Ekonomi
( 40430 )Karena Uang Palsu, UangRp 100.000 Jadi Tak Laku
Kian Diberantas kian Merebak ”Virus” Judi Daring
DPR: PP Harus Segera Terbit Aset Keuangan Digital
Badai Pasar Saham Belum Berlalu
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) turun 2,65% ke level 7.079 sepanjang 2024, terpuruk di Asean. Indeks terpukul oleh maraknya sentimen negatif global terutama labilnya kebijakan suku bunga acuan Amerika Serikat (AS), Federal Funds Rate (FFR). Berdasarkan data BEI, indeks FTSE Bursa Malaysia KLCI Index naik 12,58% tahun ini, sedangkan PSEi Index 1,22%, Strait Times Index 1714%, SET Index turun 1,1% dan VN Index 12,95%. Di Asia, IHSG merupakan terburuk kedua setelah Kopsi Korea Selatan yang turun 9,63%. Memasuki 2025, badai pasar saham diprediksi belum berlalu.
Bahkan tantangan ke depan makin berat. Selain situasi global yang belum kondusif, dari dalam negeri, daya tahan indeks diuji oleh imbas kenaikan PPN 12% mulai 1 Januari 2025. Namun, masih ada secercah harapan di tahun depan. Syaratnya, pemerintah bisa meramu kebijakan tepat untuk menjaga fundamental ekonomi yang ada angun segar dari AS. Beberapa analis mematok IHSG akhir 2025 di level 8.000, berdasarkan skenaripo optimistis. Founder Stock.id Hendra Wardana menyatakan, PPN 12% diperkirakan membawa dampak signifikan pada berbagai sektor ekonomi, terutama yang bergantung pada konsumsi domestik, seperti ritel, otomotif, dan properti. Kenaikan PPN akan menjadi pukulan keras bagi daya beli masyarakat. (Yetede)
Jelang Tutup Tahun, Perbankan Cetak Laba Jumbo
Afiliator Lebih Populer Dibanding Influencer
Rapat Koordinasi Komite Kebijakan Pembiayaan bagi UMKM
Rencanakan Liburan Dengan Anggaran Yang Matang
Belum semua orang menyiapkan budget liburan akhir tahun secara matang. Anggaran biasa diambil dari penghasilan bulan Desember, bonus akhir tahun, atau penghasilan dadakan. Padahal, dana untuk berlibur perlu disisihkan sepanjang tahun agar pengeluaran tidak mengambil dana dari pos kebutuhan sehari-hari atau justru terjebak utang. Suwito (44), warga Purwakarta, Jawa Barat, salah satunya. Ia mengaku tidak pernah memiliki anggaran khusus liburan, termasuk tahun ini. Menurut dia, kebutuhan dana untuk berlibur masih bisa dipenuhi dengan gajinya sebagai karyawan di perusahaan otomotif. Apalagi, akhir tahun ini ia dan keluarga hanya berlibur ke Jakarta yang bisa ditempuh pergi-pulang tanpa menginap.
”Tidak sampai Rp 1 juta untuk pengeluarannya. Selain ke Taman Mini Indonesia Indah, Museum Nasional Indonesia, kami juga mau ke Monas. Lalu, sore harinya langsung pulang ke Purwakarta,” ujarnya saat ditemui di Jakarta, Minggu (29/12/2024). Toni (42), warga Bandung, Jawa Barat, juga tidak memiliki anggaran khusus yang disisihkan sebelum berlibur akhir tahun. Namun, agar tidak mengambil dana kebutuhan sehari-hari, ia menggunakan tunjangan hari raya (THR) untuk membiayai akomodasi dan transportasi liburan. Kali ini, ia dan keluarga berlibur ke Semarang, Jawa Tengah, dengan membawa mobil pribadi dan menginap di hotel selama lima hari. Rifa Mulyawan (30), kreator konten asal Tangerang, Banten, juga mengatakan tidak membuat anggaran khusus untuk setiap liburan. Tidak terkecuali untuk vakansi ke Thailand sejak pertengahan Desember lalu hingga 5 Januari 2025 mendatang. (Yoga)
179 Orang Kemungkinan Tewas, Jeju Air Terbakar
Awan mendung memayungi dunia penerbangan di pengujung tahun. Dalam sepekan, empat pesawat penumpang mengalami kecelakaan di empat negara. Kecelakaan terparah dialami pesawat Boeing 737-800 milik Jeju Air yang tergelincir dan terbakar saat mendarat di Bandar Udara Internasional Muan di Provinsi Jeolla Selatan, Korea Selatan, Minggu (29/12/2024) pagi. Sampai Minggu siang waktu setempat, 179 orang dari 181 orang yang diangkut pesawat itu hampir dipastikan tewas. Sejauh ini, 122 jenazah telah dikumpulkan petugas penyelamat. Pesawat mengangkut 175 penumpang dan enam awak. Hanya seorang awak perempuan dan seorang awak laki-laki yang selamat dari kecelakaan itu.
