Ekonomi
( 40460 )Strategi Pariwisata Dirombak
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusubandio, Kamis (3/12/2020), mengatakan, pariwisata yang selama ini lebih berorientasi pada kuantitas atau target jumlah wisatawan sebanyak-banyaknya akan berfokus pada pariwisata yang berkualitas.
Kementerian menggandeng konsultan asing untuk memberi masukan perbaikan strategi pariwisata berkualitas. Menurut Wishnutama, sejumlah negara telah memakai konsultan asing untuk menyusun strategi pariwisata di tengah pandemi.
Sejak awal tahun ini hingga Oktober, ada 3,718 juta kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia, jauh di bawah jumlah kunjungan selama Januari-Oktober 2019 yang mencapai 13,449 juta kunjungan.
Penanggung jawab kegiatan sosialisasi dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Herbin Saragi, mengatakan, tahun depan semua pelaku usaha di industri pariwisata harus sudah menerapkan protokol kesehatan dan terstandardisasi CHSE.
Sertifikasi CHSE dimaksudkan memberi jaminan kepada wisatawan dan masyarakat bahwa produk dan pelayanan yang diberikan telah memenuhi protokol kebersihan, kesehatan, keselamatan, dan kelestarian lingkungan. Sertifikasi ini diberikan kepada pelaku usaha pariwisata, destinasi wisata, komunitas atau lingkungan masyarakat, serta usaha atau fasilitas lain yang masih terkait.
Kelapa Sawit : Aturan Pungutan Bisa Berdampak Positif
Pemerintah menerbitkan aturan baru mengenai skema pungutan ekspor produk kelapa sawit yang nantinya dikelola oleh Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit.
Skema baru itu tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 191 Tahun 2020 tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Keuangan Nomor 57 Tahun 2020 tentang Tarif Layanan Umum Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit pada Kementerian Keuangan. Pemerintah mengundangkannya pada Kamis (3/12/2020) dan akan berlaku tujuh hari setelahnya.
Menurut Ketua Dewan Penasihat Perhimpunan Ekonomi Pertanian Indonesia (Perhepi) sekaligus Wakil Menteri Perdagangan periode 2011-2014 Bayu Krisnamurthi, skema pungutan baru bersifat progresif. “Skema seperti ini memberikan lebih banyak dampak positif,” katanya saat dihubungi.
Peraturan baru itu menyebutkan, tarif pungutan ekspor minyak sawit mentah (CPO) sebesar 55 dollar AS per ton ketika harga CPO 670 dollar AS per ton atau lebih rendah. Besaran pungutan meningkat ketika harga refensi naik. Harga referensi tertinggi di atas 995 dollar AS per ton dengan pungutan 255 dollar AS per ton.
Sementara untuk produk minyak sawit olahan (refined, bleached, and deodorized palm olein/RBD PO), pungutan ekspornya 35 dollar AS per ton jika harga referensi CPO sama dengan 670 dollar AS per ton atau lebih rendah. Apabila harga referensinya di atas 995 dollar AS per ton, pungutannya 202,5 dollar AS per ton.
Rancang Pelabuhan Berkonsep National Hub
Konsep pelabuhan National Hub, yang terintegrasi dengan sektor unggulan dapat menjadi solusi mengembangkan kawasan. Kemal Arya Widagda, Bellatrix Indah Pratiwi dan Al Lailatul dan Departemen Perencanaan Wilayah dan Kota (PWK) ITS melihat potensi ini di Kecamatan Jenu dan Tambakboyo, Kabupaten Tuban.
Melalui konsep ini, pelabuhan di sana dapat memiliki fungsi sebagai link, interface, dan gateway, Link-nya menjadi salah satu mata rantai proses transpartasi dari tempat asal barang ke tempat tujuan. Selain itu, pelabuhan akan menjadi titik temu moda transportasi laut dan darat serta menjadi gateway atau pintu gerbang sehingga kapal datang harus ikut aturan di situ.
Berkat konsep perencanaan ini, Kemal dan timnya berhasil menyabet juara pertama pada Lomba Karya Perencanaan 2020 yang diadakan oleh Ikatan Ahli Perencana (IAP) Jawa Timur, beberapa waktu lalu.
Merger Bank Syariah BUMN Hasilkan Aset Rp 200 T
Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin menyatakan, dalam waktu dekat akan segera terbentuk bank syariah baru dengan skala aset jauh lebih besar mencapai Rp 200 triliun hasil merger unit usaha syariah/anak usaha bank syariah beberapa bank BUMN.
Ma'ruf menjelaskan, “Selama ini hanya ada bank (syariah) BUKU II dan III, bank syariah kita masih kecil-kecil. Diharapkan dengan pembentukan bank syariah besar ini punya aset Rp 200 triliun,” ujarnya dalam video conference, Kamis (3/12/2020).
Selain itu, bank syariah tersebut juga diharapkan bisa menangani proyek-proyek besar, tidak hanya nasional, tapi global karena asetnya besar.
