Ekonomi
( 40465 )Perkuat Ekonomi Umat, BSI Serahkan Zakat Lebih dari Rp 222 Miliar
PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) semakin mengukuhkan komitmen untuk memperkuat ekonomi umat dengan mendorong peningkatan penyaluran zakat perusahaan. Pada Ramadhan tahun ini, BSI menyerahkan Rp 222,7 miliar zakat perusahaan melalui Baznas, melesat 29 % dibanding periode yang sama tahun lalu.
Dirut BSI Hery Gunardi mengatakan, pihaknya dapat mendorong kenaikan zakat seiring pertumbuhan laba bersih perseroan sepanjang 2023. Dari total zakat yang disalurkan, Rp 189,7 miliar merupakan zakat dari laba perusahaan dan Rp 33 miliar merupakan zakat pegawai. Dengan angka tersebut BSI kembali menjadi perusahaan dengan volume zakat terbesar di Indonesia. (Yetede)
Investasi Melesat Selepas Pilpres
Arus investasi diprediksi mengalir deras ke Indonesia setelah pemilihan presiden (pilpres) berlangsung damai dan satu putaran. Itu sebabnya sejumlah kalangan meyakini, target investasi pemerintah tahun 2024 sebesar Rp 1.650 triliun, naik 16 % dari tahun lalu bisa tercapai. Investor menyukai kepastian dalam berbisnis, banyak pengusaha menghadapi ketidakpastian politik sehingga menunda rencana investasi. Tapi hal itu sirna setelah pilpres berjalan satu putaran.
Disis lain lonjakan investasi bakal menguntungkan para pemain kawasan industri (KI). Atas dasar ini, CLSA menyukai PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA) yang mengembangkan KI di Subang, Jabar. Ketua UmumAsosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Shinta Kamdani pada Rabu (13/3) optimis target tahun ini Rp 1.600 triliun bisa tercapai, syaratnya kebijakan transformasi structural terhadap iklim usaha / investasi harus bisa ditingkatkan secara konsisten di lapangan. (Yetede)
Saham Emiten Kakap Berjaya, IHSG Menguat
Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG sempat menembus rekor
tertinggi di posisi 7.435 pada Rabu (13/3). IHSG diprediksi masih dapat
mencetak rekor baru sepanjang Ramadhan karena faktor perekonomian eksternal
ataupun internal. IHSG naik 0,7 % pada waktu pembukaan perdagangan pukul 09.00
per Rabu dibanding posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya, Jumat (8/3). Hingga
penutupan perdagangan pada Rabu, IHSG tumbuh 0,53 % ke level 7.421. ”Hari ini
kenaikan memang didominasi saham-saham big cap (berkapitalisasi besar),” kata
Senior Economist Mirae Asset Sekuritas Rully Wisnubroto, saat dihubungi di
Jakarta, Rabu (13/3). Menghijaunya IHSG hari ini, menurut Rully, tidak spesifik
terjadi di sektor tertentu, tetapi ditopang saham-saham berkapitalisasi besar
tertentu. Mengutip platform RTI Business, kenaikan harga sampai penutupan bursa
hari ini dialami 208 emiten.
Adapun 334 emiten mengalami penurunan harga dan 233 emiten
lain stagnan harga sahamnya. Rully mencatat, beberapa saham berkapitalisasi
besar menunjang IHSG hari ini antara lain PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), PT Telkom
Indonesia Persero Tbk (TLKM), PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA), dan PT Amman
Mineral Internasional Tbk (AMMN). Di luar ekspektasi, harga saham berkapitalisasi
besar, seperti PT GoTo Gojek Tokopedia (GO-TO) dan PT Bank Central Asia Tbk
(BBCA), justru turun. Penguatan saham-saham saat ini dipengaruhi sejumlah faktor.
Dari eksternal, ada pergerakan positif bursa saham global, Selasa (12/3). Ini
terutama terjadi pada pasar saham AS dengan S&P500 juga terus menunjukkan
tren positif. Ada pula faktor stabilnya nilai tukar rupiah terhadap USD yang
pada Rabu (13/4) cenderung menguat 0,4 % ke Rp 15.590. (Yoga)
Skema KPR Flat 35 Tahun Dikaji Kembali
Pemerintah melalui Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP
Tapera) berencana mengkaji kembali opsi pembiayaan perumahan dengan suku bunga
kredit tetap selama 35 tahun. Skema flat itu dinilai akan memberikan kesempatan
bagi generasi Z dan milenial memiliki rumah dengan cicilan kredit yang lebih
terjangkau. Komisioner BP Tapera, Heru Pudyo Nugroho, mengemukakan, pihaknya akan
mengkaji kembali skema kredit pemilikan rumah suku bunga tetap dengan tenor 35
tahun. Hal itu dilakukan dengan melibatkan pemangku kepentingan terkait,
seperti PT Sarana Multigriya Finansial dan perbankan. Skema diarahkan agar lebih
terjangkau untuk kepesertaan ke depan.
