;
Kategori

Ekonomi

( 40460 )

Produksi Mesin Cuci Koin

27 Jun 2024

Para teknisi terlihat sedang menyelesaikan boks koin yang akan dipasang pada mesin cuci dan mesin pengering di bengkel kerja usaha kecil menengah (UKM) Agusta Dryer di kawasan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Rabu (26/6/2024). Dalam sebulan, UKM tersebut mampu merakit sekitar 250 mesin cuci koin yang dipasarkan dengan rentang harga mulai dari Rp 17 juta hingga Rp 50 juta per unit, tergantung kapasitas tabung dan jenama mesin cuci. (Yoga)

Produksi Batik Motif Betawi

27 Jun 2024

Seorang perajin terlihat tengah merampungkan pembuatan kain batik di Seraci Batik Betawi di Desa Segara Jaya, Kecamatan Tarumajaya, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Rabu (26/6/2024). Batik cap itu dijual dengan harga mulai Rp 150.000 hingga Rp 350.000 per lembar, tergantung variasi warna dan kombinasi. Pemesan batik Seraci beragam, mulai dari perseorangan, sekolah, hingga instansi pemerintah. (Yoga)

Jalan Transformasi Sawit PTPN dan Sawit Rakyat

27 Jun 2024

Sawit Holding Perkebunan Nusantara PT Perkebunan Nusantara III (Persero) tengah berbenah. Begitu juga sawit rakyat. Keduanya sama-sama mengusung jalan transformasi di tengah tantangan internal dan eksternal yang makin kompleks. Holding Perkebunan Nusantara, yakni PTPN III, bakal membenahi hulu-hilir sawit melalui subholding PalmCo. Sementara petani sawit rakyat atau petani swadaya mulai menerapkan panduan budidaya komoditas bebas deforestasi. PalmCo merupakan hasil merger PTPN V, VI, dan XIII ke dalam PTPN IV pada awal Desember 2023. PalmCo mengelola perkebunan sawit milik empat PTPN itu serta perkebunan sawit dan lahan kosong PTPN VII dan XIV. ”Melalui merger, PTPN-PTPN yang kuat mendistribusikan kapabilitas dan modalitas untuk memperbaiki PTPN-PTPN lain yang lemah,” kata Direktur Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) Abdul Ghani dalam Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi VI DPR di Senayan, Jakarta, Selasa (25/6).

Menurut Ghani, dalam lima tahun ke depan, PalmCo akan menambah luas kebun sawit dari 500.000 hektar menjadi 700.000 hektar. Upaya yang akan dilakukan adalah mengonversi tanaman karet jadi sawit dan memanfaatkan lahan kosong untuk sawit. Produktivitas tandan buah segar (TBS) sawit juga akan dipacu dari 12-13 ton per hektar jadi 18 ton per hektar. Salah satu kebun yang telah digarap dan meningkat produktivitasnya ada di Banten. ”Kami berhasil meningkatkan produktivitas TBS sawit dari 12-13 ton per hektar menjadi 18 ton per hektar di lahan seluas 200.000 hektar. Ke depan, kami akan tingkatkan jadi 20 ton per hektar,” ujarnya. Selain itu, lanjut Ghani, PalmCo mulai menanam kembali sawit dengan target seluas 60.000 hektar. PalmCo siap membantu program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) yang dananya berasal dari Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS). ”Dengan naiknya dana PSR dari Rp 30 juta per hektar menjadi Rp 60 juta per hektar, PalmCo sanggup membantu percepatan PSR seluas 100.000 hektar,” katanya. (Yoga)


Perbankan Respons Usulan Presiden Jokowi Perpanjang Fasilitas Keringanan Kredit

27 Jun 2024

Industri jasa keuangan menyambut positif rencana Presiden Jokowi memperpanjang fasilitas keringanan kredit hingga tahun 2025. Fasilitas keringanan kredit diberlakukan selama masa pandemi Covid-19 dan berakhir per 31 Maret 2024. Arahan Presiden itu dibahas dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (24/6). Seusai sidang Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan hal itu. Program restrukturisasi kredit terkait pandemi Covid-19 diatur dalam Peraturan OJK (POJK) No 11 Tahun 2020 tentang Stimulus Perekonomian Nasional sebagai Kebijakan Countercyclical Dampak Penyebaran Corona Virus Disease 2019. Kebijakan ini salah satunya menyasar UMKM seluruh sektor.

