;
Kategori

Ekonomi

( 40554 )

Rencanakan Liburan Dengan Anggaran Yang Matang

30 Dec 2024

Belum semua orang menyiapkan budget liburan akhir tahun secara matang. Anggaran biasa diambil dari penghasilan bulan Desember, bonus akhir tahun, atau penghasilan dadakan. Padahal, dana untuk berlibur perlu disisihkan sepanjang tahun agar pengeluaran tidak mengambil dana dari pos kebutuhan sehari-hari atau justru terjebak utang. Suwito (44), warga Purwakarta, Jawa Barat, salah satunya. Ia mengaku tidak pernah memiliki anggaran khusus liburan, termasuk tahun ini. Menurut dia, kebutuhan dana untuk berlibur masih bisa dipenuhi dengan gajinya sebagai karyawan di perusahaan otomotif. Apalagi, akhir tahun ini ia dan keluarga hanya berlibur ke Jakarta yang bisa ditempuh pergi-pulang tanpa menginap.

”Tidak sampai Rp 1 juta untuk pengeluarannya. Selain ke Taman Mini Indonesia Indah, Museum Nasional Indonesia, kami juga mau ke Monas. Lalu, sore harinya langsung pulang ke Purwakarta,” ujarnya saat ditemui di Jakarta, Minggu (29/12/2024). Toni (42), warga Bandung, Jawa Barat, juga tidak memiliki anggaran khusus yang disisihkan sebelum berlibur akhir tahun. Namun, agar tidak mengambil dana kebutuhan sehari-hari, ia menggunakan tunjangan hari raya (THR) untuk membiayai akomodasi dan transportasi liburan. Kali ini, ia dan keluarga berlibur ke Semarang, Jawa Tengah, dengan membawa mobil pribadi dan menginap di hotel selama lima hari. Rifa Mulyawan (30), kreator konten asal Tangerang, Banten, juga mengatakan tidak membuat anggaran khusus untuk setiap liburan. Tidak terkecuali untuk vakansi ke Thailand sejak pertengahan Desember lalu hingga 5 Januari 2025 mendatang. (Yoga)

179 Orang Kemungkinan Tewas, Jeju Air Terbakar

30 Dec 2024

Awan mendung memayungi dunia penerbangan di pengujung tahun. Dalam sepekan, empat pesawat penumpang mengalami kecelakaan di empat negara. Kecelakaan terparah dialami pesawat Boeing 737-800 milik Jeju Air yang tergelincir dan terbakar saat mendarat di Bandar Udara Internasional Muan di Provinsi Jeolla Selatan, Korea Selatan, Minggu (29/12/2024) pagi. Sampai Minggu siang waktu setempat, 179 orang dari 181 orang yang diangkut pesawat itu hampir dipastikan tewas. Sejauh ini, 122 jenazah telah dikumpulkan petugas penyelamat. Pesawat mengangkut 175 penumpang dan enam awak. Hanya seorang awak perempuan dan seorang awak laki-laki yang selamat dari kecelakaan itu.

Seorang pejabat pemadam kebakaran Korea Selatan mengatakan, kecil kemungkinan penumpang yang tersisa selamat. Hal ini karena badan pesawat nyaris hancur seluruhnya. ”Para penumpang terlempar keluar dari pesawat setelah (pesawat) menabrak pagar pembatas (bandara) sehingga sedikit kemungkinan untuk selamat,” kata pejabat tersebut. Selang beberapa jam selepas pesawat Jeju Air terbakar di Muan, pesawat Air Canada rute St John-Halifax mendarat darurat di Bandara Halifax, Kanada, pada Sabtu (28/12) malam waktu setempat atau Minggu pagi WIB. Tidak ada korban dalam kecelakaan yang menimpa pesawat jenis De Havilland Dash 8-400 itu. Sebelumnya, sebuah pesawat penumpang Embraer 190 milik maskapai Azerbaijan Airlines jatuh di dekat kota Aktau, Kazakhstan, Rabu (25/12) waktu setempat. Otoritas Kazakhstan mengatakan, pesawat rute Baku (Azerbaijan)-Grozny (Rusia)itu mengangkut 62 penumpang dan lima awak. Dari jumlah itu, lebih dari 30 orang diperkirakan tewas. (Yoga)

