Prioritas pada Sertifikasi Legalitas Lahan
Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) berkomitmen memastikan kepastian investasi melalui legalitas yang kuat, dengan mengalokasikan 40 bidang tanah untuk investor dan pembangunan kawasan Istana Negara. Kepala OIKN Basuki Hadimuljono menyatakan, sertifikasi tanah seluas 52.000 hektare telah dilakukan bekerja sama dengan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN).
Hingga akhir 2024, realisasi investasi di IKN mencapai Rp58,4 triliun, masih di bawah target Rp100 triliun. Namun, pada 2025, investasi tambahan diharapkan masuk, termasuk dari Citadel Group asal Malaysia yang akan membangun permukiman, menjadikannya investor asing kedua setelah Delonix Group dari China yang menanamkan modal sebesar Rp500 miliar pada September 2024.
Basuki juga menekankan bahwa prioritas 2025 adalah membangun infrastruktur jalan senilai Rp6,3 triliun untuk mendukung kelancaran proyek investasi. Juru Bicara OIKN, Troy Pantouw, menambahkan bahwa proyek mix-used development oleh Delonix diharapkan meningkatkan daya tarik IKN bagi investor global.
Dengan langkah-langkah ini, OIKN menunjukkan upaya serius dalam menjaga ekosistem investasi dan menarik lebih banyak mitra strategis untuk mewujudkan pembangunan IKN sebagai pusat kegiatan ekonomi baru di Indonesia.
Tags :
#Investasi lainnyaPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023