Senior Faculty Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia (LPPI) Moch Amin Nurdin berpendapat, akan lebih baik apabila restrukturisasi diperpanjang hingga total saldo restrukturisasi kredit berkurang. Hal ini terutama mempertimbangkan kondisi debitor kredit usaha rakyat dan segmen UMKM agar mampu membayar secara teratur sehingga tidak membebani perbankan. ”Berhentinya restrukturisasi ini akan meningkatkan, baik dari sisi kolektabilitas 2 maupun nonperforming loan (NPL). Meski tidak signifikan, antara 50-100 basis poin, kalau dibiarkan akan membuat tingkat NPL-nya makin besar dalam 6 bulan ke depan,” katanya saat dihubungi, Rabu (26/6). (Yoga)


Dampak Menguatnya Dollar AS terhadap Rupiah

27 Jun 2024

Pramuniaga terlihat menyiapkan laptop yang dijual di salah satu gerai di Mal Ambassador, salah satu pusat perbelanjaan di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (26/6/2024). Penguatan nilai tukar dollar AS terhadap rupiah berdampak pada kenaikan harga sejumlah barang elektronik, termasuk laptop. Kondisi tersebut dikeluhkan oleh pedagang karena berdampak pada turunnya penjualan. (Yoga)


BASF dan Eramet Mundur dari Proyek Rp 42 Triliun

27 Jun 2024

Perusahaan bahan kimia Jerman, Badische Anilin-und Soda Fabrik (BASF) dan perusahaan tambang Perancis, Eramet, membatalkan investasi fasilitas pemurnian nikel senilai 2,6 miliar USD atau Rp 42 triliun di Weda, Halmahera Tengah, Maluku Utara. Keputusan diambil karena adanya perubahan lanskap pasar nikel global. Masalah lingkungan yang ramai jadi perhatian internasional dinilai juga mejadi alasan. Deputi Bidang Koordinasi Investasi dan Pertambangan Kemenko Bidang Kemaritiman dan Investasi Septian Hario Seto menjelaskan, pemerintah menyayangkan keputusan BASF dan Eramet mundur dari investasi bernama proyek Sonic Bay, yang dibahas sejak tahun 2020. Menurut rencana, dua perusahaan tersebut membangun fasilitas pemurnian nikel dengan teknologi pelindian asam dalam ruangan tekanan tinggi (high pressure acid leach/HPAL) di Weda, Halmahera Tengah.

Secara bisnis, alasan mundurnya dua perusahaan itu cukup logis. Pertama, konsorsium disebut telah mengamankan rantai pasokan nikel dan komponen baterai dari negara lain. Lalu, kehadiran fasilitas smelter HPAL di Weda Bay Nickel terus menjamur. Dalam waktu dekat, Teluk Weda akan kedatangan dua smelter HPAL baru. Keduanya dipekirakan mampu menghasilkan 240.000 ton nikel sulfat per tahun. Dua kali lebih besar dari kapasitas smelter yang rencananya dibangun BASF-Eramet, yakni 64.000 ton nikel sulfat dan 7.500 ton kobalt sulfat per tahun. “Pemerintah, menyayangkan keputusan ini, tetapi secara bisnis memang alasannya cukup masuk akal. Jangan sampai perusahaan tidak bisa compete dengan yang sudah  dan akan datang,” ujarnya, Rabu (26/6). (Yoga)


Menambah Masalah Global

26 Jun 2024

Beberapa tahun lalu potensi serangan siber terhadap berbagai instansi vital dan publik telah diungkapkan. Namun, peringatan itu sepertinya diabaikan. Penyanderaan data atau ransomware dinilai sebagai salah satu ancaman terbesar bagi lembaga publik, swasta, serta infrastruktur penting yang menjadi sandaran masyarakat saat ini. Aksi ini telah berulang kali melumpuhkan sistem layanan publik demi meraup uang tebusan bagi pelakunya. Saking seriusnya aksi ini, Sekjen PBB Antonio Guterres di hadapan sidang Dewan Keamanan PBB, Kamis (20/6) menyoroti bahaya ransomware sebagai salah satu aksi paling mengancam bagi layanan publik saat ini (Kompas.id, 24/6/2024).

