Ekonomi
( 40554 )Bitcoin Tertekan Pemberantasan Tambang Kripto di Tiongkok
BEIJING – Nilai Bitcoin jatuh
lebih dari 10% pada Senin (21/6)
setelah Tiongkok memperluas
pemberantasan terhadap industri
penambangan besar-besaran kripto,
dengan larangan tambang kripto di
provinsi bagian barat daya.
Tambang Tiongkok menggerakkan hampir 80% perdagangan
global dalam kripto, meskipun ada
larangan perdagangan domestik
sejak 2017. Tetapi dalam beberapa
bulan terakhir sejumlah provinsi
telah memerintahkan penutupan
tambang karena pemerintah Tiongkok mengalihkan perhatiannya ke
industri tersebut.
Harga bitcoin kemudian merosot
ke level US$ 32.309. Unit tersebut
telah terpukul parah dalam beberapa
minggu terakhir, setelah memukul
rekor mendekati US$ 65.000 pada
April, sebagian penurunan disebabkan tindakan keras pemerintah
Tiongkok.
Pemberitahuan tersebut dilaporkan menginstruksikan perusahaan
listrik untuk berhenti memasok
listrik ke semua tambang cryptocurrency pada Minggu (20/6).
Bank sentral Tiongkok (PBoC)
mengatakan kegiatan transaksi mata
uang virtual mengganggu ekonomi
normal dan tatanan keuangan,
serta berisiko berkembang biak
dari transfer aset lintas batas ilegal.
Pihaknya menambahkan, lembaga
harus memotong penghubung yang
memfasilitasi mereka.
Pemerintah Tiongkok telah menambah tekanan pada para penambang cryptocurrency untuk
mengeliminasi risiko keuangan dari
spekulasi, meskipun kekhawatiran
lingkungan tentang tambang yang
menghabiskan gas juga menjadi
faktor.
(Oleh - HR1)
Mastel dan iDEA akan Kawal Pengesahan UU Data Pribadi
JAKARTA - Masyarakat Telematika Indonesia (Mastel) dan Asosiasi E-Commerce Indonesia (idEA) berkolaborasi dalam penguatan ekosistem ekonomi digital di Indonesia dengan melindungi data pribadi konsumen. Salah satunya dilakukan dengan mengawal pengesahan Rancangan UndangUndang tentang Pelindungan Data Pribadi (RUU PDP) menjadi UU. Kedua asosiasi tersebut sepakat bahwa pengawalan bersama proses pembahasan RUU PDP hingga pengesahan menjadi UU sebagai instrumen legislasi yang fundamental dalam perdagangan secara elektronik berbasis platform loka pasar (market place) sebagai pilar pertumbuhan ekonomi digital di Indonesia. Ketua Umum Mastel Sarwoto Atmosutarno mengatakan, kompetisi global telah menjadikan isu pelindungan data pribadi (data protection) sebagai standar yang absolut dan perlu disikapi dengan lebih bijak oleh pelaku usaha di Tanah Air. “Karena itu, Mastel dan idEA berkolaborasi untuk mengidentifikasi permasalahan sekaligus mencari solusi yang aplikatif dalam pelindungan data pribadi di Indonesia,” ungkap Sarwoto, dalam pernyataannya, dikutip Senin (21/6).
Mengutip Laporan Ernst & Young tahun 2020, Sarwoto menyampaikan bahwa pasar perdagangan secara elektronik (e-commerce) dunia telah tumbuh lebih dari 100% setahunnya selama lima tahun terakhir. Sementara itu, Indonesia bersama India, Meksiko, dan Tiongkok, menjadi negara dengan pertumbuhan tercepat di dunia. Ketua Umum idEA Bima Laga menambahkan, interaksi masyarakat melalui e-commerce pada faktanya telah menjadi salah satu fasilitator dan dinamisator hidup (living enabler) sektor telematika di Tanah Air. “Karena itu, pelindungan terhadap data pribadi konsumen, merchant, sekaligus penyelenggara loka pasar melalui kebijakan swaregulasi perlu diperkuat dan ditingkatkan menjadi legislasi melalui UU PDP,” tutur Bima.
