Ekonomi
( 40473 )ASEAN Menanti AS Penuhi Janji
Seperti diduga banyak pihak, pertemuan khusus ASEAN-AS menghasilkan hal di bawah harapan ASEAN. Sebaliknya, AS mendapat lebih banyak manfaat dari hasil pertemuan yang berlangsung di Washington DC 12-13 Mei 2022 itu. Ketua Umum Kadin Arsjad Rasjid menyebutkan, ASEAN sangat menginginkan perdagangan bebas dan investasi dengan AS. Sejauh ini, kerangka kerja perdagangan dan investasi ASEAN-AS belum sepenuhnya terwujud. ASEAN, juga negara-negara lain di kawasan, masih menanti kejelasan Kerangka Kerja Sama Ekonomi Indo-Pasifik (IPEF) yang sedang disusun AS. Janji Presiden AS Joe Biden memberikan bantuan keamanan dan ekonomi sebesar 150 juta USD kepada ASEAN sangat kecil dibandingkan janji China kepada ASEAN. Pada 2021, Beijing menawarkan bantuan 1,5 miliar USD kepada ASEAN dan membeli komoditas ASEAN senilai 150 miliar USD. Ia mengingatkan, hubungan AS dengan kawasan akan meningkat jika dijalankan dalam kerangka konstruktif. Hubungan AS dengan kawasan jangan hanya difokuskan pada persaingan AS dengan China.
Diplomat senior Tommy Koh, malah menyebut AS lebih sibuk mendekati Asia Tenggara melalui isu keamanan saja. ”Padahal, bangsa Asia hidup dengan perdagangan,” kata mantan Duta Besar Singapura untuk AS itu. Adapun lembaga kajian di Washington DC, Centre for Strategic and International Studies (CSIS), merekomendasikan agar pemerintahan Biden menghindari fokus pada narasi China. Biden perlu fokus pada agenda-agenda positif di kawasan Asia Tenggara. Direktur Eksekutif Asian Trade Centre Deborah Elms malah menyebutkan, AS menghabiskan terlalu banyak waktu untuk memulai pembicaraan isu ekonomi dengan Asia. Saat AS sibuk sendiri, pemerintah sejumlah negara Asia terus membuat aneka kesepakatan dagang sebagai sumber pertumbuhan setelah pandemic dan membangun ketahanan nasionalnya. ”Kondisi ini membuat AS tersingkir dengan sendirinya,” katanya. Kelambanan AS soal perdagangan, antara lain, memicu frustrasi PM Malaysia Ismail Sabri Yaakob. ”AS harus mengadopsi agenda perdagangan dan investasi yang lebih aktif dengan ASEAN. Hal itu akan menguntungkan AS secara ekonomi dan strategis,” ujarnya di sela pertemuan khusus ASEAN-AS. Adapun PM Vietnam Minh Chinh mengatakan, IPEF belum menunjukkan hal konkret dan perlu diklarifikasi. PM Singapura Lee Hsien Loong juga meminta ASEAN diajak bicara lebih mendalam soal IPEF. Dirjen Asia Pasifik dan Afrika Kemenlu RI Abdul Kadir Jailani mengatakan, Indonesia terus berkomunikasi dengan AS soal IPEF yang tengah disusun AS. Indonesia telah membaca rancangan naskah kerangka kerja sama itu, lalu memberi masukan serta meminta klarifikasi. Salah satu yang ditekankan Indonesia adalah arsitektur kawasan yang inklusif. Indonesia menolak setiap upaya yang berujung pada pengucilan hingga penyingkiran pihak lain di kawasan. Indonesia ingin memastikan semua pihak dilibatkan dan berkontribusi positif pada kemakmuran dan kedamaian kawasan. (Yoga)
Merespon Sinyal Pemulihan Pariwisata
Pemerintah terus melonggarkan berbagai aturan yang sebelumnya menghalangi aktivitas pariwisata domestik dan global. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahudin Uno menyebutkan peningkatan mobilitas masyarakat pada masa Lebaran awal bulan ini sebagai isyarat pemulihan ekonomi, termasuk pariwisata. "Kami memproyeksikan pemulihan pesat pada kualitas dan keberlanjutan wisata." ujarnya, saat menghadiri Tempo BNI the Bilateral Forum. Sejak Oktober 2021, kata dia, pemerintah sudah menormalkan pergerakan masyarakat di tempat rekreasi, pusat retail, serta ruang publik, seperti taman. Meski protokol pencegahan Covid-19 masih berjalan. Data peningkatan keterisian kamar hotel dan volume kunjungan turis asing dianggap Sandiaga sebagai indikator pemulihan utama. Merujuk pada data Badan Pusat Statistik (BPS), okupansi atau tingkat penghuni kamar hotel berbintang di Indonesia masih berkisar 38,5% pada Februari lalu. (Yetede)
Mengukur Prospek Saham MSCI Index
Morgan Stanley Capital International (MSCI) menyesuaikan kembali (rebalancing) daftar saham yang masuk dalam MSCI Global Standard Index dan MSCI Small Cap Index. Susunan baru saham dalam indeks hasil rebalancing ini akan berlaku efektif pada 1 Juni mendatang.
