;
Kategori

Ekonomi

( 40512 )

Investasi Rp 200 Triliun akan Masuk IKN

25 Oct 2022

Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia mengklaim investasi sebesar Rp 200 triliun akan masuk Ibu Kota Nusantara (IKN) untuk pembangunan tahap pertama. Pemerintah merencanakan pembangunan IKN tahap pertama berlangsung tahun 2022 sampai 2024. "Investasi minimal Rp 200 triliun itu akan bisa kami wujudkan dalam pembangunan proyek IKN di tahap pertama," ucap Bahlil dalam konferensi pers realisasi investasi triwulan III tahun 2022 di Jakarta, Senin (24/10). Pemindahan dan pembangunan IKN direncanakan berlangsung dalam lima tahap yang meliputi tahap I tahun 2022-2024, tahap II 2025-2029; tahap III 2030-2034; tahap IV tahun 2O35-2039; dan tahap V tahun 204O-2O45. Dia mengungkapkan, sejumlah negara Eropa telah menyampaikan penawaran dan sebagian bahkan telah dibawa kepada Presiden Jokowi.

Adapun kebutuhan investasi untuk pembangunan IKN sampai 2024 mencapai Rp 466-486 triliun. Jika diperinci, angka tersebut terbagi dalam investasi pemerintah dari APBN Rp 88,54 triliun sampai Rp 92,34 triliun (19%) serta investasi pelaku usaha sebesar Rp 377,46 triliun sampai Rp 393,66 triliun (81%). Dalam hal ini pemerintah membutuhkan peran investor dan swasta agar bisa terlibat pembangunan IKN. "Ini bukan satu tahun, dua tahun selesai, bisa sampai 10 tahun baru bisa selesai. Untuk tahap pertama, berdasarkan masterplan, insya Allah akan sesuai jadwal. Pada 2024, apa yang dicanangkan pemerintah, yakni upacara 17 Agustus di IKN, insya Allah akan terwujud," ungkap dia. Bahlil menuturkan, saat ini sudah ada komitmen investasi di IKN dari sejumlah negara, di antaranya Uni Emirat Arab (UEA), Tiongkok, Korea Selatan, dan Taiwan. "Kami menargetkan pada 2023 UEA akan masuk di IKN dan yang sudah firm itu US$ 20 miliar. Mereka akan masuk IKN dan beberapa investasi di sektor yang lain," tutur Bahlil. (Yoga)


Pelaku Usaha RI Teken Kontrak US$ 4,3 Juta dengan Malaysia

25 Oct 2022

Sebanyak 14 pelaku usaha Indonesia menandatangani kontrak kerja sama (MoU) dengan buyer Malaysia senilai total US$ 4,3 juta atau Rp 67,3 miliar, yang ditandatangani pada acara penutupan Jakarta Muslim Fashion Week (JMFW) di Indonesia Convention and Exhibition (ICE) Bumi Serpong Damai (BSD), Tangerang, Banten. “Kemendag senantiasa mendorong lebih banyak kerja sama dan transaksi yang dilakukan pelaku usaha fesyen Muslim Indonesia dengan para buyer. Ke depannya saya optimis akan lebih banyak kontrak kerja sama dengan buyer internasional lainnya,” kata Mendag Zulkifli Hasan lewat keterangan tertulisnya, Senin (24/10). Mendag menyampaikan, penyelenggaraan JMFW selama tiga hari pada 20-22 Oktober 2022 yang diadakan bersamaan dengan gelaran Trade Expo Indonesia ke-37 pada 19-23 Oktober 2022, terbukti telah mampu membantu pelaku usaha mendapatkan buyer dari dalam dan luar negeri. Dirjen Pengembangan Ekspor Nasional Didi Sumedi menambahkan, sebagai salah satu negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia, Indonesia memiliki peluang untuk menjadi pelaku utama pada industri fesyen Muslim dan produk halal lainnya.

