Ekonomi
( 40465 )Risiko Kredit Macet Pinjol Lebaran
Kebijakan Moneter dalam Dominasi Fiskal
Dinamika pasang surut perekonomian (siklus bisnis) telah
mengakibatkan perubahan arah kebijakan (politik) ekonomi. Pandemi Covid-19
membuat tingkat utang pemerintah di seluruh dunia melonjak. Sementara itu,
tekanan harga (inflasi) semakin sulit dikelola. Inflasi banyak dipengaruhi
faktor nonekonomi sehingga kenaikan suku bunga (saja) tidak efektif menurunkan
harga. Berbagai persoalan lain menambah kerumitan kebijakan ekonomi, mulai dari
isu geopolitik hingga perubahan iklim. Majalah Finance & Development
terbitan Dana Moneter Internasional (edisi Maret 2023) mengulas arah baru
kebijakan moneter di tengah dominasi fiskal. Suku bunga rendah bertahun-tahun
telah membuat tingkat utang membubung tinggi. Kini, kebijakan moneter harus
berputar arah guna mengatasi inflasi tinggi akibat lonjakan harga energi dan
komoditas yang dipicu krisis Ukraina.
Sementara kebutuhan stimulus ekonomi melalui penambahan utang
baru masih dibutuhkan. Kebijakan moneter menjadi sangat dilematis. Pandemi
Covid-19 memaksa perekonomian bertumpu pada kebijakan fiskal. Satu-satunya cara
mendorong perekonomian adalah menggelontorkan stimulus yang dibiayai dari penerbitan
surat utang. Di banyak negara, termasuk Indonesia, bank sentral turut bertanggung
jawab dengan cara menjadi pembeli surat utang yang diterbitkan pemerintah.
Dengan kata lain, bank sentral turut membiayai krisis dengan mencetak uang. Sesuatu
yang tidak pernah terjadi selama ini dan bertentangan dengan kebijakan moneter
konvensional. Realitas perekonomian mengubah arah kebijakan ekonomi (moneter).
Pengalaman setiap negara berbeda-beda. Namun, gejalanya
serupa, yakni episentrum ebijakan ekonomi lebih condong pada kebijakan fiskal,
sementara kebijakan moneter cenderung akomodatif terhadap fiskal. Begitu pun
pengalaman di Indonesia ketika menghadapi krisis pandemic Covid 19. Akibat
tekanan fiskal yang begitu besar, BI harus turut berperan da lam membiayai
krisis akibat pandemi. Mekanisme sinergi antara Kemenkeu dan BI dalam membiayai
krisis akibat pandemi tertuang dalam surat keputusan bersama (SKB) mengenai
burden sharing. Pada periode 2020-2022, terbit tiga SKB dengan nilai total Rp
1.144 triliun. Kebijakan ini merupakan inovasi dalam pembiayaan krisis. Di sisi
lain, ini menjadi preseden bagi praktik kebijakan moneter di masa depan. (Yoga)
Risiko Kecelakaan ”Contraflow” Lebih Besar
Kepolisian menyelidiki penyebab peristiwa kecelakaan yang
menewaskan 12 orang di lajur lawan arah atau contraflow Tol Jakarta-Cikampek KM
58, di Purwakarta, Jabar, Senin (8/4). Risiko kecelakaan dalam penerapan lawan
arus lebih besar sehingga standar keamanan harus ditingkatkan. Kepala Dewan
Road Safety Association Rio Octaviano mengatakan, penerapan sistem lawan arah
di jalan tol harus dievaluasi. Kecelakaan menunjukkan bahaya yang selalu
mengintai di sepanjang jalur contraflow. ”PUPR atau operator jalan tol harus
mulai berkomitmen memasukkan standar keselamatan jalan ke dalam standar pelayanan
minimum (SPM) mereka,” kata Rio.
Dari sisi pengguna, potensi kecelakaan dapat terjadi karena
pengendara kurang merawat kendaraan. Perilaku pengendara yang melanggar aturan
lalu lintas, seperti batas kecepatan dan larangan berhenti, juga meningkatkan
risiko kecelakaan. Pendiri Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC) Jusri
Pulubuhu menyebut, pengguna jalan tol lebih aman tetap berada di jalur normal dibandingkan
di jalur lawan arah. ”Risiko kecelakaan di jalur contraflow sangat besar,” kata
Jusri. Jalurnya sempit dan rambu-rambu jalan dalam posisi terbalik.
