;
Kategori

Ekonomi

( 40447 )

Cukai Eksesif Picu Banjir Rokok Ilegal yang Merugikan Industri

14 Dec 2024
Kebijakan cukai berlebihan atau eksesif dinilai menjadi biang keladi banjir rokok ilegal yang merugikan industri dan menggerus penerimanaan negara. Selama 2020 sampai 2024, tarif cukai naik 60%, sehingga membuat disparitas makin jauh. Hal itu mendorong orang untuk beralih ke rokok ilegal. Berdasarkan data Indodata Research Center, persentase konsumsi rokok ilegal tahun 2024 mencapai 46,95%, naik dari 2021 dan 2022 masing-masing 28% dan 30%. Imbasnya, negara dirugikan. Mengacu pada data Kementerian Keuangan, potensi kerugian negara akibat peredaran rokok ilegal pada tahaun 2023 dari penerimanaan cukai berkisar Rp15-28% dan 30%. Itu sebabnya, pemerintah diminta meninjau ulang kebijakan cukai yang membuat harga rokok legal naik tajam. Sebab kebijakan itu tidak berhasil menekan jumlah perokok, melainkan malah  memicu orang beralih ke rokok ilegal. Pemerintah juga harus tegas memberantas peredaran rokok ilegal yang disebut sebagai kini sudah sangat meresahkan. Bahkan rokok ilegal kini disebut kejahatan luar biasa. Artinya penanganannya tidak bisa dengan cara biasa, melainkan luar biasa. (Yetede)

CBD PIK2 Incar Dana IPO Rp2,3 Triliun

14 Dec 2024
PT Bangun Kosambi Sejahtera Tbk (CBDK) atau  CBD PIK2, perusahaan kongsi  Agung Sedayu dan Salim Group,  akan melakukan penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) sebanyak 566,89 juta saham (10%) dengan harga Rp3.000-4.060 per saham. Dari aksi korporasi ini, perusahaan pengelola Business Park Menara Syariah PIK2 tersebut, menargetkan  penghimpunan dana Rp 2, triliun, yang akan dipakai untuk membiayai proyek pembangunan gedung meetings, incentives, conference, dan exhibitions (MICE). Majaemen CBD PIK2 dalam prospektus yang dipublikasikan Jumat (13/12/2024), mengungkapkan, perseroan akan melakukan penawaran awal (book building) pada 13-20 Desember 2024, disusul perkiraan tanggal efek pernyataan pendaftaran dari OJK pada 30 Desember mendatang. Dengan demikian, diharapkan perseroan dapat melakukan penawaran umum pada 3-9 Januari 2025, diikuti tanggal penjatahan pada 9 Januari, distribusi saham secara elektronik pada 10 januari, dan pencatatan (listing) saham di BEI pada 13 Januari 2025. (Yetede)

Penyelenggara Usaha Bullion Bank Tidak Muncul Secara Tiba-tiba

14 Dec 2024
Penyelenggara usaha bullion bank tidak muncul secara tiba-tiba, melainkan sudah dirancang sejak lama dan diamanatkan oleh UU P2SK. Sejalan dengan itu, OJK juga telah menerbitkan peraturan OJK (POJK) Nomor 17 Tahun 2024 tentang Penyelengaraan Kegiatan Usaha Bullion pada 18 Oktober 2024. Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Venture, Lembaga Keuangan Mikro dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya OJK Agusman mengatakan, OJK terus berkoordinasi dengan pemerintah, pelaku  industri, dan pihak terkait guna mendorong kegiatan usaha bullion yang dinilainya bermanfaat bagi sektor jasa keuangan (SJK) dan tentu saja perekonomian nasional. "OJK juga tengah berkoordinasi denan lembaga terkait guna menyusun peta jalan (roadmap) pengembangan dan penguatan usaha bullion di Indonesia, yang dalam jangka panjang diharapkan memberikan gambaran mengenai visi kegiatan bullion di Indonesia, target, strategi, dan program kerjanya yang akan dilakukan  untuk mencapai apa yang diharapkan," kata Agusman. (Yetede)

Menanti Paket Kebijakan Pendorong Ekonomi dan Menjaga Daya Beli Masyarakat

14 Dec 2024
Pemerintah akan mengumumkan  paket kebijakan ekonomi untuk mendorong pertumbuhan  dan menjaga daya beli masyarakat. Paket kebijakan tersebut akan berlaku pada tahun depan.  Adapun rencana pengumuman paket kebijakan ekonomi tidak hanya terkait perpajakan tetapi juga meliputi sejumlah kebijakan ekonomi nonperpajakan. "Ada kegiatan yang lain, yang nonperpajakan juga. Dalam bentuk paket ada yang insentif, tunggu hari Senin," kata Menteri Koordinator  Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. Paket kebijakan ekonomi, jelas dia, juga akan memuat sejumlah kebijakan terkait insentif fiskal. Meski demikian, dia belum bersedia merinci tentang paket kebijakan ekonomi tersebut. Salah satu insentif fiskal yang terkait adalah relaksasi pajak untuk UMKM. Pemerintah sedang mengkaji perpanjangan  pemberlakuan pajak 0,5% bagi para pengusaha UMKM dengan omzet tahunan tertentu. "Ada (insentif untuk UMKM juga), tunggu hari Senin. Beli tiket ya buat hari Senin," kata Airlangga seraya berkelakar. (Yetede)

