;
Kategori

Ekonomi

( 40512 )

PUNCAK PERINGATAN HARI ASURANSI 2022 : MISI MENDORONG PENETRASI ASURANSI

25 Oct 2022

Peluang penetrasi bisnis asuransi di Indonesia masih cukup terbuka. Jumlah penduduk yang cukup besar menjadi salah satu kekuatan untuk mendorong produk asuransi makin dekat dengan masyarakat. Mengutip data Strategi Nasional Literasi Keuangan yang dirilis oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), indeks inklusi keuangan perasuransian pada 2019 sebesar 13,15%, terus mengalami peningkatan dari periode sebelumnya sebesar 12,1% pada 2016 dan 11,8% pada 2013.Inklusi secara sederhana dimaknai sebagai akses yang dimiliki oleh rumah tangga maupun pelaku bisnis terhadap penggunaan produk dan layanan jasa keuangan secara efektif. Jika dibandingkan dengan produk keuangan lainnya, inklusi asuransi masih di bawah perbankan 73,88% dan lembaga pembiayaan sebesar 15,17%. Dibandingkan dengan jumlah penduduk yang besar, pasar asuransi di Indonesia memang masih sangat kecil porsinya  Ketua Umum Dewan Asuransi Indonesia (DAI) Tatang Nurhidayat mengatakan bahwa Indonesia masih menjadi pasar yang potensial bagi industri asuransi, mengingat pertumbuhan kelas menengah di Indonesia terus naik, sementara penetrasi asuransi masih sangat rendah. Sementara itu, Ketua Panitia Hari Asuransi 2022 Retno Susanti menekankan bahwa insan asuransi harus berkomitmen untuk melaksanakan kegiatan literasi asuransi yang dilakukan secara simultan, serta memanfaatkan jaringan bisnis dan perkembangan teknologi, sebagai bagian infrastruktur dalam melakukan literasi kepada masyarakat.“Kami optimis, melalui perayaan tahun ini seluruh industri asuransi secara bersama-sama akan berusaha membantu masyarakat Indonesia, memberikan literasi pentingnya pengelolaan keuangan melalui asuransi yang akan dibutuhkan dalam menghadapi risiko yang dapat terjadi di masa yang akan datang,” ujarnya.

Omnibus Law Akan Atur Sanksi Bagi Industri Pinjol

24 Oct 2022

Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (P2SK) atau Omnibus Law sektor keuangan terus digodok. Payung hukum terkait industri keuangan termasuk financial technology (fintech) lending dalam bentuk UU didorong segera dibentuk agar industri ini memiliki kekuatan hukum terkait penyelenggaraan bisnisnya. Untuk itu, Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Bidang Edukasi dan Perlindungan Konsumen, Frederica Widyasari bilang, OJK sebagai lembaga pengawasan industri keuangan, telah mengusulkan adanya saksi bagi perusahaan fintech lending jika melanggar aturan dalam penyelenggaraan bisnisnya dalam RUU P2SK. Selama ini menurutnya, banyak masyarakat yang terjebak pinjaman online ilegal karena perusahaan-perusahaan bodong itu mampu mencairkan dana lebih cepat dibanding yang legal. Sebab, pinjol legal butuh waktu untuk identifikasi peminjam hingga profil kredit untuk memitigasi risiko. Adapun pinjol ilegal tidak memiliki tahapan-tahapan mitigasi risiko seperti itu.

Mewaspadai Laju Pelan Kredit Perbankan

24 Oct 2022

Pada akhir pekan lalu, Bank Indonesia merilis Survei Perbankan kuartal III/2022. Dalam rilis itu disebutkan bahwa responden masih optimistis dengan pertumbuhan kredit ke depan di tengah laju inflasi, kenaikan suku bunga acuan, dan bayang-bayang resesi. Salah satu yang menarik disorot dari survei bank sentral itu yakni terpangkasnya target penyaluran kredit hingga akhir 2022. Jika dalam dua kuartal sebelumnya, bank sentral meyakini pertumbuhan kredit berada di kisaran 9%, pada survei terkininya pertumbuhan kredit di patok 8,5%. Sebagai pembanding, pada survei serupa kuartal I/2022, proyeksi pertumbuhan kredit diperkirakan 9,1% year-on-year (YoY). Sementara itu, hasil survei kuartal II/2022 memproyeksikan pertumbuhan kredit perbankan sedikit lebih tinggi yakni 9,2% YoY. Kendati target pertumbuhan kredit tahun ini dipangkas, angka itu masih lebih baik dibandingkan dengan capaian pada 2021 yang tumbuh 5,2% YoY. “Responden memperkirakan outstanding kredit sampai dengan akhir tahun 2022 mengalami pertumbuhan positif sebesar 8,5% YoY, lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan kredit 2021 sebesar 5,2% YoY,” tulis laporan BI dikutip Minggu (23/10). Dalam survei BI itu terlihat bahwa mulai terjadi sinyal kenaikan sejumlah indikator pembentuk bunga kredit seperti biaya dana (cost of fund) dan biaya dana kredit (cost of loanable fund). BI memperkirakan cost of fund bank pada kuartal IV/2022 sebesar 3,51% atau lebih tinggi 15 basis points dibandingkan dengan perkirakaan kuartal III/2022 sebesar 3,36%. Perkirakaan kenaikan cost of fund itu terjadi setelah 15 kuartal terakhir sejak 2020.