Kesejahteraan Dipertaruhkan, Seusai Pesta Politik

30 Dec 2024

Kualitas demokrasi bangsa ini belum dalam kondisi yang menggembirakan. Setidaknya dengan mengacu pada berbagai indeks yang memotret kondisi demokrasi di negeri ini, hingga pengukuran sepanjang 2023, ada kecenderungan penurunan kualitas demokrasi di negeri ini. Badan Pusat Statistik (BPS), misalnya, mencatat pada 2023, kualitas demokrasi negeri ini sebesar 79,51 dari skala 1-100. Indeks yang ditopang oleh 3 aspek, 11 variabel, dan 30 indikator pengukuran ini menempatkan demokrasi negeri ini dalam kondisi ”sedang”. Hal yang agak mengkhawatirkan, jika dibandingkan dengan skor indeks tahun sebelumnya, capaian 2023 terbilang menurun. Tahun 2022, skor indeks demokrasi tercatat 80,41. Penyumbang terbesar penurunan tampak pada aspek kebebasan. Sebelumnya, skor kebebasan mencapai 82,80, kali ini merosot jadi 77,48. Sisi kapasitas kelembagaan demokrasi pun tampak menurun, dari semula 78,22 menjadi 76,46. Dalam indeks ini, peningkatan skor terjadi hanya pada aspek kesetaraan, dari semula skornya 80,28 berubah menjadi 83,74. Penurunan kualitas demokrasi dinyatakan pula dalam indeks demokrasi global yang dibangun oleh The Economist Intelligence Unit (EIU). Dengan menggunakan lima indikator dalam menentukan kualitas demokrasi suatu negara, antara lain ”proses pemilu dan pluralisme”, ”kebebasan sipil”, ”partisipasi politik”, ”fungsi dan kinerja pemerintah”, serta”budaya politik”, skor Indonesia di tahun 2023 sebesar 6,53 (dari skor tertinggi 10). (Yoga)

Kian Nyaman Transportasi Publik

30 Dec 2024

Dari tahun ke tahun, jumlah penumpang transportasi publik di Jakarta semakin masif. Pembangunan dan pengembangan transportasi publik diperlukan agar Jakarta benar-benar menjadi kota kelas dunia. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Jakarta pada periode Januari-September 2024, jumlah penumpang MRT Jakarta mencapai 28,94 juta orang, naik 19,83 persen dibanding periode yang sama tahun 2023. Kemudian, penumpang Transjakarta 281,08 juta orang, naik 42,14 persen dibanding periode yang sama tahun 2023. Commuter Line Jabodetabek juga mencatatkan pertumbuhan positif pada Oktober 2024. Total volume pengguna KRL Jabodetabek 29.933.224 orang pada Oktober 2024, meningkat 11,72 persen dibandingkan dengan Oktober 2023 yang mencatatkan 26.793.455 pengguna. Seorang warga yang dalam setahun ini mulai sering naik Transjakarta hingga KRL Jabodetabek, Sheyla Damaika (29), mengatakan,transportasi publik seharusnya bukan hanya murah, melainkan juga terintegrasi.

Kenyamanan dan ketepatan waktu juga perlu untuk ditingkatkan, beserta dengan efisiensi perjalanan. ”Perlu untuk didukung juga dengan fasilitas untuk para pejalan kaki agar bisa merasa lebih nyaman, baik saat harus transit maupun saat menuju tempat tujuan mereka,” ujarSheyla, Minggu (29/12/2024),  saat ditemui di Stasiun KRL Sudirman, Jakarta Pusat. Sheyla mengatakan, Pemprov Jakarta diharapkan fokus pada pengembangan transportasi yang terintegrasi dan mudah diakses oleh warga, termasuk mereka yang tinggal di kota-kota penyangga. Tarif kombinasi antarlayanan antara KRL, MRT Jakarta, LRT Jabodetabek, LRT Jakarta, Transjakarta, dan JR Connexion serta perhitungan tarif untuk jarak antarkota dan waktu tempuh perjalanan menjadi salah satu hal yang harus dipertimbangkan guna mewujudkan integrasi pembayaran transportasi Jakarta. Salah satu elemen utama dari pengembangan transportasi di Jakarta ialah integrasi antarmoda. Dari tahun ke tahun, konsep ini mulai diterapkan di Jakarta melalui pembangunan hub-hub transportasi yang memungkinkan pengguna bisa beralih dari satu moda transportasi ke moda lain dengan mudah. (Yoga)

