;
Kategori

Ekonomi

( 40430 )

Perkuat Keperdulian pada Lingkungan Melalui Momentum Natal

20 Dec 2024

Natal 2024 menjadi momentum untuk menunjukkan keberpihakan pada pelestarian lingkungan hidup. Sama seperti negara lain, Indonesia juga berada dalam ancaman bencana akibat perubahan iklim, degradasi lingkungan hidup, dan kepunahan keanekaragaman hayati. Semangat keagamaan dapat menjadi salah satu pendorong bagi masyarakat untuk berkolaborasi menyelesaikan sejumlah permasalahan tersebut. Apalagi komitmen terhadap lingkunganhidup dan kerukunan umat beragama merupakan poin utama di Deklarasi Istiqlal 2024. Deklarasi dimaksud dibuat saat kunjungan Pemimpin Tertinggi Gereja Katolik Paus Fransiskus ke Indonesia pada awal September 2024. Deklarasi Istiqlal ditandatangani Paus Fransiskus dan Nasaruddin Umar yang saat itu menjadi Imam Besar Masjid Istiqlal. ”Setiap agama harus memperhatikan hubungan teologis dengan pelestarian lingkungan. Kita harus menyadari bahwa tindakan kita terhadap lingkungan adalah bagian dari refleksi iman.

Kalau lingkungan alam semesta ini rusak, kita pun juga akan terkontaminasi dampak negatifnya,” kata Menteri Agama Nasaruddin Umar dalam Seminar Natal Nasional 2024, Gereja Berjalan Bersama Negara: Semakin Beriman, Humanis, dan Ekologis, di Jakarta, Kamis (19/12/2024). Acara ini juga dihadiri Ketua Panitia Natal Nasional 2024 yang merupakan Wakil Menteri Keuangan Thomas Djiwandono dan Koordinator Seminar Natal Nasional sekaligus anggota Om budsman Robert Na Endi Jaweng. Selain itu, hadir pula Menteri Hak Asasi Manusia Natalius Pigai dan Ketua Umum Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI) Pendeta Jack levyn Manuputty. Sejalan dengan Nasaruddin, Thomas Djiwandono mengatakan, Natal 2024 harus menjadi momentum untuk menunjukkan keberpihakan umat beragama terhadap persoalan lingkungan. Dalam beberapa dekade terakhir, perubahan iklim, degradasi lingkungan hidup, dan kepunahan keanekaragaman hayati menjadi isu global yang tidak hanya menjadi ancaman di banyak negara, tetapi juga Indonesia. Natal juga bisa menjadi pemantik bagi umat beragama untuk menyelesaikan masalah sosial lainnya. Sebab, masyarakat Indonesia masih menghadapi sejumlah persoalan, seperti kemiskinan dan kekerasan. (Yoga)

Mobil Padati Angkutan Penyebrangan

20 Dec 2024

Pengguna jasa penyeberangan laut dalam momentum Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 meningkat 14,3 persen dibandingkan dengan periode tahun sebelumnya. Penambahan ini didominasi kendaraan roda empat pribadi sehingga strategi delaying system dilakukan untuk mengantisipasi penumpukan di sekitar pelabuhan. Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Heru Widodo memaparkan, pihaknya menambah kapal yang bakal beroperasi dari 17 Desember 2024 hingga 4 Januari 2025. Dalam momentum Natal dan Tahun Baru tersebut, sebanyak 32 kapal bakal disiapkan untuk beroperasi saat terjadi kepadatan puncak (peak) di Pelabuhan Merak, Banten, dan 34 kapal di Pelabuhan Ketapang, Jawa Timur. ”Total trip penyeberangan diprediksi mencapai 14.975 kali. Jumlah ini meningkat 14,3 persen dari momen Natal dan Tahun Baru di tahun sebelumnya,” ujar Heru dalam konferensi pers kesiapan Pelni, Pelindo, dan ASDP dalam rangka Natal dan Tahun Baru di Jakarta, Kamis (19/12/2024). Menurut Heru, prediksi puncak pergerakan libur Natal 2024 terjadi pada 22 dan 23 Desember 2024, sementara libur Tahun Baru pada 30 dan 31 Desember. Sebaliknya, prediksi puncak arus balik terjadi pada 1-2 Januari 2025. Penambahan kapal yang beroperasi dilakukan karena mobilitas kendaraan yang tinggi selama periode ini. ASDP memprediksi ada 769.258 kendaraan dengan 3,07 juta penumpang yang akan menyeberang. 

