjuangan saya sudah banyak yang meninggal karena usia. Semoga mereka tahu, usaha ini sekarang tidak sia-sia,” katanya. Pada 1975, lahan digarap PT Maloya dengan masa berlaku hak guna usaha (HGU) hingga 31 Desember 2010. Setelah mendapat izin dari perusahaan pemilik HGU, Dadi dan warga lain mulai membersihkan lahan dari pohon karet. Namun, saat lahan sudah dibersihkan dan mereka mulai menanam, tekanan dari luar muncul. Tujuannya, ingin merebut kembali lahan itu. Akan tetapi, warga tetap bergeming. Dadi pun bergabung dengan Serikat Petani Pasundan untuk memperjuangkan reforma agraria di Cijoho. Bersama para sesepuh kampung, dia mengajak masyarakat tetap bertahan dan menggarap lahan.

Sebagai Ketua Kelompok Tani Hortikultura Kampung Cijoho, dia mencari komoditas yang mudah ditanam dan menguntungkan. Tahun 2017, pilihannya jatuh pada durian., karena tak pernah sepi peminat. ”Apalagi, durian termasuk tanaman keras yang baik untuk tanah dan mampu menyerap air,” ujarnya. Menurut dia, ada 120 pohon yang ditanam di lahan komunal hasil reforma agraria seluas 3 hektar. Modalnya dari warga. ”Ilmu menanamnya kami dapatkan dari bahan bacaan seadanya hingga bertanya kepada para petani buah,” katanya. Awal tahun ini, hasilnya terasa. Dia dan warga berhasil panen perdana. Dari setiap pohon durian, bisa dipanen 15 buah atau total sekitar 4 kuintal. ”Buah lainnya sengaja dibuang biar nutrisinya tidak terbagi. Kalau kebanyakan, pohon bisa mati,” ujar Dadi.

Dadi dan warga bahkan belajar membuka jaringan pasar. Hasilnya, warga berhasil menjual 100 butir durian ke Tasikmalaya hingga Bandung. Harganya Rp 300.000 per kg. ”Lumayan tinggi karena rasa buahnya yang manis,” katanya. Keuntungan dari penjualan ini, lanjut Dadi, masih dipergunakan untuk meningkatkan kualitas kebun bersama. Dia juga tak melarang warga desa untuk turut menikmati buah durian yang berkualitas dengan harga yang cukup tinggi itu. ”Selain dijual, warga desa juga bebas menikmati buahnya. Tetapi, masih belum bagi hasil karena keuntungan dari penjualan kami putar lagi untuk mengembang-kan lahan sekaligus membina warga,” ujarnya. (Yoga)

Pedang Bermata Dua Tranformasi Digital

05 Feb 2024
Di banyak perusahaan, transformasi digital telah menjadi fokus strategi. Masa pandemi memaksa perusahaan mengadopsi digitalisasi. Tidak ada pilihan lain ketika itu. Namun, tren itu terus berlanjut bahkan setelah pandemi usai. Keinginan tetap relevan di era modern dan menarik pasar muda yang, seperti milenial dan generasi Z, menjadi alasan baru. Namun, transformasi digital  menciptakan dilema bagi pemimpin perusahaan. Seringkali hasil dari transformasi digital tidak langsung di depan mata. Malah, banyak perusahaan cenderung merugi saat memulai tranformasi ini. Tapi jika tidak dilakukan, sudah pasti  perusahaan tersebut akan mati, meski perlahan. Digitalisasi adalah keniscayaan. Ibarat pedang bermata dua, transformasi digital membawa banyak manfaat  tapi juga menebar ancaman. Industri seluler adalah saksinya. Peralihan dari layanan konvensional (voice dan sms) ke layanan internet  tidak bisa dicegah. Tapi itu justru menurunkan profitabilitas pemain di industri ini. (Yetede)