Industri Kripto Dilanda Ketidakpastian Karena Belum Diberlakukannya PP

30 Dec 2024
Industri kripto nasional dilanda ketidakpastian, belum diberlakukannya Peraturan Pemerintah (PP) tentang pengawasan dan pengaturan aset kripto dari badan Pengawas Pedagangan Berjangka Komoditi (Bappeti) Kementerian  Perdagangan (Kemendag) ke OJK.  Padahal PP itu merupakan aturan teknis peralihan pengaturan kripto dari bappeti ke OJK, sesuai Undang-Undang No 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UUP2SK). 

Mengutip pasal 312 ayat (1) UU P2SK, peralihan secara penuh paling lambat dilaksanakan 24 bulan sejak UU itu disahkan pada 12 Januari 2023 atau tepatnya 12 januari 2025. Nyatanya hingga saat ini, PP aset kripto belum juga berlaku, kendati sudah diteken sejumlah menteri terkait. Jika PP itu belum berlaku, tim transisi yang terdiri atas OJK, BI, dan Bappeti tidak dapat dibentuk. Ini sangat disayangkan, karena tim transisi  berperan krusial. Tim ini akan menyusun konsep surat keputusan, berita acara serah terima, dan nota kesepahaman antara OJK, BI, dan Bappeti yang berisi pendelegasian wewenang pengawasan dan pengaturan kripto dari Bappeti ke OJK. (Yetede)

Perlambatan Ekonomi di 2025 dan Hantu PPN

30 Dec 2024

Tahun 2024 akan segera berlalu. banyak pihak sepakat, tahun ini adalah tahun yang berat bagi perekonomian Indonesia, setelah sempat lepas dari tekanan pandemi Covid-19 beberapa waktu lalu. Meski masih disekitaran 5%, dalam tiga kuartal awal 2024, menjadi 5,05% di kuartal II-2024, dan 4,9% pada kuartal II-2024. Itu semua tidak terlepas dari tren kondisi ekonomi Indonesia terus turun, dari 5,11% di kuartal I-2024, menjadi 5,05% di kuartal di II-2024, dan 4,9% pada kuartal III-2024. Itu semua tidak lepas dari tren kondisi ekonomi global yang melemah dan tensi geopolitik yang tak kunjung reda.

Sementara di dalam negeri, negara disibukkan dengan agenda pilpres dan pilkada serentak. Faktor global membuat ekspor terus merosot, sedangkan faktor domestik memicu investor wait and see. Akibatnya, kinerja manufaktur manurun, PHK meningkat, dan alhasil daya beli masyarakat merosot. Harapan perbaikan ekonomi menguat, ketika pilpres berjalan damai, transisi pemerintahan berlangsung mulus, dan pilkada serentak terselenggara tanpa riak berarti. Semula semua optimisme kondisi ini akan membawa perekonomian Indonesia tancap gas. Namun, harapan itu kembali menipis ketika pemerintah bersikukuh menerapak PPN 12% mulai awal tahun ini. (Yetede)

Ramai Konsolidasi dan Super App Kian Digandrungi

30 Dec 2024
Sepanjang tahun ini masih banyak bank yang berusaha memenuhi ketentuan regulator terkait aturan modal inti minimum. Salah satu yang didorong OJK adalah skema konsolidasi yang  merupakan wujud penguatan industri perbankan dan melahirkan perbankan yang lebih sehat, efisien, dan lebih berdaya saing, serta berkontribusi terhadap perekonomian nasional. 

