Ekonomi
( 40460 )Industri Digital Berpeluang Memperoleh Tax Holiday
Industri Digital Berpeluang memperoleh tax Holiday sebagaimana diungkapkan
oleh Staf Ahli Menteri Keuangan
Yustinus Prastowo dalam acara
CEO Power Breakfast bertema
“Ekonomi Digital Percepat Reformasi Struktural” yang digelar
oleh Beritasatu Media Holdings
(BSMH) di Hotel Aryaduta, Jakarta,
Jumat (20/11/2020). Dibuka oleh
Deputy Chairman & Senior Advisor
Lippo Group Ginandjar Kartasasmita, acara ini juga menghadirkan
pembicara Staf Ahli Bidang Ekonomi Makro Badan Koordinasi
Penanaman Modal (BKPM) Indra
Darmawan. Acara yang dimoderatori Direktur Pemberitaan BSMH
Primus Dorimulu ini diikuti lebih
dari 30 CEO perusahaan digital
ternama.
Industri pionir
adalah industri yang memiliki
koneksi luas atau keterkaitan, menyediakan nilai tambah dan dampak ekonominya
tinggi ke daerah sekitar, memperkenalkan teknologi baru,
serta menyediakan nilai strategis bagi perekonomian nasional.
PMK 130 tersebut sebenarnya
sudah memasukkan ekonomi
digital sebagai salah satu dari 18
sektor industri yang mendapatkan insentif tax holiday, tapi
hanya berlaku untuk aktivitas
pengolahan data, hosting, dan
kegiatan yang berhubungan
dengan itu.
Yustinus mengakui aturan tax
holiday dalam PMK 130/2020
belum mengubah paradigma,
namun baru sebatas mengubah
tata cara dan prosedur
Karena itulah, Yustinus meminta para pelaku usaha ekonomi
digital, melalui berbagai asosiasi yang menaunginya, untuk
mengajukan surat ke Menteri
Keuangan guna mengubah
PMK tersebut. Apalagi, PMK
itu selama ini sangat dinamis,
pernah diubah dalam beberapa
tahun, dan bisa diubah sesuai
perkembangan bisnis, termasuk
bagi pelaku bisnis start-up
Sementara itu, Indra Darmawan mengakui bahwa minat
dan realisasi investasi pada
bidang terkait telekomunikasi
dan digital, termasuk di dalamnya start-up, masuk sektor yang
berkembang luar biasa, baik secara ukuran (size) dan skalanya
sangat besar.
Menurut Indra, penanaman
modal asing (PMA) di sektor
tersebut dalam sembilan bulan
terakhir hingga September sudah mencapai US$ 2,4 miliar dan
penanaman modal dalam negeri
(PMDN) Rp 73 triliun.
Diprediksi angka ini akan
terus membesar seiring perubahan gaya hidup yang mengarah
ke digitalisasi.
Indra menambahkan, peranan
digital yang kian besar juga tercermin dari 14.000 permohonan
izin yang masuk ke BKPM per
harinya pada dua pekan lalu. Hal
itu melonjak signifikan dari yang
biasanya hanya 1.100 atau paling
6.000 per hari
Pandemi, sambung Indra, seakan membawa berkah untuk sektor digital. Selama pandemi, pembayaran digital mampu tumbuh 65%. Bank Indonesia (BI) pun menyatakan pandemi Covid-19 mengakselerasi adopsi digital di Indonesia. Hal itu sejalan dengan survei McKinsey bahwa ada peningkatan 26% pembayaran tanpa kontak di Indonesia selama bulan Juni 2020. Meski begitu, diakuinya ada sejumlah tantangan dalam pengembangan ekonomi digital. Misalnya terkait akses internet, keamanan siber, logistik, perlindungan konsumen, sumber daya manusia, dan pendanaan. Indra juga menyebut rencana Amazon Web Service (AWS), perusahaan asal Amerika Serikat, yang akan membangun fasilitas layanan cloud computing dan data center di Jawa Barat senilai sekitar Rp 40 triliun bakal memberikan dampak bagus bagi ekonomi lokal Jawa Barat maupun nasional.
Pada kesempatan tersebut,
Yustinus juga menyinggung
peluang sejumlah start-up teknologi keuangan (financial
technology/fintech) yang telah
berjasa membantu kinerja pemerintah dan menopang perbankan berhak untuk mendapatkan insentif. Salah satunya OVO,
platform pembayaran digital.
