;
Kategori

Ekonomi

( 40733 )

Budidaya Teripang di Kota Tual

05 Jun 2024

Pembudidaya menunjukkan teripang yang dibudidayakan di rumahnya di Desa Taar, Kota Tual, Maluku, Selasa (4/6/2024). Sebagian masyarakat di desa ini membudidayakan teripang secara mandiri di rumah. Teripang dengan berat di atas 400 gram biasa dijual seharga Rp 600.000-Rp 1,8 juta bergantung pada ukuran. Semakin besar ukuran teripang tersebut, maka akan semakin mahal harganya. (Yoga)

Pasokan Gabah Kering Panen

05 Jun 2024

Buruh tani terlihat sedang menjemur gabah di Desa Sukamaju, Kecamatan Tambelang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Selasa (4/6/2024). Cuaca yang tidak menentu, kurangnya pasokan air, dan hama penggerek batang padi membuat produksi gabah berkurang. Satu hektar areal persawahan biasanya mendapatkan 7,8 ton gabah kering panen, tetapi panen kali ini hanya 3-4 ton. Harga gabah kering panen di tingkat petani Rp 6.700 hingga Rp 6.800 per kilogram. Saat panen bagus, penggilingan padi tersebut mampu menghasilkan 6 ton beras. Kini, sehari hanya 4 ton beras (Yoga)


Penerbangan Langsung dari Indonesia ke Korea Selatan

05 Jun 2024

Kerja sama antara Lion Group dan Jeju Air akan memudahkan pelaku perjalanan terbang dari Batam atau Denpasar langsung ke Incheon, Korea Selatan. Nantinya, Jeju Air akan beroperasi saban hari untuk melayani rute internasional tersebut. Nantinya, Jeju Air dapat melayani penumpang dari Bandara Internasional Incheon, Korsel, langsung ke Bandara Internasional Hang Nadim, Batam, Kepri. Penerbangan pertama akan dimulai pada 27 Juli 2024.

”Sekarang dari sisi business to business sudah beres, government to government juga sudah tuntas. Jadi, tinggal mulai penerbangannya saja, kita sama-sama tunggu,” ujar Presiden Direktur Lion Group Daniel Putut Kuncoro seusai penandatanganan kerja sama strategis berbagi kode penerbangan (code-share) di Jakarta, Selasa (4/6). Selain rute tersebut, Jeju Air juga memperluas rutenya dengan perjalanan Bandara Incheon keBandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Denpasar, Bali.

Berbeda dengan penerbangan ke Batam, penerbangan ke Denpasar menurut rencana beroperasi jelang akhir tahun 2024. Daniel mengatakan, baik penerbangan Batam maupun Denpasar, sementara ini Jeju Air tersedia tujuh kali dalam sepekan. Artinya, setiap hari akan ada satu penerbangan rute Incheon-Batam dan Incheon-Denpasar. (Yoga)


Menyambut Tarif Normal LRT Jabodebek

05 Jun 2024

Arini Zulfah (26) menaiki eskalator Stasiun LRT Jabodebek Dukuh Atas di Jakpus. Saat ditanya, Arini lupa bahwa tarif LRT mulai normal sejak 1 Juni lalu. Ia tidak pernah mengecek saldo kartu elektroniknya. Beruntung saldonya masih tersisa untuk perjalanan hingga Stasiun Cawang. ”Biasanya langsung naik aja. Ternyata tadi tarifnya dari Stasiun Dukuh Atas ke Cawang Rp 9.200. Lumayan juga, ya. Kemarin pas Rp 7.200 sudah terbilang mahal,” ujar Arini, Selasa (4/6). Meskipun demikian, Arini mengaku lebih memilih naik LRT dibandingkan transportasi publik lain karena stasiunnya lebih bersih dan lengang.

Selain itu, kondisi di dalam kereta juga bersih. ”Walaupun LRT kadang padat, tidak separah KRL. (Kalau naik kendaraan bermotor sendiri) Jakarta macet banget. Jadi, akan tetap naik LRT,” katanya. Arini sebenarnya keberatan dengan tarif LRT yang kembali normal. Sebab, ia merasa saat ini pengguna LRT sudah semakin banyak dan berpotensi berdesak-desakan. Menurut Arini, informasi mengenai tarif baru harus disebarluaskan dengan jelas agar penumpang tidak kebingungan dan dapat mempersiapkan diri dengan baik. Rizky Hasbullah (32), warga Jaksel, menilai, lebih baik tidak ada perbedaan harga pada jam sibuk dan nonsibuk.