“Saya optimistis Indonesia dapat menguasai pasar produk halal dunia dan mewujudkan target sebagai pusat produsen produk halal dunia tahun 2024,” ungkap Didi. JMFW, lanjut Didi, hadir sebagai salah satu platform pengembangan fesyen Muslim Indonesia yang diinisiasi Kementerian Perdagangan bekerja sama dengan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia guna mewujudkan Indonesia sebagai pusat fesyen Muslim dunia. “JMFW diharapkan dapat menjadi wadah yang merangkul pihak-pihak terkait, tidak hanya unsur kementerian dan lembaga, tetapi juga akademisi, desainer, asosiasi, industri fesyen dan industri penunjangnya (kosmetik, aksesori, dan alas kaki), serta media untuk mewujudkan misi dimaksud,” pungkas Didi. JMFW 2023 terbukti mampu memberikan inspirasi kepada pelaku fesyen, tidak hanya di dalam negeri, namun hingga mancanegara sesuai dengan tema “From Local Wisdom to Global Inspiration”. Acara puncak JMFW 2023 yang digelar pada Trade Expo Indonesia (TEI) ke-37 ini berhasil membukukan transaksi sebesar US$ 13,2 juta atau sekitar Rp 206,6 miliar dari 16 negara, antara lain Malaysia, Spanyol, Yaman, Portugal, Nigeria, dan lainnya. (Yoga)


Mustika Ratu Teken Kontrak Dagang dengan Buyer 5 Negara

25 Oct 2022

PT Mustika Ratu Tbk (MRAT) menandatangani kontrak kerja dagang dengan mitra buyer dari lima negara senilai US$ 2 juta atau Rp 31,13 miliar. Kelima negara tersebut adalah Arab Saudi, Uni Emirat Arab (UEA), Australia, Jepang, dan AS. Kontrak kerja dagang diteken langsung Presdir Mustika Ratu Bingar Egidius Situmorang bersama perwakilan mitra buyer asal Australia di Main Stage, Trade Expo Indonesia 2022, akhir pekan lalu. Turut hadir menyaksikan penandatanganan tersebut adalah Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan, Perwakilan Kadin Indonesia, Direktur PT Mustika Ratu Tbk Kusuma Ida Anjani dan Puteri Indonesia Lingkungan 2022 Cindy May Mc Guire. Egidius mengatakan, keberhasilan perseroan mengekspansi pasar Jepang pada Juli lalu telah berdampak positif bukan hanya bagi konsumen asal Jepang, tetapi juga ke konsumen dari negara lain. Pasalnya, antusiasme pasar Jepang terhadap Jamu Ready-to-Drink (RTD) telah mendorong pihak lokal untuk memperkenalkan keunggulan Jamu produksi Mustika Ratu.

“Keberhasilan ekspor ke Jepang menjadi jalan pembuka bagi negara tujuan ekspor baru lainnya,” ujar Egi dalam keterangan resminya, Senin (24/10). Egi menyebut bahwa tahun ini perseroan berhasil menambah negara tujuan ekspor baru untuk produk Jamu dan Personal Care. Prestasi itu menunjukkan bahwa produk MRAT yang berbasis kearifan lokal dan alami Indonesia dapat diterima pasar internasional. Terbukti, sepanjang Januari hingga Agustus 2022, perseroan menerima banyak penawaran kerja sama ekspor. Produk yang diminati konsumen pasar internasional di antaranya produk kategori Personal Care dan Herb Suplemen. Selain ekspansif menambah negara destinasi ekspor baru, negara tujuan ekspor eksisting seperti Nigeria juga melakukan re-dealing untuk produk Jamu supplemen. Menurut Egi, jamu suplemen produksi perseroan banyak diminati konsumen Nigeria, khususnya jamu untuk kesehatan wanita. (Yoga)


OJK dan MES Tingkatkan Literasi Keuangan Santri

25 Oct 2022

OJK bekerja sama dengan Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) dan pelaku usaha jasa keuangan (PUJK) syariah menggelar rangkaian kegiatan untuk meningkatkan literasi dan inklusi keuangan syariah serta menyemarakkan Hari Santri Nasional tahun 2022 dengan mengusung tema Santri Cakap Literasi Keuangan Syariah (Sakinah). Perayaan Hari Santri Nasional dibuka dengan opening ceremony yang dilaksanakan secara serentak di lima pondok pesantren pada 22 Oktober 2022, dipusatkan di Ponpes Al-Munnawir Krapyak, Bantul dan diikuti Ponpes Darunnajah, Jakarta, Ponpes Mathla’ul Anwar Leuwipanjang, Banten, Ponpes API Syubbanul Wathon Secang, Magelang, dan Ponpes Al-Anwar, Bangkalan. Pelaksanaan kegiatan dihadiri lebih dari 5.000 peserta yang hadir secara tatap muka di masing-masing pondok pesantren. Anggota Dewan Komisioner OJK Bidang Edukasi dan Perlindungan Konsumen Friderica Widyasari Dewi dalam sambutannya menyampaikan pentingnya pemahaman keuangan syariah bagi santri.