(Oleh - HR1)
Transaksi Produk Lokal di Tokopedia Naik 6 Kali Lipat
Jakarta - Kampanye Hari Bangga Buatan Indonesia (BBI) mendapatkan antusiasme sangat tinggi dari masyarakat. Kampanye yang didukung oleh 72 platform e-commerce di Indonesia tersebut pun mendongkrak transaksi produk lokal di Tokopedia hingga enam kali lipat. Kategori produk makanan dan minuman masih tetap menjadi kategori favorit masyarakat. Hal ini bisa dilihat dari peningkatan transaksi sebanyak lebih dari dua kali lipat selama kampanye belangsung dibanding periode yang sama pada tahun sebelumnya
Selanjutnya, transaksi pada kategori produk ibu dan bayi juga meningkat lebih dari dua kali lipat. Pada kategori ini, makanan dan susu bayi, produk perawatan bayi, serta makanan dan susu ibu hamil, menjadi produk paling diincar selama kampanye berjalan. Pada kategori kesehatan, perlengkapan kebersihan, masker dan obat-obatan, menjadi tiga produk paling dicari konsumen selama kampanye hari BBI berlangsung. Antusiasme masyarakat terhadap produk elektronik buatan lokal pun meningkat berkat kampanye Hari BBI 2021. Ada kenaikan hingga lebih dari enam kali lipat pada kategori elektronik lokal selama kampanye. Produk elektronik seperti audio, lampu, dan elektronik kantor, menjadi produk terpopuler.
(Oleh - IDS)
Indonesia Peringkat Kedua Kejahatan Cryptomining
JAKARTA – Indonesia menempati peringkat kedua dalam upaya
kejahatan penambangan mata
uang digital (Cryptomining) untuk
kawasan Asia Tenggara. Kaspersky
mendeteksi dan memblokir sekitar
1,79 juta upaya kejahatan cryptomining di Indonesia untuk tahun 2020,
setelah Vietnam sebanyak 4,95 juta.
Sepanjang tahun lalu, ada 8,92
juta upaya kejahatan cryptomining di kawasan Asia Tenggara.
Selain dikontribusi oleh Vietnam
dan Indonesia, upaya kejahatan
tersebut terjadi di Thailand sebanyak 923,76 ribu, Malaysia
831,86 ribu, Filipina 230,09 juta,
dan Singapura 191,93 ribu.
“Serangan siber terkait cryptomining yang mencapai 8,92 juta
pada 2020 merupakan yang tertinggi jika dibandingkan dengan
upaya phishing yang terdeteksi
2,89 juta dan upaya ransomware
804.513,” ungkap General Manager untuk Asia Tenggara di Kaspersky Yeo Siang Tiong, Senin (21/6).
Karena itu, Kasperksy mengingatkan, jika seorang pemilik bisnis dan para staf bekerja dari jarak
jauh karena pandemi Covid-19,
namun tagihan listrik kantor meningkat secara tidak wajar.
Pebisnis pun disarankan untuk
memeriksa backend TI. Ada kemungkinan terdapat penambang
kripto yang telah menggunakan
sumber dayanya tersebut dan
dibayari oleh pemilik bisnis.
(Oleh - HR1)
Ekspor Industri Tumbuh 30%
JAKARTA - Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan, selama Januari-Mei 2021, ekspor industri pengolahan mencapai US$ 66,7 miliar, naik 30,53% dibandingkan periode sama 2020 sebesar US$ 51,10 miliar. Itu artinya, industri pengolahan berkontribusi paling tinggi terhadap ekspor nasional, yakni 79,42% dari total US$ 83,99 miliar. Membaiknya kinerja ekspor selama lima bulan ini memicu surplus perdagangan US$ 10,17 miliar. Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menilai, besarnya proporsi ekspor produk industri pengolahan sekaligus menggambarkan telah terjadi pergeseran ekspor Indonesia dari komoditas primer ke produk manufaktur bernilai tambah tinggi. Hal ini dinilai dapat menghindarkan ekspor dari gejolak harga komoditas primer.Kebijakan pro-investasi dan pro-ekspor, kata dia, juga perlu dibarengi dengan kebijakan peningkatan daya tahan dan daya saing industri dalam negeri. Sebagai salah satu upaya peningkatan daya tahan dan daya saing industri dalam negeri, Kemenperin telah menginisiasi kebijakan substitusi impor sebesar 35% pada tahun 2022.