Dari jumlah tersebut, kendaraan roda empat pribadi menjadi yang terbanyak dengan jumlah 341.673 unit, sepeda motor (223.562), truk (173.946), dan bus (30.078). Oleh karena itu, potensi penumpukan perlu diwaspadai. Heru mengatakan, pihaknya telah menambah area parkir di sekitar dermaga. Strategi delaying system juga dilakukan untuk menahan kendaraan yang masuk ke dermaga. Heru memaparkan, sistem ini bakal mengatur arus kendaraan yang bergerak menuju Pelabuhan Merak. Tenaga pelayanan (helper) di area peristirahatan (rest area) jalur Tol Jakarta-Merak Kilometer 43 dan Kilometer 68 serta sejumlah jalan arteri disiapkan untuk memandu kendaraan agar berhenti sejenak dan menunggu di zona penyangga. ”Untuk penerapan sistem ini, kami tidak bisa jalan sendirian. Semua butuh koordinasi dari para stakeholder. Kantong parkir yang disiapkan di buffer zone ini mencapai 620 kendaraan kecil, sementara kapasitas dermaga juga kami tingkatkan,” ujarnya. Antisipasi penumpukan ini juga dilakukan karena cuaca buruk diprediksi terjadi di akhir 2024, terutama di daerah Lampung dan Banten. Kondisi cuaca yang dinamis tersebut perlu diinformasikan kepada semua pihak terkait karena dapat memengaruhi jadwal penyeberangan. (Yoga)

Penetapan Tersangka Kasus CSR BI Diralat Oleh KPK

20 Dec 2024

Komisi Pemberantasan Korupsi meralat pernyataan mengenai penetapan dua tersangka dalam kasus dugaan penyalahgunaan dana tanggung jawab sosial perusahaan (corporate social responsibility/CSR) Bank Indonesia. Lembaga antirasuah itu menegaskan bahwa surat penyidikan untuk perkara dana CSR BI masih bersifat umum dan belum ada pihak yang ditetapkan sebagai tersangka. Sebelumnya, pada 17 Desember, Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Inspektur Jenderal Rudi Setiawan menyampaikan bahwa sudah ada dua tersangka dalam perkara dugaan penyalahgunaan dana CSR BI. Bahkan, ia mengungkapkan pula, penetapan tersangka itu sudah sejak beberapa bulan lalu. Kedua tersangka itu diduga memperoleh sejumlah dana yang bersumber dari dana CSR BI. ”Dapat saya sampaikan bahwa surat perintah penyidikannya (kasus dana CSR BI) ini masih bersifat umum, belumada tersangka di situ,” kata Juru Bicara KPK Tessa Mahardhika, meralat pernyataan Rudi Setiawan saat konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis (19/12/2024). Menurut dia, kemungkinan Rudi salah melihat surat atau tertukar dengan perkara lainnya. Sebab, surat perintah penyidikan (sprindik) kasus dugaan korupsi dana CSR BI yang terbit beberapa hari lalu tidak menyebutkan nama ataupun jumlah tersangka di dalamnya. Tessa pun membantah dugaan ralat ini terkait dengan pernyataan Presiden Prabowo Subianto di Kairo, Mesir, mengenai wacana pengampunan kepada koruptor yang mengembalikan hasil korupsi. Pasalnya, sprindik umum tanpa nama tersangka sudah terbit sebelum Prabowo berpidato di Kairo. Tak hanya itu, Tessa juga membantah ralat karena khawatir kalah lagi di praperadilan. Ia menegaskan, kesalahan persepsi tentang jumlah tersangka murni karena miskonsepsi perkara oleh Rudi. (Yoga)

Sarkozy Dipidana, Korupsi dan cawe-cawe Peradilan

20 Dec 2024

Pengadilan Tinggi Perancis mendukung keputusan banding Pengadilan Paris yang menyatakan mantan Presiden Perancis Nicolas Sarkozy bersalah. Ia dinyatakan bersalah dalam kasus korupsi dan cawe-cawe terhadap lembaga peradilan. ”Keputusan dan pidana yang dijatuhkan sudah final dan mengikat,” demikian keterangan Pengadilan Kasasi Perancis dalam putusan kasasi, Rabu (18/12/2024). Pengadilan ini menangani kasasi. Sebelumnya, oleh hakim Pengadilan Paris, Sarkozy (69) dijatuhi hukuman 1 tahun penjara. Namun, terkait vonis itu, ia hanya akan menjalani tahanan rumah karena ancaman pidana yang dihadapi di bawah 2 tahun penjara. Sebagai pesakitan, Sarkozy harus mengenakan gelang elektronik di pergelangan kaki yang memantau pergerakannya. Jika dia meninggalkan rumah, sensor dalam gelang akan memberikan sinyal kepada penegak hukum untuk menindak si tahanan.