Alih-alih harus membayar lebih, menurut dia, pengguna LRT pada jam sibuk seharusnya mendapatkan tariff lebih murah karena standar pelayanan minimal transportasi bakal menurun. Rizky menambahkan, tarif LRT Jabodebek memang lebih mahal daripada transportasi publik lain di Jakarta, tetapi, tarif itu sesuai dengan kecepatan yang ditawarkan dan kelebihan bebas macet. Ia berharap jadwal perjalanan LRT Jabodebek ditambah agar waktu tunggu bisa lebih singkat dan tidak ada penurunan kualitas pelayanan saat jumlah penumpang bertambah. (Yoga)


Pariwisata Nantikan Peta Jalan Jakarta Tanpa Status Ibu Kota Negara

05 Jun 2024

Kalangan dunia usaha pariwisata masih mencermati langkah pemerintah terkait pemindahan ibu kota negara ke Nusantara dan Jakarta menuju kota global. Mereka membutuhkan kepastian arah atau peta jalan pemindahan dan perubahan Jakarta untuk keberlanjutan usaha yang mulai pulih setelah dua tahun dihantam pandemi Covid-19. Hal itu tergambar dalam laporan BPS DKI Jakarta tentang Perkembangan Pariwisata DKI Jakarta April 2024, Selasa (4/6). Hotel bintang dua paling banyak dipilih (50,70 %), disusul hotel bintang empat dan bintang tiga, masing-masing 47,05 % dan 44,23 %, serta hotel bintang lima (33,03 %). Dari keterisian kamar itu, rata-rata lama menginap di hotel berbintang mencapai 1,71 hari.

Lama menginap di hotel non bintang 1,28 hari. ”Dibandingkan tahun 2020-2022 sudah ada kenaikan, tetapi tidak merata,” ujar Ketua Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia DKI Jakarta Sutrisno Iwantono, Selasa (4/6). Selama ini banyak ASN datang ke Jakarta untuk urusan pemerintahan. Begitu juga pebisnis yang datang karena banyak kantor pusat terletak di Jakarta. Mereka ini paling banyak menginap di hotel bintang tiga ke bawah dan non-bintang. Menurut Iwantono, semenjak pandemi Covid-19, banyak hotel banting harga dan kegiatan berlangsung secara daring (online) sehingga ASN dan pebisnis tidak perlu ke Jakarta.

Alhasil, keterisian hotel bintang tiga ke bawah dan non-bintang berkurang dalam kondisi harga belum kembali normal, ditambah pindahnya ibu kota ke Nusantara pasti terdampak karena tadinya Jakarta pusat pemerintahan dan bisnis. Iwantono dan pelaku usaha masih menanti langkah konkret pemerintah terkait pindahnya ibu kota negara ke Nusantara di Kalimantan Timur dan Jakarta menuju kota global yang memberikan kepastian tentang masa depan Jakarta. (Yoga)


Didik Iswandi Wayang Porong untuk Semua

05 Jun 2024

Dalang Ki Didik Iswandi bersantai bersama keluarga di rumahnya, Desa Candipari, Kecamatan Porong, Sidoarjo, Kamis (7/3) sore. Beberapa hari sebelumnya, aktivitas dalang wayang gagrak Porong ini padat karena banyak permintaan pentas dari sejumlah desa di Sidoarjo. Pementasan wayang kulit gaya Porongan terkait erat dengan acara bersih desa atau ruwatan. Sebagian besar pemerintah desa di Kota Delta, julukan Sidoarjo karena berada di delta Sungai Brantas, masih mempertahankan tradisi ruwat untuk membersihkan energi negatif dan memperbarui keselarasan dengan alam. Juga sebagai wujud syukur atas limpahan rezeki yang diberikan oleh Tuhan Yang Maha Esa.

Wayang gagrak Porong termasuk kiblat wayang khas Jawa Timur. Wujudnya berbeda dengan wayang kulit gaya Jawa Tengah (Mataraman). Mulai dari susunan acara, irama musik, pengucapan, hingga ekspresi dalangnya. Nuansa wayangnya lebih dinamis dengan dominasi permainan kendang. Warna cerah mendominasi dan memiliki aspek mistis yang lebih kuat. Seiring berjalannya waktu, wayang gagrak Porong justru kalah terkenal dibanding wayang gaya Yogyakarta dan Solo. Selain kalah dalam hal promosi, wayang Porongan juga kalah pamor karena identik dengan kesenian rakyat yang berkembang pada masyarakat pesisir.

Adapun wayang Jawa Tengah lebih identik dengan kalangan priayi dan elite birokrasi. Kondisi itu memantik keprihatinan Didik dan para dalang wayang jawa timuran lainnya. Dia khawatir keberlangsungan wayang Porongan yang digelutinya sejak 1984, akan terancam apabila tidak bisa diterima oleh semua kalangan. Bersama para seniman wayang, Didik yang juga anggota Komite Seni Tradisi Dewan Kesenian Sidoarjo ini meminta Pemkab Sidoarjo agar memberikan kesempatan kepada wayang gagrak Porong. Melalui Surat Edaran Bupati Sidoarjo No 100.3/1056/448.1.1.3/2024, tertanggal 21 Januari 2024, camat dan kepala desa/lurah seluruh Sidoarjo dihimbau agar dalam kegiatan bersih desa/ruwat menampilkan budaya lokal, termasuk wayang Porongan.

