Ekonomi
( 40473 )Gandum India dan Krisis Pangan
Keputusan India menghentikan ekspor gandum menambah masalah pangan dunia, yang mengalami kenaikan harga, karena invasi Rusia ke Ukraina. India pada Jumat (13/5) mengumumkan akan mengatur ekspor gandumnya untuk menahan inflasi dan menjaga ketahanan pangan dalam negeri. Produksi gandum negara pengekspor kedua terbesar dunia itu terganggu akibat gelombang udara panas. Keputusan India itu membuat harga gandum dunia melonjak dan memperbesar kekhawatiran terjadinya krisis pangan. Harga gandum pengiriman ke depan (future) naik 5,9 % menjadi 12,46 USD per setengah bushel di pasar komoditas Chicago, AS, Minggu (15/5). Satu bushel setara dengan 35,239072 liter. Harga gandum naik tinggi akhir Maret 2022, menyusul invasi Rusia ke Ukraina pada 24 Februari 2022. Harga sempat menyentuh 13 USD, kemudian turun di bawah 10 USD, dan kembali melonjak menyusul kebijakan baru India.
Ketua Umum Asosiasi Produsen Terigu Indonesia (Aptindo) Franciscus Welirang menyebut penjualan terigu nasional triwulan I-2022 masih naik, tetapi jika dihitung hingga April 2022, permintaan menurun 2,8 %. Situasi ini memperlihatkan harga gandum yang tinggi akan menurunkan permintaan. Data Aptindo memperlihatkan, kebutuhan terigu naik sepanjang 2019-2021, pada tahun 2021 sebesar 4,6 % menjadi 8,927 juta ton. Pada sisi lain, impor gandum hingga April 2022 masih naik, menunjukkan cadangan gandum industri terigu nasional meningkat. Konsumen terbesar terigu nasional, 71 %, adalah industry, UMKM dan rumah tangga. Terigu digunakan untuk roti dan kue, mi basah, hingga penjualan eceran. Sisanya diserap industri besar dan modern. Elastisitas terigu menunjukkan, masyarakat siap mengganti tepung gandum dengan bahan pangan lain. Krisis pangan global lebih luas sejauh ini dapat dihindari karena panen padi tidak terganggu. (Yoga)
Akselerasi Bisnis Serba Digital
Pandemi Covid-19 mengakselerasi digitalisasi berbagai aspek kehidupan, tak terkecuali sektor ekonomi. Pertumbuhan ekonomi digital Indonesia begitu pesat dan menjadi yang terbesar di Asia Tenggara. Jumlah perusahaan rintisan (startup) bidang teknologi di Indonesia, sesuai data startuprangking.com saat diakses, Sabtu (14/5) mencapai 2.360 perusahaan. Negara lain yang memiliki sejumlah besar perusahaan rintisan ialah Australia (2.312 perusahaan), Kanada (3.386 perusahaan), AS (71.795 perusahaan), dan Inggris (6.310 perusahaan). Memasuki tahun kedua pandemi Covid-19, sesuai laoran riset e-Economy SEA 2021 yang dirilis Google, Temasek Holdings Pte, dan Bain & Company, Indonesia masih jadi tujuan investasi paling menarik di Asia Tenggara. Pada semester I-2021 saja ada 300 kesepakatan investasi senilai 4,7 miliar USD. Segala yang berbau teknologi digandrungi pelaku ekonomi, termasuk investor. Di pasar modal, sepanjang 2021 indeks kumpulan saham emiten teknologi, yakni IDX Technology, bertumbuh 380,4 % dibanding 2020. Berlipat kali di atas pertumbuhan IHSG 2021 sebesar 10 %. Sepanjang tahun 2022, fenomena pertumbuhan harga saham emiten digital tak sepesat tahun lalu, tetapi emiten teknologi tetap mencuri perhatian di lantai bursa. April lalu, misalnya, salah satu raksasa teknologi PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk melantai di bursa. Ini merupakan perusahaan unicorn atau bervaluasi lebih dari 1 miliar USD (Rp 14 triliun) kedua di Indonesia yang melantai di bursa setelah PT Bukalapak.com Tbk.