Serangan yang menimpa berbagai lembaga milik pemerintah di sejumlah negara, termasuk Indonesia yang tengah mengalami serangan ransomware, mengingatkan kita soal seruan berbagai kalangan soal potensi ancaman berupa serangan siber sejak beberapa tahun lalu. Ancaman itu tidak main-main.Mereka benar-benar melakukan serangan dan kini beberapa layanan menjadi lumpuh. Sepanjang tahun 2023 disebutkan jumlah uang tebusan yang dibayarkan dalam aksi ransomware mencapai 1,1 miliar USD atau Rp 18 triliun. Aksi ransomware adalah peretasan sebuah sistem komputer. Aksi itu biasa disertai pelumpuhan sistem hingga pencurian atau penahanan data.

Sistem akan dikembalikan setelah si pemilik sistem membayar sejumlah uang tebusan ke pelaku. Melihat cara mereka dan dampak yang diakibatkan, dunia perlu melakukan langkah bersama untuk membatasi serangan ini. Serangan ke obyek vital sangat mungkin terjadi. Tak hanya merusak sistem, serangan yang lebih canggih bisa saja merusak fasilitas fisik. Di tengah berbagai masalah global, seperti perubahan iklim, pandemi, konflik geopolitik, dan disrupsi teknologi, serangan siber perlu menjadi masalah bersama. Bila sekarang sebuah negara diserang, sangat mungkin negara lain menjadi korban berikutnya (Yoga)


Tekstil Lokal Versus Impor

26 Jun 2024

Serbuan produk impor, legal dan ilegal, membuat sebagian pelaku industri tekstil dan produk tekstil bertekuk lutut. Kalah. Pekerjanya kehilangan pendapatan. Mesin produksi di sebuah pabrik tekstil di Majalaya, Bandung, Jabar, menganggur. Padahal, biasanya menjelang Lebaran, mesin itu beroperasi dan menghasilkan tekstil untuk memenuhi permintaan pasar yang melonjak. Foto itu dimuat di harian Kompas, 3 April 2023. Kisah pabrik dan pekerjanya itu sungguh pedih. Tak kuasa menghadapi tekstil dan produk tekstil (TPT) impor yang membanjiri pasar Tanah Air, mesin pabrik itu hanya beroperasi 60 %. Tambahan penghasilan bagi pekerja yang diperoleh dari lembur sejak 3-6 bulan sebelum Lebaran tinggal mimpi. Produk mereka kalah bersaing dengan produk impor yang harganya lebih murah.

Mengacu data BPS, impor pakaian dan aksesorinya naik menjelang Lebaran 2023 dan 2024. Sekitar 38,76 % pakaian dan aksesori rajutan yang diimpor pada Januari-Maret 2024 dari China. Adapun impor pakaian dan aksesori bukan rajutan pada Januari-Maret 2024, sekitar 30,28 % dari China. Sisanya dari Bangladesh, Vietnam, Hong Kong, dan negara-negara lain. Seolah belum cukup, persoalan yang dihadapi industri TPT di Indonesia masih ditambah permintaan global yang menurun. Pasar makin ketat diperebutkan. Pabrik yang kalah bersaing lambat laun akan gulung tikar. Ada juga yang memindahkan lokasi pabrik ke daerah yang biaya buruhnya lebih murah. Padahal, industri TPT tercatat sebagai industri padat karya yang menyerap banyak tenaga kerja.