Seorang pejabat pemadam kebakaran Korea Selatan mengatakan, kecil kemungkinan penumpang yang tersisa selamat. Hal ini karena badan pesawat nyaris hancur seluruhnya. ”Para penumpang terlempar keluar dari pesawat setelah (pesawat) menabrak pagar pembatas (bandara) sehingga sedikit kemungkinan untuk selamat,” kata pejabat tersebut. Selang beberapa jam selepas pesawat Jeju Air terbakar di Muan, pesawat Air Canada rute St John-Halifax mendarat darurat di Bandara Halifax, Kanada, pada Sabtu (28/12) malam waktu setempat atau Minggu pagi WIB. Tidak ada korban dalam kecelakaan yang menimpa pesawat jenis De Havilland Dash 8-400 itu. Sebelumnya, sebuah pesawat penumpang Embraer 190 milik maskapai Azerbaijan Airlines jatuh di dekat kota Aktau, Kazakhstan, Rabu (25/12) waktu setempat. Otoritas Kazakhstan mengatakan, pesawat rute Baku (Azerbaijan)-Grozny (Rusia)itu mengangkut 62 penumpang dan lima awak. Dari jumlah itu, lebih dari 30 orang diperkirakan tewas. (Yoga)
Kesejahteraan Dipertaruhkan, Seusai Pesta Politik
Kualitas demokrasi bangsa ini belum dalam kondisi yang menggembirakan. Setidaknya dengan mengacu pada berbagai indeks yang memotret kondisi demokrasi di negeri ini, hingga pengukuran sepanjang 2023, ada kecenderungan penurunan kualitas demokrasi di negeri ini. Badan Pusat Statistik (BPS), misalnya, mencatat pada 2023, kualitas demokrasi negeri ini sebesar 79,51 dari skala 1-100. Indeks yang ditopang oleh 3 aspek, 11 variabel, dan 30 indikator pengukuran ini menempatkan demokrasi negeri ini dalam kondisi ”sedang”. Hal yang agak mengkhawatirkan, jika dibandingkan dengan skor indeks tahun sebelumnya, capaian 2023 terbilang menurun. Tahun 2022, skor indeks demokrasi tercatat 80,41. Penyumbang terbesar penurunan tampak pada aspek kebebasan. Sebelumnya, skor kebebasan mencapai 82,80, kali ini merosot jadi 77,48. Sisi kapasitas kelembagaan demokrasi pun tampak menurun, dari semula 78,22 menjadi 76,46. Dalam indeks ini, peningkatan skor terjadi hanya pada aspek kesetaraan, dari semula skornya 80,28 berubah menjadi 83,74. Penurunan kualitas demokrasi dinyatakan pula dalam indeks demokrasi global yang dibangun oleh The Economist Intelligence Unit (EIU). Dengan menggunakan lima indikator dalam menentukan kualitas demokrasi suatu negara, antara lain ”proses pemilu dan pluralisme”, ”kebebasan sipil”, ”partisipasi politik”, ”fungsi dan kinerja pemerintah”, serta”budaya politik”, skor Indonesia di tahun 2023 sebesar 6,53 (dari skor tertinggi 10). (Yoga)
Pilihan Editor
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023