Demam digitalisasi juga melanda industri perbankan. Selama dua tahun terakhir, ramai perbankan bersalin wajah menjadi perbankan digital. Sebut saja Bank Yudha Bhakti yang kini berganti nama menjadi Bank Neo Commerce dan fokus menjadi bank digital. Kelompok usaha bank (KUB) juga tak mau ketinggalan mengubah anak usaha bank mereka menjadi bank digital. PT Bank Central Asia Tbk (BCA), membentuk anak usaha PT Bank Digital BCA atau Blu. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) mengubah anak usaha mereka, BRI Agro, menjadi PT Bank Raya Indonesia Tbk. Keduanya bakal fokus jadi bank digital. Perbankan lain yang tak membentuk anak usaha bank digital pun ramai-ramai memperkuat layanan perbankan digital. PT Bank Mandiri Tbk, merilis aplikasi perbankan digital Livin’ by Mandiri. Begitu pula Bank DBS Indonesia yang terlebih dahulu merilis aplikasi perbankan digital bernama Digibank serta PT Bank BTPN Tbk melalui aplikasi Jenius. Mengantisipasi pertumbuhan perbankan digital yang begitu pesat, OJK merilis Peraturan OJK No 12/2021 tentang Bank Umum. Ditetapkan pengaturan modal inti bank digital mengikuti ketentuan modal inti minimum bank umum seperti tertuang dalam POJK 12/2020 tentang Konsolidasi Bank Umum. Untuk pendirian bank digital baru setelah POJK 12/2021 berlaku, modal inti minimumnya ditetapkan sebesar Rp 10 triliun. Sementara bank digital yang telah lebih dahulu ada atau hasil konversi bank konvensional wajib memenuhi modal inti Rp 3 triliun. Adapun bank digital yang merupakan anak usaha atau bagian dari kelompok usaha bank wajib memenuhi modal inti minimum Rp 1 triliun.
Di sektor industri keuangan nonbank, berbagai inovasi keuangan digital juga terus tumbuh. Pinjaman daring dari perusahaan teknologi finansial (tekfin) pinjaman antarpihak (peer to peer lending/P2P lending) makin diminati. Hingga Februari 2022, total penyaluran pinjaman kepada peminjam mencapai Rp 16,40 triliun, diterima oleh 12,76 juta pemilik rekening. Sebesar 68,72 % di antaranya berasal dari sektor produktif. Selain tekfin pinjaman antarpihak, saat ini juga aktif beroperasi layanan urun dana atau securities crowdfunding (SCF). SCF adalah kegiatan penghimpunan dana urunan yang dilakukan perusahaan tekfin SCF dengan mempertemukan investor atau pemodal atau pemberi dana urunan kepada UMKM yang membutuhkan pendanaan. UMKM ini kemudian disebut penerbit karena menerbitkan instrumen pasar modal, yakni kepemilikan efek, seperti saham, obligasi, dan sukuk, yang kemudian dibeli dalam bentuk urunan dana dari investor. Adapun imbal hasilnya bisa diterima investor dalam bentuk dividen atau bunga atau imbal hasil. (Yoga)
Denyut Desa Wisata Selama Libur Lebaran Diharapkan Berlanjut
Sejumlah desa wisata berdenyut seiring melonjaknya jumlah kunjungan wisatawan selama masa mudik dan libur Lebaran 29 April-8 Mei 2022. Pemerintah mendorong agar denyut desa wisata berlanjut sehingga keberadaannya ikut berperan dalam pemulihan industri pariwisata pascapandemi Covid-19. Kemenparekraf menyatakan bakal mendukung melalui penyiapan SDM yang kompeten. Menparekraf Sandiaga S Uno menyebutkan, selama masa mudik dan libur Lebaran 2022, tingkat okupansi rumah singgah di desa-desa wisata di sekitar destinasi Candi Borobudur, Magelang, Jateng, naik hingga 100 %. Adapun desa wisata Tegalmulyo di Klaten, Jaeng, mengalami kenaikan kunjungan wisatawan sebanyak 5.000 orang. Sementara kunjungan wisatawan ke desa wisata Kerapu, Kabupaten Situbondo, Jatim, meningkat 400 orang. Penjualan paket wisata di desa wisata Pentingsari, Sleman, DIY, diserbu 1.357 orang. Lalu, sebanyak 1.700 wisatawan berkunjung ke desa wisata Cikakak, Banyumas, Jateng, dan 6.320 wisatawan datang ke desa wisata Pentagen, Kabupaten Kerinci, Jambi.