Dalam MSCI Global Standard Index, terdapat tiga emiten Indonesia yang masuk ke dalam indeks ini. Ketiganya adalah PT Adaro Minerals Indonesia Tbk (ADMR), PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT), dan PT Vale Indonesia Tbk (INCO). Sementara itu, saham PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) dikeluarkan dari indeks ini.
DFAM Membidik Laba Rp 3,54 Miliar
Setelah dua tahun belakangan membukukan kerugian, PT Dafam Property Indonesia Tbk (DFAM) berharap bisa mencetak rapor biru pada tahun ini. DFAM menargetkan laba tahun berjalan dapat mencapai Rp 3,54 miliar hingga akhir 2022.
Agar bisa mencetak laba, Sekretaris Perusahaan DFAM Soviadi Nor Rachman mengatakan, perusahaan properti ini membidik pendapatan sebesar Rp 120,55 miliar pada tahun ini. Target tersebut naik 42,44% ketimbang realisasi tahun lalu, sebesar Rp 84,63 miliar. "Kami berharap tahun 2022 bisa membukukan laba," kata Soviadi kepada KONTAN, Jumat (13/5).
SGER Akan Bagikan Saham Bonus dan Dividen Tunai
PT Sumber Global Energy Tbk (SGER) berencana membagikan saham bonus bagi para pemegang sahamnya. Tak hanya itu, SGER juga akan membagikan dividen tunai kepada para investor.
Dalam prospektus, Jumat (15/5), manajemen SGER menjelaskan, pembagian saham ini diharapkan dapat memperkuat modal perusahaan. Dengan modal lebih kuat, emiten ini berharap bisa meningkatkan volume perdagangan batubara, mengembangkan energi baru dan terbarukan serta membangun infrastruktur.
Saham GOTO Nyungsep
PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) terkoreksi 6,73% ke Rp 194 pada Jumat (13/5). Saham GOTO sudah turun 42,6% dari harga IPO Rp 338 per saham. Corporate Secretary GOTO Koesoemohadiani menejelaskan, naik turunnya harga saham GOTO merupakan hal normal. Jika merujuk konsensus Bloomberg, lima dari delapan analis masih memberi rekomendasi beli bagi saham GOTO.
PSSI Siapkan Belanja Modal US$ 15 Juta
Emiten pelayaran, PT Pelita Samudera Shipping Tbk (PSSI) menganggarkan capex sebesar US$ 12 juta – US$ 15 Juta di tahun ini. Capex tersebut akan digunakan untuk menggenjot diversifikasi pendapatan usaha melalui sejumlah peremajaan pada aset yang ada. Direktur Pelita Samudera Shipping (PSS) Harry Tjhen mengatakan, hingga kuartal I perusahaan telah menggunakan sebesar Rp US$ 3 Juta.
“Capex di kuartal I telah terpakai US$ 3 juta untuk memfasilitasi docking kapal. Tidak menutup kemungkinan kami akan menambah aset jika ada aset-aset baru dan kesempatan. Kami berencana melakukan pembelian kapal dan juga divestasi sejumlah aset,” ungkap Harry dalam paparan publik, Kamis (12/5).
