Ekonomi
( 40460 )Tembaga Memoles Prospek MDKA
Angka produksi tembaga yang menguat bakal memoles kinerja PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA). Emiten pertambangan bijih logam ini berpeluang kembali menadah laba bersih pada tahun ini, setelah di tahun 2023 lalu menelan kerugian. Analis KB Valbury Sekuritas, Benyamin Mikael mengatakan, tahun ini, MDKA membidik 14.000-16.000 ton tembaga. Naik dibandingkan dengan produksi tembaga di tahun lalu yang sebesar 12.706 ton.Dengan kenaikan produksi tembaga pada tahun ini, MDKA diprediksikan bisa mencapai laba tipis, setelah merugi pada tahun 2023 sebesar US$ 20,7 juta. Pada kuartal IV-2023, MDKA mencetak laba bersih sebesar US$ 3,1 juta, turun hingga 87,8% secara kuartalan. Sedangkan pendapatan MDKA tumbuh cukup kuat sebesar 120% year on year (yoy) pada kuartal IV-2023.
Dalam riset 5 April 2024, Benyamin mengatakan, harga komoditas nikel yang lebih rendah akan menjadi tantangan utama MDKA pada tahun 2024. Benyamin memperkirakan, pendapatan MDKA pada tahun 2024 akan mencapai US$ 2,29 miliar, tumbuh dari tahun 2023 yang mencapai US$ 1,7 miliar. Direktur Asosiasi Riset dan Investasi Pilarmas Investindo Sekuritas, Maximilianus Nico Demus menilai, banyak peluang yang dapat diraih MDKA pada tahun ini, sejalan dengan kenaikan produksi tembaga. Selain itu, Nico mengatakan ada indikasi peningkatan cadangan tembaga di proyek Tujuh Bukit Banyuwangi. Cadangan tembaga naik dari sebelumnya 442 juta ton menjadi 755 juta ton. Hal ini menjadi katalis positif untuk MDKA, di tengah sejumlah risiko yang masih membayangi sektor tambang nikel. Equity Research Analyst Kiwoom Sekuritas Indonesia Miftahul Khaer menilai, prospek bisnis MDKA di tahun ini masih positif, di tengah banyaknya proyek yang sedang digarap.
Duit Elektronik Terus Naik
Duit yang mengendap di kartu uang elektronik (e-money) bank kian tambun. Peningkatan jumlah dana mengendap di uang elektronik ini sejalan dengan meningkatnya transaksi masyarakat dalam menggunakan uang elektronik untuk berbagai kebutuhan pembayaran. Data statistik sistem pembayaran Bank Indonesia (BI) menunjukkan, sampai Februari 2024, total dana mengendap e-money telah mencapai Rp 12,35 triliun, naik dari Rp 10,78 triliun di periode serupa tahun 2023. Dari total dana mengendap tersebut, dana float penerbit e-money perbankan sebanyak Rp 4,02 triliun, tumbuh 10,74% secara tahunan dari Rp 3,63 triliun pada Februari 2023. Ambil contoh dana mengendap Bank Mandiri Tbk. Per Maret 2024, nilai dana mengendap e-money Bank Mandiri sebesar Rp 1,85 triliun, naik 4,44% secara tahunan dari Rp 1,77 triliun. Ali Usman, Sekretaris Perusahaan Bank Mandiri mengatakan, pertumbuhan transaksi e-money pada kuartal pertama tahun ini didorong momentum mudik Lebaran 2024.
Di momen tersebut, pengguna e-money Bank Mandiri banyak melakukan transaksi untuk pembayaran tarif jalan tol. Sampai April 2024, jumlah kartu e-Money Bank Mandiri yang beredar sudah mencapai 35 juta keping, dengan nilai transaksi untuk top up atau isi ulang dan pembelian tumbuh 15% secara tahunan. Sampai akhir 2024, Ali menargetkan pertumbuhan kartu beredar tumbuh 12% secara tahunan. Senada, EVP Corporate Communication & Social Responsibility BCA Hera F Haryn bilang, jumlah dana mengendap Flazz BCA terus tumbuh hingga akhir tahun 2024. Hera menambahkan, meningkatnya pengendapan dana di Flazz BCA sejalan dengan tren transaksi penggunanya yang terus positif. Hal ini ditandai dengan adanya pertumbuhan frekuensi transaksi Flazz sebesar 5,9% secara tahunan di kuartal I-2024, dengan lebih dari 255 juta transaksi. Nominal transaksinya lebih dari Rp 3,7 triliun.
