;
Kategori

Ekonomi

( 40430 )

Nilai Ekspor Sultra Menurun Akibat Permintaan Baja Tahan Karat Berkurang

27 Dec 2024

Nilai ekspor Sulawesi Tenggara pada periode Januari-November 2024 menurun 9,45 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. Penurunan itu terjadi karena berkurangnya permintaan baja tahan karat yang biasa diproduksi smelter di Sultra. Selain itu, ekspor produk pertanian dan kelautan juga stagnan. Berdasarkan data Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sultra, volume ekspor dari provinsi itu pada Januari-November 2024 mencapai 2,61 juta ton. Angka itu meningkat sekitar 400.000 ton dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu sebesar 2,24 juta ton. Meski volumenya bertambah, nilai ekspor Sultra justru menurun 9,45 persen. Hingga November 2024, total nilai ekspor Sultra mencapai 3,64 miliar dollar AS atau sekitar Rp 54 triliun pada kurs Rp 16.000 per dollar AS. Pada periode yang sama tahun lalu, nilai ekspor provinsi itu sebesar 4,02 miliar dollar AS. Kepala Bidang Perdagangan Luar Negeri Disperindag Sultra Nur Adnan Hadi mengakui, secara rekapitulasi, nilai ekspor tahun ini turun dibandingkan tahun lalu. Hal ini ditengarai akibat turunnya permintaan baja tahan karat.

Penurunan permintaan baja tahan karat itu membuat smelter-smelter di Sultra lebih banyak memproduksi feronikel. Feronikel adalah produk smelter kategori ”kelas dua” yang merupakan bahan baku pembuatan baja tahan karat. Pada periode sebelumnya, produksi feronikel dan baja tahan karat hampir seimbang. ”Sekitar 83 persen ekspor tahun ini didominasi hasil industri pengolahan berupa feronikel. Ini berbeda dengan tahun sebelumnya di mana produk baja tahan karattinggi. Hal itu berimbas pada nilai ekspor yang turun,” tutur Hadi, Kamis (26/12/2024), di Kendari. Nilai ekspor feronikel di Sultra tahun ini mencapai 82,9 persen dari total ekspor. Jumlah tersebut mencapai 3,01 miliar dollar AS atau Rp 48,16 triliun.Adapun nilai ekspor baja tahan karat mencapai 17 persen. Di sisi lain, hasil kelautan perikanan dan pertanian terus melemah dan tertinggal jauh. Nilai ekspor produk kelautan perikanan dan pertanian kurang dari 1 persen. Produk perikanan dan pertanian seperti ikan beku, gurita, kepiting, dan pinang hanya memiliki persentase kurang dari 1 persen dari total ekspor Sultra. (Yoga)

Pergerakan Sejumlah Angkutan Barang Dibatasi.

27 Dec 2024
SEJAK 20 Desember 2024 hingga 1 Januari 2025, pergerakan sejumlah angkutan barang dibatasi. Pemerintah melarang moda tersebut melintas di beberapa ruas jalan tol dan nontol pada waktu tertentu. Bagi penyedia jasa angkutan barang, kebijakan ini seperti pukulan. Ketua Dewan Pimpinan Pusat Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (Aptrindo) Gemilang Tarigan menyebutkan pemerintah tak peka terhadap perekonomian. "Hilangnya waktu operasi truk berarti menurunkan produktivitas nasional," katanya kepada Tempo, Kamis, 26 Desember 2024. Pasalnya, kendaraan yang dilarang melintas selama masa libur Natal dan tahun baru di antaranya kendaraan sumbu tiga serta angkutan barang-barang pendukung industri, seperti bahan baku dan barang ekspor.

