;
Kategori

Ekonomi

( 40554 )

Emiten Migas Terangkat Harga

03 Jun 2024

Harga minyak yang kembali menghangat berpotensi mendongkrak kinerja emiten saham minyak dan gas bumi (migas) tahun ini. Prospek saham emiten saham migas pun ikut terangkat. Secara umum, emiten migas dapat dikategorikan ke dalam tiga segmen, yakni produsen, distributor dan jasa penunjang. Ada juga yang punya bisnis beragam seperti PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) yang mendulang pendapatan dari ketenagalistrikan serta tambang mineral lewat PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN). Sejauh ini, kinerja para emiten saham yang berhubungan dengan bisnis migas relatif bervariasi. Misalnya, PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) mampu menumbuhkan laba bersih 2,51% year on year (yoy) pada tahun 2023 menjadi US$ 68,43 juta. Kendati begitu, penjualan ENRG terkoreksi 6,89% secara tahunan atau year on year (yoy) menjadi sebesar US$ 420,77 juta. Sementara emiten migas lainnya, seperti PT AKR Corporindo Tbk (AKRA), PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS), PT Apexindo Pratama Duta Tbk (APEX) dan PT Radiant Utama Interinsco Tbk (RUIS) mencetak top line dan bottom line yang beragam.

Head of Research Mega Capital Sekuritas (Investasiku) Cheril Tanuwijaya melihat, kinerja emiten migas pada tahun lalu relatif sesuai ekspektasi. Kinerja bervariasi tergantung pada segmen bisnisnya. Apalagi beberapa di antaranya memiliki sumber pendapatan lain di luar migas. Cheril memperkirakan, rata-rata harga minyak di pasar global tahun ini bisa mencapai US$ 90 per barel. Proyeksi itu juga diamini Research Analyst Infovesta Kapital Advisori Arjun Ajwani. Eskalasi geopolitik di kawasan Timur Tengah dan kelanjutan perang Rusia-Ukraina masih menjadi faktor krusial. Di sisi lain, perpanjangan pemangkasan ekspor oleh OPEC pada kuartal II-2024 membawa sentimen yang bisa mengangkat harga minyak. Analis RHB Sekuritas Indonesia, Arrandi Pradana dan Muhammad Wafi dalam risetnya 1 April 2024, pun menyodorkan saham MEDC dengan target harga di Rp 2.100.

Mereka juga menilai kinerja AKRA di tahun 2023 sesuai ekspektasi, sedangkan performa PGAS melebihi ekspektasi. RHB Sekuritas menyematkan rekomendasi buy AKRA dan PGAS dengan target harga masing-masing di Rp 2.000 dan Rp 1.440. Secara umum, RHB Sekuritas tetap menyematkan rating overweight untuk sektor migas. Namun Arrandi dan Wafi mengingatkan ada potensi koreksi setelah pembagian dividen seperti pada PGAS dan AKRA. Dari sisi teknikal, Analis MNC Sekuritas Herditya Wicaksana merekomendasika trading buy saham MEDC dan PGAS dengan target masing-masing di Rp 1.600–Rp 1650 dan Rp 1.420–Rp 1.460. Kemudian speculative buy saham AKRA dengan target Rp 1.825–Rp 1.850, serta buy on weakness ELSA target harga Rp 416–Rp 428 per saham.

Rupiah Masih Rentan Terkoreksi

03 Jun 2024
Rupiah menguat terbatas pada perdagangan akhir pekan, Jumat (31/5). Meski begitu mata uang Garuda masih belum lepas dari tekanan seiring penantian data tenaga kerja Amerika Serikat (AS) dan inflasi Indonesia. Dikutip dari Bloomberg, Jumat (31/5), rupiah di pasar spot menguat tipis sekitar 0,08% ke level Rp 16.252 per dolar AS. Rupiah Jisdor Bank Indonesia (BI) juga menguat terbatas sekitar 0,01% ke Rp 16.251 per dolar AS, dibandingkan hari sebelumnya Rp 16.253 per dolar AS. Kepala Ekonom Bank Permata, Josua Pardede memperkirakan, rupiah berpotensi menguat sejalan potensi data tenaga kerja AS yang semakin longgar. Josua memproyeksi, rupiah bergerak di Rp 16.175–Rp 16.300 per dolar AS pada Senin (3/6). Presiden Komisioner HFX International Berjangka, Sutopo Widodo Sutopo memprediksi, rupiah masih rentan terkoreksi di Rp 16.200–Rp 16.300.

