;
Kategori

Ekonomi

( 40784 )

Ancaman Melambungnya Harga Roti dan Mi

18 May 2022

Para pelaku usaha makanan  bersiap menghadapi lonjakan harga gandum dunia setelah India  menutupkeran ekspornya mulia akhir pekan lalu. India melarang ekspor gandum , untuk mengendalikan lonjakan harga gandum didalam negeri serta menjaga ketahanan pangan domestik. Direktur PT Indofood Sukses Makmur Tbk, Franciscus Welirang, mengatakan harga gandum dunia dalam beberapa  waktu terakhir memang sudah cukup tinggi. "Sejak awal 2021, harga gandum sudah naik 68%. Jadi, mau apa lagi? Memang kenyataannya demikian. Harga gandum India juga sudah tinggi, US$ 380 per ton, sama dengan dari Brasil atau Argentina," kata dia ketika ditanya soal dampak harga gandum global ke produk roti dan mi dalam negeri, kemarin.  Dia pun mengatakan tidak menutup kemungkinan kenaikan harga gandum internasional bakal mengerek naik  produk makanan berbahan gandum. Menurut dia, harga gandum berperan 82% dalam struktur biaya tepung terigu. "Bisa dihitung sendiri (imbas ke harga konsumen," katanya. 

Lepas Masker DItempat Terbuka

18 May 2022


Pemerintah pusat mulai melonggarkan mobilitas masyarakat per hari ini. Masyarakat dibolehkan tidak memakai masker di ruang terbuka. Selain aturan tanpa masker di tempat terbuka, syarat bagi pelaku perjalanan dalam dan luar negeri yang sudah divaksin lengkap tak perlu lagi dilengkapi tes PCR dan anti gen. Presiden Joko Widodo mengatakan pelonggaran mobilitas dilakukan karena penularan Covid-19 di Indonesia sudah melandai dan terkendali. Jika masyarakat sedang beraktivitas diluar ruangan terbuka yang tidak padat orang, dibolehkan tidak menggunakan masker," kata Jokowi, Selasa, 17 Mei 2022. Jokowi mengatakan, aturan tanpa masker itu dikecualikan saat beraktivitas di rungan tertutup dan difasilitas transportasi publik. Aturan itu juga dikecualikan bagi orang lanjut usia; penderita komorbitas; masyarakat yang menderita batuk, pilek, dan demam; serta anak yang belum divaksin. Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menjelaskan pertimbangan yang lebih rinci sehingga pemerintah melonggarkan mobilitas masyarakat. (Yetede)


Talenta Digital jadi Navigator Penggerak Ekosistem Digital

18 May 2022

Menteri Komunikasi dan Informatika (menkominfo) Johhny G Plate  mengungkapkan, transformasi digital  nasional terus diupayakan di berbagai lini kehidupan. Karena itu, Indonesia memerlukan talenta  dgital yang andal untuk  menjadi navigator utama penggerak ekositem digital di Tanah Air. "Intensifikasi transformasi digital berimplikasi pada meningkatnya kebutuhan akan talenta digital. Talenta-talenta digital inilah yang akan  menjadi navigator utama penggerak ekosistem digital," Kata Johhny. Menurut dia, saat ini, setidaknya Indonesia membutuhkan 600 ribu talenta digital setiap tahun. Meski demikian, ditengah laju peningkatan kebutuhan  talenta digital yang signifikan, terdapat kesenjangan dalam pemenuhan. "Dikasawan Asia-Pasifik dari 50% CEO menemui kesulitan untuk menemui talenta dengan ketrampilan yang tepat. Diproyeksikan pada 2030, akan terjadikekurangan sebanyak 47 juta talenta digita di kawasan ini," ujarnya. (Yetede)