Angkutan sumbu tiga atau lebih merupakan salah satu kendaraan yang dibatasi selama masa libur Natal dan tahun baru. Merujuk pada Surat Keterangan Bersama Kementerian Perhubungan, Korps Lalu Lintas Kepolisian RI, dan Kementerian Pekerjaan Umum, moda lain yang dilarang adalah mobil barang dengan kereta tempelan ataupun kereta gandengan serta angkutan yang membawa galian, hasil tambang, dan bahan bangunan. Pemerintah mengizinkan kendaraan yang mengangkut bahan bakar minyak dan gas, antaran uang, hewan dan pakan ternak, pupuk, perlengkapan penanganan bencana alam, sepeda motor gratis, serta bahan pokok, asalkan memiliki surat muatan lengkap yang ditempel di kaca depan sebelah kiri kendaraan. (Yetede)

Cerita Buruh Sawit soal Hak-hak Pekerja di Perkebunan Belum Diperoleh Sepanjang 2024

27 Dec 2024
Jaringan Transnational Palm Oil Labour Solidarity (TPOLS) mengatakan buruh di perkebunan sawit punya beban berlipat dan berpotensi terus bertambah berat dalam menjalani pekerjaannya. Koordinator TPOLS Rizal Assalam mengatakan salah satunya karena banyak buruh sawit yang masih dipekerjakan dengan status yang tidak jelas. Hal tersebut masih terjadi sepanjang tahun 2024.  "Buruh kebun cenderung dipekerjakan secara musiman dengan status kerja yang tidak jelas," kata Rizal dalam konferensi pers catatan akhir tahun buruh perkebunan sawit 2024 pada Jumat, 27 Desember 2024.  

Dengan status itu, Rizal mengatakan buruh perkebunan sawit tidak mendapat hak-hak sebagai pekerja, salah satunya cenderung bergelut dengan persoalan standar upah yang rendah. Pasalnya, pengusaha sawit sering menggunakan sistem upah satuan hasil dan satuan hari kerja. Alasan Prabowo Bakal Tarik Denda dari  Sawit Nakal: Daripada Masuk Bui dan Bikin Penjara Penuh, Mending Bayar "Itu memaksa buruh untuk memobilisasi anggota keluarganya, termasuk anak-anak, atau yang kita kenal sebagai masalah buruh anak," tuturnya. Selain itu, pengurus Serikat Pekerja Sawit Indonesia Dianto Arifin mengatakan kondisi kerja buruh perkebunan sawit masih jauh dari layak membuatnya tidak mendapatkan jaminan dalam pekerjaan. Selain itu buruh juga tidak menerima pemeriksaan kesehatan yang memadai, maupun alat pelindung diri (APD) yang sesuai standar.  

Kejagung Usut Pengelolaan Perkebunan Sawit di Kawasan Hutan, 5 Ruangan di KLHK Digeledah "Padahal seharusnya disediakan secara gratis oleh perusahaan," kata Dianto.   Oleh karena itu, Dianto mengatakan Serikat Pekerja Sawit Indonesia berharap perusahaan untuk menyediakan APD dan alat kerja secara gratis demi mendukung produktivitas di perkebunan. Ia juga menyoroti minimnya pengawasan ketenagakerjaan yang jarang turun langsung untuk memeriksa kepatuhan perusahaan terhadap peraturan ketenagakerjaan.   Lebih jauh, Arifin meminta pemerintah untuk memperkuat fungsi pengawasan melalui dinas ketenagakerjaan di masing-masing wilayah. Hal tersebut agar dapat memperbaiki kondisi kerja, hubungan kerja untuk tahun-tahun mendatang bagi pekerja perkebunan sawit.  (Yetede)