Skema konsolilidasi yang dapat dilakukan oleh bank, antar lain melalui penggabungan, peleburan, integrasi; pengambilalihan diikuti dengan penggabungan peleburan, integrasi. Selain itu, pembentukan kelompok usaha bank (KUB) terhadap bank yang telah dimiliki; pembentukan KUB karena pemisahan UUS; atau pembentukan KUB karena pengambialihan. 

Tujuan konsolidasi juga untuk mendukung stabilitas dan pertumbuhan ekonomii yang tinggi, penguatan struktur, ketahanan, dan saya saing industri perbankan nasional juga sangat diperlukan dalam menghadapi dinamika perekonomian serta teknologi informasi domestik dan global. (Yetede) 

Investasi dan Ekspor Mesin Pendorong Perekonomian RI

30 Dec 2024
Indonesia saat ini menjadi salah satu destinasi investasi yang sangat menjanjikan bagi pengusaha asing dan domestik. Investasi sudah menjadi tulang punggung utama (backbone) pertumbuhan perekonomian nasional, penciptaan lapangan kerja, peningkatan nilai tambah dan ekspor, serta penerimanaan negara. Adapun pemerintah menargetkan realisasi investasi sebesar Rp1.650 triliun pada 2024. Perhitungan proyek tersebut bukan tanpa sebab. Pasalnya, pemerintah harus mencapai pertumbuhan ekonomi sebesar 5,2% pada 2024. Dalam hal ini investasi menjadi salah satu pendorong terbesar pertumbuhan ekonomi di Tanah Air. 

Sementara itu, kegiatan ekspor turut memberikan kontribusi besar terhadao perekonomian nasional pada 2024. Namun demikian, kinerja ekspor tidak terlepas dari fluktuasi harga komoditas di pasar dunia. Oleh karena itu, pemerintah konsisten melakukan diversifikasi ekspor untuk mengurangi ketergantungan terhadap komoditas sumber daya alam. Pemerintah juga terus memperluas hubungan ekspor ke negara-negara tujuan ekspornon tradisional, sehingga pasar Indonesia bisa lebih ekpansif. 

Untuk Menjaga Stabilitas BI Memborong SBN

30 Dec 2024
UNTUK menjaga stabilitas fiskal dan moneter tahun depan, Bank Indonesia bersama Kementerian Keuangan sepakat menerbitkan dan membeli Surat Berharga Negara (SBN). Melalui kebijakan ini, BI akan memegang obligasi pemerintah, sedangkan pemerintah memperoleh dana untuk menutupi defisit anggaran. Gubernur BI Perry Warjiyo menyatakan langkah ini bertujuan menstabilkan nilai tukar rupiah di tengah tekanan ekonomi global. Pemerintah dan BI mengambil keputusan ini setelah melakukan pembahasan intensif. Perry menyebutkan langkah tersebut telah disepakati bersama Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. "Secara prinsip, kami sudah sepakat mengenai rencana penerbitan dan pembelian SBN dari pasar sekunder sebagai bagian dari operasi moneter," ujarnya dalam pengumuman hasil Rapat Dewan Gubernur BI, Rabu, 18 Desember 2024.

Melalui skema ini, pemerintah akan meminjam langsung dari bank sentral dengan menerbitkan obligasi yang diborong BI. SBN tersebut akan menjadi alat pendanaan penting bagi pemerintah untuk menutupi celah fiskal, sembari menjaga kepercayaan pasar terhadap stabilitas keuangan negara. Perry menuturkan BI akan membeli lebih banyak SBN dari pasar sebagai strategi pengelolaan utang menjelang jatuh tempo pada 2025. Pada 2025, utang pemerintah yang jatuh tempo mencapai Rp 800,33 triliun. Angka ini terdiri atas SBN atau obligasi pemerintah senilai Rp 705,5 triliun. Sebanyak 92,7 persen dari obligasi tersebut terbit setelah 2014 atau pada masa pemerintahan Presiden Joko Widodo. Ada juga utang yang jatuh tempo tahun depan berupa pinjaman sebesar Rp 94,83 triliun.

