Ekonomi
( 40498 )Kreator Konten Berperan Menggerakkan Pariwisata
Keindahan destinasi wisata di Indonesia memiliki daya magnet tersendiri, tetapi belum semuanya populer. Kolaborasi dengan kreator konten untuk memperkenalkannya dinilai bisa menumbuhkan minat wisatawan untuk berkunjung. Harapannya, cara itu bisa mendorong pemulihan industri pariwisata. Diskusi mengenai hal tersebut mengemuka dalam sesi ”The Future of Tourism Starts from Us” dalam rangkaian acara Kompasfest Presented by BNI, di Jakarta, Jumat (19/8). Dua pembicara dalam sesi ini hadir secara daring, yaitu Gaery Undarsa, Co-founder dan Chief Marketing Officer Tiket.com bersama pegiat backpacker Pandhu Waskitha.
Menurut Gaery, kreator konten berperan penting mengungkit jumlah kunjungan wisatawan di suatu tempat wisata. Konten digital dengan tema dan cara penyampaian yang menarik akan dilirik warganet. Tiket.com telah berkolaborasi dengan sejumlah creator konten untuk memperkenalkan sejumlah spot menarik. Dalam berkolaborasi, Gaery tidak mau asal-asalan. Dia mengurasi sendiri kreator konten yang layak untuk diajak berkolaborasi dengan mengunjungi akun media sosial mereka. Kreativitas dan keunikan masing-masing menjadi pertimbangan penting.
Sejak 2014, Pandhu Waskitha menggeluti dunia wisata menggunakan ransel (backpacker) ke sejumlah daerah pelosok di Indonesia dan mancanegara. Perjalanan tersebut didokumentasikan dalam bentuk foto dan video. Seiring waktu, dia membuat akun media sosial @bacpackertampan.”Identitas sebuah akun diperlukan supaya bikin penasaran. Misalnya backpacker tampan, mereka pasti penasaran, apa iya orang ini tampan?” selorohnya dalam forum itu. Dia memutuskan fokus menjadi kreator konten wisata pada 2019. Menurut dia, media social dan konten digital turut berperan dalam menggerakkan pariwisata, berdasarkan testimoni dari warga atau pengelola wisata. (Yoga)
Inflasi Spiral Melanda Turki dan Inggris
Inflasi yang sangat tinggi sedang melanda Inggris dan Turki. Inggris mencatatkan inflasi 10,1 % pada Juli 2022. Tingkat inflasi melebihi 10 % itu sangat jarang terjadi dalam 70 tahun terakhir di Inggris. Inflasi itu juga sudah jauh melebihi dua % target inflasi yang dicanangkan Bank Sentral Inggris. Seperti dikutip harian Inggris, The Guardian, 20 Juni 2022, para pejabat Bank Sentral Inggris (Bank of England/BoE) dan Departemen Keuangan Inggris sudah mengkhawatirkan lingkaran kenaikan inflasi hingga melampaui 10 %. Turki menghadapi inflasi superspiral dengan inflasi 79,6 % pada Juli 2022. Inflasi yang sebenarnya di Turki diyakini berada di atas 176,04 %.
