;
Kategori

Ekonomi

( 40473 )

Laba Bersih DMAS Naik 43,7%

12 May 2022

PT Puradelta Lestari Tbk (DMAS) mencatatkan kinerja positif selama kuartal I 2022. Pendapatan dan laba bersih DMAS masing-masing tumbuh 16,3% dan 43,7% secara tahunan di periode tersebut. Di kuartal I 2-22, DMAS mencatat pendapatan usaha Rp 621 miliar atau tumbuh 16,3%. Segmen industri menjadi kontributor terbesar dengan nilai Rp 431 miliar atau sekitar 69,4% dari total pendapatan usaha. DMAS membukukan laba bersih kuartal I 2022 sebesar Rp 389 miliar, tumbuh 43,7% dibandingkan dengan periode sama tahun lalu senilai sebesar Rp 271 miliar. Adapun margin laba bersih tercatat sebesar 62,7%, lebih tinggi dibandingkan dengan margin laba bersih di periode yang sama tahun 2021 sebesar 50,7%.


WSKT Mencatatkan Rugi di Restatement Laporan Keuangan

12 May 2022

PT Waskita Karya Tbk (WSKT) telah merilis laporan keuangan tahun 2021. Hasilnya, emiten konstruksi BUMN ini berhasil mencatatkan penurunan kerugian meski pendapatan usaha juga menurun. Dalam laporan keuangan tahun 2021 ini, Waskita juga menyajikan kembali laporan keuangan tahun 2020 dan 2019 sebagai pembanding. Yang menarik, berdasarkan hasil restatement, laporan keuangan Waskita di akhir 2019 berbalik dari untung menjadi rugi. Sepanjang tahun 2021 lalu, Waskita membukukan pendapatan usaha sebesar Rp 12,22 triliun. Dibandingkan tahun 2020 lalu, pendapatan Waskita pada tahun lalu turun 24,5%. Waskita juga melakukan penyesuaian pada pos beban umum dan administrasi. Sebelum restatement, beban umum dan administrasi tercatat sebesar Rp 1,66 triliun. Setelah restatement, beban umum dan administrasi membengkak menjadi Rp 4,3 triliun. Beban penjualan juga membengkak dari Rp 45,9 miliar menjadi Rp 389,9 miliar setelah restatement. Sementara beban lain-lain bersih justru turun dari Rp 1,05 triliun menjadi Rp 219,3 miliar setelah restatement.

Berkah Kredit & Go Public Lini Syariah

12 May 2022

PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (BJBR) mampu mempertahankan pertumbuhan kinerja keuangan kala pandemi kemarin. Analis memproyeksikan potensi pertumbuhan BJBR masih akan tinggi di tahun 2022. Berdasarkan laporan keuangan kuartal I-2022, BJBR berhasil meraup laba bersih sebesar Rp 738 miliar atau tumbuh 28,6% year on year (yoy). Di satu sisi, BJBR mendapat amunisi berupa dana pihak ketiga yang tumbuh 15,9% yoy menjadi Rp 128,3 triliun. Di sisi lain, kualitas kredit di BJBR juga mampu terjaga dengan baik. Raditya Pradana, Equity Analyst Kanaka Hita Solvera memproyeksikan kinerja keuangan BJBR sepanjang tahun ini akan kembali positif. Raditya menambahkan, aset BJBR yang naik 16,6% menjadi RP 167,4 triliun pada kuartal I-2021 juga dapat menyokong pertumbuhan kinerja BJBR ke depan. Selain itu, lanjut Raditya, portofolio bisnis BJBR juga memadai dalam mendukung pertumbuhan kinerja keuangannya. Apalagi, jika rencana BJBR untuk mengembangkan bisnis PT Bank Jabar Banten Syariah (BJBR Syariah) melalui initial public offering (IPO) dapat terlaksana di semester II 2022. 

Andaliman hingga Kelor Menembus Ekspor

11 May 2022

BPS mencatat, transaksi ekspor pertanian pada 2021 mencapai 4,24 miliar USD, meningkat 2,86 % dari tahun sebelumnya, yakni 4,12 miliar USD. Kenaikan didukung meningkatnya ekspor tanaman obat, aromatik, dan rempah-rempah. Dengan penanganan yang baik, produk tanaman lokal bisa menembus pasar ekspor dan menyejahterakan warga. Berikut beberapa di antaranya.

