Ekonomi
( 40554 )Kinerja Industri Terhambat Permintaan
Kinerja industri berpeluang membaik setelah terpuruk selama masa pandemi Covid-19. Peluang tersebut tecermin dari laporan IHS Markit tentang hasil survei purchasing managers index (PMI) Manufaktur Indonesia periode Juli 2020, yang menunjukkan indeks industri manufaktur Indonesia naik hampir delapan poin ke level 46,9.
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan kenaikan itu menjadi indikasi kenaikan kepercayaan (confidence) pelaku industri yang berkaitan dengan kesiapan industri untuk mendatangkan bahan baku.
Meski begitu, Agus mengatakan, masih ada tantangan besar agar indeks kembali naik di atas level 50. Langkah untuk menyehatkan sisi permintaan sangat penting agar penyerapan industri manufaktur bisa optimal.
Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Bidang Hubungan Internasional, Shinta Kamdani, mengatakan aktivitas industri menunjukkan perbaikan. Namun kinerjanya belum bisa kembali seperti sebelum masa pandemi. Menurut Shinta, pelaku usaha melihat kondisi pasar domestik dan internasional masih lesu dan tingkat pertumbuhan konsumsi sangat lambat. Dia mengatakan, jika produksi manufaktur lebih tinggi dari permintaan atau konsumsi, harga akan jatuh.
Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Makro dan Keuangan Kementerian Koordinator Perekonomian, Iskandar Simorangkir, mengatakan kenaikan indeks manufaktur beriringan dengan pembukaan aktivitas ekonomi pada Juni lalu. Untuk meningkatkan konsumsi masyarakat, kata Iskandar, pemerintah sedang mempercepat dan memperluas penyaluran bantuan sosial dan percepatan kredit usaha mikro, kecil, dan menengah dengan penjaminan dan penempatan dana di bank.
Kepala Ekonom IHS Markit, Bernard Aw, mengatakan kenaikan PMI manufaktur menambah harapan setelah perekonomian terpuruk selama kuartal kedua. Indeks output, permintaan, dan ketenagakerjaan yang meningkat pada kuartal ini didorong oleh relaksasi tindakan pengamanan Covid-19.
Kontraksi Singapura Lebih Dalam
Singapura merilis data terbaru ekonomi triwulan II-2020. Kontraksi terjadi lebih dalam dari perkiraan. Laporan kondisi perekonomian yang dikeluarkan oleh Kementerian Perdagangan dan Perindustrian Singapura Chan Chun Sing menunjukan kontraksi PDB Singapura mendekati 42,9% pada triwulan II-2020 ketimbang triwulan sebelumnya. Angka ini lebih buruk daripada estimasi sebelumnya yang dilaporkan bulan lalu berdasarkan data 2 bulan yakni 41,2%.
Adapun secara tahunan penurunan PDB sebesar 13,2%, persentase ini lebih buruk dibandingkan dengan estimasi semula yang memperkirakan kontrasi pada 12,6%. Selain itu Chan Chun Sing menyatakan bahwa pemulihan kondisi ekonomi akan jauh lebih lama dari yang diperkirakan banyak pihak. Pihaknya juga menambahkan bahwa proyeksi ekonomi 2020 pada dasarnya adalah kebalikan dari pertumbuhan ekonomi yang terjadi selama dua atau tiga tahun terakhir.
Keputusan PM Lee Hsien Loong untuk menghentikan sebagian besar aktivitas perekonomian Singapura sejak awal April hingga Juni 2020 guna memperlambat persebaran Covid-19 memberikan dampak serius bagi perekonomian Singapura. Situasi ini diperparah melemahnya permintaan pasar akibat penurunan ekonomi global
Stimulus Genjot Serapan Anggaran
Serapan anggaran stimulus bagi usaha mikro, kecil dan menegah atau UKM masih rendah akibat dampak covid-19. Cara yang ditempuh pemerintah adalah memberikan stimulus baru, berupa bantuan sosial produktif bagi sekitar 9 juta usaha kecil, yang masing-masing senilai Rp 2,4 juta. Disiapkan juga pinjaman mikro tanpa bunga sebesar Rp 2 juta per debitor. Berdasarkan data Kementerian Koperasi dan UKM, per akhir 2018 ada 64,194 juta UMKM di Indonesia atau 99,99 persen dari jumlah unit usaha di Indonesia. Jumlah itu terdiri dari 53,35 juta usaha mikro, 783.132 usaha kecil, dan 60.702 usaha menengah.