Laba Jasa Raharja Naik 33%
BERGULAT UNGKIT KINERJA DAGANG
Laju ekonomi Indonesia berpotensi masuk jalur cepat, setelah pada awal tahun sempat tersendat di jalur lambat. Deru mesin ekonomi nasional juga mulai menguat sejalan dengan perbaikan kinerja perdagangan pada awal kuartal II/2024. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai ekspor pada April 2024 mencapai US$19,62 miliar atau naik 1,72% dibandingkan dengan bulan yang sama tahun lalu US$19,28 miliar. Adapun, total impor pada bulan yang sama 2024 mencapai US$16,06 miliar atau terkerek 4,62% dibandingkan dengan April 2023 yang hanya US$15,35 miliar. Menariknya, nilai impor bahan baku/penolong dan barang modal pada April tahun ini cenderung meningkat dibandingkan dengan periode yang sama 2023. Hal ini memberikan sinyal positif mulai bergairahnya industri manufaktur di dalam negeri yang menyerap bahan baku/penolong dan barang modal.
Sinyal positif itu diperkuat dengan Purchasing Managers' Index (PMI) Manufaktur Indonesia yang tetap masuk zona ekspansif di level 52,9 pada April, lebih baik dibandingkan dengan bulan yang sama tahun lalu pada level 52,7. Hal yang sama juga ditunjukkan oleh Indeks Kepercayaan Industri (IKI) pada April 2024 berada di level 52,50, sedangkan pada April 2023 bertengger pada level 51,38. Deputi Bidang Distribusi dan Jasa BPS Pudji Ismartini mengatakan nilai impor Indonesia pada April 2024 tercatat positif sebesar 4,62% (year-on-year/YoY). “Secara tahunan, impor seluruh jenis penggunaan meningkat, dengan kenaikan terbesar pada kelompok barang modal yang meningkat 13,7%,” katanya, Rabu (15/5).
Kabar baiknya, Pudji menyatakan neraca perdagangan barang Indonesia tetap mencetak surplus pada April 2024 sebesar US$3,56 miliar atau 48 bulan secara berturut-turut. Bila dihitung sejak Mei 2020, nilai surplus neraca perdagangan selama 4 tahun berturut-turut mencapai US$157,21 miliar. "Jika dipilah menurut komponen migas dan nonmigas selama 48 bulan terakhir, komponen migas defisit US$66,93 miliar dan nonmigas surplus US$224,15 miliar," ujarnya. Surplus kinerja neraca perdagangan yang panjang itu juga pernah terjadi pada Juni 1995—April 2008 atau selama 152 bulan berturut-turut. Direktur Industri Tekstil, Kulit, dan Alas Kaki Kementerian Perindustrian (Kemenperin) Adie Rochmanto Pandiangan mengatakan industri pengolahan domestik mulai bergeliat, sejalan dengan performa apik industri kulit, barang dari kulit, dan alas kaki serta industri tekstil dan pakaian jadi selama triwulan I/2024.
Pertumbuhan positif industri itu disebabkan permintaan luar negeri dan domestik yang masih kuat. Pada kuartal I/2024, permintaan luar negeri untuk produk tekstil mengalami peningkatan volume yaitu 7,34% YoY, produk pakaian jadi naik 3,08 YoY, dan kenaikan 12,56 YoY untuk alas kaki. Ketua Komite Tetap Kebijakan Pablik Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Chandra Wahjudi menyebutkan kinerja perdagangan pada kuartal II/2024 masih dibayangi oleh perlambatan ekonomi di negara mitra seperti Jepang dan Uni Eropa. Oleh karena itu, dia memperkirakan kinerja ekspor pada kuartal II/2024 tidak banyak mengalami perubahan signifikan. Sebaliknya, konflik geopolitik yang berkepanjangan dan kebijakan suku bunga tinggi The Fed memengaruhi daya beli di negara mitra dagang Indonesia. Kepala Ekonom PT Bank Permata Tbk. Josua Pardede menilai penurunan surplus neraca dagang pada April 2024 dipicu normalisasi harga komoditas dan meningkatnya ketidakpastian global.
