;
Kategori

Ekonomi

( 40789 )

Kemenkeu Prediksi Ekonomi Kuartal III Tumbuh 5,75%

31 Oct 2022

Kementerian Keuangan (Kemkeu) optimistis pertumbuhan ekonomi di kuartal III bakal moncer. Bahkan, ekonomi periode Juli hingga September 2022 diyakini bisa tumbuh lebih tinggi dibanding kuartal II-2022, yang saat itu didorong oleh momentum Ramadan dan Idul Fitri. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kemkeu Febrio Kacaribu memperkirakan, pertumbuhan ekonomi RI di kuartal III-2022 tembus 5,7%, lebih tinggi dari kuartal sebelumnya yang sebesar 5,44%. Sebelumnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati juga mengatakan, bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal III akan meningkat. Salah satu pendukung pertumbuhannya adalah ekspor.

Selisih Yield Kian Menipis, Investor Asing Pilih Keluar dari Obligasi Domestik

31 Oct 2022

Tren kenaikan suku bunga tinggi mengangkat imbal hasil (yield) obligasi. Di akhir pekan lalu (28/10), yield SUN tenor 10 tahun ada di level 7,58%. Yield SUN tenor 10 tahun naik lantaran yield US Treasury tenor yang sama kembali ke level 4%. Research & Consulting Manager Infovesta Utama Nicodimus Kristiantoro mengatakan, agresifnya bank sentral Amerika Serikat (AS) The Federal Reserve mengerek Fed fund rate (FFR) telah mendorong peningkatan yield surat utang AS alias US Treasury. Kondisi tersebut juga mendorong kenaikan yield obligasi domestik. Imbal hasil yang sedang tinggi-tingginya di obligasi Amerika mendorong investor asing keluar dari pasar SBN dalam negeri. Hingga 25 Oktober 2022, posisi asing di SBN tersisa Rp 714,21 triliun. Adapun strategi investasi yang dipilih bisa "buy and hold" pada seri obligasi negara benchmark yang sudah terdiskon banyak. Selain itu, investor juga dapat mencoba obligasi korporasi dengan peringkat utang single A ke atas agar semakin kecil risiko gagal bayar. Di sepanjang tahun ini, yield obligasi korporasi tenor 10 tahun rating AAA naik 0,57%, rating AA naik 0,06%, rating A naik 0,16%, serta rating BBB naik 0,56%. Senior Vice President Head of Retail Product Research & Distribution Division Henan Putihrai Asset Management Reza Fahmi menyarankan, investor bisa memilih obligasi korporasi karena kupon yang ditawarkan lebih menarik dan lebih besar dibandingkan obligasi pemerintah.

Bank Gencar Kembangkan Kartu Kredit Digital Melalui Aplikasi

31 Oct 2022

Kartu kredit digital menjadi salah satu layanan keuangan yang gencar dikembangkan perbankan untuk mengikuti tren. Terbaru, Jenius, platform digital Bank BTPN meluncurkan kartu kredit Jenius Visa. Digital Banking Head Bank BTPN, Irwan S Tisnabudi menyatakan bahwa keunggulan kartu kredit digital ini mulai dari proses pengajuan dan aktivasi, mengatur alokasi limit, melakukan blokir dan buka blokir semua dari aplikasi Jenius. Nasabah juga bisa mengubah transaksi menjadi cicilan dengan Split Pay. Bank CIMB Niaga juga memiliki kartu kredit digital bernama Octo Card. Saat ini jumlah kartu kredit digital dari CIMB Niaga itu memiliki lebih dari 100.000 Octo Card yang beredar. Octo Card terintegrasi di dalam digital super app Octo Mobile. Kartu kredit ini bisa digunakan baik untuk belanja online di e-commerce maupun offline. Melalui fitur scan QRIS tanpa harus membawa kartu fisik atau bersentuhan (contactless).

SIASAT TAGIH JANJI INVESTASI

31 Oct 2022

Pemerintah berhasil menuntaskan komitmen investasi dari pemodal yang menerima insentif berbentuk tax holiday dan tax allowance senilai Rp134,7 triliun pada tahun ini. Angka tersebut tentu saja dapat membantu upaya Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) untuk menggapai target pada tahun ini yang ditetapkan senilai Rp1.200 triliun. Akan tetapi, apabila dibandingkan dengan angka komitmen investasi yang dijanjikan oleh penerima tax holiday dan tax allowance senilai Rp1.708 triliun, eksekusi Rp134,7 triliun itu sejatinya masih amat kecil. Artinya, otoritas penanaman modal harus berjibaku untuk menagih janji investasi senilai Rp1.573,3 triliun. Persoalannya, hingga detik ini Kementerian Investasi/BKPM belum menyusun batas waktu mengenai masa aktif insentif tersebut. Deputi Bidang Pengendalian Pelaksanaan Penanaman Modal Kementerian Investasi/BKPM Imam Soejedi dan Deputi Pengembangan Iklim Penanaman Modal Kementerian Investasi/BKPM Yuliot, tidak memberikan penjelasan lebih lanjut saat dihubungi Bisnis mengenai hal tersebut. Akan tetapi, Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia, saat diwawancarai Bisnis pada pekan lalu menjelaskan bahwa instansinya berkomitmen untuk terus melakukan penagihan realisasi atas investasi yang telah dijanjikan itu. Selain kedua jenis insentif itu, pemerintah sesungguhnya juga menyediakan fasilitas lain untuk penanaman modal yakni investment allowance dan super tax deduction.