Sarkozy mula-mula divonis bersalah oleh Pengadilan Paris pada 2021, tetapi mengajukan banding ke Pengadilan Tinggi pada 2023. Ia disebut berusaha menyuap panitera pengadilan untuk mendapatkan informasi kasus apa yang sedang diselidiki terhadap dirinya. Menanggapi vonis itu, Sarkozy melalui akun X tetap menyatakan dirinya tidak bersalah. Dia menambahkan akan bertanggung jawab dan menghadapi segala konsekuensi. Sarkozy bertekad membawa kasusnya ke Pengadilan Hak Asasi Manusia Eropa dan berharap agar Republik Perancis dinyatakan bersalah telah menghukum dirinya. ”Saya akan memperjuangkan kasus ini seperti di kasus-kasus lainnya,” kata Sarkozy. Sarkozy merupakan presiden Perancis periode 2007-2012. Ia pensiun dari dunia politik pada 2017. Walau demikian, ia tetap memiliki pengaruh di kubu konservatif. Dia turut diundang dalam peresmian kembali Katedral Notre Dame, awal Desember 2024. Katedral itu terbakar lima tahun lalu. (Yoga)

Vietnam Ekspor Persenjataan

20 Dec 2024

Vietnam telah menanam investasi selama bertahun-tahun untuk meningkatkan kemampuan pertahanan. Jerih payah itu kini membuahkan hasil. Setelah memperkuat industri pertahanan dalam negeri, prioritas Vietnam saat ini ialah mempromosikan ekspor peralatan militer. Itulah salah satu pesan dari perhelatan pameran senjata internasional Vietnam (International Defense Expo 2024) yang digelar di Bandar Udara Gia Lam di Hanoi, mulai Kamis (19/12/2024). Saat membuka pameran, Perdana Menteri Vietnam Pham Minh Chinh mengatakan, pameran itu merupakan ”pesan perdamaian, kerja sama, dan pembangunan”. Chinh juga menyatakan ingin memperluas kerja sama pertahanan internasional dan mencegah peperangan. Vietnam selama ini dikenal sebagai importir utama senjata, terutama dari Rusia. Meski demikian, dalam waktu bersamaan, mereka berinvestasi pada penguatan kemampuan pertahanan. Chinh menegaskan, Vietnam menghargai perdamaian, kebenaran, hubungan, dan keadilan dalam kerja sama internasional. Vietnam konsisten mengikuti kebijakan luar negeri yang independen dengan penekanan pada multi lateralisme dan diversifikasi hubungan. ”Kami berusaha menjadi teman baik, mitra yang dapat diandalkan bagi semua negara, serta anggota masyarakat internasional yang aktif dan bertanggung jawab,” kata Chinh. Setelah mengalami banyak penderitaan, pengorbanan, dan kerugian akibat perang, menurut Chinh, Vietnam sangat memahami dan menghargai nilai persahabatan, perdamaian, kerja sama, dan pembangunan. (Yoga)