(Oleh - HR1)
Jadi Super Lender AdaKami, Bank Jago Siapkan Pembiayaan Rp 100 Miliar
JAKARTA – Penyelenggara
fintech peer to peer (P2P) lending
PT Pembiayaan Digital Indonesia
(AdaKami) menggandeng PT Bank
Jago Tbk sebagai super lender dengan nilai kerjasama pembiayaan
hingga Rp 100 miliar. Dana tersebut akan disalurkan kepada 4 juta
pengguna AdaKami.
Direktur Utama AdaKami Bernardino M Vega Jr menyampaikan,
kredit tanpa agunan melalui platform AdaKami memainkan peran
penting dalam menggerakkan
sektor riil dan membantu pemulihan ekonomi nasional akibat
pandemi. Fasilitas pembiayaan
dapat memacu pelaku usaha untuk
ekspansi, sekaligus mendorong
peningkatan daya beli masyarakat.
Dia menyatakan, proses membangun kolaborasi dengan Bank
Jago difinalisasi pada 12 April 2021.
Fasilitas pembiayaan senilai Rp
100 miliar tersebut akan disalurkan ke 4 juta pengguna AdaKami
yang mayoritas berprofesi sebagai
pelaku usaha
Sementara itu, AdaKami telah
menyalurkan pinjaman secara
kumulatif hingga lebih dari Rp 5
triliun kepada 6,4 juta debitur terdaftar. Dari total pinjaman tersebut,
sebanyak 40% digunakan untuk
modal kerja (capital loan). Selama kuartal I-2021 AdaKami telah
memberikan pinjaman hampir Rp
2 triliun kepada lebih dari 1 juta
peminjam.
(Oleh - HR1)
Target Investasi Rp 1.200 T Disebar ke 6 Wilayah
Jakarta - Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) akan menyebar target investasi 2022 sebesar Rp 1.200 triliun, naik 33,3% dari target tahun ini yang sebesar Rp 900 triliun ke enam wilayah yang telah dipetakan. Langkah ini juga menjadi bagian dari strategi pemerintah untuk mendorong pemerataan ekonomi hingga ke luar Jawa. Target realisasi investasi tahun depan akan dikejar baik melalui penanaman modal asing (PMA) maupun penanaman modal dalam negeri (PMDN).
Ada empat hal kunci untuk mendorong pencapaian target investasi. Pertama, penyebaran investasi yang merata di berbagai daerah. Kedua, investasi yang berkualitas. Ketiga, mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan, dan terakhir terkait pemerataan pendapatan. Hingga saat ini masih ada permasalahan investasi yang terjadi. Pertama, terkait dengan rencana tata ruang, pembebasan lahan, status dan kepemilikan lahan, tumpang tindih kepemilikan konsesi, regulasi dan perpajakan, perizinan amdal, izin lingkungan IPPKH, serat kepastian jangka waktu. Kemudian masalah perjanjian kerja sama, ketenagakerjaan, dan perpajakan.
(Oleh - IDS)
Kadin: PPN Sembako untuk Saat Ini Belum Tepat
Jakarta - Kadin Indonesia menyatakan,pengenaan pajak pertambahan nilai (PPN) sembako untuk saat ini belum tepat, meski kebijakan itu hanya diberlakukan pada sembako kelas premium sekalipun. Alasannya, kebijakan PPN akan mempengaruhi konsumsi dan iklim usaha berbasis komoditas, termasuk perikanan. Komoditas premium di sektor perikanan antara lain salmon dan lobster. Imbas pandemi Covid-19 telah dirasakan masyarakat dan hampir sebagian besar pelaku usaha di Tanah Air. Di sisi lain, sektor berbasis sumber daya alam, seperti perikanan dan akuakultur, dinilai sebagai sektor usaha yang masih bisa diandalkan untuk menopang perekonomian. Karena itu, isu rencana pengenaan PPN sembako untuk komoditas premium tidak luput menjadi sorotan pelaku usaha.
Sektor perikanan dan akuakultur bisa dikembangkan lebih jauh serta diharapkan agar pengenaan PPN sembako tidak akan terlalu berdampak kepada komoditas perikanan. Sebab, hal itu akan memiliki efek lanjutan yang cukup serius. Efek lanjutan yang bisa dialami adalah terhadap nilai penerimaan negara bukan pajak (PNPB) pascapanen, dikhawatirkan bahan baku yang dihasilkan tidak berdaya saing lagi. Kadin Indonesia juga berharap agar sektor perikanan dan akuakultur bisa dibangkitkan untuk menopang perekonomian, terutama untuk banyak daerah yang memiliki potensi.