Warga Turki dan pengamat tidak mempercayai angka inflasi resmi pemerintah. ENAG, lembaga independen di Turki yang menganalisis inflasi, selalu membantah data resmi TUIK (biro statistik Turki) seperti diberitakan Reuters, 3 Agustus 2022. Bank Sentral Turki pernah mencoba menaikkan suku bunga inti hingga 19 % yang dilakukan Gubernur Bank Sentral Turki Naci Agbal (Reuters, 20 Maret 2022). Akan tetapi, Presiden Erdogan memiliki pandangan yang bertentangan dengan para ekonom dan bank sentral. Erdogan beranggapan, kenaikan inflasi terjadi karena suku bunga tinggi. Padahal, suku bunga tinggi sangat berguna untuk meredam inflasi. Hilangnya independensi Bank Sentral Turki telah menyebabkan sektor moneter Turki mengalami kekacauan. Kurs lira mengalami depresiasi 50 % sejak 2018 dan kini bertengger di angka 18,1185 lira per satu dollar AS. (Yoga)
Opsi Kendalikan Inflasi, Risiko Fiskal Lebih Kecil
Inflasi tinggi bakal membayangi Indonesia di sisa tahun ini. Pemerintah dinilai perlu mengendalikannya kendati upaya itu bakal menambah beban fiskal negara. Terkait pengendalian inflasi itu, risiko fiskal lebih kecil ketimbang risiko ekonomi. Direktur Eksekutif Center of Reform on Economics (Core) Indonesia Mohammad Faisal berpendapat, kenaikan harga pangan domestik dan impor, energi, serta biaya transportasi, terutama tiket pesawat, diperkirakan masih akan mendorong inflasi. ”Tanpa ada kenaikan harga pertalite, inflasi umum pada akhir tahun diperkirakan 5-6 %. Namun, jika harga pertalite jadi naik, inflasi umum bisa melambung di atas 8 %,” kata Faisal.
Dalam Rapat Koordinasi Nasional 18 Agustus 2022, Presiden Jokowi meminta kementerian/lembaga dan pemda mengendalikan inflasi. Arahan Presiden menjaga stabilitas harga dan meningkatkan ketahanan pangan untuk mendukung daya beli masyarakat dan pemulihan ekonomi nasional yaitu; memperkuat identifikasi sumber tekanan inflasi melalui pemanfaatan data, memperluas kerja sama antardaerah guna mengurangi disparitas pasokan dan harga, menurunkan biaya transportasi dengan memanfaatkan fasilitasi distribusi perdagangan antardaerah, termasuk menurunkan harga tiket pesawat dengan menambah jumlah pesawat, Keempat, mengoptimalkan penggunaan anggaran belanja tak terduga untuk mendukung pengendalian inflasi daerah, mempercepat penyerapan anggaran daerah untuk mendukung pertumbuhan ekonomi daerah. (Yoga)
Kementerian Pertanian Menjawab ”Ironi Penghargaan IRRI”
Kementan menilai beberapa hal yang ditulis dalam artikel opini ”Ironi Penghargaan IRRI”, di Koran Kompas, Kamis (18/8) halaman 9, tidak tepat. Hal itu antara lain terkait data produksi pangan, kesejahteraan petani, harga gabah di tingkat petani, dan sentra produksi padi. Artikel itu mengupas penghargaan Institut Penelitian Padi Internasional (IRRI) kepada Pemerintah Indonesia karena dinilai memiliki sistem ketahanan pangan yang baik dan berhasil swasembada beras selama periode 2019-2021. Artikel juga memuat data nilai tukar petani (NTP), kasus harga gabah di bawah harga pembelian pemerintah (HPP), pola produksi bulanan, dan sentra produksi yang bersumber dari BPS.
Perwakilan Organisasi Pangan dan Pertanian (FAO) mempertegas dan mengapresiasi pengakuan IRRI tersebut. Pengakuan itu patut disyukuri oleh segenap bangsa Indonesia serta menjadi kado special HUT Kemerdekaan Ke-77 RI dari sektor pertanian. Produksi beras nasional selalu surplus tiga tahun terakhir. Angka produksi melebihi kebutuhan konsumsi beras nasional yang mencapai 30 juta ton per tahun. Situasi itu tak lepas dari keputusan pemerintah tak membuka keran impor beras umum guna menjaga kemandirian pangan dan stabilitas harga di petani.