Masa-Masa Keemasan 'Start Up' Berlalu

20 Dec 2024

Kejayaan ekosistem usaha rintisan digital di Indonesia telah berlalu. Sekian tahun lalu mereka dapat perhatian banyak kalangan. Kini didera banyak masalah. Deretan kasus yang menerpa sejumlah usaha rintisan (start up) teknologi mengindikasikan urgensi perbaikan aspek tata kelola. Hal ini, antara lain, mempertimbangkan kepercayaan, terutama dari sisi investor, mengingat Indonesia memiliki potensi ekonomi digital yang besar. Belakangan ramai diberitakan mengenai pergantian jajaran CEO dan CPO PT Multidaya Teknologi Nusantara (eFishery). Start up yang bergerak di bidang akuakultur ini memutuskan memberhentikan Gibran Huzaifah selaku Founder dan CEO eFishery serta Chrisna Aditya selaku Co-Founder sekaligus Chief Product Officer eFishery lantaran dugaan penyelewengan dana (Kompas.id, 17/12/2024). Masalah finansial juga muncul dalam usaha rintisan TaniHub, Investree, Koinworks, dan beberapa lembaga lain. Persoalan tata kelola memang terjadi di banyak usaha rintisan. Mereka yang lebih longgar dalam pengaturan karena aturan sendiri sering tertinggal dan di sisi lain inovasi memang membutuhkan keleluasaan agar bisa membuat solusi baru, kerap terjebak praktik aji mumpung. Selama belum diatur, mereka masuk ke dalam ruang tersebut. Masalah lain yang paling banyak adalah pemutusan hubungan kerja dan menutup operasi. Pasca-2019 ketika usaha rintisan teknologi dituntut agar segera untung atau setidaknya jalur bisnisnya benar, banyak usaha rintisan yang tutup atau melakukan pemutusan hubungan kerja.

Cara pemasaran dengan bakar uang sudah tidak bisa lagi dilakukan. Mereka harus bekerja keras untuk mempunyai sumber pendapatan yang jelas. Akibatnya, tidak sedikit yang rontok. Kini, mereka didera dengan kenyataan bahwa tren industri digital adalah penggunaan kecerdasan buatan. Usaha rintisan dan perusahaan teknologi di Indonesia harus gigitjari. Mereka tidak siap dengan sumber daya manusia dan juga infrastruktur. Akibatnya investor memilih beberapa negara tetangga untuk menanamkan uangnya. Total investasi mereka ke Indonesia tak sampai 4 persen. Angka ini jauh di bawah Malaysia, Thailand, dan Vietnam. Situasi ini sangat berbeda ketika tren usaha rintisan teknologi muncul sekitar tahun 2010. Indonesia dipuja-puji sebagai negara yang akan sangat berkembang. Investor masuk dalam jumlah besar. Perusahaan berlomba-lomba mencari talenta digital dan jumlah usaha rintisan di Indonesia termasuk dalam lima besar dunia. Perusahaan rintisan menjadi favorit atau tempat yang paling diburu oleh pencari kerja. Kini, era keemasan itu telah berlalu. Masalah makin menumpuk. Meski demikian kita masih memiliki harapan. Tidak sedikit usaha rintisan yang bekerja dengan hati-hati dan mulai terlihat menjalankan bisnis secara benar. Mereka lebih banyak diam ketimbang senior mereka yang dulu langsung terkenal dan dekat dengan kekuasaan. Mereka benar-benar tekun dan terus berusaha. Kepada mereka kita berharap industri teknologi digital kita akan bangkit.(Yoga)

Pemerintah Ingin Pajaki Banyak UKM

19 Dec 2024

Guna meningkatkan penerimaan pajak, pemerintah berencana menurunkan ambang batas pengusaha kena pajak, dari Rp 4,8 miliar per tahun menjadi Rp 3,6 miliar per tahun. Artinya, sebagian pelaku usaha kecil menengah, yang selama ini bebas dari kewajiban pajak, harus membayar pajak. Pemerintah meyakini langkah tersebut dapat memperluas basis pajak dari pelaku usaha kecil menengah (UKM). Melalui kebijakan ini, pemerintah juga ingin meningkatkan penerimaan di saat kondisi keuangan negara lesu. ”Ada masukan supaya threshold pajak di Indonesia disesuaikan dengan praktik beberapa negara. Pertimbangannya karena keadilan pajak dan perluasan tax base (basis pajak). Pembahasannya sedang kita lakukan, rencana ke arah itu sudah ada,” kata Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Susiwijono Moegiarso di Jakarta,Rabu (18/12/2024). Susiwijono mengatakan, pemerintah sudah mewacanakan rencana penurunan ambang batas pengusaha kena pajak (PKP) sejak beberapa waktu lalu, sejalan dengan rekomendasi Organisasi Kerja Sama dan Pembangunan Ekonomi (OECD). Sebagai negara yang sedang dalam proses menjadi anggota OECD, Indonesia mesti menyesuaikan beberapa peraturan perpajakan dengan standar negara maju. Penurunan ambang batas PKP itu juga sejalan dengan rekomendasi sejumlah lembaga ekonomi internasional, seperti Bank Dunia. Lembaga-lembaga itu beberapa kali meminta Pemerintah Indonesia menambah jumlah pelaku usaha di sistem pajak. Rencana penurunan ambang batas PKP itu, Susi wijono melanjutkan, akan diatur melalui peraturan pemerintah (PP). Untuk saat ini, momentum pembahasannya bertepatan dengan penyusunan peraturan menteri keuangan (PMK) tentang perpanjangan insentif Pajak Penghasilan (PPh) Final 0,5 persen bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). (Yoga)