Dalam kunjungan ke Posko Identifikasi Korban di RSUD Karawang,
Kapolri Jenderal (Pol) Listyo Sigit Prabowo menjelaskan, pihaknya
berbelasungkawa atas peristiwa tersebut. Ia menyebut kecelakaan bermula saat
mobil keluar dari lajur contraflow dan masuk ke lajur yang berlawanan. Kebijakan
contraflow yang awalnya akan diberlakukan di ruas tersebut pun kini dihentikan.
Awalnya, sistem ini akan diterapkan mulai Jumat (5/4) pukul 14.00 hingga Kamis (11/4)
pukul 24.00 di ruas Tol Jakarta-Cikampek Km 36 hingga Tol Cikopo-Palimanan Km
72. ”Kendaraan dari Jakarta, dari Bandung, kami arahkan ke Cikampek Selatan,”
ucap Kepala Korps Lalu Lintas Polri Inspektur Jenderal Aan Suhanan. (Yoga)
MUDIK GRATIS PARPOL, Antara Membantu Pemudik dan Pencitraan Partai Politik
Menjelang Lebaran, sejumlah partai politik kembali
memfasilitasi mudik gratis bagi masyarakat. Puluhan bus disewa untuk membawa
pemudik dari Jakarta ke berbagai kota di Pulau Jawa. Para pemudik pun terbantu
dengan program partai tersebut. Di sisi lain, program partai dinilai sebagai
upaya partai untuk membangun citra positif di mata publik. Akhir pekan lalu, 25
bus diberangkatkan dari kantor Dewan Pimpinan Pusat Partai Kebangkitan Bangsa
(PKB), Jakarta, menuju berbagai kota di Jateng, Jatim dan Yogyakarta. Bus
mengangkut ratusan pemudik yang pulang kampung memanfaatkan program mudik
gratis dari PKB.
Program itu sangat membantu mereka di tengah melonjaknya harga
tiket menjelang Lebaran dan sulitnya mencari tiket untuk pulang kampong, seperti
dituturkan Joharudin, warga Cikeas, Jabar. Biasanya, ia pulang setiap tiga
bulan sekali ke Ngawi, Jatim, menggunakan bus dengan tiket Rp 280.000. Namun,
menjelang Lebaran, harga tiket bus melonjak dua kali lipat, menjadi Rp 570.000.
Karena itu, ia bersyukur ada program mudik gratis dari PKB. Alhasil, uang untuk
beli tiket bisa dipakai guna merayakan Lebaran. Untuk bisa ikut mudik gratis bersama
PKB, pun tidak sulit. Bahkan, menurut Burhan, pemudik asal Temanggung, Jateng,
pemudik bisa menikmati menu berbuka puasa gratis yang disediakan oleh panitia
di tengah perjalanan.
Wakil Ketua Umum PKB Jazilul Fawaid mengatakan, program mudik
gratis merupakan program tahunan partai setiap menjelang Lebaran. Bedanya, kali
ini lebih spesial karena program digelar setelah hasil Pemilu 2024 menunjukkan
kenaikan suara yang signifikan bagi partai. Implikasinya, raihan kursi
legislatif PKB pun meningkat, dari 58 kursi di DPR menjadi 68 kursi. Atas dasar
itu, program mudik gratis kali ini pun digelar oleh partai sebagai ucapan te rima
kasih kepada masyarakat yang telah memercayai PKB di pemilu lalu sehingga
perolehan suara dan kursi DPR ataupun DPRD PKB meningkat.