OJK Dukung Suksesnya Program 3 Juta Unit Rumah

27 Dec 2024
OJK turut mendukung suksesnya program pemerintah, salah satunya adalah program tiga juta unit rumah per tahun. Dengan adanya kebijakan yang adaptif bagi industri perbankan sebagai penyalur kredit pemilikan rumah (KPR), diharapkan program tersebut yang adaptif berjalan dengan baik. "Dengan kebijakan yang adaptif dan pengawasan yaang hati-hati, OJK berupaya menjaga keseimbangan antara peningkatan akses pembiayaan properti dalam rangka program  pemerintah tiga juta rumah dan stabilitas sistem keuangan secara keseluruhan," ujar Kepala Ekskutif Pengawas Perbankan, OJK Dian Ediana Rae. Terdapat empat kebijakan adaptif OJK, pertama pengaturan khusus untuk kredit berangun rumah tinggal dalam Surat Edaran OJK  (SEOJK) Nomor 24/SEOJK.03/2021 tentang Perhitungan Aset Tertimbang Menurut Risiko (ATMR)  untuk Resiko Kredit dengan Menggunakan Pendekatan Standar bagi Bank Umum (SEOJK ATMR) untuk Risiko Kredit dengan Menggunakan Pendekatan Standar bagi Bank Umum (SEOJK ATMR Kredit). Kebijakan tersebut kan berdampak dalam perhitungan rasio kecukupan modal (capital adequacy ratio/CAR) bank. (Yetede)

Lokasi Wisata Murah Dalam Kota Diserbu Warga

27 Dec 2024

Jelang Tahun Baru 2025, ruang publik dengan area terbuka hijau yang murah atau gratis dan terintegrasi dengan transportasi publik menjadi pilihan untuk menghabiskan waktu liburan. Taman kota, museum, dan taman hiburan yang menyuguhkan keindahan alam sekaligus pengetahuan ramai dikunjungi warga. Hal itu tidak terlepas dari pelemahan daya beli dan kewaspadaan akan kondisi ekonomi ke depan sehingga warga harus berlibur secara hemat. Sejumlah taman di Jakarta dipadati pengunjung sepanjang Kamis (26/12/2024). Salah satunya Tebet Eco Park, Jakarta Selatan, seluas 7,3 hektar yang bisa dikunjungi secara gratis oleh masyarakat. Di sana, para orangtua mengajak anak-anaknya bermain di trampolin, ayunan, seluncuran, dan jungkat-jungkit. Ada pula yang sekadar duduk di atas rerumputan, bangku panjang, ataupun kursi malas sambil menikmati udara segar di bawah pepohonan rindang, bunga-bunga, dan aliran sungai. Tidak hanya itu, sebagian pengunjung juga berfoto di jembatan meliuk yang menghubungkan sisi selatan dan utara taman. Keramaian juga terjadi di Taman Literasi Martha Christina Tiahahu di kawasan Blok M, Jakarta Selatan. Ada yang sekadar jalan-jalan, duduk sambil bercengkerama, hingga bermain dengan anak-anak. Di Taman Literasi Marta Christina Tiahahu juga tersedia perpustakaan.

Warga Cipinang, Jakarta Timur, Zamira (34), mengatakan membawa tiga anaknya dan istrinya ke Taman Literasi untuk menghabiskan liburan Natal mengingat pada Jumat (27/12) ia sudah akan kembali bekerja. Menurut dia, lokasi taman yang berada di samping Stasiun MRT Blok M sangat memudahkan. Fasilitas taman juga lengkap. Bukan hanya arena bermain anak, melainkan juga ada perpustakaan. ”Di sini anak-anak lebih bebas untuk berlari dan bermain. Ruang terbuka hijau juga cocok untuk menyegarkan pikiran bagi kami yang merupakan pekerja kantoran,” ujar Zamira. Di sudut barat Jakarta, warga juga memadati kawasan Kota Tua. Setiap sudut kompleks gedung peninggalan Belanda itu menjadi sasaran untuk berfoto. Mereka juga mendatangi sejumlah bangunan yang dijadikan museum, misalnya Museum Seni Rupa dan Keramik serta Museum Sejarah Jakarta yang harga tiketnya Rp 10.000. ”Mumpung libur sekolah, makanya kami ke sini. Di sini enak karena bisa foto-foto dan ongkosnya tidak mahal,” kata Eko (47), warga Bogor, Jawa Barat, yang datang ke Kota Tua bersama istri dan dua anaknya. Andre (23), warga Bintaro, Tangerang Selatan, yang juga mengunjungiKotaTua siang itu mengatakan, kemudahan akses ke kawasan itu dari stasiun kereta komuter menjadi pertimbangan untuk berwisata ke sana. Ia dan tiga temannya yang sama-sama berlibur ke Kota Tua hanya perlu menaiki kereta komuter dari Stasiun Jurang Mangu tanpa harus berganti kemoda transportasi lain. Sementara itu, Taman Mini Indonesia Indah (TMII) juga menjadi tempat liburan masyarakat. (Yoga)