Waskita Karya Berpacu Hindari ”Delisting”
PT Waskita Karya (Persero) Tbk optimistis hukuman suspensi saham akan segera dicabut sehingga saham perseroan bisa lolos ancaman pembatalan pencatatan atau delisting dari papan bursa. Kendati demikian, perseroan mesti berkejaran dengan waktu untuk menyelesaikan berbagai masalah keuangan. Saham Waskita Karya disuspensi sejak 8 Mei 2023 karena perseroan gagal menyelesaikan pembayaran bunga Obligasi Berkelanjutan IV Waskita Karya Tahap I Tahun 2020. Sejak itu, 7,1 miliar lembar saham berkode WSKT milik public tertahan. Sesuai dengan regulasi, otoritas bursa dapat mendepak saham Waskita Karya secara paksa bila periode suspensi telah mencapai 24 bulan. Artinya, perseroan saat ini hanya punya waktu kurang dari setahun untuk menyelesaikan seluruh urusan utang dan memperbaiki kondisi finansial mereka.
SVP Corporate Secretary PT Waksita Karya (Persero) Tbk Ermy Puspa Yunita optimistis suspensi saham perseroan akan dibuka kembali setelah mendapat seluruh persetujuan terkait skema restrukturisasi oleh seluruh kreditor. Dengan waktu yang tersisa, manajemen Waskita Karya berkomitmen melakukan percepatan proses kajian komprehensif terhadap perjanjian restrukturisasi induk (master restructuring agreement/MRA) dengan seluruh kreditor, baik perbankan maupun pemegang obligasi. ”Manajemen perseroan saat ini telah berhasilmendapat persetujuan dari 21 perbankan, baik BUMN maupun swasta, dan juga telah mendapat persetujuan restrukturisasi atas 3 seri obligasi terkait dengan usulan skema restrukturisasi Waskita,” ujarnya dalam pesan tertulis, Selasa (14/5). (Yoga)
Penambangan Material Gunung Merapi
Truk-truk tambang terlihat hilir mudik di area penambangan pasir Ngori di Kecamatan Srumbung, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Selasa (14/5/2024). Setiap hari sekitar 700 truk mengambil material sisa erupsi Gunung Merapi dari kawasan itu. Setiap truk rata-rata mengangkut sekitar 14 meter kubik pasir dari Gunung Merapi yang laku dijual dengan harga sekitar Rp 500.000 per bak truk. (Yoga)
Nonhle Mbuthuma dan Sinegugu Zukulu, Keberanian Duo Penyelamat Lingkungan
Nonhle Mbuthuma dan Sinegugu Zukulu pernah diancam dibunuh lantaran memobilisasi masyarakat adat menolak rencana pertambangan titanium di wilayah pesisir Amadiba, Wild Coast, Afsel. Di wilayah yang sama pada 2022, keduanya berhasil memukul mundur raksasa migas dunia. Semua dilakukan demi menyelamatkan alam yang kaya dari kehancuran Perjuangan Mbuthuma (46) dan Zukulu (54) bersama masyarakat adat mendapat penghargaan Goldman Environmental Prize 2024 atau ”Nobel Hijau”. ”Saya harap penghargaan ini memperkuat kerja yang kami lakukan di Coast dan mendorong komunitas lokal dan aktivis lingkungan lain untuk memberi dukungan,” kata Mbuthuma, dikutip situs berita Afrika Daily Maverick edisi Senin (29/4). ”Jika seseorang memasuki halaman belakang rumah Anda dan mengotorinya, Anda pasti akan berkata ’tidak’. Jadi, bersikap bagi saya adalah hal yang logis,” tambah Zukulu.
”Halaman belakang rumah” mereka adalah Amadiba, bentangan paling utara Wild Coast yang kaya keanekaragaman hayati. Dalam lautnya mengalir arus hangat Agulhas yang kaya nutrisi sehingga menjadi pusat kehidupan aneka ragam makhluk hidup. Laut ini juga menjadi habitat paus bungkuk migran dan tempat paus jenis lain melahirkan di lepas pantai. Wilayah pantainya, Mpondo, seluas 145.000 hektar merupakan suaka utama bagi banyak spesies. Kawasan ini secara tradisional menjadi territorial suku Mpondo. Setidaknya ada 3.000 keluarga yang menjadikan kawasan ini sebagai sumber kehidupan, tempat tumbuh serta berkembangnya kebudayaan, kepercayaan, dan identitas mereka.
