;

Secercah Asa di Ujung Lorong

Ekonomi Ayu Dewi 23 Nov 2020 Kompas
Secercah Asa di Ujung Lorong

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan dua calon vaksin Covid-19 yang dilaporkan raksasa farmasi dari AS, Pfizer,yang bekerja sama dengan perusahaan Jerman, BioNTech, serta kolaborasi perusahaan bioteknologi AS, Moderna, dan Institut Kesehatan Nasional (NHI) AS memiliki efikasi diatas 90 persen.

Hasil akhir uji klinis fase III calon vaksin Covid-19 mereka, kata Pfizer,sebesar 95 persen dan tidak menimbulkan efek samping serius pada partisipan uji klinis. Efikasi kedua calon vaksin Covid-19 tersebut melampau isyarat minimal izin edar dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (FDA) AS, yaitu efikasi 50 persen.

Kedua calon vaksin itu pun kini sudah diajukan ke FDA untuk bisa digunakan. Pfizer berencana memproduksi 50 juta dosis vaksin tahun ini dan diperkirakan hingga 1,3 miliar dosis tahun 2021. Sementara Moderna akan memproduksi 20 juta dosis tahun ini.

Dua calon vaksin Covid-19 dari perusahaan AS itu termasuk dalam 48 lanskap calon vaksin Covid-19 WHO yang sudah memasuki tahap uji klinis per 12 November 2020. Dari 48 calon vaksin tersebut, sebanyak 11 sudah memasuki tahap uji klinis fase III. Ke-11 calon vaksin itu dikembangkan oleh AS, China, Inggris, India, Rusia, dan Jerman (kolaborasi denganAS)

Walaupun banyak calon vaksin Covid-19 sedang dikembangkan di sejumlah negara, para pakar kesehatan tetap mengingatkan, dibutuhkan intervensi kesehatan berlapis atau biasa dikenal dengan strategi “kejuswiss” untuk mengakhiri pandemi, mulai dari mengenakan masker, mencuci tangan pakai sabun, hingga menjaga jarak.

Download Aplikasi Labirin :