Simpanan Mulai Naik, Siap-Siap Biaya Dana Naik

03 Jun 2024

Laju pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) perbankan mulai kencang, walau selisihnya dari kenaikan kredit masih jauh. Berdasarkan data Bank Indonesia (BI), DPK per April tumbuh 8,1% secara tahunan, naik dari Maret yang tumbuh 7,4%. Jika dirinci, giro menunjukkan laju pertumbuhan paling kencang. Pertumbuhannya naik dari 8,6% pada Maret jadi 11,2% per April. Kenaikan deposito juga kian tinggi, dari hanya tumbuh 7,8% jadi 8,7%. Kenaikan tabungan menyusut dari 5,8% jadi 4,8%. Kepala Ekonom Bank Permata Josua Pardede menilai pertumbuhan tersebut dipengaruhi kenaikan bunga acuan Bank Indonesia.

"Secara umum, kenaikannya dipengaruhi kenaikan bunga DPK, mengikuti perkembangan bunga acuan BI, yang transmisinya cenderung lebih cepat dibanding bunga kredit." ujarnya, Jumat (1/6). Sementara itu, Deputi Gubernur BI Juda Agung menyebut, pertumbuhan DPK paling tinggi disumbang oleh simpanan nasabah korporasi. Menurut dia, ini menandakan bahwa korporasi mencetak pertumbuhan laba dan dananya ditempatkan di bank. BI mencatat suku bunga simpanan perbankan pada April menanjak dari bulan sebelumnya.

Rata-rata bunga deposito tenor 1 bulan, 6 bulan, 12 bulan, dan 24 bulan tercatat sebesar 4,62%, 5,71%, 5,88% dan 4,05%. Bank Negara Indonesia (BNI) termmasuk bank yang mencatat kenaikan DPK tinggi. Per April, DPK bank ini tumbuh 11,5% secara tahunan, naik dari bulan sebelumnya yang tumbuh 6,3%. Direktur Keuangan BNI Novita Widya Anggraini menyebut, pertumbuhan ini terutama didorong pertumbuhan giro yang mencapai 20%. Sedang tabungan dan deposito tumbuh masing-masing 3% dan 8,9%. "Pertumbuhan DPK utamanya dapat terjadi karena optimalisasi transaksi melalui kanal digital," ujarnya. Bank Syariah Indonesia (BSI) mencatat kenaikan DPK sebesar 9,41% secara tahunan per April. Pertumbuhan tersebut terutama didrong oleh dana mahal.

Deposito meningkat 13,8%, sedangkan giro hanya naik 6,58% dan tabungan tumbuh 6,9% secara tahunan. Senada dengan BNI, Wakil Direktur BSI Bob Tyasika Ananta mengatakan, pihaknya akan terus mendorong kenaikan dana murah. Hingga akhir tahun, BSI menargetkan DPK akan tetap tumbuh di kisara 8,5%-10%. Presiden Direktur Bank CIMB Niaga Lani Darmawan juga mengungkapkan, pihaknya akan berupaya mendorong peningkatan CASA guna menekan kenaikan biaya dana tahun ini. Per April 2024, DPK bank ini tercatat tumbuh 9,5%.. "Dari capaian ini, untuk deposito practically tidak tumbuh," ujarnya.