Ketenangan Wild Coast terusik seiring rencana survei seismik oleh sebuah raksasa migas global pada akhir 2021 untuk mengetahui cadangan minyak dan gas yang terpendam di dalamnya. Hak eksplorasi perusahaan itu dijamin Pemerintah Afsel pada 2014 dan diperbarui pada 2021. Survei seismik melibatkan tembakan gelombang sonar menghasilkan suara bising berkekuatan besar, 250 desibel, yang bisa menghancurkan zooplankton, telur ikan atau larva ikan. Mamalia laut bisa kehilangan pendengarannya sehingga sulit menentukan lokasi mangsa. Perusahaan migas itu mengaku telah berkonsultasi dengan nelayan komersial di wilayah tersebut yang tergabung pada asosiasi nelayan kulit putih. Perusahaan juga mengklaim pernah berbicara dengan para tetua adat Amadiba. Padahal, tak satu pun warga Amadiba mengetahui rencana tersebut.
”Kami sangat terkejut dan marah. Bagaimana pemerintah membuat keputusan tanpa berbicara dengan kami. Padahal, dampaknya sangat besar pada mata pencaharian dan lautan kami,” ujar Zukulu. Mbuthuma dan Zukulu bekerja cepat memobilisasi masyarakat adat pesisir Amadiba dengan mengumpulkan kesaksian warga Amadiba dan pendapat para ahli. Kesaksian dan pendapat ahli setebal 400 halaman itu dipakai sebagai pernyataan keberatan yang dibawa ke pengadilan tinggi pada Desember 2021. Untuk meminta restu leluhur dan dukungan, masyarakat Amadiba menggelar jalan bersama komunitas sejauh 7 km sepanjang pantai. Mereka mengunggah video pernyataan sikap sekaligus mendesak komunitas pesisir lain untuk ikut bergabung dengan gerakan itu. Mobilisasi itu berjalan lancar karena sebelumnya mereka pernah bersatu melawan rencana pertambangan titanium sepanjang 2007-2018.
Perlawanan warga Amadiba membuahkan hasil. Pada 28 Desember 2021, pengadilan mengabulkan gugatan warga dan memerintahkan raksasa migas itu segera menghentikan operasinya. Mei 2022, pengadilan tinggi menggelar rapat dengar pendapat untuk menimbang validitas izin eksplorasi perusahaan migas raksasa itu, hakim memutuskan bahwa izin eksplorasi tidak sah dan dibatalkan pada 1 September 2022. Pemerintah yang berwenang tidak mempertimbangkan potensi kerusakan situs spiritual suku Mpondo beserta kebudayaannya, kerugian nelayan setempat, dan ancaman perubahan iklim akibat eksplorasi tersebut. Inilah pertama kali sebuah gugatan atas kerusakan lingkungan sukses dengan mengangkat isu hak-hak budaya, spiritual, dan ekonomi masyarakat adat yang saling terkait. (Yoga)
Pemerintah Tidak Boleh Tutup Mata
Jaga Kualitas, Perbankan Tahan Bunga Kredit
Prabowo Bertemu MBZ Bahas Kerja Sama Bidang Pertahanan
Menteri Pertahanan sekaligus presiden terpilih RI Prabowo Subianto membahas kerja sama di bidang pertahanan saat bertemu dengan Presiden Uni Emirat Arab (UEA) Sheikh Mohammed bin Zayed Al Nahyan atau MBZ, di Istana AL Shati, Abu Dhabi, Senin (13/5/2024). Kerja sama di bidang pertahanan ini bisa meliputi latihan perang bersama, pendidikan pertukaran prajurit hingga saling belajar tentang teknologi alutsista masing-masing negara. Selain membahas soal kerja sama di bidang pertahanan; Prabowo dan MBZ juga bertukar pandangan tentang sejumlah isu regional dan internasional yang menjadi kepentingan bersama. "Hubungan Indonesia dan UEA dapat terus berkembang dan tumbuh sesuai dengan ambisi kedua negara dalam memperkuat kerja sama di berbagai bidang, termasuk pertahanan," kata Prabowo. Pertemuan ini pun diyakini Prabowo dapat membangun hubungan bilateral yang baik antara UEA dengan Indonesia. Pihak UEA pun mengapresiasi niatan Prabowo membangun hubungan baik dengan melakukan kunjungan tersebut. Karenanya, presiden UEA memberikan medali "Zayed" kepada Prabowo. (Yetede)
Pilihan Editor
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023