Santri didorong memiliki tingkat literasi keuangan yang baik agar dapat memperoleh kesempatan yang sama dalam mengakses keuangan (inklusi) pada lembaga jasa keuangan formal. “Pada intinya belajar keuangan itu adalah kemampuan kita untuk dapat mandiri secara keuangan nantinya. Karena sebetulnya ilmu tentang pengelolaan keuangan adalah essential life skill atau keterampilan hidup yang sangat penting dibutuhkan oleh kita semua,” jelas Friderica dalam keterangan tertulis, Sabtu (22/10). Tingkat literasi keuangan yang baik juga dapat menumbuhkan kesadaran mengenai kewaspadaan terhadap penawaran investasi ilegal/bodong yang marak terjadi di masyarakat. Rangkaian kegiatan Hari Santri Nasional meliputi Talkshow Edukasi Keuangan Syariah, Launching Gerakan Santri Menabung, dan Tabligh Akbar/Doa Bersama. Kegiatan dilanjutkan dengan pembukaan rekening Simpel iB selama periode 22 – 25 Oktober 2022 guna mendukung Gerakan Santri Menabung dan Bulan Inklusi Keuangan. Puncak dan closing ceremony Hari Santri Nasional direncanakan pada 28 Oktober 2022 yang akan dihadiri oleh Wakil Presiden Republik Indonesia KH Ma’ruf Amin dengan agenda Penyerahan Simbolis Rekening Tabungan Santri, dan Penandatanganan MoU antara OJK dengan MES. (Yoga)


Arah Rupiah

25 Oct 2022

Nilai tukar rupiah dirundung banyak sentimen negatif. Tak heran mata uang Garuda ini terjun bebas sepanjang tahun ini. Kemarin (24/10), kurs rupiah di pasar spot ditutup di level Rp 15.586 per dollar Amerika Serikat (AS). Jika ditarik sepanjang tahun ini, maka kurs rupiah telah melemah sebesar 9,28%. Faktor utama dari pelemahan rupiah adalah sikap agresif bank sentral AS The Federal Reserve dalam menaikkan suku bunga acuan tahun ini. The Fed diperkirakan masih akan menaikkan suku bunga 75 basis poin (bps) di awal November nanti. Analis menilai tekanan pada rupiah masih berpotensi berlanjut hingga akhir tahun ini. Pasalnya, selain berhadapan dengan sentimen negatif kenaikan suku bunga dan kekhawatiran atas ekonomi global, rupiah juga kerap melemah di akhir tahun. Kurs rupiah kerap melemah di akhir tahun lantaran kebutuhan dollar AS biasanya meningkat di periode tersebut, seiring naiknya permintaan dollar AS untuk pembayaran utang. "Dollar AS juga digunakan untuk kebutuhan impor negara dan penggunaannya meningkat jelang libur akhir tahun," kata Fikri C. Permana, Ekonom Senior Samuel Sekuritas, Senin (24/10).

BI Jajaki Kerja Sama LCS dengan Singapura & Korea

25 Oct 2022

Bank Indonesia (BI) masih akan memperluas kerja sama penggunaan mata uang lokal dalam kegiatan perdagangan dan investasi antarnegara alias  local currenct settlement (LCS). Terutama kerja sama dengan negara lain di kawasan Asia. Dalam buku Kajian Stabilitas Keuangan Semester I-2022 edisi Oktober 2022 disebutkan, bahwa BI telah melakukan penjajakan dengan negara Singapura dan Korea Selatan. Namun, BI belum memastikan kapan kerja sama dengan kedua negara tersebut akan dimulai.