Fokus ke Sentimen Fundamental

03 Jun 2024

Indeks harga saham gabungan atau IHSG terperosok dalam 3 hari berturut-turut pekan lalu. Respons negatif pelaku pasar diharapkan berlangsung sesaat sehingga pekan ini dapat berbalik arah untuk kembali di atas level 7.000. IHSG mengalami guncangan hebat terutama setelah otoritas bursa menaruh saham PT Barito Renewables Energy Tbk. (BREN) ke dalam papan pemantauan khusus. Dengan begitu, saham perusahaan milik konglomerat Prajogo Pangestu itu kini ditransaksikan dengan mekanisme full call auction selama sebulan. Dampaknya tentu signifikan karena BREN memiliki kapitalisasi pasar terbesar di Bursa Efek Indonesia. Sahamnya sontak melemah dalam 3 hari beruntun atau turun 30% dari valuasi tertingginya. Sampai dengan per=dagangan berakhir pada Jumat (31/5) lalu, saham BREN kini dihargai Rp8.225 per lembar dan kehilangan kapitalisasi lebih dari Rp400 triliun. Depresiasi harga saham BREN turut menyeret IHSG terdepak dari level psikologis 7.000. Indeks komposit ditutup di angka 6.970,74 atau anjlok 3,48% dalam sepekan perdagangan minggu lalu. Itu menjadi level terendah IHSG sejak akhir November 2023. Saham BREN bahkan sempat menyentuh level tertinggi di atas Rp12.000 per lembar. 

Kenaikan harga saham yang tidak wajar direspons oleh otoritas dengan menghentikan perdagangan saham BREN, pertama kali dilakukan pada 3 Mei lalu. Suspensi kedua terpaksa kembali dilakukan otoritas bursa karena saham BREN terus melonjak dengan kecenderungan tidak wajar. Kali ini suspensi dilakukan dalam 2 hari pada 27—28 Mei, sehingga mendorong Bursa Efek Indonesia untuk melakukan pemantauan khusus. Pergerakan sahamnya kini dibatasi dengan kenaikan dan penurunan maksimal 10%. Ke depan, kita berharap pelaku pasar segera move on dari turbulensi BREN dan memfokuskan perhatiannya pada sentimen yang lebih fundamental. Alasannya, pada saat yang sama, kekhawatiran juga sedang meningkat terutama terkait dengan situasi ekonomi di Amerika Serikat serta bagaimana The Fed menyikapinya.Seperti diketahui, tingkat inflasi di Amerika Serikat mengalami stagnansi selama April 2024. Situasi ini meningkatkan keyakinan bahwa bank sentral di negara itu bakal mempertahankan suku bunga tinggi dalam waktu yang lebih lama. Risikonya bakal mendera nilai tukar rupiah yang hingga kini terus tertekan terhadap dolar Amerika Serikat. Potensi pelemahan rupiah semestinya dapat diantisipasi oleh pelaku pasar untuk mengalihkan portofolionya ke sektor saham yang tidak banyak terdampak.

AHM Targetkan Penjualan 1,6 Juta Unit

03 Jun 2024

PT Astra-Honda Motor atau AHM memproyeksikan kontribusi penjualan Honda Beat bisa menembus 1,6 juta unit per tahun. Terlebih lagi, entitas PT Astra International Tbk. (ASII) tersebut baru saja meluncurkan All New Honda BeAT dengan harga mulai dari Rp18,43 juta. Marketing Director AHM, Octavianus Dwi mengatakan kontribusi dari BeAT berkisar 1/3 dari total penjualan Honda setiap tahunnya. Sementara pada 2023, penjualan sepeda motor Honda mencapai 4,9 juta unit yang berarti 1,63 juta diantaranya merupakan model BeAT. Di satu sisi, penjualan AHM mencapai 1,32 juta (1.324.000) unit pada kuartal I/2024, turun 8% bila dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Sementara pangsa pasar AHM mengalami penurunan dari 79% menjadi 76% secara year-on-year (YoY). AHM juga berencana untuk meluncurkan satu lagi produk baru pada tahun ini. Mengenai tanggal peluncurannya, hal ini hanya tinggal menunggu waktu saja. Selain melalui produk yang inovatif, dia menyebut AHM menyesuaikan kebutuhan konsumen melalui jaringan dealer, dan juga layanan servis. Kerja sama dengan ekosistem pendukung seperti lembaga pembiayaan juga terus dilakukan.