Sisi Gelap Korsel dan "Squid Game"

27 Dec 2024

Melanjutkan musim sebelumnya, Squid Game 2 yang dijadwalkan tayang mulai Kamis (26/12/2024) sore WIB juga tetap mengangkat soal kekerasan dan kekejaman. Persoalan yang sangat erat dengan sisi gelap Korea Selatan. Film itu tak lain terinspirasi oleh pemogokan Ssangyong yang penuh kekerasan pada 2009. Ssangyong, salah satu raksasa otomotif Korsel, pada Mei 2009, mengumumkan akan memberhentikan 2.600 orang, 40 persen dari total jumlah pekerja. Para pekerja tidak terima dan protes, lalu menguasai pabrik dan mogok selama 77 hari. Protes berakhir dengan bentrokan antara pekerja yang bersenjatakan ketapel dan pipa baja dengan polisi antihuru-hara yang bersenjatakan peluru karet dan senjata kejut listrik. Banyak anggota serikat pekerja yang dipukuli dan dipenjara. Lima tahun kemudian, pemimpin serikat pekerja, Lee Chang-kun, duduk selama 100 hari di atas salah satu cerobong asap pabrik. Ia memprotes hukuman yang menguntungkan Ssangyong. Selama itu, dia rutin dikirimi makanan oleh para pendukungnya. Kala itu, dia mengalami halusinasi melihat tali tenda berubah menjadi ular yang menggeliat. ”Orang-orang yang mengalami kerusuhan itu susah membicarakan Squid Game karena pengalaman itu traumatis,” kata Lee dalam wawancara yang disiarkan AFP pada Selasa (24/12). (Yoga)

Berburu Diskon demi Berhemat diakhir Tahun

26 Dec 2024

Menjelang tahun baru, sejumlah toko di pusat perbelanjaan hingga lokapasar menawarkan potongan harga atau diskon besar-besaran. Momen ini dimanfaatkan warga Jakarta untuk membeli sejumlah bahan kebutuhan sebelum PPN 12 % diberlakukan awal 2025. Sebelum berbelanja, Yunita Sari (32), warga Jakbar, memastikan membuat daftar barang yang benar-benar dibutuhkan. Khusus akhir tahun ini, ia akan berbelanja untuk keperluan hingga tiga bulan ke depan. ”Saya list barang-barang rumah tangga yang perlu dibeli, seperti beras (premium), makanan dan minuman kaleng, minyak goreng, detergen, sabun cuci, sabun mandi, pasta gigi, dan barang-barang atau kebutuhan pokok lain yang bisa disimpan dalam jangka lama,” kata Yunita, Rabu (25/12). Menurut Yunita, pada momen khusus, seperti saat 12.12 atau 12 Desember, dirinya bisa menghemat hingga jutaan rupiah.