BERBURU INVESTOR KAKAP DI AS
Presiden Joko Widodo agresif mengundang pebisnis Amerika Serikat untuk menanamkan modal di Indonesia dalam lawatannya di Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Khusus Amerika Serikat-ASEAN. Dalam KTT itu, Presiden Joko Widodo bertemu dengan sejumlah pengusaha AS a.l. Air Products, Google, Chevron, Boeing, Qualcomm, ConocoPhillips, dan Marriot International. Di Washington DC, Kepala Negara memaparkan kekuatan Indonesia dalam penyediaan bahan baku industri, penyediaan energi hijau, dan ekonomi digital. “Kami memastikan bahwa produksi barang penting akan dihasilkan dari pembangkit listrik yang ramah lingkungan. Kami mengundang pelaku bisnis Amerika untuk investasi di Indonesia,” tutur Presiden Jokowi, Jumat (13/5).
Berdasarkan data Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), nilai investasi Amerika Serikat pada kuartal I/2022 mencapai US$65,76 juta, dengan jumlah proyek 261. Angka ini lebih rendah dibandingkan dengan periode yang sama 2021 sebesar US$447,10 juta, dengan jumlah proyek 336. Kepala BKPM Bahlil Lahadalia mengungkapkan bahwa pertemuan kepala negara dengan beberapa pengusaha sangat produktif dan kembali memunculkan beberapa rencana kerja sama. Dalam pertemuan antara Presiden Jokowi dan CEO Air Product Seifi Ghasemi, misalnya, muncul rencana investasi dari perusahaan petrokimia yang bermarkas di Pennsylvania itu sebesar US$15 miliar. Peluang kerja sama pun terbuka lebar dari sektor energi. PT Pertamina (Persero) dan Chevron New Ventures Pte. Ltd. (Chevron), anak perusahaan Chevron Corporation, menyatakan kerja sama bisnis rendah karbon di Indonesia. Kedua perusahaan migas ini akan mengembangkan teknologi panas bumi model baru (novel geothermal) dan penyeimbangan karbon (carbon offsets).
OBLIGASI HIJAU : TRANSJAKARTA JAJAKI GREEN BOND
PT Transportasi Jakarta atau Transjakarta tengah menjajaki peluang penerbitan obligasi hijau di Bursa London untuk mendukung rencana ekspansi perseroan melalui pengadaan 100 unit bus listrik hingga 2030.
Guna merealisasikan rencana tersebut, Direktur Utama M. Yana Aditya dan Direktur Operasi dan Keselamatan PT Transportasi Jakarta Yoga Adiwinarto berkunjung ke London Stock Exchange pada, Kamis (12/5). “Dalam pertemuan ini kami menjajaki kemungkinan penerbitan global bond. Di mana kami berkesempatan untuk mendiskusikan terkait rencana Transjakarta dalam pengembangan bus listrik dan sustainability transportasi di Jakarta. Untuk mendukung itu, kami ingin adanya dukungan pembiayaan,” ujar Yana dalam keterangan resminya, Jumat (13/5).
Adapun, dengan kehadiran bus listrik sebagai armada masa depan, diperkirakan dapat menurun polusi hingga 28%dibandingkan pada bus diesel. Selain itu, emisi CO2 pada gas buang bus listrik dapat berkurang hingga 50,3% dibandingkan gas buang bus diesel. “Transjakarta sudah mulai mengoperasikan bus listrik sejak Maret lalu. Kami menargetkan sebanyak 100 bus listrik sudah dapat melayani masyarakat pada 2030. Kami berharap dapat bekerjasama dengan London Stock Exchange untuk mengurangi emisi karbon, khususnya dalam sektor transportasi publik,” katanya.
EKSPANSI PASAR : Kiprah BSI di Timur Tengah
PT Bank Syariah Indonesia Tbk. (BSI) mulai menancapkan bisnis dan penetrasi layanan di Timur Tengah seiring adanya kerja sama dengan konglomerasi dan perusahaan rintisan internasional di Dubai, Uni Emirat Arab. Ekspansi bisnis dan layanan BSI di UEA tersebut ditandai dengan penandatanganan kerja sama (memorandum of understanding/MoU) antara perusahaan dengan Lulu Hypermart Indonesia sebagai jaringan dari Lulu Hypermart Global, jaringan pemasaran ritel di Timur Tengah dan perusahaan teknologi finansial Berrypay di Dubai, Jumat (13/5). Dalam kesempatan yang sama, BSI menghadirkan kantor perwakilan (representative office) BSI di Dubai.
Pilihan Editor
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023