Berburu Pernik Natal Ekonomis

19 Dec 2024

Natal sudah dekat. Sejumlah warga berburu pernik natal di sejumlah tempat. Di tengah ekonomi sulit, warga bersiasat memilih dekorasi natal dengan cermat. Pasar Asemka di Jakarta Barat selalu menjadi magnet bagi pemburu pernik natal di akhir tahun. Sejumlah toko mena warkan pilihan hiasan yang beragam. Harganya pun bervariasi. Hal itu pula yang membuat Natalia (39) datang jauh-jauh dari Bekasi, Jawa Barat, ke Pasar Asemka, Sabtu (14/12/2024) siang. Ditemani anak perempuannya, ia sibuk mencari pernak-pernik natal. Toko demi toko dimasuki untuk menemukan barang yang diinginkan. Ia membandingkan harga pernak-pernik di setiap toko. Siang itu, ia ingin membeli beberapa aksesori, seperti bola-bola kristal, lampu, pita, dan lonceng plastik. ”Hanya membeli aksesori natal yang diperlukan,” ujarnya. Pada Natal tahun ini, Natalia dan keluarganya memilih tema warna rose gold. Mereka ingin menghias pohon natal di rumahnya dengan beragam aksesori berwarna merah muda dan keemasan. Setelah berpindah dari satu toko ke toko lainnya, ia memutuskan membeli ornamen natal di Toko Sunny Collection. Beragam hiasan natal menggantung di sisi muka toko itu. Pohon-pohon natal berbagai ukuran, dari 60 sentimeter hingga 2,8 meter, dipajang di depan toko. Natalia menyadari, kondisi perekonomian sedang sulit. Banyak kebutuhan yang mesti diprioritaskan. Namun, karena Natal merupakan momen spesial, dia berusaha mempersiapkan semaksimal mungkin. (Yoga)


Dana Tengkes Rp 10 Miliar, Rp 6 Miliar buat Rapat

19 Dec 2024

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian memberikan perhatian khusus terhadap penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah atau APBD yang tidak efektif. Salah satu temuannya adalah penggunaan dana tengkes yang lebih dari separuhnya untuk rapat koordinasi dan studi banding, alih-alih untuk peningkatan gizi ibu dan anak. Tak hanya itu, Tito juga mengungkap, dari 1.057 badan usaha milik daerah (BUMD) yang diharapkan dapat menambah pendapat daerah, separuhnya dalam kondisi sekarat (bleeding). Di hadapan para penjabat kepala daerah yang hadir dalam Rapat KoordinasiNasional Keuangan Daerah dan Penganugerahan APBD Award 2024 di Jakarta,Rabu (18/12/2024), Tito punmenyebutkan, buruknya kondisi BUMD itu disebabkan pengaruh nepotisme dalam penempatan orang di BUMD. "Saya meminta Dirjen (Direktur Jenderal) Bina Keuangan Daerah untuk memelototi anggaran-anggaran perjalanan dinas ataupun belanja-belanja yang tidak efisien,”kata Tito dalam rapat itu. Tito mengatakan, pihaknya menemukan salah satu daerah yang memiliki anggaran penanganan tengkes (stunting) hingga Rp 10 miliar. Namun, dana itu lebih banyak dialokasikan untuk rapat koordinasi, studi banding, dan lain-lain yang mencapai Rp 6 miliar. Ditambah Rp 2 miliar lagi untuk evaluasi kegiatan.

