Ekonomi
( 40554 )Jabodetabek Kian Rentan Bencana, Tata Kota Abaikan Lingkungan
Pembangunan wilayah perkotaan dan permukiman yang tidak teratur membuat Jakarta dan wilayah sekitarnya semakin rentan terdampak bencana. Pada akhir November hingga awal Desember 2024, warga di Jakarta Utara merasakan dampak banjir rob. Banjir rob bahkan kembali menggenangi wilayah pesisir utara Jakarta pada 13-18 Desember 2024. Banjir ini terjadi karena fenomena pasang maksimum air laut bersamaan dengan fase bulan baru. Selain itu, banjir rob dipengaruhi oleh topografi wilayah serta dampak dari hujan berintensitas tinggi. Sejumlah wilayah RT di Kelurahan Marunda, Kecamatan Cilincing, dan Kelurahan Pluit, Penjaringan, digenangi air setinggi 10-100 sentimeter (cm). Meningkatnya tinggi pasang air laut maksimum dan kombinasi cuaca masih berpotensi terjadi di pesisir utara Jakarta.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi, banjir rob Jakarta akan terjadi pada 26 Desember 2024 hingga 3Januari 2025. Banjir rob itu berpotensi melanda wilayah pesisir Jakarta Utara, seperti Kamal Muara, Kapuk Muara, Penjaringan, Pluit, Ancol, Kamal, Marunda, Cilincing, Kalibaru, Muara Angke, hingga Kepulauan Seribu. Banjir juga sempat melanda sejumlah wilayah di Jakarta pada Rabu (27/11). Berdasarkan pemetaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jakarta terkait antisipasi dampak cuaca ekstrem, dari 267 kelurahan di wilayah Jakarta, ada 40 kelurahan yang berpotensi terdampak banjir. Wilayah-wilayah yang dinilai rawan banjir antara lain daerah bantaran sungai di Kemang, Pesanggrahan, Cilandak Timur, Bidaracina, Kebon Baru,Rawajati, KuninganBarat, Petogogan, dan Kebon Pala. (Yoga)
Dua Orang Tewas, Bus Pariwisata Tabrak Truk di Tol Cipularang
Sebuah bus pariwisata menabrak truk di Kilometer 80 Tol Cipularang di Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, Kamis (26/12/2024) dini hari. Dua penumpang tewas dalam kejadian ini, sementara 56 orang lainnya mengalami luka-luka. Data yang dihimpun Kompas dari Jasamarga Metropolitan Tollroad dan Kepolisian Resor Purwakarta, kecelakaan yang melibatkan bus PO Qonita Wisata dengan truk itu terjadi pukul 01.35. Kecelakaan terjadi ketika bus melintas dari Bandung menuju Jakarta. Bus dengan nomor polisi B 7363 NGA itu dikemudikan oleh Romyani (57). Bus menabrak bagian belakang truk bernomor polisi B 9354 FYT yang berada di lajur kiri jalan tol tersebut. Pengemudi bus diduga mengantuk sehingga kurang mengantisipasi kendaraan di depannya. Akibatnya, bus menabrak bagian belakang truk. Pascakejadian ini, para korban yang terluka dan tewas dievakuasi ke Rumah Sakit Abdul Radjak, Purwakarta. Dua kendaraan yang terlibat kecelakaan dievakuasi ke Gerbang Tol Jatiluhur di Purwakarta. Sekalipun sempat tersendat, arus lalu lintas kembali lancar beberapa jam setelah kejadian tersebut. ”Terdapat 12 korban luka berat yang masih menjalani perawatandiRumah Sakit Abdul Radjak, Purwakarta. Kami telah menahan sopir di Markas Polres Purwakarta,” kata Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Purwakarta Ajun Komisaris Dadang Supriadi. Polisi belum dapat menyampaikan pemicu kecelakaan.