Geopolitik Memanas, Pancasila Pemandu Bangsa

02 Jun 2024

Di tengah situasi geopolitik yang penuh ketegangan dan rivalitas, Presiden Jokowi mengajak masyarakat selalu optimistis, karena Indonesia memiliki Pancasila yang memandu arah bangsa. Presiden pun mengajak semua pihak memperkokoh kedaulatan politik dan kemandirian ekonomi, yang juga bagian pengamalan Pancasila, di tengah kondisi perekonomian global yang tidak menentu. Presiden Jokowi menyampaikan hal itu dalam pidatonya saat memimpin upacara peringatan Hari Lahir Pancasila di Lapangan Garuda Pertamina Hulu Rokan, Dumai, Riau, Sabtu (1/6). Dalam acara itu, Presiden mengenakan busana pakaian Teluk Belanga dengan celana panjang dan kain songket, penutup kepala tanjak, selendang dan ikat pinggang  kuning.

Upacara memperingati Hari Lahir Pancasila juga digelar di sejumlah tempat. Salah satunya di Lapangan Pancasila, Ende, NTT. Saat diasingkan di Ende pada 1934-1938, Presiden pertama RI Soekarno merenungkan dasar negara Indonesia, yaitu Pancasila di bawah pohon sukun bercabang lima yang menghadap ke laut lepas. Di Jepara, Jateng, pada Jumat (31/5) untuk menyambut Hari Lahir Pancasila, beberapa orang berjalan kaki sambil membawa bendera Merah Putih, menempuh jarak 44 kilometer, dari petilasan pahlawan nasional Ratu Kalinyamat hingga Alun-alun 1 Jepara. Tak hanya karena Indonesia memiliki Pancasila, Presiden ingin masyarakat tetap optimistis di tengah dinamika global karena Indonesia memiliki modal sosial dan budaya yang kokoh.

Indonesia juga memiliki SDM dan sumber daya alam yang melimpah. Terkait sumber daya alam, Presiden menekankan pentingnya kedaulatan politik dan kemandirian ekonomi. Untuk menunjukkan upaya pemerintah mewujudkan kedaulatan politik dan kemandirian ekonomi, acara puncak peringatan Hari Lahir Pancasila digelar di Lapangan Garuda Pertamina Hulu Rokan. Pada 9 Agustus 2021, Blok Rokan menjadi milik Pertamina (Persero) setelah 97 tahun dioperatori perusahaan asing, Caltex kemudian Chevron. ”Freeport dan Blok Rokan hanya sedikit contoh dari semangat dan upaya kita untuk kedaulatan politik dan kemandirian ekonomi untuk mengamalkan Pancasila dalam kehidupan nyata,” ujar Presiden. (Yoga)


Jangan Ada Lagi ”Study Tour” Maut

02 Jun 2024

Tahun ini, kecelakaan bus rombongan study tour kembali terjadi di sejumlah daerah di Indonesia, menelan korban jiwa dan luka. Di Kabupaten Subang, Jabar, 11 anggota rombongan SMK Lingga Kencana Depok meninggal akibat kecelakaan bus yang mengalami rem blong, Sabtu (11/5). Di Kabupaten OKI, Sumsel, satu siswa dan satu guru tewas. Bus yang mengangkut rombongan pelajar menabrak truk yang berhenti karena sopir mengantuk, Jumat (24/5) malam. Di Tol Jombang-Mojokerto, Jatim, bus rombongan pelajar SMP PGRI 1 Wonosari, Malang, menabrak belakang truk yang melaju di lajur kiri, Selasa (21/5) malam. Seorang guru dan seorang kenek bus meninggal.

”Karakteristik bus pariwisata tidak diatur rute dan waktu operasionalnya sehingga hampir tidak ada pengawasan. Ini harus dibenahi,” kata pengajar Fakultas Teknik Universitas Katolik Soegijapranata, Djoko Setijowarno, Sabtu (1/6). Ketua Komite Nasional Keselamatan Transportasi Soerjanto Tjahjono mengatakan, KNKT secara khusus menginvestigasi sejumlah kasus kecelakaan bus pariwisata. Faktor terbesar penyebab kecelakaan adalah kegagalan sistem rem (46 %), kelalaian manusia (38 %) dan lingkungan (15 %). Saat akhir tahun ajaran, bus wisata mendapat banyak pesanan. Mereka bekerja sepanjang hari tanpa istirahat yang cukup. Risiko kecelakaan semakin besar karena sebagian besar jalan menuju destinasi wisata tidak ramah untuk kendaraan besar karena banyak tikungan tajam, tanjakan, dan turunan terjal.