Program mudik gratis juga digelar Partai Golkar. Pada 3 April
lalu, partai ini memberangkatkan 1.000 peserta mudik dengan 20 bus. Tujuannya
Klaten, Solo, Wonogiri, Yogyakarta, Gunungkidul, Madura, hingga Bengkulu. Setiap
pemudik memperoleh bingkisan paket sembako dalam tas berwarna kuning senilai Rp
150.000, uang saku Rp 100.000, dan kaus Partai Golkar. Senada dengan PKB,
kegiatan mudik gratis tahun ini juga digelar Golkar sebagai bentuk ucapan
terima kasih kepada masyarakat, utamanya para pemilih Golkar. ”Mudik bareng
merupakan tradisi yang dibangun Partai Golkar, bentuk terima kasih kepada masyarakat
dan pemilih Partai Golkar seusai Pemilu 2024,” kata Ketum Partai Golkar
Airlangga Hartarto saat melepas peserta mudik gratis bersama Golkar di Kantor
DPP Golkar, Jakarta. (Yoga)
Memacu Ekonomi Lebaran
Mudik Lebaran bagai ritual tahunan, bukan sekadar berbondong-bondong ke kampung halaman atau kota kelahiran. Ada kegiatan ekonomi dan perputaran uang yang mengiringinya. Jutaan orang menuju ke udik, bertemu keluarga, kerabat, dan teman masa kecil. Mudik juga seperti mengisi ulang energi yang diperas nyaris setahun di perantauan. Lebaran berbalut keriangan itu memutar roda ekonomi dari pergerakan warga yang mudik, belanja oleh-oleh pemudik, serta uang yang dibawa dan dibelanjakan di kampung halaman. Ekonomi juga bergerak dari kiriman uang pekerja migran Indonesia untuk keluarga mereka menjelang Idul Fitri, yang lantas dibelanjakan.
Ada pula belanja daring yang setidaknya melibatkan penjual dan pembeli, perusahaan logistik, dan kurir pengantar barang. Di kota kelahiran, sebagian pemudik tak hanya berdiam di rumah, tapi berwisata. Kegiatan belanja jasa ini pun menambah kencang putaran roda ekonomi. Kemenparekraf memperkirakan perputaran ekonomi di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif senilai Rp 276,11 triliun. Proyeksi ini dipengaruhi pergerakan orang, yang menurut Kemenhub ada potensi pergerakan 193,6 juta orang pada periode Lebaran 2024, lebih banyak dibanding 2023 di 123,8 juta orang. Kadin Indonesia memperkirakan perputaran uang pada Lebaran 2024 sebesar Rp 157,3 triliun.
Angka ini dihitung dari jumlah keluarga yang mudik dikalikan rata-rata uang yang dibawa, yakni Rp 3,25 juta per keluarga. Jumlah keluarga, diasumsikan beranggotakan empat orang, dihitung dari potensi 193,6 juta orang yang bergerak di masa Lebaran. Dengan demikian, ada 48,4 juta keluarga. Jajak pendapat Litbang Kompas pada 18-20 Maret 2024 menyebutkan, 55,65 % dari 505 responden menyiapkan anggaran lebih besar untuk Lebaran tahun ini dibanding tahun lalu, dengan 17,3 % responden mengalokasikan dana itu dari THR. (Yoga)
Reli Harga Emas Tuntas pada April
Harga emas telah mengalami reli kenaikan lebih dari 6 % dlam
sebulan terakhir dan memecahkan rekor hingga saat ini. Analis memprediksi reli
ini akan selesai April ini, kemudian harga emas akan kembali turun pada Mei. Mengutip
situs Gold Price, harga emas pada perdagangan Senin (8/4) dini hari waktu New
York kembali menembus rekor tertinggi, 2.344,22 USD per troy ons. Level itu naik
31,56 poin atau 1,41 % dari harga emas pada penutupan perdagangan Jumat lalu
yang juga sempat memecahkan harga tertinggi di angka 2.329 USD per troy ons.
Catatan rekor ini meningkat lebih dari 6 % dari bulan lalu,
yakni 2.100-2.150 USD per troy ons. Direktur Laba Forexindo Berjangka Ibrahim
Assuaibi. Ia menyebutkan, pelaku pasar besar di Asia, Amerika, dan Eropa sudah
pasang posisi untuk ambil untung di level 2.350 USD per troy ons, yang diperkirakan
tercapai bulan ini. Setelah itu, harga emas kemungkinan akan mengalami bearish.