OVO dan start-up sejenis telah
berjasa besar karena melayani
sektor pada pasar yang selama
ini tidak pernah terjamah oleh
perbankan. Karena itu, mereka
seharusnya berhak mendapatkan insentif dari pemerintah.
Yustinus mengungkapkan
pula bahwa untuk menjawab
tantangan ekonomi digital ke depan, pemerintah telah mengalokasikan Rp 29,6 triliun dalam
bidang teknologi informasi dan
komunikasi (TIK) dan untuk
meng-cover perluasan pembangunan infrastruktur digital di
daerah 3T (terdepan, terluar,
tertinggal).
Sedangkan Ginandjar Kartasasmita menyatakan, ekonomi
digital telah mengubah pola
bisnis, transaksi, dan konsumsi
masyarakat karena dinilai lebih
efisien dan efektif. Tak heran
jika dikatakan bahwa ekonomi
digital merupakan ekonomi masa
depan, termasuk bagi Indonesia.
Ginandjar menyebut, ekonomi
digital saat ini telah menggantikan semuanya dan berpotensi
besar menjadi ekonomi baru
di masa depan. Bahkan, dalam
perkembangan 20 terakhir,
digitalisasi mampu menyalip
perusahaan besar yang sudah
berdiri lama di dunia
Grup Sinarmas Akuisisi Dua Perusahaan Sawit US$ 304 Juta
Direktur Golden-Agri Resources
Rafael Buhay Concepcion, Jr
mengatakan, perseroan telah menandatangani conditional acquisition
agreement untuk membeli 100%
saham Centrino Investment Ltd.
Nilai akuisisi Centrino mencapai
US$ 208 juta, yang telah disepakati
oleh perseroan dan pihak penjual.
Nilai akuisisi ini telah mempertimbangkan aset bersih berdasarkan
penilaian pasar.
Sementara itu, perusahaan
kedua yang diakuisisi Golden-Agri adalah Woodside Financial Ltd. Transaksi akuisisi
Woodside Financial akan menggunakan dana investasi dalam
Acsend Agri Fund Ltd senilai
US$ 96 juta yang melibatkan
perseroan sebelumnya. Dana
investasi ini khusus dialokasikan untuk mengembangkan
perkebunan minyak sawit di
Indonesia.
Manajemen Golden-Agri tidak
menjelaskan spesifik luas budidaya tanaman dan produksi minyak sawit yang telah dan akan
dihasilkan oleh Centrino dan
Woodside. Kedua perusahaan ini
tercatat di Pulau Labuan, yang
terkenal sebagai pulau bebas
pajak atau tax haven.
Seperti diketahui, Golden-Agri
dikenal sebagai salah satu perusahaan perkebunan sawit terbesar di dunia. Produsen minyak
goreng Filma ini mengelola
kebun kelapa sawit dengan total
luas area tertanam hampir 500
hektare (ha) di Indonesia per
30 September 2020. Perusahaan
merupakan induk usaha dari PT
Sinar Mas Agro Resources &
Technology Tbk (SMAR).
Hingga September 2020, Golden-Agri membukukan pendapatan US$ 4,99 miliar, naik 6%
dibanding kuartal III-2019 sebesar US$ 4,73 miliar. Mayoritas
kenaikan pendapatan didukung
oleh kenaikan harga rata-rata
penjualan komoditas sawit.
Hal tersebut juga berdampak
terhadap posisi EBITDA yang
meningkat 3% menjadi US$ 314
juta, dari sebelumnya US$ 305
juta.
Pada bagian lain, manajemen
Golden-Agri menyoroti hasil
investigasi kantor berita Associated Press (AP) berjudul Rape,
abuses in palm oil fields linked
to top beauty brands. Liputan
investigasi AP mengungkapkan
adanya pelecehan seksual dan
upah yang tidak layak kepada
para pekerja perempuan di
perkebunan sawit besar Indonesia dan Malaysia. Pelecehan
tersebut mulai dari kekerasan
verbal, hingga kekerasan fisik
termasuk pemerkosaan.
Menanggapi hal ini, Senior
Vice President Group Corporate
Communication Golden-Agri
Anita Neville mengatakan, perilaku yang digambarkan oleh
laporan AP sangat tidak bisa
diterima. Pihaknya sangat malu
bahwa tindak kekerasan tersebut terjadi di sektor kelapa sawit
Manajemen Golden-Agri tercatat mempekerjakan 30.000
tenaga kerja perempuan secara
langsung dan tidak langsung.