”Pengguna bus wisata juga menyusun jadwal perjalanan sehemat mungkin. Rombongan berangkat malam, berwisata siang, dan malam berikutnya kembali. Pengemudi nyaris tanpa istirahat,” kata Wakil Ketua Pemberdayaan dan Pengembangan Wilayah Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) itu. Djoko merekomendasikan sejumlah perbaikan. Sistem pengupahan sopir harus diganti dari harian menjadi bulanan sehingga sopir mendapat hak untuk libur dan istirahat. Selama ini, sopir hanya digaji jika bekerja sehingga sering memaksakan diri. Mereka terpaksa bekerja dengan pola ”kejar setoran” meskipun lelah. Untuk menekan risiko kelelahan, bus dengan perjalanan lebih dari delapan jam wajib punya dua pengemudi.

Pengambilan surat izin mengemudi (SIM), khususnya untuk B1 atau B2, dapat ditambahkan pelajaran me- ngenai sistem rem dan dampak dari kegagalan sistem pengereman sehingga pengemudi lebih peduli terhadap perawatan sistem rem. Kesadaran masyarakat pengguna jasa untuk menggunakan bus yang laik jalan harus ditingkatkan. Masyarakat dapat diberi akses untuk mengecek status kendaraan apakah laik, tidak laik, atau malah tidak terdaftar. ”Pemerintah perlu membuat regulasi terkait pengawasan bus pariwisata ini,” kata Djoko. Meningkatkan kesadaran mengutamakan keselamatan, wajib datang dari pihak pengelola bus, pengemudi, ataupun pengguna jasa. Semoga tidak ada lagi korban dari kecelakaan bus di setiap pengujung tahun ajaran. (Yoga)


Oh Rocket Man, Ini ”Lanyard”-ku, Mana ”Lanyard”-mu

02 Jun 2024

Malam hari, dalam sebuah gerbong kereta komuter, terdengar percakapan tiga penumpang yang tampak baru pulang kerja, membahas perjalanan dinas luar kota baru saja. Dari hotel, pesawat, menu makan siang, hingga tugas baru mereka, Ada keluhan, tapi tersirat pula keseruan dan kebanggaan. Dari tulisan di lanyard di leher mereka, disengaja atau tidak, para lelaki itu menunjukkan status mereka sebagai pegawai BUMN. Lanyard atau tali, biasa menyatu dengan kartu tanda pengenal (ID card) yang digunakan di lingkup perusahaan tempat penggunanya bekerja. Namun, banyak yang tetap mengenakannya di luar kantor, dengan alasan apa saja.

Di kawasan Jalan Sudirman-MH Thamrin, Jakapus, pusat niaga di jantung Ibu Kota, lokasi gedung perkantoran pencakar langit berjejalan, dalam setiap menara, banyak pekerja dari berbagai perusahaan berkantor. Adegan rutin itu berulang pada siang hari saat mereka terbebas dari kubikel masing-masing memburu tempat makan di luar kantor. Lanyard rata-rata masih dikenakan, seperti telepon pintar yang selalu ada dalam genggaman. Sore saat jam pulang kerja, sebagian pekerja tetap mengalungkan lanyardnya saat di dalam kereta, bus kota, angkutan umum, di balik jaket, atau outer-nya saat bersepeda motor, bahkan di dalam mobil pribadi.

Siapa saja yang memiliki dan bisa memakai lanyard, sadar atau tidak, menyatakan kepada publik bahwa ia pekerja aktif. Kebanggaan membuncah jika ia bagian dari perusahaan besar, korps pegawai kantor pemerintahan, atau BUMD/BUMN. Ada persepsi bahwa laki-laki yang sudah mengenakan lanyard dari kantor ternama tinggal datang saja ke rumah pujaan hatinya, lamarannya tak akan ditolak. Para perempuan tak kalah tangguh jika berkalung lanyard ”sakti”. Saking bergengsinya, selama bulan Ramadjan ketika acara buka bersama diselenggarakan sejumlah komunitas, muncul jasa persewaan lanyard berikut ID card-nya.