”Kemungkinan harga emas akan jatuh, sampai 2.100 USD per troy ons,” ungkap
Ibrahim kepada wartawan, Sabtu (6/4). (Yoga)
Agung Dwi Pratama, Kegagalan Berbuah ”Maggot”
Bermodalkan tutorial dan berkali-kali gagal mencoba, Agung
Dwi Pratama (29) mengembangkan maggot di Banggai, Sulteng. Kini, ia menggandeng
warga sekitar dan beternak larva lalat hitam itu untuk dimanfaatkan bersama. Medio
2018, saat mengalkulasi kebutuhan ternak ayam kampungnya, Agung tercekik kebutuhan
pakan yang tinggi. Dedak, jagung, hingga nutrisi mencapai 75 % biaya produksi.
Ia mulai mecari alternatif pakan. Saat itu, ia belum lama mengalami kerugian
besar, 700 ekor ayam kampung ternaknya mati sekaligus. Ia pusing memikirkan
modal dan keuntungan yang dibangun satu tahun terakhir. Terlebih lagi, ia baru
saja menikah dan meninggalkan pekerjaan kantoran untuk beralih menjadi pengusaha.
”Hitungannya, dari Rp 50.000 harga ayam, misalnya, Rp 40.000
adalah biaya operasional dan perawatan. Dari jumlah tersebut, Rp 30.000 biaya pakan
per ekornya,” kata Agung di Banggai, Minggu (31/3). Ia akhirnya menemukan
informasi soal maggot yang Ia pelajari lewat bacaan, video terkait manfaatnya, hingga
cara beternak maggot. Maggot adalah larva dari lalat black soldier fly (Hermetia
illucens) atau si lalat hitam. Merogoh kocek Rp 1,5 juta, ia mengikuti kursus
dalam jaringan dan video tutorial, lalu mencoba beternak maggot. Setelah
memperbaiki cara produksi, volume produksi meningkat. Untuk mendapat 5 kg maggot,
dibutuhkan 10 kg sampah, yang menjadi makanan utama dari telur lalat hitam.
Sampah rumah tangga sisa makanan sehari-hari menjadi media tumbuh yang efektif untuk
perkembangan maggot.
”Kami akhirnya membuat kelompok yang diberi nama GenToili
BSF. GenToili diambil dari nama generasi dari kecamatan Toili,” sambungnya. Mereka
mengumpulkan sampah di lingkungan secara bersama-sama. Berboncengan menggunakan
sepeda motor berkeliling ke rumah-rumah warga, warung makan, hingga pesantren untuk
mengumpulkan sampah makanan dan menaruhnya di sekretariat. Setelah
difermentasi, lalu disiapkan untuk menjadi media kembang tumbuh maggot. Sistem
rumah produksi sederhana juga dibuat. Mereka mampu menghasilkan 200 kg sebulan.
Hasilnya, dibagi rata bersama. Sebab, para anggota kelompok ini adalah peternak
ayam, lele, atau ternak lainnya. Berbekal modal tersebut, mereka mengajukan
proposal ke Pertamina EP Donggi Matindok Field yang memang beroperasi di
Banggai.
Saat ini, mereka telah memiliki produk lain berupa maggot
kemasan. Maggot disangrai dan dikemas yang diberi nama Maggo Booster. Mereka
mengemas dan menjualnya sendiri, dengan berkeliling kampung menawarkan produk
ini ke toko hobi, pegiat hewan peliharaan, juga ke komunitas. Produk ini cocok
untuk ikan koi, burung kontes, dan hewan peliharaan lainnya. Produk ini dibuat,
untuk menjaga keberlangsungan, sekaligus eksistensi kelompok. Sebab, tidak
semua anggota kelompok saat ini adalah peternak ayam, atau peternak lele. ”Kami
juga punya mimpi untuk bikin pabrik tepung maggot. Itu kami rasa akan memberikan
manfaat yang lebih besar ke depannya,” kata Agung. (Yoga)
Menuntut Ilmu Makan Siang Gratis ke China
Tuntutlah ilmu sampai ke negeri China, Itu yang dilakukan
calon presiden Pemilu 2024, Prabowo Subianto, demi mengeksekusi kebijakan makan
siang gratis, program unggulannya semasa kampanye. Atas undangan Presiden China
Xi Jinping, Prabowo menghabiskan tiga hari di Beijing, China, pada 31 Maret-2 April
2024. Pada hari terakhir kunjungannya, Prabowo menyambangi sekolah Beijing No.2
Middle School di Dongcheng District, Beijing, meninjau penerapan program makan
siang gratis yang berjalan sejak 2011. ”Sangat sehat,” komentar Prabowo saat
melihat menu yang tersaji. Lauk dari protein hewani, sayur-sayuran, hingga
makanan ringan. China adalah contoh yang sejak tahun 2011 sampai sekarang masih
menerapkan kebijakan makan siang gratis bagi anak sekolah di wilayah perdesaan
yang miskin.