Penghargaan IRRI bukanlah prestasi satu institusi, melainkan apresiasi terhadap kerja keras para petani padi dan kolaborasi seluruh stakeholder perberasan. Penghargaan itu juga menjadi apresiasi bagi para pihak yang mendukung penyediaan infrastruktur, input pertanian, logistik dan pemasaran, serta pembiayaan. Terkait data NTP, capaian indeks harga barang yang diterima petani (It) di atas 100 beberapa waktu ini. Selama 2021, rata-rata It adalah 106,17, sementara selama Januari-Juli 2022 rata-rata It meningkat jadi 109,46. Hal ini menandakan harga jual produksi subsektor tanaman pangan tergolong baik. (Yoga)
Literasi Aset Kripto Perlu Diperkuat
Edukasi publik mengenai aset kripto dan NFT serta metaverse masih perlu diperkuat. Menurut seniman visual yang berinvestasi kripto dan NFT, Bryan Lie, langkah pertama sebelum terjun ke dunia NFT adalah memahami konsep kripto, lantas berinvestasi sambil belajar lebih jauh tentang aset digital ini. Jika seseorang merasa mendapat nilai tambah dari investasi kripto tersebut, ia bisa melanjutkan investasi ke NFT. Hal ini penting untuk meminimalkan risiko kerugian. ”Mudah untuk memandang aset digital sebagai scam (penipuan) jika Anda tidak meluangkan waktu untuk memahami sesuatu. Jangan malas mencari tahu,” kata Bryan dalam kelas daring bertajuk ”All You Need to Know about NFT” yang menjadi salah satu rangkaian kegiatan Kompasfest 2022 presented by BNI, Jumat (19/8) di Jakarta.
Dalam kelas daring bertajuk ”The World through Metaverse Perspective” yang juga menjadi rangkaian kegiatan Kompasfest, Jumat, CEO WIR Group Stephen Ng menyampaikan, elemen-elemen penting di dalam metaverse sebenarnya telah muncul sejak tahun 2000-an. Di luar beragam potensi yang bakal ditawarkan metaverse, Stephen tetap menekankan pentingnya edukasi masyarakat terhadap teknologi ini agar tidak mengakibatkan disorientasi antara kehidupan nyata dan realitas virtual dalam metaverse yang bisa memicu gangguan kesehatan mental. (Yoga)
Beli Saham Arkora, United Tractors Masuk ke Bisnis Energi
PT United Tractors Tbk (UT) melalui perusahaan terkendali miliknya, yaitu PT Energia Prima Nusantara, membeli 632,8 juta saham PT Arkora Hydro Tbk dari ACEI Singapore Holding Private Ltd. Sekretaris Perusahaan United Tractors Sara K Loebis kepada Bursa Efek Indonesia, Jumat (19/8),menyatakan, investasi pada Arkora sejalan dengan strategi usaha UT. Bisnis energi baru terbarukan merupakan salah satu strategi menuju bisnis berkelanjutan. (Yoga)
Kredit UMKM Perbankan Semakin Deras
Ekonomi dalam negeri yang kian membaik menyebabkan penyaluran kredit ke segmen usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) semakin deras. Berdasarkan data Bank Indonesia (BI), kredit perbankan ke segmen UMKM melesat hingga 17,6% year on year (yoy) menjadi Rp 1.217, 5 triliun per Juni 2022.
Pencapaian itu jauh di atas pertumbuhan kredit perbankan yang hanya 10,3% yoy menjadi Rp 6.156,2 triliun. Salah satu bank yang mencatat kenaikan adalah Bank Mandiri. Bank BUMN ini mencatatkan pertumbuhan kredit UMKM 12,5% yoy dari Rp 57,7 triliun menjadi Rp 64,9% triliun per Juni 2022.
‘Jamu Manis’ Kebijakan Makroprudensial
Kenaikan inflasi global pada 2022 menjadi sebuah keniscayaan. Kenaikan permintaan yang mendorong konsumsi setelah melewati dua tahun pandemi Covid-19, faktor lain yakni adanya tensi geopolitik antara Rusia-Ukraina yang menyebabkan peningkatan harga komoditas dan energi. Tingginya inflasi global ini didorong dari meningkatnya inflasi di negara-negara maju, seperti Amerika Serikat (AS). Data rilis Biro Statistik Tenaga Kerja AS pada Maret 2022 menunjukkan bahwa tingkat inflasi naik sebesar 8.5 persen (year on year/yoy). Namun demikian, apabila inflasi yang terjadi mulai tak terkendali, maka pada saat itulah BI harus mengeluarkan ramuan obat penawarnya. Sebagai otoritas moneter, BI memiliki segudang resep untuk menjaga stabilitas ekonomi. Di sisi lain, ramuan BI terdapat dalam kebijakan makroprudensial. Dalam situasi kebijakan moneter yang ketat, kebijakan makroprudensial berperan sebagai ‘jamu manis’ karena memiliki posisi sebagai penyeimbang kebijakan moneter yang ketat.