Sopir masih diperiksa oleh polisi. ”Sopir diperiksa untuk mengungkap adanya unsur kelalaian dalam kasus ini.Bus diduga terlebih dahulu menabrak truk ini,” ujarnya. Sementara itu, Senior Manager Representative Office 3 Jasamarga Metropolitan Tollroad Agni Mayvvina mengatakan, total terjadi dua kecelakaan pada Kamis dini hari. Peristiwa kedua terjadi di Kilometer 92 Tol Cipularang di ruas jalan dari arah Jakarta menuju Bandung pada pukul 02.50. ”Peristiwa yang kedua melibatkan satu bus angkutan dan satu kendaraan yang belum teridentifikasi karena sudah tidak berada di lokasi kejadian. Terdapat satu korban luka pada kecelakaan di lokasi ini,” kata Agni. Ia mengimbau pengguna jalan, baik pengendara kendaraan pribadi maupun angkutan, untuk menyiapkan diri dan kendaraan dengan baik sebelum memulai perjalanan. ”Khusus bagi pengguna jalan yang berkendara pada malam hari, manfaatkan rest area (tempat istirahat) terdekat jika mengalami kelelahan atau mengantuk,” ujarnya. Sebelumnya, dua kecelakaan besar yang melibatkan bus pariwisata terjadi di Jabar pada tahun 2024. Pertama, kecelakaan tunggal bus Putera Fajar yang membawa rombongan siswa SMK Lingga Kencana asal Depok di Jalan Raya Ciater, Subang, Jabar, pada 11 Mei. Peristiwa yang dipicu rem bus blong ini mengakibatkan 11 korban tewas dan puluhan lain terluka. Kedua, kecelakaan bus wisata Blue Star yang membawa rombongan dosen Universitas Pamulang di Kilometer 176 Tol Cikampek-Palimanan (Cipali) di Kabupaten Majalengka, Jabar, pada 24 Juli. Seorang dosen tewas dalam insiden ini. (Yoga)
Buntut Pemerasan di Konser DWP 34 Polisi Dimutasi
Polda Metro Jaya memutasi 34 anggotanya buntut kasus dugaan pemerasan terhadap puluhan warga Malaysia saat gelaran Djakarta Warehouse Project atau DWP 2024. Mereka di pindah ke Divisi Pelayanan Markas Polda Metro Jaya guna memudahkan pemeriksaan. Hal tersebut tertuang dalam surat telegram mutasi jabatan tingkat perwira menengah, perwira pertama, hingga bintara bernomor ST/429/XII/ KEP.2024 tertanggal 25 Desember 2024. Surat itu ditandatangani oleh Kepala Biro Sumber Daya Manusia Polda Metro Jaya Komisaris Besar Muh Dwita Kumu Wardana atas nama Kepala Polda Metro Jaya Inspektur Jenderal Karyoto.
Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Ade Ary membenarkan informasi tentang mutasi terhadap 34 polisi itu. ”Benar (mutasi itu) dalam rangka pemeriksaan,” ujarnya, Kamis (26/12/2024). Anggota Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas), Muhammad Choirul Anam, menegaskan pentingnya pertanggung jawaban struktural dalam dugaan pemerasan terhadap warga negara Malaysia saat acara DWP 2024.
Pihaknya telah mendapatkan penjelasan rinci atas konstruksi dan alur kejadian dari penyidik. Menurut Anam, memahami struktur peristiwa yang berlangsung dari sebelum hingga setelah hari kejadian adalah kunci untuk menentukan karakter pertanggung jawaban secara struktural. Hal itu mencakup potensi atau dugaan keterlibatan pihak yang menggerakkan serta pihak yang melaksanakan tindakan tersebut. ”Sebab, ada struktur yang bisa menggerakkan orang dan ada yang melaksanakannya,” kata Anam.
Sementara itu, dugaan pemerasan Rp 2,5 miliar dikonfirmasi melalui bukti transfer yang telah diperiksa. Anam menyebutkan, potensi jumlahkerugian lebih besar bergantung pada bukti tambahan yang mungkin muncul dalam penyelidikan lebih lanjut. (Yoga)
Nilai Ekspor Sultra Menurun Akibat Permintaan Baja Tahan Karat Berkurang
Nilai ekspor Sulawesi Tenggara pada periode Januari-November 2024 menurun 9,45 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. Penurunan itu terjadi karena berkurangnya permintaan baja tahan karat yang biasa diproduksi smelter di Sultra. Selain itu, ekspor produk pertanian dan kelautan juga stagnan. Berdasarkan data Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sultra, volume ekspor dari provinsi itu pada Januari-November 2024 mencapai 2,61 juta ton. Angka itu meningkat sekitar 400.000 ton dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu sebesar 2,24 juta ton. Meski volumenya bertambah, nilai ekspor Sultra justru menurun 9,45 persen. Hingga November 2024, total nilai ekspor Sultra mencapai 3,64 miliar dollar AS atau sekitar Rp 54 triliun pada kurs Rp 16.000 per dollar AS. Pada periode yang sama tahun lalu, nilai ekspor provinsi itu sebesar 4,02 miliar dollar AS. Kepala Bidang Perdagangan Luar Negeri Disperindag Sultra Nur Adnan Hadi mengakui, secara rekapitulasi, nilai ekspor tahun ini turun dibandingkan tahun lalu. Hal ini ditengarai akibat turunnya permintaan baja tahan karat.