Program bernama Nutrition Improvement Program (NIP) itu awalnya
menarget 699 kabupaten di 21 provinsi seluruh China. Setelah satu dekade, NIP berhasil
memperbaiki asupan gizi anak sekolah. Namun, dampaknya, Pemerintah China kelimpungan
dengan tingginya beban anggaran yang mesti ditanggung serta kasus korupsi yang
bermunculan. Di Kabupaten Du’an di Daerah Otonom Guangxi Zhuang, daerah
terpencil dan termiskin di China, yang terpilih untuk program pilot makan siang
gratis, satu dekade lalu, anak-anak di Du’an mengalami malanutrisi parah, 12 dari
100 anak sekolah di Du’an mengalami tengkes. Mereka lebih kurus dan lebih
pendek 6 cm dibanding anak-anak sepantaran di China.
Pada 2011, pemerintah China mulai menerapkan program makan
siang gratis untuk memperbaiki asupan nutrisi anak-anak di wilayah perdesaan. Setiap
Senin pagi, 20 truk pendingin akan membawa 4 ton daging babi, 8 ton sayuran dan
buah, serta 10,8 ton nasi ke 300 sekolah di desa-desa Du’an, untuk memberi
makan 80.000 siswa seminggu. Hasilnya, kondisi fisik mereka membaik. Bagi
banyak keluarga di perdesaan Du’an, makan siang gratis dari sekolah menjadi
satu-satunya sumber nutrisi untuk anak mereka. Selama 2011-2021, Pemerintah
China menghabiskan 147,2 miliar yuan (Rp 323,3 triliun) untuk menyediakan makan
siang gratis di 1.762 kabupaten, 29 provinsi, dan 40 juta siswa di perdesaan.
Inflasi pangan membuat harga makanan pokok naik signifikan
selama 2011-2021, karena keterbatasan ruang fiskal, alokasi anggaran tetap
sama, yakni 4 yuan atau Rp 6.580 per orang per porsi. Hal itu membuat sejumlah menu,
seperti daging, dikurangi dari porsi sehingga mengurangi asupan gizi anak.
Sekolah juga harus menanggung beban biaya yang tinggi untuk menjaga dapur
kantin tetap mengepul. Pemda merogoh kas untuk membayar tagihan listrik, air,
dan gaji pekerja kantin sekolah, Namun, karena tidak sanggup, subsidi itu hanya
bertahan selama empat tahun pertama. Kedua, proyek makan siang gratis justru
membuka celah korupsi.
Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis UI Teguh Dartanto berkata,
Indonesia perlu belajar dari pengalaman negara lain jika ingin tetap
menjalankan program makan siang gratis. ”Asumsinya, jika dijalankan utuh,
anggarannya Rp 400 triliun-Rp 500 triliun per tahun. Jika parsial atau
sebagian, anggarannya Rp 300 triliun. Meski pemerintahan baru nanti bisa
menaikkan rasio pajak hingga 0,25 % poin per tahun pun, tambahan penerimaan itu
tetap tidak bisa meng-cover biaya program makan siang gratis yang parsial,”
tutur Teguh, Minggu (7/4). Jika tujuannya mengatasi tengkes, program itu cukup
diberikan untuk ibu hamil dan anak balita. Jika hanya diarahkan untuk kelompok
tersebut, kapasitas APBN masih mampu. (Yoga)
Penguatan Industri BPR
Penyaluran kredit bank perekonomian rakyat atau BPR tumbuh
8,98 % per Desember 2023 menjadi Rp 140 triliun. Namun, sederet tantangan
menghadang kelembagaannya, seperti persaingan usaha, digitalisasi, serta pemenuhan
ketentuan regulasi. Ini implementasi UU No 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan
dan Penguatan Sektor Keuangan. Ketua Umum Perhimpunan BPR Indonesia
(Perbarindo) Tedy Alamsyah mengatakan, banyak pelaku usaha yang secara
ekspansif sudah memasuki pasar industri BPR dan BPR syariah (BPRS).