Proyek Perumahan Baru, CTRA Garap Medan & Surabaya
Direktur Ciputra Development Nanik Joeliawati Santoso
mengatakan proyek terbaru
pembangunan perumahan itu
memiliki luas 8.000 haktare
(ha) di Medan sedangkan di
Surabaya seluas 200 ha.
Untuk perumahan baru di
Medan, dia menyatakan emiten dengan kode sama CTRA
akan bekerja sama dengan
PT Perkebunan Nusantara II
(PTPN II).
Direktur Independen Ciputra
Development Tulus Santoso
menuturkan wilayah pengembangan CTRA mengikuti kondisi pasar yang ada.
Namun, dia menyatakan CTRA
memiliki sejumlah proyek di
kota-kota besar.
Tulus menambahkan perusahaan masih akan konsisten
menambah inventori landbank. Adapun, target penambahan landbank sama dengan
yang dijual atau dilepas pada
tahun ini.
Direktur Ciputra Development Harun Hajadi menuturkan permintaan properti
hunian yang mulai bergairah
pada pengujung tahun ini
didorong oleh pembeli dengan
tujuan investasi yang kembali masuk untuk membeli
properti.
Finalisasi Merger Grab-Gojek, Era 'Monster Funding' Dimulai
Bendahara Asosiasi Modal Ventura Seluruh Indonesia Edward Ismawan Chamdani menyebut peleburan Grab Holdings Inc. (Grab) dan PT Aplikasi Karya Anak Bangsa (Gojek) bakal menggiring minat investasi dari ekuitas swasta atau private equity (PE) dengan dana kelolaan lebih dari US$ 3 miliar. Para PE akan cenderung terpikat oleh naiknya kapitalisasi pasar dari entitas gabungan Grab-Gojek. Pasalnya, dengan kondisi finansial dan volume transaksi dua kali lebih besar setelah merger, para investor tetap memiliki peluang exit yang cukup terbuka seiring dengan membesarnya kapitalisasi perusahaan.
Grab menawarkan kepada Gojek 30% saham di entitas hasil merger. Namun, manajemen Gojek dan pemegang saham dikabarkan meminta porsi lebih dengan pertimbangan tingginya penetrasi Gojek di Indonesia yang merupakan pasar terbesar Asean. Grab dan Gojek merupakan startup aplikasi super dengan persaingan valuasi dan pendanaan paling sengit di Asia Tenggara. Saat ini, valuasi Grab ditaksir mencapai US$ 14 miliar, sedangkan Gojek sekitar US$ 10 miliar.
Dalam kaitan itu, hilangnya kompetisi antara Grab dan Gojek jika keduanya mengambil langkah merger dinilai bakal melancarkan upaya perusahaan untuk melakukan penawaran publik perdana atau initial public offering (IPO). Hal tersebut tidak terlepas dari makin mudahnya perusahaan dalam mengatur peta jalan profitabilitas sebagai efek dari terjadinya merger. Dari sudut pandang investor, terjadinya merger dapat membuat perusahaan bisa fokus untuk melakukan pengembangan produk maupun menyusun rencana bisnis ke depan.
Salah satu sumber Bloomberg mengatakan saat ini pimpinan puncak kedua belah pihak tengah menuntaskan detail akhir kesepakatan peleburan tersebut. CEO Softbank Group Corp. Masayoshi Son selaku salah satu investor Grab juga turut bergabung dalam pembicaraan tersebut. Jika keduanya bergabung, salah satu pendiri Grab, Anthony Tan akan menjadi CEO dari entitas merger tersebut. Sementara itu, eksekutif Gojek akan menjalankan bisnis gabungan baru di Indonesia dibawah nama Gojek.
BC Musnahkan Barang Ilegal Senilai Rp 2,6 Miliar
Bea dan Cukai (BC) Sumut dan jajarannya BC Belawan, BC Medan dan BC Kuala Tanjung, memusnankan berbagai jenis Barang Milik Negara (BMN) hasil penindakan kepabeanan dan cukai, yang bersinergi dengan TNI, Polri, Kejaksaan, Pemerintah Daerah serta masyarakat, Kamis sore (3/12). Pemusnahan dilakukan dengan cara membakar, memecahkan dan memotong, berlangsung di halaman Kantar BC Belawan.
Kakanwil BC Sumut, Oza Olavia kepada wartawan mengatakan, berbagai jenis barang impor ilegal/selundupan itu di antaranya 847 pakaian bekas, obat-obatan, kosmelik, alat kontrasepsi, kosmetik sebanyak 601 kemasan, pestisida, compressor, sparepart motor, air softgun serta sparepartnya sebanyak 246 potong. Sedangkan barang kena cukal berupa rokok legal sebanyak 2,532 juta batang dan berbagai merek minuman keras ilegal sebanyak 260 botol.
Disebutkannya, total perkiraan nila barang yang dimusnahkan sekira Rp 2,6 miliar dengan potensi kerugian negara jika beredar tanpa dipungut biaya bea masuk, cukai dan pajak dalam rangka impor senilai Ap 2,3 miliar.