Selain itu, sebelumnya Sri Mulyani memperlebar defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara menjadi 2,53 persen dari produk domestik bruto (PDB) atau sebesar Rp 616 triliun. Pembiayaan defisit APBN 2025 akan dipenuhi melalui pembiayaan utang yang secara neto sebesar Rp 775,8 triliun dan pembiayaan nonutang yang secara neto sebesar minus Rp 159,7 triliun. Pembiayaan utang ini akan dilakukan melalui penerbitan global bond, penarikan pinjaman luar negeri dan dalam negeri, serta penerbitan SBN di pasar domestik. Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo (ketiga dari kiri) didampingi Deputi Gubernur Senior BI Destry Damayanti (ketiga dari kanan) serta para Deputi Gubernur BI, Doni P. Joewono (kedua dari kiri), Juda Agung (kedua dari kanan), Aida S. Budiman (kiri), dan Filianingsih Hendarta (kanan), berbincang sebelum menyampaikan keterangan pers hasil Rapat Dewan Gubernur BI di Jakarta, 18 Desember 2024. (Yetede)

Rupiah Gagah di Akhir Tahun

30 Dec 2024
Mata uang rupiah menguat pada penutupan perdagangan hari ini. Direktur PT Laba Forexindo Berjangka Ibrahim Assuaibi memperkirakan rupiah bakal kembali menunjukkan penguatan menjelang tutup tahun. Data rupiah spot Bloomberg memaparkan pada penutupan sebelumnya rupiah berada pada level Rp 16.235 per dolar Amerika Serikat. Kali ini kurs menguat 92 poin ke level Rp 16.142 per dolar AS. Ibrahim memprediksi penguatan bakal berlanjut. “Untuk perdagangan besok, mata uang rupiah fluktuatif namun ditutup menguat di rentang Rp 16.100 - Rp 16.150 per dolar,” kata Ibrahim dalam analisis rutinnya, Senin, 30 Desember 2024.  Kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia juga mencatat mata uang Indonesia menguat. Pada penutupan akhir pekan, mata uang Indonesia senilai Rp16.251 per dolar AS dan hari ini menjadi Rp16.162 per dolar.

Penguatan rupiah seiring dengan merosotnya indeks dolar AS. Menurut Ibrahim, beberapa faktor eksternal juga memengaruhi pergerakan kurs, seperti volume perdagangan rendah karena liburan tahun baru yang membayangi dan data harian yang kosong minggu ini. China akan merilis data ekonomi penting, yakni survei pabrik PMI pada Selasa, sedangkan survei indikator manufaktur Amerika untuk bulan Desember akan dirilis pada Jumat nanti. Faktor lain adalah inflasi indeks harga konsumen di ibu kota Jepang tumbuh lebih dari yang diharapkan pada Desember, disebabkan karena meningkatnya tekanan harga. Data pemerintah menunjukkan tetap ada peluang kenaikan suku bunga jangka pendek oleh Bank of Japan (BoJ). Beberapa pembuat kebijakan Bank of Japan, kata Ibrahim, melihat kondisi yang mendukung kenaikan suku bunga.

Pada Jumat pejabat presiden Korea Selatan, Perdana Menteri Han Duck-soo, menghadapi pemungutan suara pemakzulan di tengah krisis politik. Hal ini dipicu oleh sidang pertama Mahkamah Konstitusi tentang darurat militer Presiden Yoon Suk Yeol yang berlaku singkat. “Dorongan untuk memakzulkan Han telah memperdalam krisis, menempatkan demokrasi negara dalam ketidakpastian dan menimbulkan kekhawatiran dari para sekutu,” kata Ibrahim. Secara terpisah, Bank Dunia telah menaikkan perkiraannya untuk pertumbuhan ekonomi Tiongkok pada 2024 dan 2025. Namun Bank Dunia memperingatkan kepercayaan rumah tangga, bisnis yang lesu, serta hambatan di sektor properti akan tetap menjadi tantangan tahun depan. (Yetede)