;

Industri Sawit Mendesak Dibenahi

Ekonomi Yoga 18 May 2022 Kompas (H)
Industri Sawit Mendesak Dibenahi

Industri hulu-hilir sawit di Indonesia perlu dibenahi agar petani tidak selalu menjadi korban gangguan hilirisasi produk sawit. Ketergantungan petani sawit pada korporasi kelapa sawit telanjur akut sehingga petani tak punya kuasa untuk menentukan harga tandan buah segar (TBS) yang dengan mudah anjlok jika terjadi gejolak pada harga produk turunannya. Hal menjadi salah satu tuntutan dalam aksi yang dilakukan organisasi petani sawit Indonesia yang berpusat di Kantor Kemenko Bidang Perekonomian, Jakarta, Selasa (17/5). Aksi ini dipicu anjloknya TBS di level petani semenjak penerapan kebijakan larangan ekspor produk turunan sawit. Sekjen Serikat Petani Kelapa Sawit Mansuetus Darto mengatakan, selama ini petani sawit hanya berfungsi sebagai penyedia bahan baku. Belum ada satu pun kelembagaan petani yang memiliki pabrik sendiri dan mengolah TBS menjadi bahan jadi, misalnya minyak goreng. ”Pelarangan ekspor bisa jadi momentum bagi pemerintah untuk mendukung kelembagaan petani sawit untuk memiliki pabrik pengolahan kelapa sawit dengan memanfaatkan dana sawit yang dikelola Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit,” ujarnya.

Ketua Umum Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) Gulat Manurung menambahkan, penurunan harga TBS sejak pengumuman larangan ekspor 50-60 % dari yang tertulis di kesepakatan. Berdasarkan kalkulasi Apkasindo, potensi pendapatan petani sawit yang hilang akibat anjloknya harga TBS sejak 27 April 2022 mencapai Rp 11,4 triliun. Angka itu berasal dari 6,58 juta ton TBS yang rusak karena tidak terserap pabrik. ”TBS dalam beberapa waktu terakhir sudah tidak ada lagi harganya. Semua pabrik sudah menolak menyerap TBS karena tangki timbun mereka sudah penuh,” kata Gulat. Apkasindo mencatat, harga TBS di sejumlah sentra perkebunan sawit di Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi berada di kisaran Rp 1.600-Rp 1.940 per kg. Ini di bawah harga yang ditetapkan pemerintah melalui Permentan No 1 Tahun 2018, yakni Rp 3.000-Rp 3.100 per kg. (Yoga)


Tags :
#Sawit
Download Aplikasi Labirin :