;
Kategori

Ekonomi

( 40814 )

Kebijakan Makro & Fiskal 2023 Tanpa Burden Sharing

24 May 2022

Pemerintah sudah memberikan pengantar Kebijakan Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM PPKF) tahun anggaran 2023 pada Sidang Paripurna DPR RI akhir pekan lalu. Pengantar ini sebagai dasar kebijakan untuk merumuskan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara 2023. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyebut penyusunan KEM PPKF 2023 berbeda. Pertama, penyusunan KEM PPKF 2023 pada saat pandemi Covid-19 yang telah menginjak tahun yang ketiga. Tahun ini masih tahap transisi dari pandemi ke periode endemi dan normal baru. Pada beleid ini juga mengamanatkan defisit APBN kembali di bawah 3% dari produk domestik bruto (PDB) pada tahun 2023. Selain itu burden sharing pemerintah dengan BI untuk menanggung biaya kritis, akan berakhir 2022.

Satgas Kembali Blokir 100 Aplikasi Pinjol Ilegal

24 May 2022

Satgas Waspada Investasi (SWI) kembali menambah daftar panjang temuan kegiatan usaha pinjaman online (pinjol) ilegal. Kali ini, ada 100 pinjol yang berhasil ditutup. Sampai saat ini, SWI memang terus aktif memberantas pinjol ilegal yang masih meresahkan. Sejak tahun 2018 hingga April 2022 ini, jumlah pinjol ilegal yang ditutup sebanyak 3.989 pinjol ilegal.

MANUVER MONETER JAGA BUNGA

24 May 2022

Langkah pemerintah menambah anggaran subsidi energi dan menambah alokasi perlindungan sosial melalui APBN Perubahan 2022, diharapkan dapat menjaga daya tahan konsumsi di tengah ancaman kenaikan inflasi. Alhasil, sejalan dengan ekspektasi inflasi yang terkendali, Bank Indonesia pun memiliki keleluasaan untuk menetapkan kebijakan moneter yang pro pada pertumbuhan ekonomi, dan bukan berpihak pada indeks harga konsumen (IHK) sebagaimana menjadi tren otoritas moneter di banyak negara. Apalagi, BI hingga saat ini masih melonggarkan kebijakan moneter, terutama tingkat suku bunga acuan BI-7 Day Reverse Repo Rate (BI7DRR) yang parkir di posisi 3,5% sejak Februari tahun lalu. Dunia usaha pun merespons antusias peluang BI menjaga suku bunga tetap rendah. Ketua Bidang Kajian Akuntansi dan Perpajakan Asosiasi Emiten Indonesia Ajib Hamdani mengatakan pelaku usaha masih membutuhkan likuiditas yang terus berputar maksimal di masyarakat.

Sinyal kepada otoritas moneter untuk tetap bertahan dengan kebijakan yang pro pada pertumbuhan juga disampaikan oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. Menurutnya, ada dua faktor utama yang berisiko mengganjal laju pemulihan, yakni inflasi dan tingkat suku bunga yang tinggi. Oleh sebab itu, pemerintah berkomitmen menjaga tingkat inflasi sehingga suku bunga tetap ramah dunia usaha.


RENCANA ENTITAS KHUSUS BATU BARA : Kadin Beri Dukungan

24 May 2022

Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) mendukung upaya pembentukan lembaga atau entitas khusus batu bara yang bakal diimplementasikan pada Juni 2022. Entitas khusus itu rencananya bakal menarik iuran batu bara dari setiap penjualan bahan baku energi itu setelah harga dilepas pada mekanisme pasar. Iuran itu dialihkan untuk menambal harga yang dibayarkan PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) yang menggunakan patokan terkini US$70 per ton. Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Arsjad Rasjid mengatakan organisasinya mendukung pembentukan entitas khusus batu bara untuk menjamin pasokan bahan baku energi di dalam negeri. “Kami mendukung adanya entitas khusus batu bara untuk menyelesaikan permasalahan yang ada,” kata Arsjad melalui pesan singkat, Senin (23/5). Dirjen Mineral dan Batu Bara Kementerian ESDM Ridwan Djamaluddin mengatakan kementeriannya masih melakukan sejumlah pembahasan tentang rencana penetapan entitas khusus. Kendati demikian, Ridwan me­­mastikan, entitas khusus batu bara itu bakal berlaku se­­suai dengan jadwal yang telah ditetapkan bersama dengan DPR.