Ujian pada Pengendalian Harga

24 Oct 2022

Pemerintah berhasil mengatasi persoalan minyak goreng yang berlangsung lebih dari setengah tahun sejak akhir tahun lalu. Tapi, setelah itu, kepuasan terhadap kinerja ekonomi pemerintah belum terangkat. Pasalnya, persoalan energi muncul seiring dengan pulihnya perekonomian. Hasil Survei Kepemimpinan Nasional Kompas periode Oktober 2022 menunjukkan, penilaian terhadap kinerja bidang ekonomi pemerintah masih cenderung sama dengan kondisi empat bulan lalu. Kali ini, tingkat kepuasan di bidang ekonomi berada di angka 50,8 %, sementara di periode sebelumnya di angka 50,5 persen. Tingkat kepuasan ini lebih kurang sama dengan kondisi di awal periode kedua pemerintahan Presiden Jokowi. Meskipun tingkat kepuasan bidang ekonomi masih yang terendah dibandingkan dengan kinerja bidang lainnya, kinerja bidang ekonomi pada periode kali ini bukan pemicu utama penurunan kepuasan terhadap kinerja pemerintahan Presiden Jokowi secara keseluruhan.

Tingkat kepuasan terhadap kinerja pemerintahan Presiden Jokowi periode Oktober 2022 berada di angka 62,1 %, turun dari sebelumnya di 67,1 %. Pemicu utamanya adalah penilaian terhadap kinerja bidang penegakan hokum yang turun dari angka 57,5 persen menjadi 51,6 persen. Meski pemerintah dihadapkan pada tantangan pemulihan ekonomi dari pandemi dan mengantisipasi  pemburukan kondisi global, peristiwa hokum yang datang bertubi-tubi dalam tiga bulan terakhir telah mengalihkan perhatian publik dari kondisi ekonomi yang dihadapi sehari-hari. Di sisi lain, kenaikan harga BBM menaikkan biaya produksi dan mendorong inflasi. Ditengah kondisi finansial masyarakat yang  masih terdampak pandemi Covid-19, inflasi tinggi akan menurunkan daya beli masyarakat. Kehidupan masyarakat pun semakin sulit. Awal Oktober, BPS melaporkan angka inflasi tahunan Indonesia 5,95 %. Kenaikan harga tertinggi terdapat pada kelompok transportasi, yakni sebesar 8,88 %. Jika dilihat secara spesifik, kinerja bidang ekonomi yang menyebabkan ketidakpuasan publik masih cukup tinggi adalah aspek pengendalian harga-harga barang dan jasa yang mendapat penilaian ketidakpuasan 62 %. Yoga)


PAMERAN DAGANG : KERJA KERAS GENJOT EKSPOR

24 Oct 2022

Upaya menggenjot kinerja ekspor melalui pameran dagang internasional Trade Expo Indonesia 2022 membutuhkan kerja lebih keras mengingat transaksi selama 5 hari kegiatan secara luring masih loyo. Data yang dilaporkan oleh Kementerian Perdagangan menunjukkan total transaksi barang dan jasa Trade Expo Indonesia ke-37 Tahun 2022 pada hari terakhir pameran mencapai US$2,94 miliar. Capaian itu masih jauh dari target yang disampaikan oleh Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan saat membuka acara tersebut dengan transaksi US$10 miliar. “Buat kami ini membanggakan, tetapi belum sesuai dengan yang kami targetkan,” ujar Zulkifli dalam konferensi pers Capaian Sementara TEI 2022 di Jakarta, Minggu (23/10). Penyelenggaraan TEI ke-37 tahun ini berlangsung 19 Oktober—19 Desember 2022 yang berarti masih ada waktu 57 hari kegiatan lagi yang digelar secara daring. Di tengah gejolak ekonomi global saat ini, tidak dipungkiri bahwa misi dagang menghadapi jalan terjal. Namun, Zulkifli mendorong semua pihak terkait untuk bekerja keras mengejar transaksi yang sudah ditentukan dengan mengeluarkan terobosan ekspor nonmigas terutama pasar nontradisional. “Ketidakpastian jangan sampai melemahkan kita. Saya percaya keadaan seberat apapun, masih ada peluang,” katanya.