Tidak sedikit daerah di Indonesia yang sukses dengan kinerja budidaya dan hulu-hilir industri perikanannya. Pelaku usaha harus dapat menjaga jaringan bisnisnya, selain mempertahankan volume produksinya. Pasalnya, pandemi membawa imbas pada rantai pasok industri, mengecilnya pasar, juga faktor kebijakan perdagangan suatu negara karena isu proteksi.
(Oleh - IDS)
Ekspor Kendaraan Capai US$ 3,65 Miliar
Nilai ekspor kendaraan dan bagiannya sepanjang Januari-Mei 2021 mencapai US$ 3,65 miliar atau setara Rp 51,95 triliun, naik 44,96% dibanding periode sama tahun lalu US$ 2,52 miliar. Ekspor tersebut berupa 165.959 unit kendaraan dan 37.965.242 unit komponen otomotif. Ekspor dilakukan oleh 10 pabrikan otomotif, yakni PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia, PT Astra Daihatsu Motor, PT Suzuki Indomobil Motor, PT Hino Motors Manufacturing Indonesia, PT Honda Prospect Motor, PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Indonesia, PT Handal Indonesia Motor, PT Sokonnindo Automobile, PT SGMW Motor Indonesia, dan PT Isuzu Astra Motor Indonesia.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), ekspor kendaraan tersebut
mengontribusi 4,59% terhadap total
ekspor nonmigas Indonesia dalam lima
bulan pertama tahun ini. Ekspor produk
dengan nomor HS 87 tersebut dilakukan
baik dalam bentuk kendaraan utuh (completely build up/CBU), kendaraan terurai
(completely knock down/CKD), dan suku
cadang kendaraan (spare part).
Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) dalam situs
resminya, Minggu (20/6) menyebutkan, ekspor CBU dilakukan oleh sembilan perusahaan, yakni PT Toyota Motor
Manufacturing Indonesia, PT Astra
Daihatsu Motor, PT Suzuki Indomobil
Motor, PT Hino Motors Manufacturing
Indonesia, PT Honda Prospect Motor,
PT Mitsubishi Motors Krama Yudha
Indonesia, PT Handal Indonesia Motor,
PT Sokonnindo Automobile, dan PT
SGMW Motor Indonesia. Selama lima
bulan 2021, pabrikan-pabrikan tersebut
mengekspor 121.326 unit CBU, naik
25,8% dibanding periode sama tahun
lalu yang sebanyak 96.480 unit.
Sementara itu, ekspor komponen
otomotif pada Januari-Mei 2021 tumbuh
68,1% menjadi 37.965.242 unit dibanding
periode sama tahun lalu 22.586.311 unit.
Ekspor komponen itu dilakukan oleh
empat pabrik, yakni PT Honda Prospect
Motor, PT Suzuki Indomobil Motor, PT
Toyota Motor Manufacturing Indonesia,
dan PT Hino Motors Manufacturing Indonesia. Beberapa negara tujuan ekspor
sparepart tersebut adalah Argentina,
India, Malaysia, Myanmar, Pakistan,
Filipina, Afrika Selatan, Thailand, Venezuela, Australia, Brasil, Taiwan, Vietnam,
Jepang, dan Meksiko.
(Oleh - HR1)
Salurkan Kredit Lewat Platform Digital, BRI Agro Gandeng Koinworks
Jakarta - PT Bank Rakyat Indonesia Agroniaga Tbk (BRI Agro) menandatangani perjanjian kerja sama dengan perusahaan financial technology (fintech) PT Lunaria Annua Teknologi (KoinWorks), untuk menunjang pertumbuhan ekosistem digital sektor keuangan dan perbankan. Adapun perjanjian kerja sama ini dilaksanakan secara online dan ditandatangani.
Kolaborasi antara BRI Agro dengan KoinWorks menjadi salah satu strategi BRI Agro sebagai house of fintech and home of gig economy untuk memperluas akses permodalan, khususnya kepada masyarakat dari berbagai sektor bisnis. Kerja sama dengan fintech lending merupakan langkah BRI Agro dalam menjadi house of fintech dan perbankan dapat saling berkolaborasi dalam membantu pertumbuhan ekonomi nasional. Kerja sama yang telah dilakukan BRI Agro selama ini dengan beberapa fintech yang ada di Indonesia telah menunjukan hasil yang positif.
(Oleh - IDS)
Pilihan Editor
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023









