;

KCI: Lima Alasan Impor KRL dari China

Ekonomi Yoga 05 Feb 2024 Kompas
KCI: Lima Alasan
Impor KRL dari China

Ada lima alasan PT KAI Commuter Indonesia atau KCI memilih membeli tiga rangkaian kereta rel listrik baru dari perusahaan asal China, CRRC Qingdao Sifang Co Ltd. Spesifikasi teknis hingga ketepatan waktu pengiriman menjadi pertimbangannya. VP Corporate Secratary PT KCI atau KAI Commuter Anne Purba menyebutkan, selama proses pengadaan tiga KRL impor, pihaknya telah menjajaki berbagai penyedia atau manufaktur dari beberapa negara produsen sarana KRL. Produsen tersebut telah mengirim proposal. ”Sebelumnya, KAI Commuter telah menerima proposal resmi dari Japan Transport Engineering Company (J-TREC) pada Oktober 2023. Namun, pihak produsen ini menyampaikan adanya perubahan rekomendasi teknis dan pembiayaan yang diajukan dari proposal sebelumnya,” kata Anne, Minggu (4/2).

Dari pembahasan proses pengadaan sarana KRL, CRRC Sifang memenuhi beberapa aspek dan dinilai paling unggul. Akhirnya, KCI dan CRRC menandatangani kontrak di Beijing, China, Rabu (31/1). Lima alasan KCI memilih CRRC Sifang: Pertama, spesifikasi teknis sesuai. Kedua, ketepatan waktu pengiriman sesuai persyaratan. Ketiga, harga kompetitif ketimbang yang lain. ”Sarana KRL ini sudah sesuai dengan spesifikasi teknis yang ditentukan Dirjen Perkeretaapian Kemenhub,” ujarnya. Keempat, reputasi dan rekam jejak CRRC Sifang. Anne menyebut, produsen asal China tersebut sudah bekerja sama dengan 28 negara di dunia. ”Kelima, CRRC Sifang sepakat transfer knowledge untuk penanganan operasional di masa depan,” katanya.

Pihaknya membeli tiga rangkaian KRL baru dengan tipe KCI-SFC120-V. Nilai investasinya Rp 783 miliar. Kerja sama antara KAI Commuter dan CRRC Sifang sebenarnya bukan kali pertama. Pada 9 November 2023, kedua perusahaan menandatangani nota kesepahaman (MOU) kerja sama dalam pengembangan sarana perkeretaapian Indonesia. Selain itu, CRRC Sifang juga merupakan pembuat Kereta Cepat Jakarta-Bandung atau Whoosh. (Yoga)

Download Aplikasi Labirin :