Saham GoTo Tetap Prospektif

18 May 2022

Kalangan analis tetap meyakini bahwa saham GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) memiliki prospek yang baik meski harga saham emiten ini telah mengalami kemerosotam cukup dalam sejak listing  perdana sejak 11 April silam. Anaslis BRI Danareksa Sekuritas Niko Margonis mengatakan, peluang pertumbuhan GOTO dimulai dari jaringan platform yang luas hingga sistem pembayaran bernama Gopay  yang menjadi pilar utama dalam menangkap  potensi bisnis dari pasar teknologi keuangan atau financial technology (fintech)." "Aksi merger akan menggaet para pelanggan dari Tokopedia yang sebelumnya menggunakan sistem pembayaran melalui Grab-OVO," jelas dia dalam riset baru-baru ini. Lebih lanjut, Niko mengatakan, potensi peningkatan kontribusi nilai transaksi bruto hingga 30% perseroan didukung dengan kenaikan penggunaan aplikasi Gojek pasca pandemi. Selain itu, kelemahan penetrasi  pasar fintech yang dialami oleh Gojek dapat diatasi oleh jangkauan konsumen dari Tokopedia. (Yetede)

Bank Sampoerna Mencetak Pertumbuhan Laba 17,3%

18 May 2022

Bank Sahabat Sampoerna berhasil mencatat laba bersih senilai Rp 13,0 miliar pada kuartal pertama 2022. Nilai ini meningkat 17,3% year on year (yoy)  Kenaikan laba tersebut ditopang oleh penyaluran kredit pada kuartal I-2022 yang tumbuh 5,2% yoy menjadi Rp 8,2 triliun. Lebih dari 40% dari total kredit tersebut disalurkan untuk usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).

BPA Akan Putuskan Status Bumiputera

18 May 2022

Badan Perwakilan Anggota (BPA) AJB Bumiputera 1912 harus segera langsung berbenah. Mereka harus bisa menyelesaikan kewajiban ke nasabah. Juru Bicara Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Sekar Putih Djarot menyebutkan, BPA terpilih diminta segera bertugas untuk melengkapi direksi dan komisaris, menyetujui Rencana Penyehatan Keuangan yang dibuat manajemen dan mengambil keputusan strategis lain sesuai anggaran dasar. Adapun, kewajiban pertanggungan habis kontrak yang dimiliki AJB Bumiputera per 31 Desember 2021 nilainya telah mencapai Rp 20,08 triliun, berdasarkan catatan OJK. Ditambah, perusahaan mutual itu masih memiliki utang klaim yang senilai Rp 8,4 triliun di periode yang sama. Sekretaris Perusahaan AJB Bumiputera, Hery Darmawansyah mengatakan, pihaknya akan segera merilis nama-nama BPA yang lolos dari penilaian kemampuan dan kepatutan dari OJK.

Soal Hak Cipta, Pegadaian Digugat Rp 322,5 Miliar

18 May 2022

PT Pegadaian tengah menghadapi gugatan atas dugaan pelanggaran hak cipta dari layanan miliknya, yaitu Tabungan Emas. Nilai gugatan tersebut mencapai Rp 322,5 miliar. Gugatan tersebut dilakukan oleh seseorang bernama Arie Indra Manurung dengan nomor perkara 40/pdt.Sus-HKI/Cipta/2022/PN Niaga Jkt.Pst yang didaftarkan pada 10 Mei yang lalu. Dalam gugatannya, Arie menyebut sebagai pihak yang pertama kali menciptakan sistem investasi dan transaksi jual beli emas atau logam mulia yang disebut Goldgram.

BERBURU PENOPANG BARU EKSPOR

18 May 2022

Kinerja moncer ekspor nasional selama April 2022 menjadi angin segar bagi pemulihan ekonomi Indonesia. Namun, dominasi komoditas batu bara perlu diantisipasi dengan mencari produk unggulan ekspor lain, jika tak ingin kinerja dagang melorot saat pamor si emas hitam meredup. Apalagi, belakangan pemerintah juga mengambil kebijakan tegas dengan melarang ekspor sejumlah komoditas penting salah satunya crude palm oil (CPO), kendati dampak pada kinerja dagang periode April 2022 belum signifikan. Mengacu pada data termutakhir Badan Pusat Statistik (BPS), batu bara masih menjadi kontributor utama ekspor Indonesia yang tercatat mengalami surplus US$7,55 miliar pada April 2022. Meski secara volume ekspor batu bara pada April 2022 turun 9,46% ketimbang bulan sebelumnya, tetapi harga si emas hitam yang terus menanjak membuat ekspor pada bulan lalu naik 3,11% month-to-month (MtM). 