Anggaran yang dialokasikan untuk UMKM Rp 123,46 triliun. Anggaran itu, untuk subsidi bunga, penempatan dana untuk restrukturisasi, belanja imbal jasa, penjaminan, penjaminan modal kerja, Pajak Penghasilan (PPh) final UMKM yang ditanggung pemerintah, dan pembiayaan investasi melalui koperasi. Hingga 6 Agustus 2020, serapannya Rp 32,5 triliun atau 26,3 persen dari anggaran.
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengakui serapan anggaran stimulus UMKM yang masih rendah. Salah satunya anggaran subsidi bunga, yang terealisasi Rp 1,5 triliun atau 4,6 persen dari pagu. “Rendahnya realisasi subsidi bunga berarti masih ada persoalan perbankan atau lembaga keuangan dalam mengkomunikasikan ke UMKM ataupun dalam proses pendaftaran subsidi,” kata Sri Mulyani saat webinar “Gotong Royong Jaga UMKM Indonesia” yang digelar Katadata di Jakarta, Selasa (11/8/2020).
Sri Mulyani mengakui, stimulus baru masih menghadapi
tantangan berupa validitas data. Data bersumber dari pembiayaan ultramikro
(Umi), program Mekaar, koperasi dan pegadaian. “Jika data belum bersih dan
terkonsolidasi, ada kemungkinan satu pelaku usaha mendapat 1-2 bantuan
pemerintah,” kata Sri Mulyani.
Realisasi insentif PPh final UMKM juga masih rendah, yaitu sekitar Rp 200 miliar. Jumlah itu setara 8,3 persen dari anggaran insentif PPh final UMKM yang sebesar Rp 2,4 triliun. Pemerintah menanggung tarif PPh final sebesar 0,5 persen dari omzet UMKM. Kontribusi UMKM terhadap produk domestik bruto (PDB) nasional mencapai 60,34 persen. UMKM menyerap sekitar 97 persen dari total tenaga kerja di Indonesia. Berdasarkan riset Organisasi Buruh Internasional (ILO) Indonesia pada April 2020, dua pertiga dari 571 UMKM yang disurvei menyatakan berhenti operasi. Sekitar 52 persen UMKM kehilangan pendapatan lebih dari 50 persen dan sekitar 63 UMKM mengurangi jumlah pekerja (Kompas, 20/6/2020).
Kepala UMKM Center FEB Universitas Indonesia Zakir Machmud berpendapat, pemerintah tidak bisa menolong UMKM dari satu sisi saja, tetapi harus dari sisi bisnis. “Rencana penyaluran bansos produktif untuk UMKM sangat diperlukan dalam situasi ketidakpastian ini. UMKM butuh dana segar tunai,” kata Zakir.
Menko Perekonomian Airlangga Hartanto menambahkan, penyaluran stimulus UMKM dipercepat guna memutar roda ekonomi dan menggenjot belanja masyarakat. Kepala Satuan Tugas Pemulihan dan Transformasi Ekonomi Nasional Budi Gunadi Sadikin menyebutkan, pelaku UMKM diharapkan mendigitalisasi bisnis agar daya tahan bisnisnya lebih baik, karena UMKM berkontribusi besar terhadap serapan tenaga kerja dan perekonomian RI. Presiden Direktur PT Unilever Indonesia Tbk Hermant Bakhsi menyatakan siap bekerja sama dengan pemerintah demi menggeliatkan perekonomian, terutama UMKM.
Keberlanjutan UMKM Ditopang
Secara nasional anggaran pemulihan ekonomi nasional yang dialokasikan bagi UMKM sebesar Rp 123,46 triliun, antara lain untuk subsidi bunga, penempatan dana untuk restrukturisasi, belanja imbal jasa penjaminan, penjaminan modal kerja, Pajak Penghasilan final UMKM ditanggung pemerintah, dan pembiayaan investasi lewat koperasi (Kompas.id,11/8/2020), per 6 Agustus 2020, realisasi anggaran program UMKM Rp 32,5 triliun atau 26,3 persen dari pagu.