Sejauh ini, rata-rata pengeluaran wisatawan nusantara ke suatu destinasi selama 2,2 hari berkisar Rp 1,5 juta. Sementara rata-rata pengeluaran wisatawan mancanegara berkisar 1.500 USD untuk tiga hari kunjungan. Menurut Sandiaga, pemerintah mendorong kunjungan wisatawan yang berkualitas yang ditandai dengan durasi kunjungan lebih lama sehingga pengeluaran bertambah besar.
Asisten Sekretariat Daerah DIY Bidang Perekonomian dan Pembangunan Tri Saktiyana, dalam diskusi ”Uang Beredar, Ekonomi Berputar” yang digelar Forum Merdeka Barat 9, menjelaskan, DIY merupakan daerah tujuan mudik sekaligus tujuan wisata. Selama masa mudik dan libur Lebaran 29 April-8 Mei 2022, DIY mendapat tambahan warga 1,3 juta-1,5 juta orang. Mereka termasuk wisatawan. Total perputaran uang mendekati Rp 2 triliun. Wakil Kepala Badan Moneter Kadin Indonesia Aviliani berpendapat, pemerintah seharusnya mulai memikirkan untuk memberikan stimulus dan insentif agar industri bisa segera pulih. Dari sisi pelaku usaha, dia menyarankan agar pengusaha mempunyai cara-cara inovatif mengikuti perkembangan permintaan atau tren kebutuhan konsumen jangka panjang, misalnya gencar memasarkan secara daring dan luring secara bersamaan. (Yoga)
Ancaman Melambungnya Harga Roti dan Mi
Para pelaku usaha makanan bersiap menghadapi lonjakan harga gandum dunia setelah India menutupkeran ekspornya mulia akhir pekan lalu. India melarang ekspor gandum , untuk mengendalikan lonjakan harga gandum didalam negeri serta menjaga ketahanan pangan domestik. Direktur PT Indofood Sukses Makmur Tbk, Franciscus Welirang, mengatakan harga gandum dunia dalam beberapa waktu terakhir memang sudah cukup tinggi. "Sejak awal 2021, harga gandum sudah naik 68%. Jadi, mau apa lagi? Memang kenyataannya demikian. Harga gandum India juga sudah tinggi, US$ 380 per ton, sama dengan dari Brasil atau Argentina," kata dia ketika ditanya soal dampak harga gandum global ke produk roti dan mi dalam negeri, kemarin. Dia pun mengatakan tidak menutup kemungkinan kenaikan harga gandum internasional bakal mengerek naik produk makanan berbahan gandum. Menurut dia, harga gandum berperan 82% dalam struktur biaya tepung terigu. "Bisa dihitung sendiri (imbas ke harga konsumen," katanya.
Lepas Masker DItempat Terbuka
Pemerintah pusat mulai melonggarkan mobilitas masyarakat per hari ini. Masyarakat dibolehkan tidak memakai masker di ruang terbuka. Selain aturan tanpa masker di tempat terbuka, syarat bagi pelaku perjalanan dalam dan luar negeri yang sudah divaksin lengkap tak perlu lagi dilengkapi tes PCR dan anti gen. Presiden Joko Widodo mengatakan pelonggaran mobilitas dilakukan karena penularan Covid-19 di Indonesia sudah melandai dan terkendali. Jika masyarakat sedang beraktivitas diluar ruangan terbuka yang tidak padat orang, dibolehkan tidak menggunakan masker," kata Jokowi, Selasa, 17 Mei 2022. Jokowi mengatakan, aturan tanpa masker itu dikecualikan saat beraktivitas di rungan tertutup dan difasilitas transportasi publik. Aturan itu juga dikecualikan bagi orang lanjut usia; penderita komorbitas; masyarakat yang menderita batuk, pilek, dan demam; serta anak yang belum divaksin. Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menjelaskan pertimbangan yang lebih rinci sehingga pemerintah melonggarkan mobilitas masyarakat. (Yetede)
Talenta Digital jadi Navigator Penggerak Ekosistem Digital