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait Mengusulkan Program 3 Juta Rumah Menjadi PSN

14 Dec 2024
MENTERI Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait mengusulkan program 3 juta rumah menjadi proyek strategis nasional (PSN). Ia mengatakan usul tersebut sudah dirumuskan dengan matang dan disampaikan kepada Presiden Prabowo Subianto. Menurut dia, langkah ini dapat menciptakan kepastian sehingga lebih menarik bagi perusahaan swasta untuk bekerja sama. Politikus Partai Gerindra itu menilai pelibatan swasta sangat dibutuhkan dalam merealisasi program 3 juta rumah lantaran anggaran negara untuk proyek ini sangat terbatas. "Supaya nanti program ini bisa kami endorse lebih besar lagi, walaupun variabelnya adalah kemampuan fiskal negara juga," tutur Maruarar di Hotel Movenpick, Jakarta Pusat, Rabu, 11 Desember 2024.

Pemerintah akan menyediakan 2 juta rumah di perdesaan dan 1 juta apartemen di perkotaan per tahun. Satuan Tugas Perumahan menghitung kebutuhan dana untuk pembangunan 3 juta rumah bersubsidi ini sebesar Rp 53,6 triliun, sedangkan anggaran yang tersedia pada 2025 hanya Rp 5,1 triliun. Karena itu, keterlibatan swasta dan badan usaha milik negara dibutuhkan untuk program 3 juta rumah. Maruarar menyebutkan sudah ada sejumlah perusahaan swasta yang berkomitmen menyukseskan program 3 juta rumah. Misalnya, PT Berau Coal Energy Tbk. Perusahaan ini akan membangun rumah susun di Kalimantan Timur. 

Beberapa konglomerat Indonesia juga ikut terlibat dalam program 3 juta rumah ini. Garibaldi Thohir, kata Maruarar, akan membantu pembangunan rumah lewat program corporate social responsibility (CSR) perusahaannya, yakni PT Adaro Energy Indonesia Tbk. Adaro akan melakukan groundbreaking pembangunan rumah susun di Kalimantan Timur. Selain itu, Maruarar menyebutkan Franky Wijaya, pemilik Sinarmas Group; Sugianto Kusuma (Aguan), pemilik Agung Sedayu Group; Lawrence Barki, pemilik Harum Energy; dan Prajogo Pangestu, pemilik Barito Pacific, juga turut mendukung program 3 juta rumah. Namun dia belum merinci berapa nilai investasi para konglomerat ini untuk program 3 juta rumah. (Yetede)


Penumpang Kereta Cepat Whoosh Mengalami Peningkatan yang Signifikan

14 Dec 2024
General Manager Corporate Secretary Kereta Cepat Indonesia China atau KCIC, Eva Chairunisa menyebutkan bahwa volume penumpang kereta cepat Whoosh mengalami peningkatan yang signifikan. peningkatan jumlah penumpang tertinggi terjadi pada Jumat, 13 Desember 2024 lalu. Eva juga mengatakan, selama periode 13 hingga 15 Desember 2024, KCIC mencatat total penjualan tiket Whoosh telah mencapai 60 ribu tiket. Selain itu, berdasarkan catatan KCIC, sejak Rabu, 11 Desember 2024, jumlah penumpang harian Whoosh di hari kerja sudah mencapai rata-rata 20 ribu penumpang per hari. Angka ini meningkat hingga 12 persen dari rata-rata jumlah penumpang Whoosh di hari biasa yang ada di angka 16 sampai 18 ribu penumpang.

"Tren peningkatan ini diperkirakan terjadi karena semakin banyak masyarakat yang memulai liburan karena periode ujian anak sekolah selesai dan sekarang mulai memasuki masa libur sekolah yang cukup panjang," kata Eva dalam keterangan resminya, Sabtu, 14 Desember 2024. Feeder Kereta Cepat Jakarta-Bandung Terlambat, PT KAI Ungkap Gangguan Sistem Pembakaran Menurut Eva, jumlah penumpang tertinggi tercatat pada Jumat, 13 Desember 2024. Dimana total penumpang pada hari tersebut menembus angka 23 ribu penumpang atau meningkat 15 persen dibandingkan hari sebelumnya.  Ia memproyeksikan tren kenaikan ini akan terus berlangsung hingga puncak libur Natal dan Tahun Baru atau libur Nataru. Hal ini sejalan dengan tingginya mobilitas masyarakat untuk berlibur dan berkumpul bersama keluarga. 