Sejumlah Perusahaan badan usaha milik negara di Jawa Timur menyalurkan bantuan pinjaman modal dan stimulus kepada (UMKM) di masa pandemi Covid-19. PT Petrokimia Gresik mengalokasikan Rp 41,8 miliar untuk membantu UMKM. Bantuan diberikan berbentuk pinjaman modal bagi UMKM binaan. “Hingga semester I tahun 2020, kami sudah menyalurkan bantuan Rp 9,79 miliar kepada 480 pelaku UMKM sebagai bentuk pemberdayaan sektor usaha padat karya, “ kata Direktur Utama PT Petrokimia Gresik Rahmad Pribadi di Gresik, Selasa (11/8/2020).
Bantuan untuk UMKM tahun ini 80,1 persen dari total anggaran tanggung jawab perusahaan senilai Rp 51,8 miliar. Tahun 2019 jumlahnya mencapai Rp 45,9 miliar dan tahun 2018 sebesar Rp 43,7 miliar. “Bantuan untuk UMKM sudah dimulai 2016. Jika diakumulasikan, total bantuan mencapai Rp 188 miliar, mencakup 11,325 UMKM,” ujarnya.
CEO PT Pelabuhan Indonesia III Regional Jawa Tengah Ali Sodikin mengatakan, pihaknya juga memberikan stimulus berupa penundaan angsuran terhadap mitra binaan selama tujuh bulan mulai Juni hingga Desember 2020. Ada 19 mitra binaan antara lain, di Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang, dan Pelabuhan Tanjung Intan, dan Cilacap. “Bantuan relaksasi dibagi dua jenis, yaitu penundaan pembayaran dan restrukturisasi pinjaman dengan total pinjaman mencapai lebih dari Rp 1,3 miliar,” katanya. Adapun di seluruh Indonesia, ada 938 UMKM mitra binaan Pelindo III yang mendapat bantuan.
General Manager of Corpotare Social Responsibility PT Semen Indonesia Edy Saraya mengungkapkan, pelaku UMKM perlu mendapat bantuan terutama yang masih baru. “Jika tidak dibantu, usaha bisa gulung tikar,” katanya. Semen Indonesia menyalurkan bantuan bagi sejumlah pelaku UMKM sektor makanan olahan, peternakan, dan konfeksi di Tuban. “UMKM merupakan sektor yang menyerap banyak tenaga kerja dan mampu menggerakkan kembali perekonomian pada masa pandemi,” tutur Edy.
Senada dengan Edy, Rahmad dan Ali berharap bantuan yang diberikan kepada pelaku UMKM mampu membangkitkan perekonomian nasional yang pada triwulan II tahun 2020 tumbuh negatif 5,32 persen di bandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. “Petrokima juga masih terus memberi pendampingan untuk memasarkan produk-produk UMKM melalui pameran secara daring serta pembuatan website,” kata Rahmad.
Sengkarut Harga Nikel Berlanjut
Penambang nikel masih mengeluhkan harga jual bijih nikel yang masih di bawah atau tidak sesuai dengan Harga Patokan Mineral (HPM). Kementerian ESDM menerbitkan Peraturan Menteri ESDM Nomor 11/2020 yang mengatur tentang tata niaga nikel domestik yang mengacu pada HPM.
Sekertaris Jenderal Asosiasi Penambang Nikel Indonesia (APNI) Meidy Katrin Lengkey mengatakan, para penambang merasa keberatan karena perusahaan smelter lokal tetap tidak menerima harga bijih nikel sesuai HPM yang berlaku. “Di sisi lain, kami selaku penambang, membayar pajak sesuai HPM,” kata dia, Selasa (11/8).
Meidy menambahkan, pembentukan formula HPM sudah mengacu kesepakatan antara penambang, pemilik smelter, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), hingga Kemenko Maritim dan Investasi. Oleh karena itu, dia juga mendukung pembentukan satgas pengawas transaksi jual-beli bijih nikel yang sesuai HPM.
Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Industri Pengolahan dan Pemurnian Indonesia (AP3I), Prihadi Santoso tidak menanggapi keengganan pengelola smelter membeli dari penambang. Dia hanya meminta pemerintah hadir menjadi wasit dalam merumuskan HPM. “Tim Pengawas diharapkan bekerja cepat menginventarisasi masaalah,” ungkap dia.
Direktur Pembinaan dan Pengusahaan Mineral Kementerian ESDM, Yunus Saefulhak mengatakan, harga jual-beli bijih nikel yang mengacu pada HPM merupakan formulasi yang adil bagi penambang maupun smelter. Penetapan HPM pada Permen ESDM No. 11/2020 telah mempertimbangkan Harga Mineral Acuan (HMA) Internasional. Harga bijih nikel yang mengacu HPM pasti di atas Harga Pokok Produksi (HPP) dari penambang.