Plt. Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan Veri Anggrijono mengatakan produk yang digencarkan untuk ditawarkan kepada pembeli adalah komoditas nonmigas. Kontrak dagang pada hari pertama TEI 2022 mengantongi Rp18,45 triliun dengan komoditas makanan dan minuman, produk perikanan, produk kertas, cangkang kelapa sawit, makanan olahan, obat-obatan, briket gula aren, kopi, furnitur, produk kecantikan, rempah-rempah, produk kayu, dan ban kendaraan bermotor. Transaksi hari kedua Rp4 triliun dengan mengekspor mesin giling padi, pupuk organik, produk makanan dan minuman, kopi, minyak sawit dan turunannya, cengkeh, batu bara, serta rempah-rempah.

Transaksi Sementara Capai Rp 45,8 Triliun

24 Oct 2022

Trade Expo Indonesia (TEI) 2022 yang digelar Kemendag secara hibrida berhasil membukukan transaksi sementara 2,94 miliar USD atau Rp 45,8 triliun. Pameran perdagangan itu juga menjadi jembatan kerja sama imbal dagang perusahaan nasional dengan perusahaan sejumlah negara. Mendag Zulkifli Hasan mengatakan, transaksi senilai 2,94 miliar USD itu, terdiri dari transaksi perdagangan barang sebesar 1,77 miliar USD, jasa 843.200 USD, dan investasi 115,5 juta USD. ”Hingga akhir penyelenggaraan, kami menargetkan transaksinya mencapai 10 miliar  USD di tengah masih berlanjutnya pandemi Covid-19 dan ketidakpastian ekonomi global ini. Jika nanti hanya tercapai 50-70 %, tidak masalah. Yang penting tidak menyerah dahulu,” kata Zulkifli dalam konferensi pers yang digelar secara hibrida, Minggu (23/10) di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Tangerang, Banten.

TEI ke-37 yang digelar secara hibrida pada 19-23 Oktober 2022 itu diikuti 795 pelaku usaha serta dihadiri 3.226 pembeli dari 187 negara dan 27.063 pengunjung. Pameran yang masih akan berlangsung secara daring hingga 19 Desember 2022 itu mengusung tema yang sama dengan Presidensi G20 Indonesia, yakni ”Strengthening the Global Trade for Stronger Recovery”. Kemendag mencatat, komoditas dengan nilai transaksi terbesar di TEI 2022, antara lain, CPO senilai 577,2 juta USD, Adapun negara yang membukukan transaksi terbesar adalah India senilai 871,1 juta USD. (Yoga)


Literasi dan Inklusi Keuangan Syariah

24 Oct 2022

Anggota Dewan Komisioner OJK Bidang Edukasi dan Perlindungan Konsumen, Friderica Widyasari Dewi, dalam acara edukasi keuangan syariah di Bantul, DI Yogyakarta, akhir pekan lalu, mengatakan, berdasarkan Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) yang dirilis OJK pada 2019, tingkat literasi dan inklusi keuangan syariah pada 2019 masing-masing sebesar 8,93 % dan 9,1 %. Adapun literasi dan inklusi keuangan konvensional masing-masing 37,72 % dan 75,28 %. (Yoga)

ANCAMAN KRISIS PANGAN : JATENG OPTIMALKAN MUSIM TANAM

24 Oct 2022

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyiapkan sejumlah strategi guna menghadapi ancaman krisis pangan pada tahun depan. Upaya yang dilakukan misalnya dengan optimalisasi musim tanam, peningkatan stok produksi, hingga intervensi harga. Plt. Kepala Bidang Tanaman Pangan Dinas Pertanian dan Perkebunan (Distanbun) Provinsi Jawa Tengah (Jateng) Indri Nur Septiorini mengaku masih optimistis dengan produksi tanaman pangan pada tahun depan. Kendati demikian, dia mengakui kondisi harga dan ketersediaan pangan juga berpaut dengan stabilitas ekonomi dan pasokan energi. “Harus kerja antarsektor, seperti [dinas] ketahanan pangan dan [dinas] perdagangan,” ujarnya, Minggu (23/10).Di sektor pertanian, lanjutnya, berbagai terobosan dilakukan guna meningkatkan produksi tanaman pangan. Menurutnya, upaya tersebut salah satunya dengan penerapan indeks pertanaman (IP) 400. Dengan kata lain, lanjutnya, sebuah lahan bisa ditanam hingga empat kali. Selain itu, petani juga diberikan benih unggul dan bersertifikat, serta alat dan mesin pertanian (alsintan) guna mendukung percepatan dan efisiensi dalam kegiatan usaha tani. Faktor SDM, lanjutnya, juga sangat menentukan dalam pencapaian target produksi. Oleh karena itu, dia menilai kompetensi petani dan petugas harus terus ditingkatkan dengan berbagai pelatihan peningkatan kapasitas petani maupun petugas.