Perseroan menerapkan kebijakan sosial dan lingkungan yang
menciptakan kesempatan kerja
yang setara. Perseroan juga
menerapkan berbagai kebijakan
dan tindakan untuk mendukung
dan memberdayakan perempuan.
Executive Director Golden-Agri Jesslyne Widjaja
mengatakan, perseroan tidak
mengklaim dirinya sempurna
dalam kaitannya dengan pelecehan di tempat kerja. Pihaknya
berkomitmen terus melakukan
perbaikan, dan aksi itu dimulai
dengan menyediakan layanan
bagi korban untuk menyampaikan keluhan, serta menindaklanjuti dengan tepat.
Menkeu: Kebijakan Pemulihan Tetap Dilakukan hingga Ekonomi Pulih
Menteri Keuangan
(Menkeu) Sri Mulyani Indrawati
mengatakan, perbaikan perekonomian yang mulai dialami oleh
banyak negara, terutama yang
tergabung dalam G20, dinilai masih awal dan rapuh. Oleh ka rena
itu, pemulihan ekonomi harus
tetap dilakukan dan tidak buruburu untuk dihentikan.
Ia mengatakan, kebijakan fiskal,
kebijakan moneter, dan regulasi
sektor keuangan harus tetap dijalankan hingga perekonomian
benar-benar pulih secara kuat.
Menurut Sri Mulyani, fokus
pembahasan dalam KTT G20
yakni mengenai upaya pemulihan ekonomi sebagai dampak
dari pandemi Covid-19 termasuk
sisi pembiayaan dan relaksasi
pembayaran utang bagi negara
berpenghasilan rendah serta
keterbukaan akses semua negara untuk mendapatkan vaksin
Oleh sebab itu, dalam pembahasan Debt Service Suspension Initiative (DSSI) yang juga
didukung oleh lembaga multilateral seperti Dana Moneter Internasional (IMF) dan Bank Dunia
menyepakati untuk memberikan
relaksasi cicilan utang.
Relaksasi ini bertujuan agar
negara yang memiliki pendapatan rendah dapat memiliki ruang
fiskal untuk menangani pandemi
Covid-19.
Mantan direktur pelaksana
Bank Dunia itu mengatakan, dari
inisiatif tersebut, telah disepakati penundaan pembayaran utang
46 negara dari total 77 negara
yang memenuhi kriteria masuk
inisiatif tersebut.
Hangry Bakal Raih Pendanaan US$ 15 juta
Hangry, multi-brand
virtual restoran pertama di Indonesia tengah dalam pembicaraan
untuk mendapatkan pendanaan
Seri A senilai US$ 10-15 juta yang
akan digunakan untuk rencana
ekspansi bisnis perusahaan di
tengah pandemi Covid-19. Putaran
pendanaan tersebut diharapkan
selesai pada Januari 2021.
“Kami melihat, pelanggan setia
kami telah membelanjakan lebih
dari sebelumnya, tetapi kami belum juga memberikan daya tarik
lebih. Jadi kami ingin berinvestasi
untuk pengembangan merek dan
ekspansi ke lebih banyak kota,”
kata co-founder dan CEO Hangry
Abraham Viktor seperti dikutip
dari Nikkei Asia, Minggu (22/11).
Viktor mengatakan, pihaknya
akan menggunakan dana yang
didapat untuk mengembangkan
dapur pusat Hangry dan meningkatkan branding, seiring pertumbuhan bisnisnya selama pandemi
Covid-19. Berbeda dengan jaringan
restoran lainnya yang terdampak
berat akibat Pembatasan Sosial
Berskala Besar (PSBB), Hangry
mengklaim telah mencatatkan
pertumbuhan pendapatan yang
pesat melalui bisnis pengiriman
makanannya.
Meski mengalami penurunan
pendapatan sebesar 30% dalam
dua minggu pertama setelah pemberlakuan PSBB di DKI Jakarta,
kata Viktor, pendapatan perusahaan kemudian meningkat 15 kali
lipat sepanjang Maret-November
2020
Hangry menjadi berita utama
awal tahun ini ketika mengumpulkan sekitar $ 3 juta melalui program akselerator Sequoia Capital
Surge dan dari pemodal ventura
Alpha JWC, bersama dengan sejumlah investor lainnya.