Contohnya, HPP nikel rata-rata US$ 20 – US$ 22 per ton. Dengan harga rata-rata bijih di level US$ 28 – US$ 30 per ton, kata Yunus, penambang masih menikmati margin profit 34% sedangkan smelter sekitar 33%. Sehingga, tetap memberikan margin untung bagi penambang maupun pengusaha smelter.
Pendanaan Baru Gojek Perluas Pasar Perdagangan Online
Kepala Eksekutif Gopay, Aldi Haryopratomo, mengatakan pendanaan dari Facebook dan PayPal berpotensi untuk memindahkan pelaku bisnis, khususnya pengusaha mikro, kecil, dan menengah, ke perdagangan daring. Aldi mencatat sudah ada 100 ribu pengusaha UMKM yang memutuskan untuk berdagang online menggunakan platform Gojek. Gojek sendiri membutuhkan waktu dua tahun untuk memindahkan 500 ribu pedagang kecil ke perdagangan online.
Kepala Operasi WhatsApp, Matt Idema, mengatakan Facebook dan PayPal akan memberikan celah bagi mitra UKM Gojek untuk menjangkau pembeli potensial di luar negeri. PayPal, yang memiliki 25 juta merchant di seluruh dunia, juga bisa memperluas pasarnya di dalam negeri.
Kepala Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran Bank Indonesia Filianingsih Hendarta membenarkan bahwa sistem pembayaran milik Grup Facebook akan masuk ke Indonesia. Jika proses kerja sama itu lancar, sistem pembayaran milik Facebook bakal jadi pelancar transaksi antara penjual dan pembeli di permukaan saja (user interface).
Menurut Head of Groceries Gojek, Tarun Agarwal, selain menyediakan barang yang dibutuhkan, Gojek memprioritaskan memberikan layanan pembayaran yang mudah dan aman melalui transaksi non-tunai pada masa pandemi. Itu sebabnya, Gojek memilih pendekatan langsung kekonsumen agar mereka lebih mudah menjangkau layanan.
Suntikan Modal Masuk Agustus 2020
Berdasarkan komposisi pemegang saham perseroan saat ini, PT Bosowa Corporindo memiliki 23,39 persen saham, diikuti Kookmin Bank (21,99 persen), dan pemerintah Indonesia (8,91 persen). Sedangkan 45,69 persen saham sisanya di pegang oleh publik. Direktur Bank Bukopin Tbk. Rivan Achmad Purwantono, pun menyatakan kesiapannya untuk membawa Bank Bukopin bangkit dan bertransformasi, berbekal dukungan pemegang saham dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) selaku regulator.
Adapun total komitmen dana yang telah disetorkan Kookmin Bank di escrow account adalah US$ 200 juta atau setara Rp 2,8 triliun--asumsi kurs 14 ribu per dolar Amerika. Rivan memastikan, dengan suntikan modal yang akan dilakukan, tingkat rasio kecukupan modal (CAR) Bank Bukopin akan terkerek signifikan.
Deputi Komisioner Hubungan Masyarakat dan Logistik OJK, Anto Prabowo
mengatakan langkah Kookmin Bank tersebut penting untuk merealisasi penguatan permodalan dan likuiditas yang dibutuhkan Bank Bukopin. OJK menegaskan telah merestui Kookmin Bank untuk masuk sebagai investor dan akan terus memantau pelaksanaan RUPS serta RUPSLB perseroan ke depan. Bank Bukopin juga memiliki satu personil dalam jajaran direksi nya saat ini, yaitu Imam Subowo yang di angkat menjadi direktur perseroan.
Pangan Olahan Jadi Andalan Ekspor di Masa Pandemi
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik, ekspor pada bulan Mei mencapai US$ 10.53 miliar atau turun 13,40 persen di banding pada bulan sebelumnya. Ketua Komite Tetap Bidang Ekspor Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Handito mengatakan pemerintah perlu memberikan stimulus untuk mendongkrak eskpor, terutama untuk produk yang bahan dasar nya dari dalam negeri, seperti industri olahan pangan. Menurut Data dari Kementerian Perdagangan terjadi peningkatan ekspor produk bahan pangan olahan di masa pandemi. Pada Januari – April lalu, ekspor pangan olahan mencapai US$ 1.32 miliar atau meningkat 7,9 persen dibanding periode tahun lalu.