Dari anggaran Rp 10 miliar itu, akhirnya dana yang dirasakan masyarakat untuk penanganan tengkes, yakni untuk makanan bergizi bagi ibu hamil dan anak di bawah dua tahun, terbatas Rp 2 miliar. ”Jadi, antara stunting itu (hanya) Rp 2 miliar yang masuk ke perut, yang lainnya sudah untuk studi banding, dan ada lagi programnya yang terlalu banyak itu. Rapat dalam rangka penguatan. Saya bilang kapan kuat-kuatnya ini,” kata Tito. Demikian pula BUMD, lanjut Tito, dari 1.057 BUMD yang ada, separuhnya dalam kondisi sekarat. Padahal, optimalisasi dari BUMD dapat meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD). Menurut Tito, sejumlah faktor yang membuat BUMN sekarat adalah pengaruh nepotisme dalam penempatan orang di BUMD sehingga jabatan banyak diisi orang-orang yang tidak punya kapasitas. ”Yang kedua mungkin, mohon maaf, ’dipakai’. Saya pahamlah modus-modus operandinya. Akibat tidak dikelola profesional, akhirnya rugi. Saya sudah sampaikan dan sudah membuat surat edaran yang kira-kira tidak mampu lagi diselamatkan lebih baik distop,” kata Tito.(Yoga)

Trump Dirayuan Bos-bos Raksasa Teknologi

19 Dec 2024

Lobi-lobi politik tingkat tinggi para pemimpin perusahaan raksasa teknologi Amerika Serikat pada Donald Trump semakin kencang mendekati masa pelantikannya sebagai Presiden AS. Mereka menyusul CEO Tesla Elon Musk yang memang sudah menyatakan dukungan pada Trump sejak masa kampanye pemilu. Padahal, sebelumnya, bos-bos perusahaan teknologi menjaga jarak dari Trump, bahkan mengkritiknya. Setelah Trump memenangi pilpres, mereka berubah haluan. Apa kepentingan mereka di balik perubahan haluan, Trump akan resmi dilantik sebagai Presiden AS pada 20 Januari 2025. Semakin dekat masa jabatan itu, semakin rapat pula para bos perusahaan teknologi mendekati Trump. Serangkaian kunjungan dan makan malam digelar selain panggilan via telepon, janji-janji uang, dan pendekatan melalui media sosial. Satu demi satu, mulai dari Tim Cook (Apple), Sam Altman (OpenAI), Mark Zuckerberg (Meta), Masayoshi Son (SoftBank), hingga Jeff Bezos (Amazon) berusaha merangkul Trump dengan cara masing-masing. Mereka tak segan menggelontorkan jutaan dollar AS untuk dana pelantikan Trump. Jumlahnya meningkat tajam dibanding sumbangan pada pelantikan presiden-presiden sebelumnya. Altman, Amazon, dan Meta telah berjanji menyumbangkan masing-masing 1 juta dollar AS (Rp 15,6 miliar) untuk dana pelantikan Trump.

Zuckerberg dan Bezos, yang dulu sangat kritis pada Trump di periode pertama kepresidenan (2017-2021), melontarkan puja-puji sejak awal 2024. Trump merasakan ”hangatnya” perubahan haluan itu para bos teknologi itu. ”Pada masa jabatan pertama (saya), semua orang menentang saya. Pada masa jabatan (kedua) ini, semua orang ingin menjadi teman saya,” kata Trump dalam sambutannya di Mar-a-Lago, Palm Beach, Florida, AS, Rabu (18/12/2024). CEO pelantar Salesforce, Marc Benioff, mengatakan, pemerintahan Trump tampaknya akan lebih banyak membahas isu-isu yang penting bagi industri teknologi daripada pemerintahan Presiden Joe Biden. ”Kesampingkan semua politik, semua orang ingin memulai ulang,” kata Benioff. Bos majalah Time ini menekankan dirinya berusaha untuk tetap bersikap nonpartisan. Menurut Benioff, AS tengah berada pada momen yang sangat menarik. Sebuah babak baru bagi Amerika. ”Menurut saya, kita semua harus memiliki niat terbaik untuk maju. Banyak orang menyadari bahwa ada banyak orang hebat seperti Elon Musk di industri teknologi dan komunitas bisnis. Jika kekuatan dan keahlian orang-orang terbaik di Amerika digunakan untuk menjadikan Amerika yang terbaik, itu visi yang hebat,” ujarnya. Benioff mengatakan, dirinya tidak menyumbangkan uang untuk pelantikan Trump terkait hubungannya dengan Time. Walakin, di bawah kepemilikan Benioff, Time menobatkan Trump sebagai ”Person of The Year” tahun 2024. Ini gelar prestisius yang di masa lalu diberikan kepada orang-orang yang berjasa besar pada kesejahteraan masyarakat. (Yoga)