Saat ini, Hangry mengoperasikan 43 gerai dengan lima merek
makanan, yaitu San Gyu, Moon
Chicken, Dari Pada, Nasi Ayam
Bude Sari, dan Ayam Koplo. San
Gyu merupakan brand beef bowl
ala Jepang dengan tiga maskot utamanya, Gyu, Don dan Sai. Sementara Moon Chicken merupakan
brand ayam goreng ala Korea,
Dari Pada adalah brand minuman berbahan dasar kopi dan
susu, Nasi Ayam Bude Sari yang
merupakan brand nasi ayam dengan resep khas Indonesia, serta
Ayam Koplo adalah brand ayam
goreng ala Amerika dan sambal
khas Indonesia.
Hangry juga telah menjalin
kemitraan dengan GrabFood dan
GoFood dalam upaya untuk menarik jutaan pengguna. Perusahaan
rintisan inipun membangun aplikasi untuk program loyalitas.
Viktor berharap, Hangry bisa
memiliki 150 gerai yang beroperasi
di seluruh Indonesia pada tahun
2021, dan bertambah menjadi 750
gerai pada 2024. Bahkan saat perusahaan meningkatkan bisnis cloudkitchen-nya, Hangry berencana
untuk memiliki perpaduan layanan
antar makanan dan restoran makan
di tempat.
Target Pajak Meleset 2020, BPK : Rawan Terjadi Ijon
Kementerian Keuangan memperkirakan setoran pajak tahun ini bakal di bawah target lagi. Sampai September 2020 penerimaan pajak masih tumbuh minus sebesar 16,86%.
Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menyampaikan, “Penerimaan pajak rendah karena memang kontraksi dan ini pun masih ada risiko tidak tercapai akibat kondisi korporasi maupun masyarakat betul-betul tertekan seperti statistik yang kita lihat,” katanya Kamis (19/11).
Namun saat potensi melesetnya penerimaan pajak, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menyampaikan adanya potensi terjadinya ijon pembayaran pajak. Hal ini terlihat dalam publikasi Ikhtisar Hasil Pemeriksaan Semester I/2020 yang menunjukkan adanya pembayaran pajak penghasilan (PPh) Pasal 25 untuk tahun pajak 2020 yang diakui sebagai penerimaan 2019.
Praktik ijon pajak itu dilakukan oleh 944 wajib pajak di 20 kantor wilayah (Kanwil) Ditjen Pajak pada periode November hingga Desember 2019. Hasilnya, terjadi kenaikan pembayaran PPh Pasal 25 mencapai 303,89%. BPK menyampaikan peningkatan tersebut disebabkan karena wajib pajak telah membayar angsuran PPh Pasal 25 lebih dari satu kali. Pada 1-15 Desember, wajib pajak membayar untuk masa pajak November 2019 yang jatuh tempo pembayarannya pada 15 Desember 2019.
Komitmen Investasi Rp 4 Triliun
Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia mengklaim produsen Susu Bendera Friesland Campina akan menambah investasi di Indonesia sebesar Rp 4 triliun pada awal 2021.
Tak hanya itu mereka akan melibatkan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam rantai pasok, serta melibatkan pengusaha lokal dalam kegiatan usaha logistik perusahaan seperti yang diminta pemerintah. “Pemerintah juga menawarkan lahan gratis selama lima tahun untuk pendirian pabrik di Kawasan Industri Terpadu Batang, Jawa Tengah,” kata Bahlil Jumat (20/11).
Bahlil mengklaim Chief Executive Officer (CEO) Friesland Campina Hein Schumacher mengapresiasi fasilitas insentif fiskal yang diberikan oleh pemerintah Indonesia, baik tax holiday maupun tax allowance. “Saya tidak menyangka keputusan sangat cepat Indonesia sudah berubah,” ujar SchumacherSecercah Asa di Ujung Lorong
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan dua calon vaksin Covid-19 yang dilaporkan raksasa farmasi dari AS, Pfizer,yang bekerja sama dengan perusahaan Jerman, BioNTech, serta kolaborasi perusahaan bioteknologi AS, Moderna, dan Institut Kesehatan Nasional (NHI) AS memiliki efikasi diatas 90 persen.
Hasil akhir uji klinis fase III calon vaksin Covid-19 mereka, kata Pfizer,sebesar 95 persen dan tidak menimbulkan efek samping serius pada partisipan uji klinis. Efikasi kedua calon vaksin Covid-19 tersebut melampau isyarat minimal izin edar dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (FDA) AS, yaitu efikasi 50 persen.
Kedua calon vaksin itu pun kini sudah diajukan ke FDA untuk bisa digunakan. Pfizer berencana memproduksi 50 juta dosis vaksin tahun ini dan diperkirakan hingga 1,3 miliar dosis tahun 2021. Sementara Moderna akan memproduksi 20 juta dosis tahun ini.
