Ekonomi
( 40430 )Kian Nyaman Transportasi Publik
Dari tahun ke tahun, jumlah penumpang transportasi publik di Jakarta semakin masif. Pembangunan dan pengembangan transportasi publik diperlukan agar Jakarta benar-benar menjadi kota kelas dunia. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Jakarta pada periode Januari-September 2024, jumlah penumpang MRT Jakarta mencapai 28,94 juta orang, naik 19,83 persen dibanding periode yang sama tahun 2023. Kemudian, penumpang Transjakarta 281,08 juta orang, naik 42,14 persen dibanding periode yang sama tahun 2023. Commuter Line Jabodetabek juga mencatatkan pertumbuhan positif pada Oktober 2024. Total volume pengguna KRL Jabodetabek 29.933.224 orang pada Oktober 2024, meningkat 11,72 persen dibandingkan dengan Oktober 2023 yang mencatatkan 26.793.455 pengguna. Seorang warga yang dalam setahun ini mulai sering naik Transjakarta hingga KRL Jabodetabek, Sheyla Damaika (29), mengatakan,transportasi publik seharusnya bukan hanya murah, melainkan juga terintegrasi.
Kenyamanan dan ketepatan waktu juga perlu untuk ditingkatkan, beserta dengan efisiensi perjalanan. ”Perlu untuk didukung juga dengan fasilitas untuk para pejalan kaki agar bisa merasa lebih nyaman, baik saat harus transit maupun saat menuju tempat tujuan mereka,” ujarSheyla, Minggu (29/12/2024), saat ditemui di Stasiun KRL Sudirman, Jakarta Pusat. Sheyla mengatakan, Pemprov Jakarta diharapkan fokus pada pengembangan transportasi yang terintegrasi dan mudah diakses oleh warga, termasuk mereka yang tinggal di kota-kota penyangga. Tarif kombinasi antarlayanan antara KRL, MRT Jakarta, LRT Jabodetabek, LRT Jakarta, Transjakarta, dan JR Connexion serta perhitungan tarif untuk jarak antarkota dan waktu tempuh perjalanan menjadi salah satu hal yang harus dipertimbangkan guna mewujudkan integrasi pembayaran transportasi Jakarta. Salah satu elemen utama dari pengembangan transportasi di Jakarta ialah integrasi antarmoda. Dari tahun ke tahun, konsep ini mulai diterapkan di Jakarta melalui pembangunan hub-hub transportasi yang memungkinkan pengguna bisa beralih dari satu moda transportasi ke moda lain dengan mudah. (Yoga)
Industri Kripto Dilanda Ketidakpastian Karena Belum Diberlakukannya PP
Perlambatan Ekonomi di 2025 dan Hantu PPN
Tahun 2024 akan segera berlalu. banyak pihak sepakat, tahun ini adalah tahun yang berat bagi perekonomian Indonesia, setelah sempat lepas dari tekanan pandemi Covid-19 beberapa waktu lalu. Meski masih disekitaran 5%, dalam tiga kuartal awal 2024, menjadi 5,05% di kuartal II-2024, dan 4,9% pada kuartal II-2024. Itu semua tidak terlepas dari tren kondisi ekonomi Indonesia terus turun, dari 5,11% di kuartal I-2024, menjadi 5,05% di kuartal di II-2024, dan 4,9% pada kuartal III-2024. Itu semua tidak lepas dari tren kondisi ekonomi global yang melemah dan tensi geopolitik yang tak kunjung reda.
Sementara di dalam negeri, negara disibukkan dengan agenda pilpres dan pilkada serentak. Faktor global membuat ekspor terus merosot, sedangkan faktor domestik memicu investor wait and see. Akibatnya, kinerja manufaktur manurun, PHK meningkat, dan alhasil daya beli masyarakat merosot. Harapan perbaikan ekonomi menguat, ketika pilpres berjalan damai, transisi pemerintahan berlangsung mulus, dan pilkada serentak terselenggara tanpa riak berarti. Semula semua optimisme kondisi ini akan membawa perekonomian Indonesia tancap gas. Namun, harapan itu kembali menipis ketika pemerintah bersikukuh menerapak PPN 12% mulai awal tahun ini. (Yetede)
Ramai Konsolidasi dan Super App Kian Digandrungi
Investasi dan Ekspor Mesin Pendorong Perekonomian RI
Untuk Menjaga Stabilitas BI Memborong SBN
Rupiah Gagah di Akhir Tahun
Tiket KA Masih Tersedia
Lebih dari 500.000 tiket kereta api jarak menengah dan jauh untuk periode Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 masih tersedia. Puncak keberangkatan kereta api selama periode tersebut sudah terlewati pada 24 Desember lalu. Hingga Jumat (27/12/2024), tiket kereta api jarak menengah dan jauh yang terjual sudah mencapai 81 persen dari total tempat duduk yang tersedia sebanyak 2.770.864 kursi. Artinya, masih ada 531.881 tempat duduk atau sekitar 19 persen yang bisa dipesan calon penumpang. Mengacu data PT Kereta Api Indonesia (KAI), penjualan tiket kereta api jarak menengah dan jauh hingga hari Jumat pukul 06.00 sebanyak 2.238.983 tempat duduk. Sementara penjualan tiket KA lokal sudah mencapai 407.477 tiket atau 51 persen dari total tempat duduk yang disediakan sebanyak 801.724 tiket.
