Strategi Pariwisata Dirombak
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusubandio, Kamis (3/12/2020), mengatakan, pariwisata yang selama ini lebih berorientasi pada kuantitas atau target jumlah wisatawan sebanyak-banyaknya akan berfokus pada pariwisata yang berkualitas.
Kementerian menggandeng konsultan asing untuk memberi masukan perbaikan strategi pariwisata berkualitas. Menurut Wishnutama, sejumlah negara telah memakai konsultan asing untuk menyusun strategi pariwisata di tengah pandemi.
Sejak awal tahun ini hingga Oktober, ada 3,718 juta kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia, jauh di bawah jumlah kunjungan selama Januari-Oktober 2019 yang mencapai 13,449 juta kunjungan.
Penanggung jawab kegiatan sosialisasi dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Herbin Saragi, mengatakan, tahun depan semua pelaku usaha di industri pariwisata harus sudah menerapkan protokol kesehatan dan terstandardisasi CHSE.
Sertifikasi CHSE dimaksudkan memberi jaminan kepada wisatawan dan masyarakat bahwa produk dan pelayanan yang diberikan telah memenuhi protokol kebersihan, kesehatan, keselamatan, dan kelestarian lingkungan. Sertifikasi ini diberikan kepada pelaku usaha pariwisata, destinasi wisata, komunitas atau lingkungan masyarakat, serta usaha atau fasilitas lain yang masih terkait.
Tags :
#PariwisataPostingan Terkait
Arus Modal Asing Bersiap Masuk
Perjuangan Jakarta untuk Tumbuh 6% di 2026
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023