;
Kategori

Ekonomi

( 40733 )

Trenggono: NTT dan NTB Jadi Andalan Budidaya Ikan Nasional

01 Jul 2021

JAKARTA – Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono menargetkan Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Nusa Tenggara Barat (NTB) sebagai andalan budidaya perikanan nasional. Karena itu, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mendukung percepatan pembangunan infrastruktur di dua provinsi tersebut, khususnya di sektor KP. Sebagai bentuk keseriusannya, Trenggono mengunjungi lokasi Karamba Jaring Apung (KJA) di Pulau Semau, Kabupaten Kupang, yang menjadi pilot project kegiatan budidaya ikan kerapu dan kakap Pemprov NTT tahun ini. Hal itu disampaikan Menteri Trenggono saat melakukan kunjungan kerja perdananya ke Kupang, NTT, untuk melihat langsung potensi KP di provinsi itu, Rabu (30/6). “Saya bersama Pak Gubernur di sini sudah sepakat, mulai 2022 akan memfokuskan kegiatan budidaya di NTT dan NTB, ini diharapkan jadi andalan budidaya," kata Trenggono.

Ikan yang dibudidayakan di antaranya kerapu cantang dan kakap putih. Kepala Dinas KP NTT Ganef Wurgiyanto menjelaskan, NTT mengajukan pinjaman daerah dari APBD untuk budidaya kerapu dan kakap di tiga lokasi KJA. Selain Pulau Semau, lokasi budidaya akan dilakukan di Teluk Hadakewa, Lembata, dan Mulut Seribu, Rote Ndao. “Tahun ini diawali dengan pilot project di Pulau Semau dengan 9 unit KJA. Diharapkan 2-3 tahun ke depan perairan-perairan ini dapat memiliki sumber daya ikan (produksi ikan kerapu) yang berlimpah dan menjadi sumber ekonomi bagi masyarakat," jelas Ganef.

(Oleh - HR1)

Disiapkan, IPO BCA Digital

01 Jul 2021

JAKARTA, Mulai bergesernya tren investasi saham dari sektor perbankan ke teknologi mendorong PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) atau BCA untuk menyiapkan penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) saham PT Bank Digital BCA (BCA Digital) dalam 1-2 tahun ke depan. “Tidak tahun ini, tetapi ada rencana ke depan. 1-2 tahun lagi,” kata Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja kepada Investor Daily, Rabu (30/6). Adapun Bank Digital BCA akan beroperasi lewat aplikasi bernama blu (dengan huruf kecil). Direktur Utama BCA Digital Lanny Budiati menyebutkan, aplikasi tersebut akan dirilis pada 2 Juli 2021. Mengingat baru dirilis pada awal semester II ini, BCA Digital menargetkan jumlah nasabah hingga akhir tahun ini mencapai ratusan ribu. ”Target kami bagaimana mengumpulkan customer base yang cukup banyak, layanan diandalkan. Untuk tahun ini targetnya ratusan ribu,” jelasnya.

Secara terpisah, Direktur Center of Economic and Law Studies (Celios) Bhima Yudhistira mengapresiasi langkah BCA Digital untuk IPO. ”Bagus, momentumnya justru saat ini dimana masyarakat juga mengalami percepatan adaptasi menggunakan fitur transaksi digital. Sentimen investor terhadap IPO perusahaan digital sedang positif,” tuturnya. Namun, dia mengimbau agar IPO BCA Digital sebaiknya dilakukan sebelum tapering off Bank Sentral AS, mengingat risiko di pasar keuangan saat tapering off relatif tinggi dan investor cenderung mencari aset yang aman. ”Sampai akhir 2021 adalah momen emas untuk IPO, mencari pendanaan publik untuk memperkuat layanan digital,” ucap Bhima. Seperti diketahui, BCA segera meluncurkan layanan bank digital. BCA menjadi satu dari tujuh bank yang tengah memproses menjadi bank digital. Selain BCA, bank lainnya adalah PT BRI Agroniaga Tbk (AGRO), PT Bank Neo Commerce Tbk (BBYB), PT Bank Capital Tbk (BACA), PT Bank Harda Internasional Tbk (BBHI), PT Bank QNB Indonesia Tbk (BKSW), dan PT Bank KEB Hana.