Penurunan permintaan baja tahan karat itu membuat smelter-smelter di Sultra lebih banyak memproduksi feronikel. Feronikel adalah produk smelter kategori ”kelas dua” yang merupakan bahan baku pembuatan baja tahan karat. Pada periode sebelumnya, produksi feronikel dan baja tahan karat hampir seimbang. ”Sekitar 83 persen ekspor tahun ini didominasi hasil industri pengolahan berupa feronikel. Ini berbeda dengan tahun sebelumnya di mana produk baja tahan karattinggi. Hal itu berimbas pada nilai ekspor yang turun,” tutur Hadi, Kamis (26/12/2024), di Kendari. Nilai ekspor feronikel di Sultra tahun ini mencapai 82,9 persen dari total ekspor. Jumlah tersebut mencapai 3,01 miliar dollar AS atau Rp 48,16 triliun.Adapun nilai ekspor baja tahan karat mencapai 17 persen. Di sisi lain, hasil kelautan perikanan dan pertanian terus melemah dan tertinggal jauh. Nilai ekspor produk kelautan perikanan dan pertanian kurang dari 1 persen. Produk perikanan dan pertanian seperti ikan beku, gurita, kepiting, dan pinang hanya memiliki persentase kurang dari 1 persen dari total ekspor Sultra. (Yoga)
Pergerakan Sejumlah Angkutan Barang Dibatasi.
Cerita Buruh Sawit soal Hak-hak Pekerja di Perkebunan Belum Diperoleh Sepanjang 2024
OJK Dukung Suksesnya Program 3 Juta Unit Rumah
Lokasi Wisata Murah Dalam Kota Diserbu Warga
Jelang Tahun Baru 2025, ruang publik dengan area terbuka hijau yang murah atau gratis dan terintegrasi dengan transportasi publik menjadi pilihan untuk menghabiskan waktu liburan. Taman kota, museum, dan taman hiburan yang menyuguhkan keindahan alam sekaligus pengetahuan ramai dikunjungi warga. Hal itu tidak terlepas dari pelemahan daya beli dan kewaspadaan akan kondisi ekonomi ke depan sehingga warga harus berlibur secara hemat. Sejumlah taman di Jakarta dipadati pengunjung sepanjang Kamis (26/12/2024). Salah satunya Tebet Eco Park, Jakarta Selatan, seluas 7,3 hektar yang bisa dikunjungi secara gratis oleh masyarakat. Di sana, para orangtua mengajak anak-anaknya bermain di trampolin, ayunan, seluncuran, dan jungkat-jungkit. Ada pula yang sekadar duduk di atas rerumputan, bangku panjang, ataupun kursi malas sambil menikmati udara segar di bawah pepohonan rindang, bunga-bunga, dan aliran sungai. Tidak hanya itu, sebagian pengunjung juga berfoto di jembatan meliuk yang menghubungkan sisi selatan dan utara taman. Keramaian juga terjadi di Taman Literasi Martha Christina Tiahahu di kawasan Blok M, Jakarta Selatan. Ada yang sekadar jalan-jalan, duduk sambil bercengkerama, hingga bermain dengan anak-anak. Di Taman Literasi Marta Christina Tiahahu juga tersedia perpustakaan.