Dua calon vaksin Covid-19 dari perusahaan AS itu termasuk dalam 48 lanskap calon vaksin Covid-19 WHO yang sudah memasuki tahap uji klinis per 12 November 2020. Dari 48 calon vaksin tersebut, sebanyak 11 sudah memasuki tahap uji klinis fase III. Ke-11 calon vaksin itu dikembangkan oleh AS, China, Inggris, India, Rusia, dan Jerman (kolaborasi denganAS)
Pameran Properti Surabaya, Pakuwon Bidik Transaksi Rp200 Miliar
Pakuwon Group
mengejar target penjualan 2020 melalui perhelatan pameran selama 10 hari di
Pakuwon City Mall Surabaya dengan bidikan transaksi Rp200 miliar. General
Manager Finance PT Pakuwon Jati Tbk. (PWON) Fenny Loisa mengatakan target
penjualan perseroan tahun ini adalah Rp1,1 triliun. Hingga kuartal III/2020,
realisasinya sudah 75% dari target. Fenny menambahkan selama pandemi, penjualan
Pakuwon dari segmen rumah tapak mengalami peningkatan. Sebelumnya kontribusi
penjualan rumah tapak hanya 30%—35%, kini meningkat menjadi 40%. Adapun, 55%
didominasi produk apartemen.
Direktur Marketing Pakuwon Sutandi Purnomosidi menambahkan perseroan sejatinya masih optimistis dengan kondisi pasar properti semasa pandemi. Head of Marketing PWON Hario Utomo menambahkan, selama April—Juni, perseroan mengandalkan penjualan rumah segmen menengah. Dalam ajang Pakuwon Group Year End Property Expo di Surabaya, perseroan menyiapkan promosi untuk penetrasi pasar seperti diskon sampai 30%, bebas BPHTB, bebas biaya KPR/KPA, dan sebagainya.^(Peni Widarti)
Periode Harbolnas 2020, Saatnya Uji Andal Dompet Digital
Perang strategi
menggaet pelanggan baru bakal menjadi warna dominan di industri dompet digital
pada kuartal IV/2020, seiring dengan digelarnya rangkaian agenda besar tahunan
Hari Belanja Online Nasional. Ovo, misalnya, mempersiapkan berbagai taktik
untuk menarik minat masyarakat dalam melakukan pembayaran digital saat musim
Harbolnas akhir tahun ini. Head of Corporate Communication Ovo Harumi Supit
mengatakan perusahaan akan berkolaborasi dengan berbagai pihak. “Pada November,
Ovo bersama Grab dan Tokopedia memeriahkan program Ovo Boom 11.11, di mana para
pengguna bisa menikmati beragam penawaran pada platform Grab, Tokopedia, dan
Ovo sendiri,” jelasnya, Minggu (22/11).
Dia mengatakan sejauh ini pendekatan Ovo yang berfokus pada kebutuhan pengguna mampu mendorong pertumbuhan mitra baru sebagaimana tampak dari kinerja kuartal III/2020. “Selain itu, pada akhir kuartal III/2020, Ovo sudah hadir di 405 kota dengan total jumlah merchant mencapai 1.000.000.” Strategi lain yang dilakukan oleh Ovo baru-baru ini adalah berkolaborasi dengan Bank BRI untuk mengakselerasi transaksi digital di kalangan UMKM.
Sementara itu, Linkaja juga getol menggandeng platform dagangel untuk memimpin pasar pada kuartal IV/2020. “Secara khusus untuk akhir tahun dan Harbolnas, ada beberapa program yang kami tengah siapkan bersama mitra e-commerce kami,” kata Direktur Marketing Linkaja Edward Kilian Suwignyo. Hingga saat ini, Linkaja telah memiliki lebih dari 59 juta pengguna terdaftar. Pada kuartal IV/2020, perusahaan berharap pertumbuhan bisa jauh lebih baik, terutama dengan masuknya masyarakat ke masa transisi pembatasan sosial, “Untuk akselerasi pertumbuhan ini, beberapa program juga kami luncurkan, seperti cashback untuk transportasi publik, cashback bersama mitra merchant nasional, cashback untuk pembayaran tagihan dan pembelian produk digital, serta diskon untuk transaksi di Pertamina,” kata Edward.