BI Optimis 2021 Ekonomi Sumut Membaik Jika 3 Tantangan Diatasi
Kepala Kantor Bank Indonesia Provinsi Sumatera Utara Wiwiek Sisto Widayat menyatakan optimis ekonomi Sumatera Utara tahun 2021 akan membalk berada kembali di posisi 4,8 % - 5,2%
Dia merinci ada tiga tantangan besar yang perlu diatasi yakni pertama, bagaimana mengatasi Covid-19 ini, bagaimana vaksinnya, apakah sudah bisa dengan baik. Katanya perkiraan ekonomi tumbuh 4,8 - 5,2% itu jika kesehatan lebih dulu bisa ditangani lebih baik.
Dikatakannya, pada triwulan IV 2020 diharapkan pertumbuhan ekonomi akan tumbuh positif di kisaran 0,4 - 0,8 % atau bahkan 1 %. Jadi pada Januari 2021 semua indikator yang dilihat juga akan membaik.
Pada triwulan IV 2020 sampai triwulan I - IV 2021, Investasi akan membaik, ekspor produk unggulan akan meningkat seiring dengan makin terbukanya ekspor ke negara tujuan sehingga ekspor produk unggulan seperti CPO, karet dan kopi sudah mengalami perbaikan yang signifikan. Kita melihat negara China dan India sudah membuka peluang, ujarnya.
Begitu pula inflasi tahun 2021 akan berada di 2,5 % plus minus 1 %. Inflasi di tahun 2018, 2019 dan 2020 tidak ada masalah artinya membaik, karena potensi demand yang naik. Jadi di tahun 2021 inflasi diperkirakan akan naik namun tetap berada di kisaran 2,5 % plus minus 1 % Wiwiek berharap ekonomi Sumut membaik dengan adanya sinergi dan semua pihak, terlebih di tengah pandemi Covid-19 saat ini.
Harga minyak sawit diprediksi naik tahun depan
Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam pembukaan IPOC yang diselenggarakan secara virtual, Rabu (2/12) memproyeksi harga minyak sawit mentah atau CPO tahun 2021 akan mengalami peningkatan menjadi sekitar 668 dolar AS per ton.
Selain itu, lanjut dia, peningkatan harga CPO juga didukung oleh berlanjutnya kebijakan biodiesel yang diterapkan pemerintah melalui mandatori Program Biodiesel 30 atau B30, serta adanya peningkatan permintaan oleh mitra dagang besar.
Replanting atau peremajaan kebun sawit juga telah masuk dalam salah satu program strategis dalam penanganan pemulihan ekonomi nasional, untuk kepentingan kemudahan upaya tersebut akan lebih diupayakan kerja sama antara perkebunan dan pemerintah. Salah satu kerja samanya adalah dengan mengeluarkan proses peremajaan melalui pembentukan pinjaman usaha rakyat atau KUR.
Pajak Mobil Diharapkan Turun Jadi 20%
Sekretaris Umum Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) Kukuh Kumara mengatakan produksi mobil Nasional telah mencapai satu juta sejak tahun 2012. Namun, Produksi ini masih jauh dari kapasitas terpasang yang mencapai 2,35 juta unit. Menurut dia, saat ini pajak yang mesti dibayar konsumen mencapai 40% dari harga mobil. Dengan mengurangi setengah dari pajak itu menjadi 20%, maka dapat meningkatkan penjualan hingga 100%.
Selain itu, pemerintah juga sudah menelurkan Peraturan Pemerintah Nomor 73 Tahun 2019 tentang Barang Kena Pajak yang Tergolong Mewah Berupa Kendaraan Bermotor yang Dikenai PpnBM yang mulai berlaku tahun 2021. Aturan itu mendasarkan pengenaan PPnBM mobil pada penggunaan BBM dan tingkat emisi. Pengenaan pajak berdasarkan tingkat emisi dilakukan guna mendorong produksi kendaraan dengan gas buang yang lebih rendah.
Dengan adanya peningkatan terhadap standar mesin, produksi mobil Indonesia bisa makin efisien, dimana mobil diproduksi tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri tapi sekaligus juga untuk diekspor. Pada 2025, produksi mobil dalam negeri diharapkan dapat memenuhi kebutuhan domestik yang ditarget sebesar dua juta unit dan ekspor satu juta unit per tahun. Saat ini, konsumsi mobil dalam negeri baru mencapai 1,1 juta unit dan ekspor sekitar 300 ribu unit per tahun.
Produksi Otomotif saat ini menyerap setidaknya lebih dari 1,5 tenaga kerja, jumlah tersebut belum termasuk pekerja di UMKM penopang yang mencapai 1.500 perusahaan dengan 15 juta pekerja. Apabila produksi ditingkatkan sampai dua juta unit per tahun, industri otomotif bisa menambah serapan tenaga kerja hingga satu juta orang
Pilihan Editor
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023