Arab Saudi Luncurkan Inisiatif Bernilai US$ 10,6 M

24 Oct 2022

Putra Mahkota Arab Saudi Pangeran Mohammed bin Salman (MBS) meluncurkan inisiatif awal 40 miliar riyal (US$ 10,64 miliar) untuk menarik investasi terkait rantai pasokan ke dan dari kerajaan. Menurut laporan kantor berita SPA, inisiatif Pangeran Mohammed tersebut bakal mencakup alokasi dana 10 miliar riyal dalam bentuk insentif yang akan diberikan ke para investor rantai pasokan. Berdasarkan pernyataan yang dikutip SPA, inisiatif rantai pasokan terbaru itu termasuk pembentukan sejumlah zona ekonomi khusus. Inisiatif ini merujuk pada reformasi legislatif dan prosedural yang sedang berlangsung. “Inisiatif Ketahanan Rantai Pasokan Global (The Global Supply Chain Resilience Initiative) akan memanfaatkan sumber daya, infrastruktur dan lokasi Kerajaan untuk menghadirkan ketahanan yang lebih besar bagi ekonomi dan perusahaan di seluruh Eropa, Amerika, dan Asia, sambil lebih meningkatkan posisi Arab Saudi dalam ekonomi global. 

Arab Saudi juga menawarkan akses ke minyak, gas, listrik, energi terbarukan dan sumber daya manusia dengan biaya yang kompetitif,”” demikian disampaikan dalam pernyataan, yang dilansir Reuters, seraya menunjukkan catatan proyek produksi hidrogen biru dan hijau kerajaan. Sebagai informasi, negara yang berada di kawasan Teluk itu pada tahun lalu mengumumkan rencana investasi lebih dari 500 miliar riyal untuk sektor infrastruktur – termasuk pembangunan bandara dan pelabuhan laut – di akhir dekade ini sebagai upaya menjadi pusat transportasi dan logistik, di bawah rencana diversifikasi ekonomi. Selain itu, rencana “Vision 2030” yang diusulkan Pangeran Mohammed bertujuan memodernisasi Arab Saudi dan menghilangkan ketergantungan ekonominya dari pendapatan minyak. (Yoga)

Kemenaker Imbau Pedagang Pasar dan Pekerja Jadi Peserta Tapera

24 Oct 2022

Kemenaker mengimbau pedagang pasar dan pekerja di Indonesia menjadi peserta program Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera), agar mereka dapat memiliki kemudahan memiliki rumah. Program Tapera bertujuan menghimpun dan menyediakan dana murah jangka panjang berkelanjutan untuk pembiayaan perumahan yang layak dan terjangkau bagi masyarakat melalui tabungan wajib pesertanya. "Kami berharap seluruh pedagang pasar di Indonesia dan pekerja mandiri dapat bergabung menjadi peserta Tapera dan terbantu dengan kehadiran program ini, karena manfaatnya sangat besar," ucap Wakil Menaker Afriansyah Noor, akhir pekan lalu. Dia mengatakan, Tapera akan mewadahi dan memfasilitasi seluruh unsur pekerja, termasuk pekerja mandiri/informal agar dapat memiliki kemudahan dalam memiliki rumah pertama.

Pekerja mandiri/informal yang penghasilannya sebesar upah minimum, nantinya wajib menjadi peserta Tapera. "Adapun pekerja mandiri/informal yang penghasilannya di bawah upah minimum, tidak wajib menjadi peserta, namun diperbolehkan menjadi peserta Tapera, apabila ingin mendapatkan manfaat program Tapera, " kata dia. Berdasarkan data Badan Pengelola Tapera, angka backlog (kekurangan kebutuhan kepemilikan rumah) di Indonesia 12,75 juta rumah, yang didominasi oleh masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) yang sebagian besar merupakan pekerja di sektor informal dan memiliki kesulitan akses terhadap layanan jasa keuangan atau perbankan. (Yoga)