Serapan Anggaran Peredam Inflasi di Daerah Masih Mini

25 Oct 2022

Pemerintah pusat perlu lebih gencar melakukan sosialisasi terkait penyaluran belanja wajib pemerintah daerah sebesar 2% dari dana transfer umum untuk meredam lonjakan inflasi tahun ini. Sebab, realisasinya hingga saat ini masih sangat mini. Kementerian Keuangan mencatat, per 20 Oktober 2022, realisasi anggaran tersebut baru mencapai Rp 277,6 miliar dari total 128 daerah. Angka itu hanya 7,9% dari pagu Rp 3,5 triliun. Dari realisasi anggaran Rp 277,6 miliar itu sebesar Rp 105,3 miliar dibelanjakan untuk bantuan sosial atau 6,1% dari pagu Rp 1,71 triliun.

Usai ATH, Saham BMRI Masih Layak Buru

25 Oct 2022

Pergerakan saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) menarik dicermati. Pada awal perdagangan Senin (24/10), saham BMRI melanjutkan penguatan ke level Rp 10.500, sebelum bergerak turun dan ditutup melemah 0,97% ke harga Rp 10.250 per saham. BMRI berhasil mencapai rekor harga penutupan all time high akhir pekan lalu di level Rp 10.350 per saham. Dalam sepekan terakhir, saham BMRI juga tercatat naik 8,47% dan menguat 45,91% sejak awal tahun ini. Analis Investindo Nusantara Sekuritas Pandhu Dewanto melihat pendorong utama saham BMRI menembus rekor all time high adalah proyeksi kuatnya pertumbuhan kinerja. Investor memiliki ekspektasi kinerja BMRI di kuartal III 2022 akan tumbuh tinggi.

Insentif DP 0% Diperpanjang, Laju Emiten Otomotif Kencang

25 Oct 2022

Kebijakan Bank Indonesia (BI) memperpanjang insentif down payment (DP) atau uang muka kredit kendaraan bermotor paling sedikit 0%, jadi angin segar bagi emiten otomotif. Apalagi, kebijakan yang berlaku hingga tahun 2023 ini untuk seluruh jenis kendaraan baru. Pasalnya, dalam tiga bulan terakhir, BI telah menaikkan suku bunganya sebesar 125 basis poin menjadi 4,75%. Kebijakan moneter ketat ala BI ini diperkirakan bakal berdampak pada penyaluran pembiayaan otomotif. Kepala Riset Henan Putihrai Sekuritas Robertus Yanuar Hardy menilai, dengan naiknya suku bunga BI, penjualan kendaraan roda empat bisa sedikit tertekan. Ini khususnya untuk jenis kendaraan Rp 250 juta ke bawah atau low cost green car (LCGC). Senada, Analis Reliance Sekuritas Lukman Hakim juga menilai perpanjangan insentif DP 0% bisa menggenjot penjualan kendaraan. Ini bercermin pada penjualan kendaraan roda empat secara nasional per September 2022, yang mencapai 96.956 unit.

MENEPIS ARAL ALIRAN MODAL

25 Oct 2022

Aliran investasi ke Indonesia boleh jadi masih moncer sejauh ini. Namun, pemerintah diwanti-wanti agar tetap mewaspadai risiko penundaan penanaman modal oleh pelaku usaha lantaran ketidakpastian ekonomi global yang memicu aksi wait and see investor. Sepanjang tahun ini, Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Moda (BKPM) menargetkan investasi senilai Rp1.200 triliun. Adapun, per September lalu, total investasi yang masuk mencapai Rp892,4 triliun atau 74,4% dari target. Artinya, pada kuartal IV/2022 pemerintah harus menarik investasi Rp307 triliun agar mampu menggapai angka sasaran tersebut. Dalam skenario ekonomi normal, target ini memang amat mungkin tercapai mengingat setiap kuartal rata-rata realisasi penanaman modal di kisaran Rp300 triliun. Hal ini sejatinya disadari betul oleh otoritas penanaman modal. Deputi Bidang Promosi Penanaman Modal Kementerian Investasi/BKPM Nurul Ichwan, bahkan mengatakan hambatan investasi pun tak bisa terurai dengan cepat. Dia menjelaskan, selain soal lahan, banyaknya regulasi di tingkat daerah yang belum linier dengan aturan pusat pun menciptakan ketidakpastian baru bagi kemudahan berusaha. Nurul menambahkan, faktor lain yang menjadi kerikil pengganjal aliran modal ada pada kenaikan suku bunga acuan yang dieksekusi oleh bank sentral dalam rangka merespons kenaikan inflasi