Kebijakan itu disambut antusias para dalang yang menggeluti wayang gagrak Porong. Didik mengatakan, pementasan pada hajatan pemerintah desa hingga pemkab menjadi momentum mendongkrak martabat atau pamor wayang Porongan. Didik terus berupaya menyebarluaskan wayang gagrak Porong agar semakin dikenal di seluruh nusantara, bahkan mancanegara. Ia juga menyosialisasikan kepada generasi masa kini agar mereka tergugah untuk menjaga keberlangsungan wayang kulit, khususnya wayang gagrak Porong hingga masa nanti. (Yoga)


Kawal Pengelolaan Dana Tapera

05 Jun 2024
Pengelolaan dana tabungan perumahan rakyat (tapera) perlu di kawal oleh pemerintah dan publik agar tidak menjadi ajang bancakan sekaligus mencegah terjadinya penyelewengan yang merugikan para peserta. Ini penting agar kasus salah investasi tidak terjadi di tapera yang dikelola oleh Badan Pengelola Tapera (BP Tapera). Artinya, pengelolaan dana tapera harus dilakukan secara prudent dan ditempatkan di aset-aset yang berisiko rendah, namun menghasilkan imbal hasil (return) optimal. Dengan begini dana tapera bisa digunakan untuk membiayai pembelian rumah  masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), memberikan imbal hasil bagus kepada para penabung, dan siap memenuhi permintaan peserta yang ingin menarik dana. Seperti diketahui, publik dan komunitas keuangan di Tanah Air sempat dihebohkan oleh kasus megaskandal Jiwasraya yang dipicu oleh pengelolaan investasi ugal-ugalan. Dalam kasus ini, dana nasabah ditempatkan di saham-saham yang berisiko tinggi entah itu langsung maupun melalui instrusmen reksa dana. (Yetede)

Berkolaborasi Dengan Kementerian Perdagangan, Bank Mandiri Sukseskan Trade Expo Indonesia 2024

05 Jun 2024
Bank Mandiri bekerja sama dengan Kementerian Perdagangan RI menyelenggarakan 39th Trade Expo Indonesia (TEI) 2024, yang akan berlangsung 9-12 Oktober 2024 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Tangerang Selatan, Banten. Acara perdagangan internasional tahunan terbesar di Indonesia ini digelar untuk mempromosikan produk-produk unggulan  Indonesia kepada pasar global, sekaligus menjadi ajang interaksi antar pelaku bisnis dalam dan luar negeri untuk menjalin kerja sama dagang dan investasi. Dukungan penuh pada penyelenggara TEI merupakan salah satu wujud  komitmen Bank Mandiri dalam memajukan perdagangan, khususnya ekspor-impor, di Indonesia. Apalagi dengan posisinya sebaik bank terdepan dalam perdagangan wholesale saat ini, Bank Mandiri menjadi pilihan utama yang dipercaya oleh para pelaku bisnis dalam menjalankan perdagangan internasional. (Yetede)

Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan

05 Jun 2024
Meski dikritik banyak pihak, pemerintah tetap bersikukuh untuk menerapkan program iuran Tabungan Perumahan Rakyat atau Tapera. Di sisi lain, analis menilai program ini bisa menjadi mesin  pertumbuhan baru bagi emiten perbankan. Saat ini, emiten yang menjadi bank penyalur Tapera di antaranya adalah PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN), PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI), PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), dan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (BJBR). Head Costumer Literation and Education Kiwoom Sekuritas Indonesia Oktavianus Audi mengatakan, kebijakan Tapera yang mulai mengikutsertakan karyawan swasta dalam iuran program, diperkirkaan memberikan dorongan signifikan terhadap peningkatan penyaluran  kredit hunian subsidi kepada Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR). 

Kuartal I, Perbankan Kantongi Laba Rp 61,87 Triliun

05 Jun 2024
Industri perbankan dalam tiga bulan pertama tahun ini mencetak laba bersih Rp61,87 triliun. Perolehan tersebut naik tipis 2,01% dibandingkan dengan posisi Maret 2023 yang sebesar Rp 60,65 triliun. Berdasarkan data statistik Perbankan Indonesia yang dirilis OJK, pendapatan bunga bersih (net interest income/NII) juga tumbuh mini 3,42% secara year on year (yoy) menjadi Rp 133,77 triliun per kuartal 1-2024. Perbankan juga mengalami penurunan di sisi margin bunga bersih ke level 4,59% per Maret 2024, dari tahun sebelumnya 4,77%. Apabila dirinci berdasarkan permodalannya, hanya bank besar dan menengah yang mencatatkan pertumbuhan laba bersih. Antara lain kelompok bank berdasarkan modal inti (KBMI) 4 dengan laba bersih Rp42,51 triliun, tumbuh 3,48% (yoy). Kemudian net profit KBMI 3 tumbuh tertinggi 8,18% (yoy) menjadi Rp 10,71 triliun per Maret 2024. (Yetede)