Salah satunya, ia membeli paket minyak goreng kemasan 2 liter sebanyak enam bungkus di lokapasar (marketplace) dengan harga Rp 188.000 atau lebih rendah dari harga awal Rp 260.000. Yunita juga membeli paket beras premium kemasan 5 kg sebanyak lima bungkus seharga Rp 360.000 atau lebih rendah dari harga awal Rp 416.000. Menurut rencana, ia membeli lagi jika diskon masih ada. ”Pengeluaran mulai 1 Januari 2025 akan lebih besar karena PPN menjadi 12 %. Jadi, sebisa mungkin menyetok beberapa barang dengan harga diskon. Saya takut tahun depan barang-barang ini harganya semakin naik,” ujarnya. Menurut Yunita, jika ingin berhemat tanpa mengganti merek, seseorang harus pandai mencari promo. Ia biasanya mengaktifkan notifikasi pemberitahuan promo di aplikasi belanja daring miliknya untuk mendapatkan diskon,flash sale, atau penawaran khusus lain. (Yoga)  


Turunnya Harga Singkong Sampai di Bawah Harga Acuan

26 Dec 2024

Petani singkong di Lampung berharap kebijakan harga pembelian ubi kayu atau singkong di tingkat petani Rp 1.400 per kg segera diberlakukan. Petani menyebut harga singkong saat ini cenderung tidak stabil dan lebih rendah dari harga acuan. Pemprov Lampung menginisiasi kesepakatan bersama petani dan pelaku industri terkait harga pembelian ubi kayu atau singkong di tingkat petani. Harga pembelian singkong ditingkat petani ditetapkan paling rendah Rp 1.400 per kg dengan rafaksi 15 %, yang berlaku untuk singkong dengan masa tanam minimal sembilan bulan. Keputusan tersebut diambil dalam rapat koordinasi yang digelar pada Senin (23/12).

Kesepakatan bersama tersebut diharapkan mulai efektif berlaku pada Selasa (24/12). Tan Malaka (50), petani singkong di Kabupaten Lampung Timur, menuturkan, saat ini harga jual singkong di tingkat petani Rp 1.200-Rp 1.300 per kg. Selain itu, petani harus menanggung potongan kadar air atau rafaksi 25 %. ”Dengan harga tersebut ditambah potongan rafaksi dan ongkos angkut, harga yang diterima petani rata-rata Rp 700 per kg,” kata Malaka, Rabu (25/12). Menurut Malaka, petani singkong berharap kebijakan baru terkait harga singkong itu segera diberlakukan oleh industri. Dengan begitu, petani bisa menikmati harga yang lebih baik.

Dia juga menyebut, setiap musim panen, harga singkong cenderung rendah. Pada 2016, harga singkong di Lampung bahkan pernah menyentuh harga terendah, yakni Rp 400 per kg. Padahal, biaya produksi, mulai dari mengolah tanah, menyiapkan bibit, membeli pupuk, hingga membayar ongkos petik dan angkut, semakin mahal. Untuk mengolah 1 hektar lahan, petani harus mempunyai modal Rp 10 juta-Rp 12 juta. Jika harga bersih masih di bawah Rp 1.000 per kg, petani rata-rata hanya mendapat keuntungan Rp 8 juta-Rp 9 juta untuk satu kali masa panen. Namun, keuntungan itu hanya bisa didapatjika hasil panen cukup bagus atau di atas 20 ton per hektar. Padahal, petani singkong harus menunggu 8-9 bulan untuk bisa panen. (Yoga)  


Alarm Suram Ekonomi Jateng, Pailitnya Sritex

26 Dec 2024
Putusan pailit terhadap Sritex menjadi salah satu peristiwa yang menyadarkan banyak pihak tentang situasi krisis dalam industri tekstil nasional. Salah satu perusahaan raksasa tekstil nasional ternyata oleng. Sritex berbasis di Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah. Kompleks pabrik terintegrasinya berada di jantung kota penyangga kawasan Solo Raya itu. Putusan pailit terhadap Sritex terkait dengan gugatan PT Indo Bharat Rayon, salah satu kreditor Sritex. Penggugatmenilai, Sritex dan tiga anak usahanya lalai memenuhi kewajiban pembayaran utang, yang sebelumnya telah disepakati dalam perjanjian homologasi (perdamaian). Ketiga anak usaha Sritex yang juga dinyatakan pailit adalah PT Sinar Pantja Djaja, PT Bitratex Industries, dan PT Primayudha Mandirijaya. PT Sinar Pantja Djaja dan PT Bitratex Industries beroperasi di Kota Semarang, sedangkan PT Primayudha Mandirijaya berlokasi di Kabupaten Boyolali. Artinya, keempat perusahaan itu berperan langsung dalam perputaran ekonomi Jateng.