(Oleh - HR1)

Penjualan Online MPPA Naik Dua Kali Lipat di Masa Pandemi

01 Jul 2021

JAKARTA - PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA), pengelola pusat belanja ritel dan grosir Hypermart, mencatatkan pertumbuhan penjualan dua kali lipat melalui platform online di masa pandemi Covid-19. Penjualan online meningkat drastis, khususnya satu minggu terakhir ini, yakni mencapai 8% dari total penjualan. “Pada minggu terakhir Juni mencapai 10%. Angka tersebut meningkat signifikan jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya, yakni 5% atas penjualan online,” kata Corporate Secretary MPPA Danny Kojongian dalam keterangan resmi, Rabu (30/6). Danny menerangkan, Hypermart merupakan hipermarket ritel modern di Indonesia untuk keluarga kelas menengah yang berkembang pesat. Banyak pilihan produk yang ditawarkan, mulai dari groseri, produk segar, dan barang-barang elektronik.

 “Penjualan online melalui platform Tokopedia memberikan kinerja yang sangat baik, kami telah mencapai lebih dari 1.600 order penjualan dalam beberapa hari terakhir dengan tertinggi 1.900 order penjualan dalam satu hari,” ungkap Danny. Untuk menggenjot penjualan di platform online, menurut Danny, saat ini Hypermart dalam tahap integrasi untuk melakukan penjualan online melalui platform GoMart. “Sudah ada 30 store (toko) yang terintegrasi. Ke depan, akan ada sekitar 76 store kami yang akan terintegrasi dengan GoMart,” tegas dia.

(Oleh - HR1)

Data Investasi Jauh Panggang dari Api

01 Jul 2021

Temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) perihal dugaan manipulasi atau tidak akuratnya data investasi di bawah Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) berpotensi memberikan dampak negatif pada iklim investasi dalam negeri. Direktur Center of Economic and Law Studies, Bhima Yudhistira Adhinegara, menuturkan hal tersebut berisiko terhadap pemborosan anggaran. Berdasarkan temuan lembaga auditor negara itu, terdapat 1.086 pelaku usaha yang memiliki 1.251 izin usaha efektif dengan bidang usaha terlarang untuk kegiatan penanaman modal. Berikutnya, terdapat 4.103 penanaman modal asing (PMA) yang tidak memenuhi persyaratan nilai penanaman modal minimal telah melaporkan realisasi sebesar Rp. 75,94 triliun. BKPM diharapkan segera memperbaiki kekeliruan tersebut. Terlebih dalam kondisi saat ini investasi dibutuhkan untuk menjadi penopang ekonomi, bukan justru menjadi bola liar atau permasalahan yang merugikan pemerintah. "Kondisi saat ini sadang sulit. Upaya pemerintah dalam memacu pemasukan negara melalui instrumen investasi jangan sampai kontraproduktif dengan tujuan pertumbuhan ekonomi dan pemulihan pasar kerja Tanah Air."

(Oleh - HR1)




Realisasi Fiktif Penanaman Modal

01 Jul 2021

Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) mengungkapkan dugaan penyimpangan data realisasi investasi di Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) selama 2019. Anggota III BPK, Achsanul Qosasi, menuturkan Ikhtisar Hasil Pemeriksaan Semester II 2020 mencatat tiga temuan penting mengenai realisasi data investasi yang terindikasi manipulatif. Berdasarkan publikasi yang disampaikan pada awal 2020, BKPM mengklaim realisasi investasi 2019 mencapai Rp 809,6 triliun. Jumlah tersebut melampaui target pemerintah yang senilai Rp 792 triliun, Realisasi investasi itu terdiri atas penanaman modal dalam negeri Rp 386,5 triliun (47,7 persen) serta penanaman modal asing Rp 423,1 triliun (52,3 persen). "Banyak investor asing yang mengacu pada data BPKM. Lembaga internasional juga menggunakan data BKPM untuk menghitung prospek pertumbuhan ekonomi," ujar Bhima (Direktur Center of Economic and Law Studies). Pemerintah diharapkan segera menyelesaikan persoalan ini untuk mencegah penurunan tingkat kepercayaan investor serta menjaga kredibilitas BKPM. 

(Oleh - HR1)

Mas Ipin Promosikan Investasi Jahe Merah

01 Jul 2021

Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin mempromosikan investasi budi daya jahe merah di Kabupaten Trenggalek. Investasi itu menggandeng perusahaan Fintech iGrow dengan membuka peluang bagi para investor untuk turut andil mendanai pengembangan jahe merah di Kecamatan Pule, Kabupaten Trenggalek.

Bupati yang akrab disapa Mas Ipin itu menjelaskan, menginvestasikan dana yang ada pada pengembangan pertanian jahe merah di Trenggalek tergolong aman. Bahkan dalam skema itu, investasi pendanaan budi daya jahe merah diklaim dapat memberi keuntungan sebesar 18 persen per tahun.

Dalam deskripsi di situs iGrow, skema investasi terbuka itu diinisiasi oleh beberapa pihak. Antara lain PT Sari Bumi Niaga yang merupakan entitas usaha yang mewadahi para petani jahe merah di Kecamatan Pule.

