Tak Semua Petani Nikmati CPO
Pemerataan atas hasil kinerja ekspor sejumlah sektor pertanian dan perkebunan serta industri manufaktur belum optimal. Pendapatan petani dan perajin atau pengusaha kecil menengah belum terkatrol dengan baik serta masih menemui sejumlah hambatan. Sekretaris Jenderal Serikat Petani Kelapa Sawit (SPKS) Indonesia Mansuetus Darto, Rabu (16/6/2021), mengatakan, harga minyak kelapa sawit mentah (CPO) dan produk turunannya sedang cenderung meningkat dan bagus. Saat ini harga CPO di atas 1.000 dollar AS per ton dari yang pernah terpuruk di bawah 700 dollar AS per ton. Namun, belum semua petani sawit bisa merasakan efek kenaikan harga komoditas unggulan ekspor Indonesia itu. Baru petani plasma atau yang terintegrasi dengan perusahaan sawit yang menikmati hasilnya. Para petani CPO kategori swadaya atau mandiri belum merasakan dampak positif itu.
Darto mencontohkan, harga tandan buah segar (TBS) ditingkat petani plasma cukup tinggi, yaitu Rp 3.200-Rp 3.300 per kilogram. Adapun harga TBS di tingkat petani mandiri Rp 1.400-Rp 1.500 per kg. Kesenjangan ini terjadi lantaran petani mandiri menjual TBS ke pengepul atau tengkulak sehingga harga TBS di tingkat petani tertekan. ”Ini sebenarnya masalah klasik tetapi tetap perlu dicarikan solusi agar kesejahteraan petani mandiri yang jumlahnya lebih banyak daripada petani plasma turut terjamin,” kata Darto ketika dihubungi di Jakarta.
Dengan harga CPO yang di atas 1.000 dollar AS per ton, total pungutan ekspor dan bea keluar yang dikenakan adalah sebesar 400 dollar AS per ton. ”Dengan pengenaan pungutan ekspor dan bea keluar sebesar itu, harga TBS ditingkat petani tergerus antara Rp 600 dan Rp 800 per kg,” katanya. Sebelumnya, Badan Pusat Statistik menyebutkan, nilai total ekspor Indonesia pada Mei 2021 sebesar 16,6 miliar dollar AS dan impornya 14,23 miliar dollar AS sehingga neraca perdagangannya masih surplus sebesar 2,63 miliar dollar AS. Surplus pada Mei tersebut semakin menopang surplus neraca perdagangan pada Januari-Mei 2021 yang sebesar 10,17 miliar dollar AS.Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023