Menteri Komunikasi dan Informatika (menkominfo) Johhny G Plate mengungkapkan, transformasi digital nasional terus diupayakan di berbagai lini kehidupan. Karena itu, Indonesia memerlukan talenta dgital yang andal untuk menjadi navigator utama penggerak ekositem digital di Tanah Air. "Intensifikasi transformasi digital berimplikasi pada meningkatnya kebutuhan akan talenta digital. Talenta-talenta digital inilah yang akan menjadi navigator utama penggerak ekosistem digital," Kata Johhny. Menurut dia, saat ini, setidaknya Indonesia membutuhkan 600 ribu talenta digital setiap tahun. Meski demikian, ditengah laju peningkatan kebutuhan talenta digital yang signifikan, terdapat kesenjangan dalam pemenuhan. "Dikasawan Asia-Pasifik dari 50% CEO menemui kesulitan untuk menemui talenta dengan ketrampilan yang tepat. Diproyeksikan pada 2030, akan terjadikekurangan sebanyak 47 juta talenta digita di kawasan ini," ujarnya. (Yetede)
Saham GoTo Tetap Prospektif
Kalangan analis tetap meyakini bahwa saham GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) memiliki prospek yang baik meski harga saham emiten ini telah mengalami kemerosotam cukup dalam sejak listing perdana sejak 11 April silam. Anaslis BRI Danareksa Sekuritas Niko Margonis mengatakan, peluang pertumbuhan GOTO dimulai dari jaringan platform yang luas hingga sistem pembayaran bernama Gopay yang menjadi pilar utama dalam menangkap potensi bisnis dari pasar teknologi keuangan atau financial technology (fintech)." "Aksi merger akan menggaet para pelanggan dari Tokopedia yang sebelumnya menggunakan sistem pembayaran melalui Grab-OVO," jelas dia dalam riset baru-baru ini. Lebih lanjut, Niko mengatakan, potensi peningkatan kontribusi nilai transaksi bruto hingga 30% perseroan didukung dengan kenaikan penggunaan aplikasi Gojek pasca pandemi. Selain itu, kelemahan penetrasi pasar fintech yang dialami oleh Gojek dapat diatasi oleh jangkauan konsumen dari Tokopedia. (Yetede)
Bank Sampoerna Mencetak Pertumbuhan Laba 17,3%
Bank Sahabat Sampoerna berhasil mencatat laba bersih senilai Rp 13,0 miliar pada kuartal pertama 2022. Nilai ini meningkat 17,3% year on year (yoy) Kenaikan laba tersebut ditopang oleh penyaluran kredit pada kuartal I-2022 yang tumbuh 5,2% yoy menjadi Rp 8,2 triliun. Lebih dari 40% dari total kredit tersebut disalurkan untuk usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).
BPA Akan Putuskan Status Bumiputera
Badan Perwakilan Anggota (BPA) AJB Bumiputera 1912 harus segera langsung berbenah. Mereka harus bisa menyelesaikan kewajiban ke nasabah.
Juru Bicara Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Sekar Putih Djarot menyebutkan, BPA terpilih diminta segera bertugas untuk melengkapi direksi dan komisaris, menyetujui Rencana Penyehatan Keuangan yang dibuat manajemen dan mengambil keputusan strategis lain sesuai anggaran dasar. Adapun, kewajiban pertanggungan habis kontrak yang dimiliki AJB Bumiputera per 31 Desember 2021 nilainya telah mencapai Rp 20,08 triliun, berdasarkan catatan OJK. Ditambah, perusahaan mutual itu masih memiliki utang klaim yang senilai Rp 8,4 triliun di periode yang sama. Sekretaris Perusahaan AJB Bumiputera, Hery Darmawansyah mengatakan, pihaknya akan segera merilis nama-nama BPA yang lolos dari penilaian kemampuan dan kepatutan dari OJK.
Soal Hak Cipta, Pegadaian Digugat Rp 322,5 Miliar
PT Pegadaian tengah menghadapi gugatan atas dugaan pelanggaran hak cipta dari layanan miliknya, yaitu Tabungan Emas. Nilai gugatan tersebut mencapai Rp 322,5 miliar. Gugatan tersebut dilakukan oleh seseorang bernama Arie Indra Manurung dengan nomor perkara 40/pdt.Sus-HKI/Cipta/2022/PN Niaga Jkt.Pst yang didaftarkan pada 10 Mei yang lalu. Dalam gugatannya, Arie menyebut sebagai pihak yang pertama kali menciptakan sistem investasi dan transaksi jual beli emas atau logam mulia yang disebut Goldgram.
Pilihan Editor
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023