Wanti-wanti dikemukakan Direktur Eksekutif Center of Reform on Economics (CORE) Mohammad Faisal. Menurutnya Indonesia mesti segera mencari substitusi batu bara untuk menjaga kinerja ekspor nasional. Alasannya, komoditas fosil, seperti batu bara, gas, produk pertambangan lain memiliki cadangan yang bisa habis. Senada, Koordinator Wakil Ketua Umum III Kadin Shinta Widjaja Kamdani menilai momentum neraca perdagangan yang masih surplus merupakan saat yang tepat untuk melakukan diversifikasi pasar ekspor dengan memanfaatkan kekurangan pasokan di pasar global. Menurutnya, pemerintah perlu menggenjot diversifikasi ekspor produk manufaktur ke pasar-pasar baru untuk mengurangi dominasi batu bara di neraca dagang nasional. Indonesia, katanya, dapat mengekspor produk pangan serta makanan dan minuman ke negara-negara yang mengalami krisis pasokan.

STRATEGI PORTOFOLIO : PAMOR SAHAM TEKNOLOGI MEMUDAR

18 May 2022

Tekanan terhadap saham-saham sektor teknologi terus berlangsung sepanjang tahun berjalan 2022. Fase bearish sektor teknologi dapat menjadi momentum bagi investor untuk menata ulang portofolio dengan strategi akumulasi untuk jangka panjang, diversifikasi, hingga rotasi ke sektor lain. Merosotnya pamor saham-saham teknologi di Bursa Efek Indonesia tecermin dalam kinerja indeks IDX Sector Technology. Sepanjang tahun berjalan 2022, indeks tersebut anjlok 21,83%.

Kinerja IDX Sector Technology merupakan yang paling buruk di antara 11 indeks sektoral di BEI. Koreksi terjadi saat indeks harga saham gabungan (IHSG) masih melaju di zona hijau dengan ke level 6.644,47 atau menguat 0,96% year-to-date (YtD) pada akhir perdagangan Selasa (17/5). Berdasarkan data Bloomberg, saham penekan IDX Sector Technology secara YtD antara lain saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk. (GOTO), PT DCII Indonesia Tbk. (DCII), PT Bukalapak.com Tbk. (BUKA), dan PT NFC Indonesia Tbk. (NFCX). Tajamnya penurunan beberapa saham teknologi juga direspons oleh otoritas pasar modal.


KINERJA INDUSTRI : Permintaan Dorong Pertumbuhan Baja

18 May 2022

Asosiasi Industri Besi dan Baja Indonesia atau The Indonesian Iron and Steel Industry Association (IISA) optimistis kinerja industri besi dan baja tahun ini bisa tumbuh hingga 20% seiring dengan meningkatnya permintaan domestik dan ekspor. Ketua Klaster Baja Lapis Aluminium Seng IISA Henry Setiawan mengatakan bahwa sejak kuartal I/2022, harga baja dunia mengalami kenaikan. Kondisi tersebut juga diiringi dengan kenaikan permintaan. “Seperti yang kita ketahui, perang Rusia dan Ukraina ternyata berdampak pada permintaan besi dan baja sekaligus berperan terhadap kenaikan harga baja dunia,” jelasnya, Selasa (17/5).

Menurutnya, kebutuhan besi dan baja nasional saat ini mencapai 15 juta ton. Sebanyak 60% kebutuhannya disuplai oleh produksi dalam negeri, sedangkan 40% sisanya masih harus impor. “Namun begitu, untuk dalam satu hingga dua tahun terakhir ini banyak industri baja kita yang ekspor dan sangat dibanggakan oleh pemerintah, terutama ekspor yang non karbon. Tujuan ekspor ini adalah untuk mengurangi suplai dalam negeri yang melimpah karena ada produk impor yang juga terus masuk,” katanya.