Modal Jari, Beli Reksa Dana di Livin’ Investasi Mulai dari Rp100.000

24 May 2022

Guna menjawab kebutuhan dan tren investasi melalui digital platform, Financial Super App Livin' by Mandiri besutan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. resmi meluncurkan fitur terbaru bagi nasabahnya yaitu Livin’ Investasi. Sekarang, para nasabah terutama nasabah milenial dari bank berkode emiten BMRI ini bisa langsung berinvestasi reksa dana lebih cepat, mudah, dan aman, hanya melalui satu aplikasi. Wakil Direktur Utama Bank Mandiri Alexandra Askandar mengatakan bahwa melalui Livin’ Investasi, nasabah dapat langsung melakukan pendaftaran secara instan tanpa perlu datang ke kantor cabang. Menurut beliau, dengan fitur terbaru Livin’ Investasi pada Livin' by Mandiri berlogo kuning ini, nasabah dapat langsung melakukan investasi reksa dana tanpa modal besar, hanya dengan modal Rp100.000 saja nasabah sudah bisa melakukan pembelian produk investasi. Saat ini total investor Bank Mandiri telah mencapai sebesar 127 ribu nasabah dan diperkirakan akan terus tumbuh lebih dari delapan kali lipat pada 2024. Dan untuk keterangan lebih lanjut mengenai fitur Livin’ Investasi ini, nasabah Bank Mandiri juga dapat langsung mengunjungi bmri.id/livininvestasi. Adapun sebagai informasi, sejak diluncurkan pada Oktober 2021, finansial super app Livin' by Mandiri telah menjadi produk utama Bank Mandiri untuk segmen ritel yang menawarkan beberapa keunggulan, yaitu layanan keuangan terintegrasi dalam satu aplikasi, serta menjadi platform ekosistem digital favorit nasabah.

Setangah Hati Mengoreksi UU Cipta Kerja

24 May 2022

Sinyal bahwa pengesahan Undang-Undang Pembentukan peraturan perundang-undangan (UU-PPP) hanya sebagai legalitas Undang-Undang Cipta Kerja semakin kuat. Setidaknya hingga kemarin, setelah revisi UU PPP mengakomodasi metode omnibus dalam sistem legislasi, DPR masih gamang untuk revisi substansi Undang-Undang Cipta Kerja yang dianggap sarat masalah. Wakil Ketua Badan Legislatif DPR, Achmad Baidowi, mengatakan secara formal, konsep omnibus law telah diatur dalam UU PPP yang telah direvisi. Dengan demikian, revisi UU Cipta Kerja harus merujuk pada ketentuan baru tersebut agar sesuai dengan keputusan Mahkamah Konstitusi. Walau begitu, menurut Baidowi, Dewan dan pemerintah masih mempertimbangkan sejumlah mekanisme untuk membahas revisi UU Cipta Kerja. Opsinya, perubahan hanya mencakup ketentuan formal untuk disesuaikan dengan metode omnibus atau turut membahas  ulang jumlah materi dalam UU Cipta Kerja yang banyak dipersoalkan kelompok masyarakat sipil. (yetede)

Terseret Kejatuhan Terra Luna

24 May 2022

Harga Tera Luna masih terus berfluktuasi setelah pada pekan lalu aset kripto ini anjlok hampir 100%. Melansir Crypto.com aset digital ini bernilai US$ 0,0002156 per koin pada kemarin malam. Harga ini melonjak lebih dari 277%, dilihat pada pergerakan selama tujuh hari. Namun, dalam kurun waktu sebulan, harga koin itu ambless hampir 100%. Longsornya harga Terra Luna menggegerkan pasar aset kripto dunia. Pasalnyam Luna sempat menduduki daftar 10 aset kripto teratas dalam hal kapitalisasi pasar. Koin ini pun sempat mencapai harga tertinggi sepanjang masa sebesar US$ 119,55 per koin pada April lalu. Ditengah riuh rendah perbincangan mengenai anjloknya harga koin Terra Luna, tak sedikit orang yang masih membeli aset tersebut dengan harapan  menangguk keuntungan ketika harga naik kembali. Seperti Ema Fitriyani, pegawai swasta yang mengaku iseng membeli koin saat harga Luna amblas."Aku iseng-iseng saja pas malam (harga Luna) ambles 99%. Rugi sih karena sekarang harganya Rp 1 dan enggak bisa ditransaksikan lagi," tuturnya kepada Tempo, beberapa waktu lalu. (Yetede)