”Kami sedang mengkaji skema-skema yang lebih terjangkau dengan pelaku ekosistem perumahan. Kami belum ada target karena skema juga harus memperhatikan keberlanjutan pembiayaannya,” kata Heru, dalam konferensi pers seusai pelantikan Komisioner dan Deputi Komisioner BP Tapera periode 2019-2024 di Jakarta, Rabu (13/3). Deputi Komisioner Bidang Pemanfaatan Dana, Sid Herdi Kusuma, menambahkan, skema KPR 35 tahun dengan suku bunga tetap memberikan kesempatan bagi kawula muda yang baru masuk kerja bisa memiliki rumah dengan cicilan kredit lebih terjangkau.
Skema tersebut bukan berarti debitor harus menunggu pelunasan dengan waktu sepanjang itu. ”Jika punya rezeki lebih bisa melakukan pelunasan sebagian atau pelunasan penuh lebih awal,” ujar Herdi. Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengemukakan, KPR tenor 35 tahun dengan suku bunga tetap dapat bermanfaat untuk masyarakat umum. Suku bunga KPR tetap dinilai memudahkan karena biasanya suku bunga KPR cenderung berubah-ubah, bahkan naik selama masa tenor kredit. ”Suku bunga dibuat flat agar lebih terjangkau,” katanya. (Yoga)
Generasi Z dan Milenial Kuras Gaji demi Rumah
Generasi milenial dan Z di wilayah perkotaan sulit memiliki
hunian karena harga rumah melambung tinggi. Sebagian dari mereka terpaksa
menguras gaji serta patungan bersama istri atau kekasih demi mencicil rumah.
Mereka nekat membeli rumah di tengah keterbatasan pendapatan demi tinggal di
”istana” sendiri bersama keluarga kecil yang rata-rata baru terbangun kurang
dari tiga tahun. Sejak dua tahun lalu, Antoni (31), salah satu pekerja swasta di
Kota Bekasi, Jabar, membeli rumah tapak di Kota Bekasi seharga Rp 289 juta dengan
skema kredit pemilikan rumah (KPR). ”Saya sisihkan gaji (untuk) beli rumah
supaya ada tempat tinggal setelah menikah. Selama delapan tahun merantau, saya ngekos,”
katanya, Rabu (13/3). Angsuran keseluruhan yang dia bayarkan ke bank untuk cicilan
rumah Rp 3,7 juta per bulan.
Pengeluaran itu sekitar 30 % pendapatannya. Namun, terasa
memberatkan karena dia juga menghabiskan Rp 2 juta sampai Rp 3 juta per bulan
untuk biaya hidup, transportasi, dan biaya tak terduga lain. Pengeluaran untuk
membeli rumah yang menguras habis pendapatan juga dirasakan Andrianus (33).
Pekerja swasta di Jakarta dengan penghasilan Rp 8 juta per bulan ini sejak
akhir 2023 memutuskan membeli rumah di Tangerang, Banten, seharga Rp 570 juta. ”Cicilan
saya setiap bulan hampir Rp 6 juta. Kemarin disetujui bank karena memiliki
penghasilan ganda dengan istri. Kalau sendiri, tak mungkin karena pendapatan
saya sudah minus,” ujarnya. Menurut Andrianus, meski keputusan membeli rumah
bukan keputusan mudah, dia memilih opsi itu dan harus tersandera angsuran
selama 15 tahun lantaran biaya mengontrak rumah di Jakarta tak murah. Pada awal
menikah, biaya kontrakan rumah di Jakarta setiap tahun berkisar Rp 25 juta
sampai Rp 35 juta. (Yoga)
BEI Ingin Gairahkan Produk Derivatif
KOLABORASI TIKTOK DAN TOKOPEDIA : KEMENDAG PANTAU SHOP TOKOPEDIA
Kementerian Perdagangan terus memantau perkembangan pengelolaan Shop Tokopedia, hasil integrasi sistem antara TikTok dan Tokopedia, setelah 3 bulan lalu keduanya memutuskan berkolaborasi. Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan (Kemendag) Isy Karim menyatakan bahwa pemantauan itu menyangkut perkembangan Shop Tokopedia yang dulunya bernama TikTok Shop. “Berdasarkan hasil pantauan terakhir, secara keseluruhan dalam sistem elektronik sudah beralih dikelola oleh PT Tokopedia dengan nama Shop Tokopedia,” katanya kepada Bisnis di Jakarta, Selasa (12/3).