Seperti kata Elton John lewat ”Rocket Man”, ...I’m not the man they think I am at home. ”Berkalung lanyard, pekerja memainkan personal yang di adopsi di dalam dan di luar rumah disebut perilaku sifat bebas. Ini cara bertindak di luar karakter (asli),” kata Brian Little, profesor riset di Universitas Cambridge, dalam wawancara dengan BBC. Di dunia kerja membutuhkan adaptasi berbeda agar tetap bertahan karena alasan ekonomi ataupun karier, seseorang memacu keberanian untuk mengekspresikan diri secara berbeda pula. Intinya, memiliki pekerjaan di perusahaan mapan, mengenakan lanyard yang menambah gaya penampilan, bisa membuat hidup terasa lebih baik. Sampai seberapa lama lanyard itu melekat pada diri seseorang tidak ada yang bisa menentukan. Ini lanyard ku mana lanyard mu. (Yoga)


Wangi Parfum di Antara Perengus Kambing

02 Jun 2024

Berpenampilan modis, bermake up dengan wangi parfum yang menyebar tipis, Riris (31) menawarkan kambing kurban kepada pelanggan. Riris adalah SPG yang bekerja paruh waktu untuk membantu penjualan kambing di Bantul, Yogyakarta. Sudah lebih dari tiga tahun menjalani pekerjaan sebagai SPG, Riris berpengalaman menawarkan berbagai produk. Namun, menjadi SPG untuk kurban memberi pengalaman berbeda. Riris pun menyesuaikan diri, karena ”produk” yang dijualnya untuk kepentingan ibadah, ia mengubah penampilan dengan berpakaian lebih sopan, memakai gamis dan berkerudung. Mau tak mau, tugas sebagai SPG harus dilakukan dengan menerima risiko mendapatkan tempelan bau perengus dari si hewan. Ia merasa pekerjaannya lebih ringan, tinggal menghafal harga atau bobot kambing. ”Biasanya konsumen  tinggal diarahkan untuk memilih di kelompok harga yang sesuai kemampuan,” ujarnya.

Rindi (27) ikut menuturkan pengalaman pertamanya menjadi SPG hewan kurban. Ia sering berinteraksi dan memberi makan kambing. Berulang kali mengambil rumput, membuat tangannya gatal, seiring waktu, ia tahu cara mencegahnya, dengan memakai lotion. Tak hanya di kandang, cerita juga disebarnya melalui media sosial (medsos), kepada semua teman dan kenalan yang ditemui. Berbekal kata-kata manis itulah, Rindi bisa memetik hasil yang tak kalah manis. Sebulan, ia mampu menjual 120 kambing dengan fee Rp 50.000 per kambing. Pemilik kandang, Adi Karnadi (31), mengatakan, ide menggunakan SPG muncul saat berjalan-jalan di mal. Melihat banyak SPG menawarkan mobil dan produk elektronika, ia merasa SPG juga bisa menjual kambing. Banyak wanita muda berminat sehingga terkumpul tujuh orang yang menjadi SPG.

Tahun lalu, selama dua bulan, ia hanya menjual sekitar 130 kambing. Tahun ini, selama sebulan saja, ia sudah menjual 200 kam bing. ”Saya akan menyiapkan ratusan kambing lagi,” ujarnya. Di Depok, Jabar, setidaknya empat spanduk besar 20 x 50 meter bertuliskan ”Mall Hewan Qurban H Doni, di depan ruang pamer sudah menarik perhatian. Sekitar 200 ekor sapi tumplak di bangsal seluas 2.000 meter persegi. Ternak dimanjakan dengan alas matras untuk berbaring, juga kipas angin yang tak hentinya mengusir gerah. Setiap jam, petugas sigap membersihkan kotoran supaya sapi-sapi rileks. Pikap dikerahkan mengangkut semua limbah pukul 06.00. Sapi-sapi juga dimandikan dan disikat, bahkan sampai setiap hari untuk tipe tertentu. Calon pembeli pun leluasa melihat-lihat tanpa berimpitan dengan hewan tersebut. Jika harganya klop, mereka bertransaksi di ruang yang nyaman dengan penyejuk ruangan, kursi empuk, dan disuguhi minuman.

