Ekonomi Inggris Melambat dan Berpotensi Resesi
Ekonomi Inggris pada 2022 dilaporkan kontraksi karena terdampak lonjakan inflasi sehingga meningkatkan prospek negara itu jatuh ke dalam resesi. Rilis data itu terjadi setelah pada pekan lalu, Bank of England (BoE) memperingatkan Inggris berisiko jatuh dalam resesi dengan inflasi Inggris diperkirakan mencapai 10% yang tertinggi dalam empat dekade-diakhir tahun ini. Kantor Statistik Nasional (ONS) menyampaikan pernyataan bawa ekonomi Inggris tumbuh 0,8% secara keseluruhan pada periode Januari-Maret. Ini merupakan pertumbuhan kuartalan paling lambat selama setahun, dibandingkan dengan ekspansi produk domestik bruto (PDB) sebesar 1,3% pada Kuartal IV tahun lalu. Menanggapi data Kamis, Menteri Keuangan (menkeu) Ridhi Sunak mengungkakan bahwa pemulihan ekonomi Ingggris dari pandemi telah diganggu oleh invasi Presiden Rusia Vladimir Putin ke Ukraina dan tantangan-tantangan global lainnya, Namun ditambahkan oleh Sunak mengungkapkan dalam sebuah pernyataan bahwa pertumbuhan Inggris dalam beberapa bulan pertama tahun ini tergolong kuat, bahkan lebih cepat dari Amerika, Jerman, dan Italia. (Yetede)
Tags :
#Ekonomi InternasionalPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023