Lain sisi, Marketing Manager Shopeepay Cindy Candiawan mengatakan antusiasme masyarakat dalam pembayaran digital selama masa pandemi terus meningkat. Hal ini salah terpotret melalui kampanye bertajuk Shopeepay Deals Rp1 yang berlangsung bersamaan dengan Shopee 11.11 Big Sale. Cindy menjelaskan, di kampanye tersebut, Shopeepay mencatatkan 12 kali lipat peningkatan jumlah voucer terjual pada puncak kampanye 11 November 2020. Selain itu, perusahaan membukukan kenaikan transaksi 8 kali lipat di brand ternama dan 10 kali lipat di UMKM selama periode kampanye Shopeepay Deals Rp1.
Vince Iswara, CEO Dana, memilih untuk fokus ke penguatan keamanan data pada kuartal IV/2020. “Sebagai jembatan mata rantai perekonomian, kami juga akan melebarkan kerja sama dengan berbagai pihak guna memudahkan edukasi masyarakat menuju digital ekonomi inklusif,” katanya. Mendekati Harbolnas 12.12, Dana akan mengedepankan fitur dan teknologi untuk meningkatkan jumlah transaksi harian. “Promosi untuk beberapa program tetap berjalan, tetapi tidak menjadi satu-satunya andalan kami untuk meningkatkan transaksi harian,” ujarnya.
Prospek Usaha Waralaba, Pandemi Tak Surutkan Ekspansi
PT Fast Food Indonesia (Tbk),
perusahaan yang mengelola bisnis KFC di Indonesia, menargetkan akan membuka 10
gerai baru, sehingga total baru yang dibuka bakal mencapai 15 unit. Sejatinya
pandemi Covid-19 telah membawa dampak yang signifikan bagi perusahaan. Sepanjang
semester I/2020, pendapatan FAST turun 25,4% menjadi Rp2,51 triliun jika
dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. Namun FAST nampaknya tak mau
berkutat terlalu lama di jurang pandemi. “Kami terus melakukan ekspansi
pembukaan gerai baru sampai akhir tahun. Target kami kurang lebih 10 gerai
lagi,” kata Public Relations KFC Indonesia Ika Diah Rhanny saat dihubungi,
Minggu (22/11).
Ekspansi serupa disiapkan PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT), termasuk meningkatkan layanan gudang. Sepanjang kuartal III/2020, total gerai perseroan tumbuh menjadi 17.129 unit, terdiri dari 15.102 gerai perseroan dan 2.027 gerai entitas anak. “Pertumbuhan gerai pada 2020 telah sejalan dengan kebijakan manajemen untuk semakin selektif dalam pembukaan gerai, serta fokus memperbaiki kinerja gerai waralaba dan meningkatkan layanan bagi terwaralaba,” kata Corporate Communication General Manager AMRT Nur Rachman.
Ekspansi juga dilakukan PT Sarimelati Kencana Tbk (PZZA) lewat pembukaan gerai baru di kuartal IV. Sepanjang Oktober —November, pemegang lisensi Pizza Hut itu telah membuka gerai anyar di 7 lokasi. Direktur PZZA Jeo Sasanto mengatakan pihaknya tak menutup kemungkinan untuk terus berekspansi di kuartal IV. “Jumlahnya tidak bisa dipastikan karena banyak hal di lapangan yang tidak bisa kami prediksi.” Sampai kuartal III/2020, penjualan PZZA susut 9,3% dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu, sehingga menjadi Rp2,66 triliun. Pendapatan ini disumbang oleh penjualan makanan pihak ketiga Rp2,54 triliun dan penjualan minuman dari pihak ketiga Rp136,28 miliar.
Hal ini diakui Ketua Perhimpunan Waralaba dan Lisensi Indonesia (Wali) Levita Supit yang mengemukakan strategi itu bakal efektif mengingat pembukaan usaha mandiri menjadi salah satu opsi yang dipilih masyarakat saat pandemi. Dia juga mencatat banyak franchisor yang tetap gencar menawarkan bisnis meski pandemi masih berlangsung. Dengan aksi pembukaan gerai yang berlanjut di kuartal IV ini, Levita berpandangan hal itu menjadi sinyal tersendiri bagi bisnis waralaba. Sementara itu, Ekonom Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Bhima Yudhistira Adhinegara mengemukakan pertumbuhan bisnis dengan model waralaba tetap akan tergantung pada segmennya. Pengamat pemasaran sekaligus Managing Partner Inventure Yuswohady mengatakan pandemi menjadi momen menentukan bagi bisnis waralaba untuk menjaga kepercayaan konsumen di tengah ketidakpastian ekonomi.
Pilihan Editor
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023