Aplikasi canggih semakin kentara untuk melengkapi pembayaran tunai dengan kartu kredit, QRIS, dan transfer antar bank. Bangunan itu beralamat di Jalan Akses UI. ”Bukan saya yang menyebut mal, tapi konsumen,” ujar pemilik Mall Hewan Qurban H Doni, Rumdoni (59). Usaha itu dimulai tahun 2004. Kemutakhiran sudah diterapkan dengan digitalisasi untuk memudahkan konsumen mendapatkan informasi kurban. Konsumen bisa mengamati, harga, status sapi sudah terjual atau belum, dan beratnya. Hewan di Mall Hewan Qurban H Doni dibanderol mulai Rp 17 juta. ”Beratnya, 260 kg sampai 300 kg. Yang duitnya pas-pasan boleh dapat keringanan Rp 1 juta-Rp 2 juta,” ucap Doni. Mall Hewan Qurban H Doni tersebar di Cisalak dan Tapos, Depok, serta Cileungsi. Pemburu kurban juga berdatangan dari Cianjur, Serang, dan Sukabumi, bahkan ekspatriat Tajikistan, Bosnia, Uzbekistan, Australia, hingga AS membeli sapinya. (Yoga)


Desain Ulang Program Tapera

31 May 2024

Program Tabungan Perumahan Rakyat atau Tapera yang mewajibkan karyawan swasta dan pekerja mandiri menyisihkan pendapatan bulanan untuk iuran tabungan perumahan menuai polemik. Konsep program dinilai cenderung mengarah ke asuransi, bukan tabungan. Padahal, beban potongan yang harus ditanggung pekerja dan pengusaha sudah banyak. Kalangan pekerja, pengusaha, akademisi, bahkan DPR meminta pemerintah untuk mengevaluasi ulang konsep program ini supaya tidak semakin pelik.

Demikian benang merah diskusi Satu Meja The Forum yang dibawakan jurnalis senior Kompas, Budiman Tanuredjo, dan disiarkan pada Rabu (29/5) malam di Kompas TV. Menurut Presiden Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSBSI) Elly Rosita Silaban, kesalahan pemerintah berulang kali ialah tidak pernah melibatkan pekerja ketika membuat kebijakan yang berdampak terhadap pekerja. Saat perumusan PP No 21 Tahun 2024 tentang Perubahan atas PP No 25/2020 tentang Tapera, kelompok serikat pekerja tidak dilibatkan. KSBSI pun tidak pernah diundang.

Substansi PP yang mewajibkan pekerja swasta dan mandiri ikut menyisihkan pendapatan bulanan juga tidak tepat. Pertama, kenaikan upah per tahun saat ini kecil, yaitu rata-rata Rp 200.000. Kedua, pekerja sudah dibebani aneka potongan dari gaji, mulai dari iuran JKN, jamsostek, cicilan kredit rumah, hingga cicilan kredit kendaraan. Alasan ketiga, dari iuran ja minan hari tua BPJS Ketenagkerjaan, semua pekerja peserta berhak mengakses program manfaat layanan tambahan perumahan. Keberadaan program Tapera akan tumpang tindih dengan program manfaat layanan tambahan perumahan BPJS Ketenagakerjaan.

Dewan Pakar Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Anton J Supit mengatakan, sejak awal pembahasan UU No 4 Tahun 2016 tentang Tapera, Apindo sudah diajak, namun, Apindo menolak program Tapera yang mewajibkan pekerja dan pemberi kerja ikut mengiur. ”Kalau asuransi sosial, program Tapera harus masuk dalam UU Sistem Jaminan Sosial Nasional. Kalau tabungan, mengapa ada paksaan semua pekerja dan pemberi kerja wajib ikut. Makanya, kami tolak sejak awal,” ujarnya. ”Kami mendukung ada kajian ulang UU No4 Tahun 2016 beserta peraturan turunannya. Kami usulkan UU itu diubah. Swasta biarkan mengatur sendiri kebutuhan akses perumahan,” katanya. (Yoga)