Penutupan pabrik berdampak signifikan pada serapan tenaga kerja dan menambah jumlah penganggur secara nasional. Sebenarnya, masih ada investasi atau penanaman modal yang menyasar industri tekstil. Menurut data Kementerian Investasi/BKPM, pada 2023 terdapat penanaman modal dalam negeri 7,949 miliar USD untuk 1.723 proyek industri tekstil di Indonesia. Adapun penanaman modal asing sebesar 457 juta USD untuk 1.303 proyek industri tekstil di dalam negeri. Dengan berbagai indikator itu, industri TPT mestinya layak mendapat perhatian lebih besar. Salah satu bentuk perhatian itu adalah menjaga pasar dalam negeri dari serbuan produk impor yang masif, yang membuat produk lokal kalah bersaing di negeri sendiri. (Yoga)


Fokus Impor 3,6 Juta Ton, Beras Domestik Didorong

26 Jun 2024

Kendati kebutuhan impor beras membengkak, pemerintah akan fokus merealisasikan impor 3,6 juta ton beras terlebih dahulu tahun ini. Serapan gabah atau beras di dalam negeri juga bakal didorong untuk memperkuat cadangan pangan nasional. Merujuk data Proyeksi Neraca Pangan Nasional 2024 yang dimutakhirkan pada Mei 2024, rencana impor beras pemerintah mencapai 5,17 juta ton. Pada Januari-April 2024, realisasinya 1,77 juta ton. Kemudian, pada Mei-Desember 2024, rencana impornya mencapai 3,4 juta ton. Rencana impor sejumlah 5,17 juta ton beras ini bertambah dari sebelumnya 3,6 juta ton. Tahun lalu, pemerintah menetapkan kuota impor beras untuk tahun 2024 sebanyak 2 juta ton. Pada Februari 2024, kuota impor itu ditambah 1,6 juta ton menjadi 3,6 juta ton.

Kemudian pada Mei 2024, rencana impor beras itu bertambah menjadi 5,17 juta ton. Kepala Bapanas Arief Prasetyo Adi, Selasa (25/6) mengakui ada koreksi penambahan rencana impor beras dalam proyeksi neraca pangan tersebut. Koreksi itu mempertimbangkan stok beras impor yang seharusnya masuk pada tahun 2023, tetapi justru masuk pada tahun 2024. Koreksi tersebut juga memperhitungkan realisasi dan perencanaan produksi-konsumsi beras nasional sampai akhir tahun ini. Kendati ada potensi tambahan impor, pemerintah akan fokus merealisasikan kuota impor beras sebanyak 3,6 juta ton terlebih dahulu. ”Dari jumlah itu, sisa kuota impor beras Bulog hingga akhir tahun ini mencapai 1,2 juta ton,” ujarnya.

Bapanas juga akan meningkatkan cadangan beras pemerintah (CBP) hingga akhir tahun ini melalui serapan gabah atau beras di dalam negeri. Per 23 Juni 2024, serapannya 700.000 ton setara beras. Berdasarkan data Bulog, per  23 Juni 2024, stok beras Bulog 1,66 juta ton, terdiri dari CBP sebanyak 1,6 juta ton dan beras komersial 63.111 ton. Tahun ini, serapan gabah atau beras ditargetkan 900.000 ton setara beras dan telah terealisasi 716.701 ton. Bapanas juga telah berkoordinasi dengan Kementan untuk meningkatkan produksi padi sepanjang semester II-2024. Kendati kemarau, sejumlah upaya meningkatkan produksi padi itu akan dilakukan, di antaranya, melalui pemompaan atau pompanisasi. (Yoga)


Pedagang Mainan Keluhkan Sepinya Pembeli

26 Jun 2024

Pedagang terlihat menutupi dagangan mainannya dengan plastik saat gerimis turun di Pasar Gembrong, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur, Selasa (25/6/2024). Para pedagang  mengeluhkan sepinya pembeli dua tahun terakhir. Sejumlah pedagang menilai maraknya penjualan mainan melalui siaran langsung atau live di media sosial dengan harga jauh lebih murah menjadi sebagai salah satu penyebabnya. (Yoga)