Upaya Sritex untuk mengubah putusan pailit tersebut belum membuahkan hasil. Mahkamah Agung menolak permohonan kasasi mereka pada 18 Desember 2024 sehingga putusan pailittetap berlaku. Sritex masih memiliki satu upaya hukum lagi, yakni peninjauan kembali (PK). Direktur Utama Sritex Iwan Kurniawan Lukminto, dalam konferensi pers di kantor Sritex di Sukoharjo, Jumat (20/12/2024), mengatakan, pihaknya segera mengajukan PK. ”Ini jadi satu kesempatan terakhir kami untuk bisa memperjuangkan keberlangsungan usaha,” ucapnya. Keempat perusahaan yang dipailitkan itu memiliki sekitar 20.000 karyawan dari total 50.000 karyawan grup Sritex. Sejak putusan pailit, Sritex beroperasi sambil menempuh langkah hukum lanjutan. Namun, putusan itu membuat operasionalisasi pabrik terhambat karena tak bisa mengimpor bahan baku. Sebanyak 3.000 karyawan dari keempat perusahaan tersebut dirumahkan sementara akibat sudah kehabisan bahan baku. (Yoga)

Hilirisasi Nikel di Maluku Utara Akankah Hanya Janji Manis?

26 Dec 2024
Putusan pailit terhadap Sritex menjadi salah satu peristiwa yang menyadarkan banyak pihak tentang situasi krisis dalam industri tekstil nasional. Salah satu perusahaan raksasa tekstil nasional ternyata oleng. Sritex berbasis di Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah. Kompleks pabrik terintegrasinya berada di jantung kota penyangga kawasan Solo Raya itu. Putusan pailit terhadap Sritex terkait dengan gugatan PT Indo Bharat Rayon, salah satu kreditor Sritex. Penggugatmenilai, Sritex dan tiga anak usahanya lalai memenuhi kewajiban pembayaran utang, yang sebelumnya telah disepakati dalam perjanjian homologasi (perdamaian). Ketiga anak usaha Sritex yang juga dinyatakan pailit adalah PT Sinar Pantja Djaja, PT Bitratex Industries, dan PT Primayudha Mandirijaya. PT Sinar Pantja Djaja dan PT Bitratex Industries beroperasi di Kota Semarang, sedangkan PT Primayudha Mandirijaya berlokasi di Kabupaten Boyolali. Artinya, keempat perusahaan itu berperan langsung dalam perputaran ekonomi Jateng.
Upaya Sritex untuk mengubah putusan pailittersebut belum membuahkan hasil. Mahkamah Agung menolak permohonan kasasi mereka pada 18 Desember 2024 sehingga putusan pailittetap berlaku. Sritex masih memiliki satu upaya hukum lagi, yakni peninjauan kembali (PK). Direktur Utama Sritex Iwan Kurniawan Lukminto, dalam konferensi pers di kantor Sritex di Sukoharjo, Jumat (20/12/2024), mengatakan, pihaknya segera mengajukan PK. ”Ini jadi satu kesempatan terakhir kami untuk bisa memperjuangkan keberlangsungan usaha,” ucapnya. Keempat perusahaan yang dipailitkan itu memiliki sekitar 20.000 karyawan dari total 50.000 karyawan grup Sritex. Sejak putusan pailit, Sritex beroperasi sambil menempuh langkah hukum lanjutan. Namun, putusan itu membuat operasionalisasi pabrik terhambat karena tak bisa mengimpor bahan baku. Sebanyak 3.000 karyawan dari keempat perusahaan tersebut di rumahkan sementara akibat sudah kehabisan bahan baku. (Yoga)