”Dari sisi digitalisasi, preferensi nasabah yang terus
meningkatterhadap layanan digital memang menjadi cambuk bagi kita bersama, yang
mau tidak mau, kami harus mampu menyesuaikan diri,” ujar Tedy, saat dihubungi
dari Jakarta, Senin (8/4). Selain itu, industri BPR dan BPRS juga dituntut
untuk memenuhi ketentuan regulasi yang telah berlaku. Beberapa regulasi
tersebut adalah kewajiban modal inti minimum pada akhir 2024 untuk BPR dan pada
akhir 2025 untuk BPRS, serta implementasi Standar Akuntansi Keuangan (SAK)
Entitas Privat yang akan menggantikan SAK Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik
pada 1 Januari 2025.
BPR atau BPRS menjalankan fungsi intermediasi layaknya bank umum
dengan menyalurkan pembiayaan dan menerima layanan simpanan, baik melalui tabungan
maupun deposito. Dalam menjalankan fungsi intermediasinya, industri BPR menjadi
salah satu garda terdepan dalam memberikan layanan keuangan kepada pelaku UMKM.
Porsi penyaluran kredit UMKM dibandingkan total penyaluran kredit oleh bank
umum tercatat sebesar 20,32 % pada 2023. Sementara, porsi penyaluran kredit
UMKM dibandingkan total penyaluran kredit oleh industri BPR mencapai 36,29 %. (Yoga)
AS-China dan ”Techno-nationalism”
Teknologi ikut menentukan kemenangan dalam persaingan geopolitik. Pihak yang menguasai sarana penting dalam pengembangan kecerdasan buatan akan unggul. Rivalitas AS dan China dapat dilihat di berbagai bidang, antara lain teknologi. AS mengeluhkan China bisa mencapai kemajuan teknologi seperti sekarang, mampu membuat cip dan produk berbasis kecerdasan buatan, seperti ponsel dan drone, berkat ”bantuan” dari AS, berupa produk cip yang dihasilkan perusahaan AS atau layanan pendidikan tinggi bidang teknologi yang dinikmati mahasiswa China. Maka, dalam upaya menghambat China menguasai teknologi pembuatan cip, pejabat Kementerian Perdagangan AS untuk Urusan Industri dan Keamanan, Alan Estevez, dijadwalkan bertemu pejabat Belanda pekan ini.
Dilaporkan Kompas.id edisi 5 April 2024, pertemuan mereka akan dihadiri pemimpin perusahaan penghasil mesin pencetak layout sirkuit cip asal Belanda, ASML. Intinya, AS hendak meminta ASML berhenti merawat mesin pencetak layout sirkuit cip yang dimiliki China. Sebelumnya, AS meminta penjualan mesin ASML ke China dihentikan. AS beralasan, jika China mampu memproduksi cip yang kian canggih, keamanan nasional AS terancam. China akan bisa membuat senjata pintar yang menyaingi AS. Pada 2022, AS juga menerapkan US CHIPS and Science Act yang melegalkan pemberian subsidi bagi perusahaan AS yang bergerak di sektor pembuatan cip.
Syaratnya, penerima subsidi tidak boleh memiliki kaitan apa pun dengan China. Semua itu bagian fenomena techno-nationalism, yakni upaya menghambat pertukaran dan penyebaran teknologi atas dasar nasionalisme, juga melarang ekspor dan menghambat alih teknologi, serta menyeleksi super ketat pertukaran ilmuwan/mahasiswa asing. Kondisi ini menyebabkan ketidakmenentuan bagi perusahaan di dunia. Tukar-menukar teknologi dan perdagangan tak bisa lagi dilakukan hanya berdasarkan alasan ekonomi. Dunia telah memasuki era techno-geopolitical uncertainty atau ketidakpastian geopolitik teknologi (Luo and Assche). (Yoga)
Pilihan Editor
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023