Andaliman, Rempah dari dataran tinggi Danau Toba, Sumut, andaliman (Zanthoxylum acanthopodium) kini tak hanya digunakan untuk masakan tradisional Batak. Butir-butirannya juga dipakai di restoran restoran top di Eropa untuk bumbu makanan premium, kata Kiki Andrea (40), eksportir andaliman dari Kabupaten Samosir. Tahun 2021, Kiki mengekspor 1,2 ton andaliman kering ke Jerman. Pembeli itu lantas memasarkan andaliman ke hampir semua negara di Eropa. Sebagai bumbu masak. Andaliman kering dengan kualitas terbaik dihargai 49 euro (sekitar Rp 753.000) per kg. Andaliman kini juga dijadikan teh. Intan Damanik, pengembang andaliman di Sumut, bahkan tahun ini mulai mengekspor teh andaliman untuk diuji coba di sejumlah negara, seperti Timor Leste, Jepang, dan Belanda. Teh andaliman ukuran 24 gr (12 sajian) dijual Rp 28.000. Harga bubuk the andaliman itu jauh lebih tinggi dari harga andaliman mentah yang dihargai Rp 30.000 sampai Rp 60.000 per kg.

Daun gelinggang (Cassia alata), disebut juga ketepeng atau daun senna, sejak 2013 rutin diekspor dari Kalimantan Selatan ke Jepang. Volumenya berkisar 16-26 ton per bulan. Dinas Perdagangan Kalsel mencatat, pada Maret 2022 ekspor gelinggang mencapai 26 ton senilai 130.000 dollar AS atau sekitar Rp 1,9 miliar. Ekspor ditangani PT Sarikaya Sega Utama di Banjarbaru. Kadis Perdagangan Kalsel Birhasani mengatakan, di Jepang, daun gelinggang dimanfaatkan untuk beberapa macam produk herbal, misalnya teh herbal dan obat herbal. Adapun di Tanah Air daun gelinggang belum banyak dimanfaatkan selain sebagai obat tradisional untuk gatal-gatal.

Kreativitas warga membuat daun kelor (Moringa oleifera) menjadi aneka teh yang diperdagangkan ke 30 negara. Beberapa di antaranya, Singapura, Malaysia, Hong Kong, China, Australia, AS, Perancis, Jerman, Spanyol, Inggris, serta sejumlah negara di Timur Tengah. ”Di luar negeri, kelor sangat diminati. Selain dianggap pohon ajaib, juga merupakan superfood untuk meningkatkan imunitas, detoks, serta kandungan vitamin dan mineralnya yang bagus bagi tubuh,” kata Nasrin H Mukhtar, eksportir kelor di Mataram, NTB. Skala ekspornya memang belum besar atau dalam ukuran kontainer. Sebagian masih pada level pengiriman sampel hingga beberapa telah mengulangi pemesanan dengan kapasitas rata-rata sekali pengiriman di bawah 100 kg. ”Target, pada 2022 ini, harus bisa pecah telur atau realisasi mengirim satu kontainer berkapasitas 20-25 ton ke Jepang,” kata Nasrin. (Yoga)


Ramadhan Pacu Aktivitas Ekonomi DKI

11 May 2022

BI Perwakilan DKI Jakarta mencatat perputaran uang di DKI Jakarta selama Ramadhan sampai dengan 27 April 2022 mencapai Rp 30,02 triliun. ”Semua meningkat, semua makan, semua beli baju baru. Ini yang membuat aktivitas ekonomi meningkat,” kata Endang Kurnia Saputra, Deputi Kepala Perwakilan BI DKI Jakarta, Selasa (10/5). Sementara itu, inflasi DKI Jakarta pada April 2022 tercatat 0,7 %. (Yoga)

Lebih Unggul, Minyak Sawit Rajai Minyak Minyak Nabati Dunia

11 May 2022

Minyak sawit merajai minyak nabati dunia karena memiliki berbagai  keunggulan. Dalam tiga dekade terakhir, pangsa pasar minyak sawit melesat  dari 13,9% menjadi 35,1%. Ke depan,  minyak sawit diperkirakan  mendominasi pasar minyak nabati dunia, bahkan berpotensi menggerus pasar minyak kedelai, minyak rapa/kanola, minyak biji bunga matahari, minyak kacang, dan minyak nabati lainnya. Keunggulan minyak kelapa sawit diantaranya memiliki karakteristik yang baik saat dimasak, bahkan dalam suhu tinggi, memiliki tekstur licin, lembut, dan tidak berbau sehingga sempurna digunakan dalam berbagai resep makanan. Menurut Direktur Eksekutif Palm Oil Agribusiness Strategic Institute (Paspi), Tungkot Sipayung, hampir seluruh industri pangan di dunia  menggunakan minyak goreng dari kelapa sawit. Tungkot mengungkapkan, harga komoditas sawit, termasuk minyak goreng berbasis sawit, lebih murah US$ 150-200 per ton dibanding minyak nabati lainnya. (Yetede)