Warga Cipinang, Jakarta Timur, Zamira (34), mengatakan membawa tiga anaknya dan istrinya ke Taman Literasi untuk menghabiskan liburan Natal mengingat pada Jumat (27/12) ia sudah akan kembali bekerja. Menurut dia, lokasi taman yang berada di samping Stasiun MRT Blok M sangat memudahkan. Fasilitas taman juga lengkap. Bukan hanya arena bermain anak, melainkan juga ada perpustakaan. ”Di sini anak-anak lebih bebas untuk berlari dan bermain. Ruang terbuka hijau juga cocok untuk menyegarkan pikiran bagi kami yang merupakan pekerja kantoran,” ujar Zamira. Di sudut barat Jakarta, warga juga memadati kawasan Kota Tua. Setiap sudut kompleks gedung peninggalan Belanda itu menjadi sasaran untuk berfoto. Mereka juga mendatangi sejumlah bangunan yang dijadikan museum, misalnya Museum Seni Rupa dan Keramik serta Museum Sejarah Jakarta yang harga tiketnya Rp 10.000. ”Mumpung libur sekolah, makanya kami ke sini. Di sini enak karena bisa foto-foto dan ongkosnya tidak mahal,” kata Eko (47), warga Bogor, Jawa Barat, yang datang ke Kota Tua bersama istri dan dua anaknya. Andre (23), warga Bintaro, Tangerang Selatan, yang juga mengunjungiKotaTua siang itu mengatakan, kemudahan akses ke kawasan itu dari stasiun kereta komuter menjadi pertimbangan untuk berwisata ke sana. Ia dan tiga temannya yang sama-sama berlibur ke Kota Tua hanya perlu menaiki kereta komuter dari Stasiun Jurang Mangu tanpa harus berganti kemoda transportasi lain. Sementara itu, Taman Mini Indonesia Indah (TMII) juga menjadi tempat liburan masyarakat. (Yoga)
Sisi Gelap Korsel dan "Squid Game"
Melanjutkan musim sebelumnya, Squid Game 2 yang dijadwalkan tayang mulai Kamis (26/12/2024) sore WIB juga tetap mengangkat soal kekerasan dan kekejaman. Persoalan yang sangat erat dengan sisi gelap Korea Selatan. Film itu tak lain terinspirasi oleh pemogokan Ssangyong yang penuh kekerasan pada 2009. Ssangyong, salah satu raksasa otomotif Korsel, pada Mei 2009, mengumumkan akan memberhentikan 2.600 orang, 40 persen dari total jumlah pekerja. Para pekerja tidak terima dan protes, lalu menguasai pabrik dan mogok selama 77 hari. Protes berakhir dengan bentrokan antara pekerja yang bersenjatakan ketapel dan pipa baja dengan polisi antihuru-hara yang bersenjatakan peluru karet dan senjata kejut listrik. Banyak anggota serikat pekerja yang dipukuli dan dipenjara. Lima tahun kemudian, pemimpin serikat pekerja, Lee Chang-kun, duduk selama 100 hari di atas salah satu cerobong asap pabrik. Ia memprotes hukuman yang menguntungkan Ssangyong. Selama itu, dia rutin dikirimi makanan oleh para pendukungnya. Kala itu, dia mengalami halusinasi melihat tali tenda berubah menjadi ular yang menggeliat. ”Orang-orang yang mengalami kerusuhan itu susah membicarakan Squid Game karena pengalaman itu traumatis,” kata Lee dalam wawancara yang disiarkan AFP pada Selasa (24/12). (Yoga)
Berburu Diskon demi Berhemat diakhir Tahun
Menjelang tahun baru, sejumlah toko di pusat perbelanjaan hingga lokapasar menawarkan potongan harga atau diskon besar-besaran. Momen ini dimanfaatkan warga Jakarta untuk membeli sejumlah bahan kebutuhan sebelum PPN 12 % diberlakukan awal 2025. Sebelum berbelanja, Yunita Sari (32), warga Jakbar, memastikan membuat daftar barang yang benar-benar dibutuhkan. Khusus akhir tahun ini, ia akan berbelanja untuk keperluan hingga tiga bulan ke depan. ”Saya list barang-barang rumah tangga yang perlu dibeli, seperti beras (premium), makanan dan minuman kaleng, minyak goreng, detergen, sabun cuci, sabun mandi, pasta gigi, dan barang-barang atau kebutuhan pokok lain yang bisa disimpan dalam jangka lama,” kata Yunita, Rabu (25/12). Menurut Yunita, pada momen khusus, seperti saat 12.12 atau 12 Desember, dirinya bisa menghemat hingga jutaan rupiah.
Salah satunya, ia membeli paket minyak goreng kemasan 2 liter sebanyak enam bungkus di lokapasar (marketplace) dengan harga Rp 188.000 atau lebih rendah dari harga awal Rp 260.000. Yunita juga membeli paket beras premium kemasan 5 kg sebanyak lima bungkus seharga Rp 360.000 atau lebih rendah dari harga awal Rp 416.000. Menurut rencana, ia membeli lagi jika diskon masih ada. ”Pengeluaran mulai 1 Januari 2025 akan lebih besar karena PPN menjadi 12 %. Jadi, sebisa mungkin menyetok beberapa barang dengan harga diskon. Saya takut tahun depan barang-barang ini harganya semakin naik,” ujarnya. Menurut Yunita, jika ingin berhemat tanpa mengganti merek, seseorang harus pandai mencari promo. Ia biasanya mengaktifkan notifikasi pemberitahuan promo di aplikasi belanja daring miliknya untuk mendapatkan diskon,flash sale, atau penawaran khusus lain. (Yoga)
Pilihan Editor
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023