Harga Saham Astra masih Undervalued

23 May 2022

Saham PT Astra Internasional Tbk (ASII)  yang pada hari terakhir perdagangan  pekan lalu ditutup di harga Rp 7.125 per saham dinilai masih undervalued. Hal tersebut tercermin dari price to earning ratio (PER) perseroan yang hanya 12,37 kali, jauh dibawah  PER emiten lain dalam subsektor otomotif dan  komponen seperti PT Gajah Tunggal Tbk (GITL) yang mencapai 49,89 kali, PT Garuda Metalindo Tbk (BOLT) 32,35 kali, dan PT Multistrada Arah Sarana Tbk (MASA) 30,57 kali. Bila level harga  Rp8.500 persaham itu tercapai, maka kapitalisasi pasar (market cap) Astra Internasional bakal menjadi Rp344,12 triliun atau melonjak 19,3% dari saat ini yang sebesar Rp 288,45 triliun. Meski naik cukup signifikan, nilai tersebut belum mampu mengangkat peringkat market cap ASII yang saat ini diposisi keenam terbesar di Bursa Efek Indonesia. Posisi pertama masih kokoh ditempati PT Bank Sentral Aisa Tbk dengan market cap Rp903 triliun, disusul PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk sebesar Rp 665 triliun, PT Telkom Indonesia (persero) Tbk Rp413 triliun , PT Bank Mandiri (persero) Tbk Rp370 triliun, dan emiten belia PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk Rp360 triliun. (Yetede)

Bank Mandiri Hadirkan e-Money Co-Branding Bank Banten

23 May 2022

PT Bank Mandiri bersama Bank Banten terus memperkuat sinergi lewat kerja sama co-branding  dan top up aplication programing Interface (API) Kartu Mandiri e-Money. Kolaborasi ini merupakan bagian dari komitmen kedua bank untuk memperkuat inklusi  keuangan di Tanah Air, sekaligus melengkapi layanan bagi masyarakat.  Adapun perjanjian kerja sama ini ditandatangani oleh SVP Transaction Banking Retail Sales Bank Mandiri Thomas Wahyudi dan Direktur Utama Bank Banten Agus Syabarudin di Serpong, Jumat (20/5). Thomas mengungkapkan,  sinergi ini merupakan upaya perseroan untuk menciptakan layanan dan solusi keuangan bagi masyarakat yang dapat berkontribusi pada perekonomian Indonesia."Kerja sama strategis ini menjadi bagian  dari kampanye serta inisiatif Bank Mandiri sebagai urban locomotive  lewat penyediaan produk  keuangan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat kota," jelas dia dalam keterangannya, akhir pekan lalu. (Yetede) 

RI Usung Isu Pemulihan Ekonomi lewat Teknologi Digital

23 May 2022

Indonesia mengusung isu pemulihan ekonomi pascapandemi Covid-19 dalam keikutsertaannya pada pertemuan tahunan Forum Ekonomi Dunia atau World Economic Forum 2022 22-26 Mei 2022 di Davos, Swiss. Salah satu upaya pemulihan yang bisa dilakukan ialah mengoptimalkan peran teknologi untuk menggerakkan ekonomi digital. ”Kami (delegasi Indonesia) akan menyampaikan peran ekonomi digital yang di dalamnya terdapat UMKM. Mereka (UMKM) memanfaatkan teknologi digital untuk kembali pulih,” ujar Dirjen Informasi dan Komunikasi Publik Kemenkominfo Usman Kasong, Sabtu (21/5) malam waktu Swiss, di Zurich. Kemenkominfo menjadi satu dari 11 kementerian/lembaga yang hadir di paviliun Indonesia dalam pertemuan tahunan Forum Ekonomi Dunia (WEF) 2022 di Davos. Dalam kegiatan itu, Indonesia membawa sejumlah perusahaan bidang teknologi, seperti Grab Indonesia, GoTo, WIR Group, dan Cakap. Menurut Usman, tiga isu Kelompok Kerja Ekonomi Digital G20 turut dibawa Indonesia ke ajang WEF 2022, yang meliputi konektivitas  digital, literasi digital, serta arus data lintas batas. (Yoga)