BNI Terbitkan Green Bond Rp 5 Triliun

11 May 2022

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) akan menerbitkan obligasi berwawasan lingkungan (green bond) senilai maksimal Rp 5 triliun. Penawaran awal green bond akan dilakukan mulai hari ini, Rabu (11/5/2020) hingga 25 Mei mendatang. Obligasi bernama Green Bond I PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk tahun 2022 ini ditawarkan dalam tiga seri, yakni seri A dengan tenor tiga tahun sejak tanggal emisi  atau sampai 21 Juni 2025, seri B tenor lima tahun atau sampai 21 Juni 2027, dan seri C tujuh tahun atau sampai 21 Juni 2029. BNI menggunakan tingkat suku bunga tetap atau green bond ini, yang akan dibayarkan tiap tiga bulan atau kuartalan. Meski demikian, Bank BUMN tersebut belum  menyebutkan tingkat bunga dan nilai obligasi masing-masing seri yang akan diterbitkan tersebut. "Green Bond itu dijamin secara kesanggupan penuh dan diterbitkan tanpa warkat, kecuali sertifikat Jumbo Green Bond yang diterbitkan atas nama  PT Kustodian Sentral Efek sebagai bukti utang untuk kepentingan  pemegang green bond, dan ditawarkan dengan nilai 100% dari jumlah pokok green bond," terang manajemen BNI.(Yetede)

Siapkan Rp500 Miliar, Matahari Department Store Lanjutkan Buyback

11 May 2022

PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) berencana melanjutkan program pembelian kembali (buyback) saham perseroan melalui program Pembelian Kembali Saham II Tahun 2022. "Pembelian Kembali Saham II 2022  akan dilaksanakan terhitung pada tanggal 3 Juni 2022. Jumlah biaya yang akan dikeluarkan untuk pelaksanaan Pembelian Kembali  Saham 2022 adalah maksimal Rp 500 miliar, termasuk biaya perantara pedagang   efek dan biaya lainnya sehubungan dengan Pembelian Kembali Saham II 2022," kata Sekretaris Perusahaan  LPPF Miranti Hadisusilo dalam keterbukaan informasi BEI dikutip Selasa (10/5/2022). Lebih lanjut perseroan akan membatasi harga maksimal Pembelian Saham I 2022 sebesar Rp7.950 per saham. Pembelian Kembali Saham II 2022 akan dilakukan melalui bursa  atau di luar bursa dengan memperhatikan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. (Yetede)

Enam Sektor Usaha Topang Pertumbuhan Ekonomi

11 May 2022

Sebanyak enam sektor usaha  akan menopang pertumbuhan ekonomi nasional, yang pada kuartal 1-2022 mencapai 5,01% secara tahunan atau year on year (yoy). Hal ini membuat  pemerintah optimis pertumbuhan ekonomi  bisa mencapai 5,2% sepanjang tahun ini, dibandingkan tahun lalu 3,69%. Keenam sektor itu adalah industri pengolahan  dengan hilirisasi sumber daya alam (SDA), sektor pertanian, sektor perdagangan, sektor transportasi, sektor hotel, dan restoran, serta sektor pariwisata. "Momentum pertumbuhan ini  akan dijaga dengan  mendorong enam sektor itu, dengan tetap memperhatikan protokol Covid-19,walaupun mobilitas dilonggarkan," ucap Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Makro dan Keuangan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian  Iskandar Simorangkir saat dihubungi Investor Daily, Selasa (10/5).  Iskandar meyakini pertumbuhan ekonomi kuartal 1-2022 bisa lebih tinggi dari kuartal I. (Yetede)

Wapres Minta Pemda Fokus Tingkatkan Daya Beli Masyarakat

11 May 2022


Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin berharap pemerintah daerah (Pemda) fokus menjalankan program pembangunan untuk meningkatkan daya beli masyarakat dan penurunan kemiskinan melalui penciptaan lapangan kerja serta pemberdayaan ekonomi. Pada rakernas bertema "Meningkatkan Peran Pemerintah Daerah untuk Keseimbangan Pembangunan," Wapres juga menyampaikan lima pedoman untuk meningkatkan daya beli masyarakat, penurunan kemiskinan, pembukaan lapangan kerja, dan pemberdayaan ekonomi. Kedua, Wapres meminta pemda terus mendorong peningkatan kualitas SDM di masing-masing daerah. Ketiga, Wapres mengajak pemerintah daerah untuk menyukseskan Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia. Keempat, pemerintah daerah juga harus menunjukkan komitmen keberpihakan kepada UMKM dalam upaya percepatan pemulihan ekonomi nasional. Kelima, Wapres mendorong pemerintah daerah untuk mewujudkan pelayanan publik yang berkualitas demi terwujudnya kesejahteraan masyarakat. (Yetede)