Selain itu, ada juga PT Bintang Toedjoe yang berdasarkan perjanjian kerja sama akan menyerap hasil panen para petani jahe merah di Pule. Termasuk juga Pemkab Trenggalek yang menginisasi pengembangan budidaya jahe merah itu di tiga desa, yakni Pake, Pule, dan Jombok.


Diresmikan Pabrik Daur Ulang Termodern

01 Jul 2021

PT Veolia Services Indonesia atau Veolia Indonesia bekerja sama dengan PT Tirta Investama (Danone-AQUA) meresmikan pabrik daur ulang botol plastik PET (Polyethylene Terephthalate) di kawasan Pasuruan Industrial Estate Rembang (PIER).

Peresmian fasilitas yang dibangun di atas lahan seluas 22.000 meter persegi dengan luas bangunan 7.000 meter persegi ini dihadiri Agus Gumiwang Kartasasmita, Menteri Perindustrian Republik Indonesia bersama Sven Beraud-Sudreau, CEO Veolia Southeast Asia, dan Connie Ang, Presiden Direktur Danone-AQUA.

Sven Beraud-Sudreau, CEO Veolia Southeast Asia mengatakan, pihaknya telah bekerja sama dengan pemerintah di sejumlah negara untuk membantu pengelolaan sampah plastik di negara mereka. Apalagi fasilitas daur ulang plastik PET ini juga dalam rangka memenuhi kebutuhan bahan baku plastik daur ulang untuk produk-produk lainnya.

Sejalan dengan hal tersebut, kemitraan yang dibangun bersama Veolia Indonesia ini akan dapat meningkatkan volume plastik PET daur ulang atau rPET yang digunakan di seluruh kemasan botol Danone-AQUA hingga 3x lipat dibandingkan pemakaian saat ini.


Industri Pengolahan Sampah, Pabrik Daur Ulang Botol Plastik Beroperasi di Pasuruan

01 Jul 2021

JAKARTA — Pabrik daur ulang botol plastik PET (polyethylene terephthalate) berkapasitas produksi mencapai 25.000 ton per tahun siap beroperasi di Pasuruan Jawa Timur.Pabrik tersebut adalah hasil kerja sama Danone-Aqua dengan PT Veolia Services Indonesia dalam mendukung pengurangan sampah plastik di Indonesia.Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengapresiasi kepada kedua perusahaan atas terbangunnya pabrik daur ulang terbesar di Indonesia dengan lahan seluas 22.000 m2 dengan luas bangunan 7.000 m2.Menurut Agus pembangunan pabrik daur ulang tersebut telah dimulai sejak Maret 2019 dengan total investasi sebesar Rp600 miliar.“Saat ini, pabrik daur ulang Veolia Indonesia memiliki kapasitas produksi 25.000 ton per tahun recycled PET plastic yang telah memenuhi standar keamanan pangan terbaik atau foodgrade,” katanya dalam sambutan peresmian pabrik, Rabu (30/6).

Pembangunan pabrik daur ulang plastik ini juga sebagai bentuk kontribusi Veolia Indonesia dan Danone-Aqua pada aspek sosial dan lingkungan, termasuk untuk menciptakan Indonesia yang lebih bersih.Menperin optimistis, dengan adanya investasi pabrik daur ulang botol plastik PET ini dapat memperkuat ekosistem daur ulang dan ekonomi sirkular serta dapat mengoptimalkan tingkat pengumpulan sampah plastik di Indonesia. Sementara itu, Direktur Danone-Aqua Connie Ang mengatakan pihaknya sendiri berkomitmen untuk terus mendukung pemerintah dalam menyelesaikan tantangan sampah plastik di Indonesia melalui gerakan #BijakBerplastik, seperti melalui upaya pengumpulan sampah plastik dan percepatan inovasi kemasan.

(Oleh - HR1)


Pertumbuhan Fixed Broadband, Prospek Cerah Bisnis Internet

01 Jul 2021

JAKARTA — Permintaan terhadap layanan internet tetap diperkirakan terus tumbuh di tengah pembatasan pergerakan masyarakat yang makin ketat. Adapun, pembatasan pergerakan ma­syarakat secara ke­tat sempat dila­kukan pada awal masa pandemi Covid-19 di Indonesia. Kala itu, terbatasnya mobilitas dan aktivitas di luar ruangan telah meningkatkan prospek pengembangan sektor digital yang didukung oleh jaringan internet. Ketua Pusat Studi Kebijakan Industri dan Regulasi Telekomu­nikasi Indonesia ITB Ian Yosef M. Edward mengatakan prospek bis­nis layanan internet ke depan masih cerah.Dia memperkirakan di tengah pembatasan kegiatan  masya­rakat yang makin ketat, permintaan bisnis layanan internet tetap atau fixed broadband pada 3-6 bulan ke depan akan meningkat sekitar 10%-20%.