"Sekarang mulai memasuki masa libur sekolah yang cukup panjang karena akan berlanjut hingga libur pada momen Natal dan tahun baru nanti," ujar dia. Iaa menyebutkan, untuk mengakomodasi peningkatan jumlah penumpang menyambut akhir tahun ini, KCIC telah mengoperasikan sebanyak 48 perjalanan Whoosh dengan total 28 ribu tempat duduk setiap harinya. Ia juga menghimbau masyarakat untuk melakukan pemesanan tiket lebih awal untuk menghindari kehabisan tiket atau penumpukan antrean di loket stasiun. "KCIC berkomitmen untuk terus meningkatkan layanan demi kenyamanan dan kemudahan perjalanan," ucapnya. (Yetede)

OJK Resmi Mencabut Izin Usaha PT Sarana Sultra Ventura

14 Dec 2024
 Otoritas Jasa Keuangan atau OJK resmi mencabut izin usaha PT Sarana Sultra Ventura (PT SSV) yang beralamat di Jalan Budi Utomo, Komplek Ruko Mega Gracia Nomor 3 Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara. Keputusan itu ditetapkan melalui Surat Keputusan Dewan Komisioner OJK Nomor KEP-63/D.06/2024 tanggal 10 Desember 2024. “Pencabutan ini dilakukan mengingat PT SSV tidak dapat memenuhi ketentuan mengenai ekuitas minimum sampai dengan tanggal jatuh tempo Sanksi Pembekuan Kegiatan Usaha berakhir,” kata OJK dalam keterangan tertulisnya, dikutip Sabtu, 14 Desember 2024.

Sebelum mencabut izin usaha, OJK telah menjatuhkan sanksi terhadap PT SSV berupa Pembekuan Kegiatan Usaha atas pelanggaran ketentuan terkait ekuitas minimum. Selain itu, OJK juga telah memberi waktu PT SSC untuk memenuhi ketentuan ekuitas minimum, tapi tak dilaksanakan.   “Namun, sampai dengan batas waktu yang telah disetujui, tidak terdapat penyelesaian permasalahan atas pemenuhan ketentuan ekuitas minimum dimaksud,” kata OJK. Pencabutan ini juga disebut sesuai dengan ketentuan Pasal 33 ayat (2) huruf a Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 35/POJK.05/2015 tentang Penyelenggaraan Usaha Perusahaan Modal Ventura (“POJK 35/2015") juncto Pasal 116 Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 25 Tahun 2023 tentang Penyelenggaraan Usaha Perusahaan Modal Ventura dan Perusahaan Modal Ventura Syariah (“POJK 25/2023"), Pasal 59 ayat (11) POJK 35/2015 juncto Pasal 118 ayat (15) POJK 25/2023, Pasal 119 ayat (13) POJK 25/2023, Pasal 143 POJK 25/2023, dan Pasal 144 POJK 25/2023. 

“Tindakan pengawasan yang dilakukan oleh OJK tersebut di atas, termasuk pencabutan izin usaha PT SSV dilakukan dalam rangka pelaksanaan ketentuan peraturan perundangan secara konsisten dan tegas untuk menciptakan industri modal ventura yang sehat dan terpercaya serta melindungi konsumen,” kata OJK.  Usai izin usaha dicabut, OJK melarang PT SSV berkegiatan usaha di bidang perusahaan modal ventura dan diwajibkan untuk menyelesaikan hak dan kewajiban sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku. OJK juga meminta PT SSC menyelesaikan hak dan kewajiban debitur, kreditur dan atau pihak lainnya. Selain itu, OJK juga meminta PT SSV untuk menggelar Rapat Umum Pemegang Saham paling lambat 30 hari sejak izin usaha dicabut. (Yetede)


Kredit untuk Sektor Unggulan Jadi Prioritas

14 Dec 2024
Industri perbankan di Indonesia diprediksi mendapatkan momentum pertumbuhan pada 2025 dengan adanya peluang penurunan suku bunga acuan serta peningkatan insentif dari pemerintah dan lembaga terkait. Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae menilai bahwa kebijakan moneter yang longgar dapat meningkatkan permintaan kredit, terutama di sektor-sektor prioritas seperti manufaktur, pariwisata, perumahan, ekonomi digital, dan ekonomi hijau.