Vice President Public Relations PT KAI Anne Purba mengatakan, jumlah tiket kereta api jarak jauh (KAJJ) dan KA lokal yang terjual selama periode libur Natal dan Tahun Baru mencapai 2.646.460 tempat duduk. Adapun total kapasitas tempat duduk yang disediakan sebanyak 3.572.588 penumpang. Selama 19-26 Desember 2024, PT KAI telah memberangkatkan 1.647.746 penumpang di Pulau Jawa dan Sumatera. Anne mengungkapkan, puncak keberangkatan kereta api selama periode Natal dan Tahun Baru sudah terlewati pada 24 Desember 2024 dengan tiket yang terjual mencapai 223.443 kursi. Adapun pada Sabtu (28/12), PT KAI akan memberangkatkan setidaknya 146.324 penumpang. ”Jumlah penjualan tiket masih akan terus berubah dinamis dan bertambah karena penjualan masih berlangsung,” katanya. Beberapa kereta api menjadi primadona karena okupansinya sudah melebihi 100 persen, seperti KA Airlangga, KA Joglosemarkerto, KA Sritanjung, KAB Blambangan Ekspres, KA Pariaman Ekspres, KA Rajabasa, dan KA Putri Deli. (Yoga)
Biaya Haji 2025 Pemerintah Upayakan Turun
Pemerintah mengupayakan agar biaya yang dibayarkan oleh anggota jemaah haji pada tahun depan bisa diturunkan. Penurunan itu dipastikan tidak sampai mengganggu kualitas penyelenggaraan haji. Penurunan ongkos haji itu dibahas dalam rapat tertutup antara Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad, yang juga pengawas penyelenggaraan ibadah haji 2025, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Menteri Agama Nasaruddin Umar, dan Wakil Menag Muhammad Syafi’i, serta Penasihat Presiden Urusan Haji Muhadjir Effendy di Istana Kepresidenan Jakarta, Jumat (27/12/2024). Nasaruddin, seusai rapat, mengatakan, banyak hal yang dibahas. ”Kira-kira apa yang bisa membuatjemaah haji kita ini lebih nyaman, lebih tenang, dan yang paling penting juga adalah lebih murah. Tapi, murahnya bukan berarti mengurangi kualitas pelayanan. Jadi, tetap ada efisiensi, tapi juga tidak mengurangi kualitas,” tuturnya. Nasaruddin mencontohkan, efisiensi melalui biaya penerbangan murah, tak berarti jemaah haji akan menggunakan pesawat tua. Selain itu, dibahas pula kemungkinan untuk memperpendek masa perjalanan ibadah haji ketimbang tahun-tahun sebelumnya. Namun, banyak halterkait dengan efisiensi ini akan dibahas lebih lanjut bersama otoritas Arab Saudi. ”Ini menyangkut masalahArab Saudijuga,tidak bisa kita memutuskansepihak,” ujarnya. Dengan efisiensi di berbagai elemen penyelenggaraan haji itu, Syafi’i memastikan biaya haji yang dibebankan kepada jemaah akan turun. ”Yang pasti lebih murah,” ujarnya. (Yoga)
Petani Padi, Karpet Merah
Pemerintah menyiapkan karpet merah bagi petani padi tahun depan. Karpet merah itu, antara lain, berupa harga pembelian dan jaminan serapan gabah serta ketersediaan pupuk bersubsidi tepat waktu, jumlah, dan sasaran. Pemerintah sudah mengantongi kisaran harga pembelian pemerintah (HPP) gabah kering panen (GKP) di tingkat petani untuk tahun depan. Pemerintah juga telah menandatangani kontrak pengadaan dan penyaluran pupuk bersubsidi dengan PT Pupuk Indonesia (Persero) lebih awal dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya. Ada sejumlah pertimbangan. Pertama, panen raya padi tahun depan diperkirakan maju. Kedua, pemerintah tidak ingin harga gabah petani jatuh saat panen raya. Ketiga, pemerintah membutuhkan tambahan cadangan beras untuk tahun depan. Cadangan beras itu untuk memitigasi potensi risiko menyetop impor beras pada 2025.Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengatakan, tahun depan, panen raya padi diperkirakan maju dari Maret-April ke Februari Maret. Hal itu merujuk hasil Kerangka Sampel Area (KSA) Padi Badan Pusat Statistik (BPS).
Produksi beras pada Januari dan Februari 2025 diperkirakan masing-masing mencapai 1,2 juta ton dan 2,08 juta ton. Potensi produksi beras itu lebih tinggi dibandingkan dengan Januari dan Februari 2024 yang masing-masing 0,87 juta ton dan 1,39 juta ton. ”Pada Januari dan Februari saja kenaikannya cukup tinggi, hampir 1 juta ton. Apalagi nanti pada Maret yang diperkirakan sebagai puncak panen,” ujarnya melalui siaran pers di Jakarta, Rabu (25/12/2024). Merujuk hasil KSA Padi pada November 2024, BPS menunjukkan, neraca produksi konsumsi beras pada Januari 2025 berpotensi defisit 1,39 juta ton. Adapun pada Februari 2025, neraca tersebut diperkirakan mulai surplus 0,51 juta ton. Pada Januari dan Februari 2024, neraca produksi-konsumsi beras nasional defisit masing-masing 1,69 juta ton dan 1,18 juta ton. Untuk itu, Zulkifli meminta pemerintah daerah dan Perum Bulog memantau panen raya padi. Jangan sampai panen padi yang berlimpah membuat harga gabah petani anjlok dan tidak terserap. (Yoga)
Pilihan Editor
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023