Senada dengan Ian, Direktur Eksekutif ICT Institute Heru Sutadi menilai bisnis layanan internet tetap pada kuartal III/2021 akan meningkat. Namun, tambahan jumlah palanggan tidak akan terlalu signifikan.Menurutnya, PPKM dan pening­katan kasus harian yang tinggi dalam beberapa waktu terakhir telah membuat kebutuhan terha­dap akses internet secara kualitas dan kuantitas meningkat untuk mendukung segala aktivitas berbasis video.“Sampai tahun depan, permin­taan internet masih terjaga nam­paknya,” kata Heru.Pelanggan diprediksi rela mem­ba­yar paket yang lebih mahal untuk kecepatan internet yang lebih ngebut dan stabil.

(Oleh - HR1)

Sumber Protein Terimbas Harga Pasar

01 Jul 2021

Tren kenaikan harga jagung lokal dan kedelai di pasar internasional berdampak pada struktur harga sumber pangan protein di dalam negeri, khususnya telur dan daging ayam serta tahu dan tempe. Jagung adalah komponen utama pakan ayam ternak. Adapun kedelai, selain menjadi bahan baku tahu dan tempe, ampas olahan minyaknya juga digunakan untuk pakan.

Ketua Gabungan Perusahaan Makanan Ternak (GPMT) Timbul Sihombing menyebutkan, sebanyak 80-85 struktur biaya industri pakan tergantung dari bahan baku. ”Harga jagung sebagai bahan baku utama naik, begitu juga dengan soybean meal (bungkil kedelai) yang berasal dari impor,” katanya pada diskusi daring bertajuk ”Geliat Industri Perunggasan: Harga Pakan, DOC, dan Ayam Hidup” yang diadakan Katadata, Rabu (30/6/2021). Data GPMT menunjukkan, harga jagung dengan kadar air 15 persen ditingkat pabrik pada Mei 2021 sebesar Rp 5.720 per kilogram (kg), melambung dari posisi pada Mei 2020 yang senilai Rp 3.870 per kg. Kenaikan tersebut berkontribusi Rp 740 per kg pada harga pakan. Selain itu, ketahanan stok jagung di dalam pabrik 34 hari, padahal biasanya 59 hari.

Direktur Barang Kebutuhan Pokok dan Penting Direktorat Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan Isy Karim memaparkan, harga pakan ayam pedaging pada Juni 2021 sebesar Rp 8.030 per kg atau naik 8,1 persen dibandingkan Januari 2021. Harga pakan ayam petelur juga naik dari Rp 6.787 per kg menjadi Rp 7.980 per kg dalam periode yang sama. Menurut Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan Oke Nurwan, pemerintah sedang mengusulkan untuk menugaskan Perum Bulog menyerap jagung di Nusa Tenggara Barat dan mengangkutnya ke Pulau Jawa.

Di sisi lain, Sekretaris Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian Makmun menilai, stok jagung nasional tergolong cukup. Hal itu tampak dari volume pembelian jagung pakan ditingkat pabrik yang mencapai 2,7 juta ton sepanjang Januari-Mei 2021. Jumlah itu tak berbeda jauh dengan periode yang sama tahun sebelumnya. Permendag Nomor 7 Tahun 2020 tentang Harga Acuan Pembelian di Tingkat Petani dan Harga Acuan Penjualan di Tingkat Konsumen menyebutkan, harga acuan penjualan jagung dengan kadar air 15 persen di tingkat konsumen Rp 4.500 per kg. Harga acuan penjualan kedelai impor Rp 6.800 per kg.

Ketua Umum Gabungan Koperasi Produsen Tempe Tahu Indonesia Aip Syarifuddin menyebutkan, harga kedelai yang dibeli produsen saat ini Rp 10.500 per kg. Harga ini lebih tinggi dibandingkan Mei 2020 yang sebesar Rp 9.000 per kg. Imbasnya, harga tempe di tingkat konsumen jadi sekitar Rp 15.000 per kg. Padahal, biasanya Rp 10.000-Rp 12.000 per kg. Menurut dia, fluktuasi harga kedelai di pasar global sejak Oktober 2020 merepotkan produsen tahu dan tempe dalam negeri. ”Fluktuasi harga ini dipengaruhi oleh permintaan China yang meningkat. China juga lebih mudah mendapatkan kedelai lantaran membeli semua tingkat kualitas, mulai dari tertinggi hingga terendah,” tutur Aip saat dihubungi.