Hingga Oktober 2024, pertumbuhan kredit investasi mencapai 13,63% (YoY), yang menunjukkan tingginya kebutuhan pembiayaan untuk ekspansi korporasi. Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo menyatakan bahwa insentif likuiditas makroprudensial (KLM), yang mencapai Rp259 triliun pada 2024 dan akan meningkat menjadi Rp283 triliun pada 2025, akan diarahkan untuk mendukung sektor-sektor strategis pencipta lapangan kerja, seperti perumahan rakyat, UMKM, dan ekonomi kreatif.

Bank-bank besar di Indonesia, seperti PT Bank Negara Indonesia (BNI) di bawah kepemimpinan Royke Tumilaar, berencana memfokuskan kredit pada proyek strategis nasional, hilirisasi, dan sektor riil lainnya. PT Bank Tabungan Negara (BTN), yang dipimpin Nixon L.P. Napitupulu, menargetkan penyaluran Kredit Pemilikan Rumah (KPR) untuk 600.000 unit, sementara PT Bank Mandiri memetakan tujuh sektor unggulan dan sektor ekonomi baru untuk mendukung target pertumbuhan PDB sebesar 8%.

Kebijakan terkoordinasi dari OJK, Bank Indonesia, dan pemerintah diharapkan menciptakan kondisi yang kondusif bagi perbankan untuk memperluas pembiayaan di sektor prioritas, sehingga berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja di Indonesia.

Mengelola Likuiditas Perbankan di Tengah Persaingan

14 Dec 2024
Optimisme para bankir terhadap pertumbuhan fungsi intermediasi perbankan pada 2025 didukung oleh proyeksi pertumbuhan kredit sebesar 11%–13% oleh Bank Indonesia (BI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Namun, tantangan besar terkait likuiditas membayangi, mengingat pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) yang terus tertinggal dari pertumbuhan kredit sejak 2022.

Untuk menghadapi persaingan likuiditas, BI tengah merumuskan kebijakan penurunan giro wajib minimum (GWM) bagi bank yang menyalurkan kredit ke sektor prioritas seperti perdagangan, pertanian, dan manufaktur. Gubernur BI Perry Warjiyo mengungkapkan kebijakan insentif likuiditas ini akan berlaku mulai 1 Januari 2025.

Pemerintah melalui Kemenko Perekonomian menyoroti tujuh sektor utama untuk menopang pertumbuhan ekonomi 8% pada 2025–2029, meliputi manufaktur, jasa, pariwisata, perumahan, ekonomi digital, semikonduktor, dan ekonomi hijau. Bank Mandiri telah memetakan tujuh sektor unggulan, seperti perdagangan, pertanian, dan pariwisata, serta tujuh sektor "new economy," termasuk penghiliran dan energi.

Namun, perhatian terhadap sektor padat karya, seperti tekstil dan alas kaki, dinilai penting untuk mengatasi dampak PHK akibat banjir produk asing. Untuk itu, diperlukan keberanian perbankan dalam menyalurkan kredit ke sektor padat modal yang memiliki efek berganda terhadap tenaga kerja dan permintaan domestik.

Sementara kebijakan likuiditas diharapkan membantu, pengurangan suku bunga acuan tetap menjadi kebutuhan untuk menekan perang suku bunga antarbank. Namun, penurunan ini tidak mudah diwujudkan mengingat tekanan nilai tukar rupiah yang masih menjadi tantangan.

Distributor Bandel Kena Sanksi Kemendag

14 Dec 2024
Kementerian Perdagangan (Kemendag) akan mengenakan sanksi administratif kepada pelaku usaha yang menjual Minyakita di atas Harga Eceran Tertinggi (HET), yakni Rp15.700 per liter. Direktur Jenderal PKTN Kemendag, Rusmin Amin, mengungkapkan bahwa harga Minyakita di beberapa wilayah, seperti Bandung, mencapai Rp16.000 per liter akibat rantai distribusi yang panjang dan pelanggaran distribusi dari pengecer.

Dari pengawasan terhadap 278 pelaku usaha di 19 provinsi, ditemukan bahwa konsumen sering membeli Minyakita di pengecer dengan harga lebih tinggi dari HET. Sebagai tindak lanjut, Kemendag akan memberikan sanksi, mulai dari teguran hingga pencabutan izin usaha, kepada 41 pelaku usaha yang terbukti melanggar aturan distribusi.

Per 13 Desember 2024, harga rata-rata nasional Minyakita mencapai Rp17.100 per liter, dengan lonjakan tertinggi di Papua Tengah sebesar Rp19.000 per liter. Untuk mengatasi hal ini, Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kemendag, Moga Simatupang, meminta produsen, termasuk BUMN Pangan seperti ID Food dan Perum Bulog, untuk meningkatkan pasokan Minyakita, terutama menjelang Natal dan Tahun Baru, serta di wilayah-wilayah terpencil.

Langkah tegas ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam menjaga keterjangkauan harga Minyakita dan memastikan kelancaran distribusi bagi masyarakat.