Kebijakan makroprudensial yang akomodatif telah diimplementasikan BI selama periode pandemi Covid-19. Di antaranya kebijakan pelonggaran rasio loan to value (LTV) untuk kredit properti, rasio financing to value (FTV) untuk pembiayaan properti, dan uang muka untuk kredit atau pembiayaan kendaraan bermotor melalui Peraturan Bank Indonesia (PBI) No. 23/2/PBI/2021.
Jamu manis lainnya adanya insentif bagi perbankan yang menyalurkan kredit ke sektor prioritas dan inklusif. Cakupan pengaturan kebijakan itu tertuang dalam PBI Nomor 24/5/2022. Setidaknya terdapat 4 cakupan pengaturan dalam PBI ini. Pertama, pemberian insentif bagi bank yang memberikan kredit untuk kegiatan ekonomi yang tergolong dalam sektor prioritas, pencapaian rasio pembiayaan inklusif makroprudensial (RPIM), dan pembiayaan lainnya yang ditetapkan oleh BI.
FASILITAS PEMBIAYAAN : ASSA Tambah Armada
Emiten Grup Triputra PT Adi Sarana Armada Tbk. mendapatkan fasilitas pembiayaan senilai Rp300 miliar dari PT Bank Muamalat Indonesia Tbk. Rencananya, dana segar tersebut akan digunakan oleh emiten bersandi ASSA itu untuk keperluan pembelian kendaraan baru yang akan disewakan ke pelanggan. Sekretaris Perusahaan Adi Sarana Armada Jerry Fandy Tunjungan mengatakan perseroan menerima pembiayaan berjenis fasilitas pembiayaan Line Facility Al-Musyarakah (Reimbursement)-Non Revolving. “Dana dengan jumlah Rp300 miliar untuk pembelian unit kendaraan baru, dengan demikian diharapkan meningkatkan pendapatan dan kegiatan usaha,” kata Jerry, Jumat (19/8). Induk dari layanan pengiriman barang Anteraja tersebut tercatat membukukan pendapatan sebesar Rp3,17 triliun sepanjang semester I/2022, meningkat 50,25% (year-on-year/YoY) secara year. Mayoritas pendapatan ASSA disumbang oleh jasa pengiriman yang sepanjang Januari—Juni 2022 berkontribusi sebesar Rp1,87 triliun atau naik 91,14% (YoY).
RAPBN 2023 : RASIO UTANG BERGERAK STAGNAN
Gerak rasio utang pada tahun depan terbilang stagnan, mengingat terbatasnya pertumbuhan penerimaan pajak dan masih besarnya tuntutan belanja negara guna menjaga momentum pemulihan ekonomi nasional. Ditjen Pembiayaan dan Pengelolaan Risiko Kementerian Keuangan mengestimasi, rasio utang terhadap produk domestik bruto (PDB) pada tahun depan berada di kisaran 38%—40%. Pada akhir tahun lalu, rasio utang berada pada level 40,73% terhadap PDB. Kendati masih berada di bawah batas maksimal sebagaimana diamanatkan UU No. 17/2003 tentang Keuangan Negara yang sebesar 60% terhadap PDB, rasio utang pada tahun depan patut dicermati. Apalagi, rasio pajak pada 2023 diperkirakan hanya 8,17% akibat prospek suram penerimaan negara seiring dengan normalisasi harga komoditas. Estimasi itu lebih rendah dibandingkan dengan outlook 2022 yakni 8,35%. Dalam kaitan ini, Dirjen Pembiayaan dan Pengelolaan Risiko Kementerian Keuangan Luky Alfirman menegaskan bahwa pemerintah selalu konsisten melaksanakan pengendalian risiko utang.
Pilihan Editor
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023