Head of Communications Tokopedia Aditia Grasio Nelwan menyebut bahwa proses migrasi antara TikTok dan Tokopedia bagian migrasi yang sudah dilakukan. Direktur dan Head of External Affairs GOTO Nila Marita juga mengungkapkan bahwa proses integrasi serta migrasi antara kedua perusahaan berjalan baik. Contohnya, dari sisi proses belanja, pembayaran, hingga check out transaksi telah dipisahkan dari aplikasi TikTok dan terjadi di sistem backend Tokopedia. Kategori backend adalah bagian dari situs website yang tidak dapat dilihat pengguna, biasanya terkait dengan data-data di balik layar.
Sementara itu, Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki menyebutkan TikTok Tokopedia masih melanggar peraturan di tengah batas waktu uji coba migrasi yang telah berjalan lebih dari separuh jalan. Keduanya, diberi tenggat uji coba 4 bulan oleh Kemendag. Dan Selasa (12/3), tepat 3 bulan masa uji coba berlangsung. Pandangan yang sama datang Ketua Umum Indonesia Digital Empowering Community (Idiec) Tesar Sandikapura. Dia menilai pemisahan antara media sosial dengan lokapasar belum terlihat dalam kolaborasi TikTok dengan Tokopedia.
Menurutnya, pemisahan sistem di backend tidak berarti bahwa TikTok mematuhi Permendag 31/2023. Seharusnya, TikTok membuat e-commerce sendiri dan terpisah dari Tokopedia. TikTok tak dapat mengeklaim bahwa perusahaan telah memisahkan peran media sosial dengan e-commerce, hanya dengan mengalihkan sistem backend pembayaran ke Tokopedia, terlebih TikTok merupakan pemegang mayoritas saham Tokopedia. Dia juga mengkritisi kepemilikan 75% saham TikTok atas Tokopedia karena berisiko melahirkan praktik monopoli. Seharusnya, TikTok juga bekerja sama dengan e-commerce lain seperti Lazada, Shopee, atau Blibli.
Pergerakan Masyarakat Libur Lebaran Diprediksi 193,6 Juta Orang
Kemenhub memprediksi pergerakan masyarakat pada musim mudik Lebaran 2024 atau Idul Fitri 1445 Hijriah mencapai 193,6 juta orang, atau 71,7 % total penduduk Indonesia. Menhub Budi Karya Sumadi mengatakan, prediksi ini berdasarkan survei Badan Kebijakan Transportasi bekerja sama dengan BPS-Kemenkominfo, serta melibatkan pakar dan akademisi di bidang transportasi.
Hasil survei menunjukkan tren peningkatan pergerakan masyarakat. “Angka ini juga meningkat, melihat pergerkan masyarakat lebaran tahun lalu yakni 123,8 juta orang,” kata Budi Karya di Jakarta, Selasa (12/03). Dia menuturkan, Kemenhub akan berkoordinasi dengan kementerian lain maupun instansi terkait lainnya dalam rangka mengantisipasi terjadinya kendala selama pergerakan musim mudik lebaran. (Yetede)
Empat Tren Ekonomi Kreatif di 2024
Hantaman pandemi Covid-19 menciptakan tren ekonomi kreatif yang lebih dinamis dan berkembang. Ada empat tren ekonomi kreatif yang diprediksi akan berkembang pesat pada 2024, yaitu audio visual, mobile game, musik dan kolaborasi. Wamenparekraf Angela Tanoesoedibjo menerangkan, dengan mengoptimalkan setiap sumber daya yang dimiliki untuk mengikuti perubahan tren ekonomi kreatif tersebut, diharapkan dapat membuat sektor ekonomi kreatif di Indonesia lebih produktif, inklusif dan berkelanjutan sehingga dapat menciptakan 4,4 juta lapangan kerja pada 2024.
Masuknya audio visual sebagai salah satu tren ekonomi kreatif 2024 tidak bisa dipisahkan dari banyaknya generasi muda yang tertarik membuat berbagai macam konten video, terlebih lagi, kini banyak platform audio visual yang mudah diakses dan gratis, seakan mendukung anak muda lebih kreatif dalam menghasilkan konten-konten berkualitas. Selain itu industri mobile game lokal sukses besar dengan keuntungan di atas USD 400 ribu hingga USD 3,2 juta. (Yetede)
ADCP Fokus Garap Lini Bisnis Hotel
Pilihan Editor
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023