Produk pangan olahan yang di eskpor selama periode tersebut, antara lain olahan udang senilai US$ 137.15 juta ,produk olahan ikan US$ 129.16 juta, olahan kepiting US$ 106.1 juta, dan konsentrat kopi US$ 104.89 juta. Negara tujuan utama eskpor antara lain Amerika Serikat, Filipina, Singapura, dan Jepang.
Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan Kasan Muhri menyebutkan olahan pangan dan produk pertanian terus menunjukkan kinerja yang baik dan dapat menopang kinerja ekspor. Kementerian Perdagangan juga mengusulkan pemberian insentif berupa asuransi, kredit ekspor, atau pembiayaan lainnya dari Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) bagi eksportir yang terkena dampak Covid-19.
Kasan mengatakan sudah mendapat informasi dari eksportir pangan olahan. Dengan informasi tersebut, kata dia, pemerintah mencari solusi dari hambatan yang dialami pelaku usaha.
Pemerintah Ubah Perhitungan Kandungan Lokal Produk Elektronika
Menurut Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, penghitungan TKDN produk elektronika digital didasarkan pada bobot 70 persen untuk aspek manufaktur dan 30 persen untuk aspek pengembangan. Adapun penghitungan TKDN produk nondigital adalah 80 persen untuk aspek manufaktur dan 20 persen aspek pengembangan. Regulasi baru ini di siapkan untuk mengganti aturan yang berlaku untuk beberapa segmen produk elektronika. Menurutnya, dalam aturan baru ini akan ada kemudahan tata cara pengajuan TKDN, seperti tak perlu lagi surat keterangan kemampuan produk dan suplai (SKKPS).
Kementerian Perindustrian menargetkan penyediaan produk subtitusi impor di sektor elektronika hingga 35 persen pada 2022. Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika Kementerian Perindustrian Taufiek Bawazier mengatakan salah satu produk yang menjadi sasaran aturan baru ini adalah televisi. Taufiek mengatakan saat ini produsen lokal sudah banyak memproduksi komponen yang dibutuhkan, seperti frame/rangka, kemasan, kabel, dan pengeras suara.
Dengan aturan baru ini, pemerintah meminta Kementerian Perindustrian menargetkan investasi industri manufaktur mesin dan elektronika tumbuh 4,7 persen dan ekspornya mencapai US$ 38,7 miliar atau sekitar Rp 551 triliun. Pada 2019, investasi asing di sektor ini mencapai US$ 4,8 miliar dan penanaman modal dalam negeri Rp 12,3 triliun.
Buah Lokal Butuh Replikasi Model Bisnis Berbasis Data
Permintaan buah-buahan, baik pasar dalam negeri maupun ekspor meningkat selama pandemi Covid-19, Situasi ini membuka peluang untuk memacu produksi buah lokal. Namun, pengembangan buah membutuhkan model bisnis berbasis data agar peluang pasar itu bisa bisa dimanfaatkan lebih optimal.
Direktur utama pasar komoditi nasional (paskomnas) Hartono Wignjopranoto menyatakan, pasar induk memerlukan data buah-buahan serta kebutuhan konsumen. Data ini penting bagi setiap pelaku dalam rantai pasok, termasuk petani dan pedagang pasar agar tercipta harga yang adil. Berdasarkan data yang dihimpun Paskomnas, fluktuasi harga buah-buahan tergolong tinggi yakni lebih dari 10 kali lipat. Harga mangga arummanis misalnya bergerak dikisaran Rp 2.500-Rp 30.000 per kg; melon dikisaran Rp 4.000-Rp 15.000 dan buah naga Rp 5.000-Rp 25.000 per kg.
Ketua Komisi Tetap Holtikultura kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Karen Tambayong menyoroti nilai impor buah-buahan yang lebih tinggi dibandingkan dengan ekspornya. Tahun 2019, menurut BPS nilai impor buah-buahan Indonesia mencapai 1,48 miliar dollar AS, sementara ekspornya 323,5 juta dollar AS. Sepanjang Januari-Juni 2020, Menteri Perdagangan Agus Suparmanto menyebutkan ekspor buah-buahan mencapai 430,4 juta dollar AS. Angka ini 23,21% lebih tinggi daripada periode yang sama tahun sebelumnya.
Pilihan Editor
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023