Pengungkit Industri Manufaktur

31 Oct 2022

Industri manufaktur di Indonesia seperti tak kekurangan energi menghadapi beragam tantangan yang mengadang akibat ketidakpastian ekonomi global. Buktinya, sejauh ini industri pengolahan masih sanggup menampilkan kinerja yang baik. Salah satu indikator yang dapat dijadikan ukuran adalah realisasi investasi sektor manufaktur. Menurut Kementerian Perindustrian, sepanjang Januari—September 2022 realisasi penanaman modal sektor manufaktur mencapai Rp365,2 triliun atau melesat 54% secara tahunan. Jika ditelusuri lebih jauh, kontribusi sektor manufaktur terhadap total realisasi investasi nasio­nal selama Januari—September 2022 tergolong besar, yakni mencapai 40,9%. Pada periode tersebut, industri manufaktur tetap berada di fase ekspansi. PMI kuartal III/2022 mencapai 53,71%, naik dari 53,61% pada kuartal sebelumnya. Peningkatan terbesar terjadi pada subsektor semen dan barang galian nonlogam, disusul logam dasar besi dan baja, serta kertas dan barang cetakan. Perihal kinerja manufaktur, pada awal bulan ini, S&P Global juga melaporkan bahwa Purchasing Managers’ Index (PMI) Manufaktur Indonesia selama September 2022 mencapai 53,7, naik dari bulan Agustus yang tercatat 51,7. Angka tersebut menggambarkan tingkat ekspansi sektor manufaktur Indonesia meningkat.

KINERJA SEKTORAL : PANEN CUAN EMITEN CPO BERLANJUT

31 Oct 2022

Penurunan harga minyak sawit mentah (CPO) sepanjang kuartal III/2022 tidak menyurutkan sejumlah emiten perkebunan dalam melanjutkan pertumbuhan pendapatan dan laba yang positif hingga September 2022. Ke depan, pergerakan harga CPO, prospek permintaan, dan volume produksi membayangi kinerja emiten di sektor ini. Berdasarkan data yang dihimpun Bisnis, PT Eagle High Plantations Tbk. (BWPT) menjadi salah satu emiten dengan lompatan pendapatan dalam 9 bulan 2022. Pendapatan emiten Grup Rajawali Corpora itu meningkat 61,14% year-on-year (YoY) menjadi Rp3,44 triliun. Selain BWPT, PT Triputra Agro Persada Tbk. (TAPG) juga mengantongi pertumbuhan pendapatan 51,51% YoY menjadi Rp6,74 triliun. Di sisi lain, emiten kebun sawit Grup Astra, PT Astra Agro Lestari Tbk. (AALI) justru mengalami penyusutan pendapatan sebesar 8,31% dari Rp18,01 triliun sepanjang Januari-September 2021 menjadi Rp16,51 triliun hingga kuartal III/2022. Berbanding terbalik, laba TAPG dan PT Dharma Satya Nusantara Tbk. (DSNG) melonjak dengan pertumbuhan tiga digit. Dalam 9 bulan 2022, laba bersih TAPG mencapai Rp2,33 triliun atau meroket 227,74% YoY, sedangkan profit DSNG melompat 114,75% secara tahunan menjadi Rp893,11 miliar. 

Dari kalangan emiten, CEO PT Sampoerna Agro Tbk. (SGRO) Budi Halim menyampaikan harga CPO yang menguat pada awal 2022 menyebabkan kenaikan harga jual rata-rata pada 9 bulan 2022 sebesar 25% YoY menjadi Rp12.849/kg. “Meskipun terjadi gejolak harga CPO pada kuartal III/2022, perseroan terus membukukan kinerja yang kuat dengan EBITDA sebesar Rp1,7 triliun pada 9 bulan 2022, serta profitabilitas yang tetap solid,” paparnya dalam keterangan resmi yang dikutip Minggu (30/10). Dari kacamata analis, CGS-CIMB Sekuritas Indonesia mempertahankan rekomendasi akumulasi untuk saham emiten perkebunan sawit TAPG dan DSNG seiring dengan kinerja positif keduanya hingga akhir kuartal III/2022. Target harga untuk saham TAPG dan DSNG juga dikerek naik. Analis CGS-CIMB Sekuritas Indonesia Peter P. Sutedja dan Reynanda A. Purwoko dalam risetnya menyebutkan meski laba bersih TAPG pada kuartal III/2022 turun 29% secara kuartalan menjadi Rp641 miliar, laba bersih sepanjang Januari—September 2022 tumbuh 228,78% menjadi Rp2,42 triliun.


SUBSTITUSI IMPOR : Pemerintah Dorong Perakitan HKT di Indonesia

31 Oct 2022

Pemerintah menargetkan perakitan industri produk telepon seluler, komputer genggam, dan komputer tablet dapat dilakukan sepenuhnya di dalam negeri hingga 2025.Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan bahwa kinerja industri produk telepon genggam, komputer genggam, dan komputer tablet atau HKT terus menunjukkan tren positif setelah pemerintah mewajibkan tingkat komponen dalam negeri (TKDN) 35%.“Berdasarkan roadmap yang telah disusun, Kemenperin [Kementerian Perindustrian] menargetkan perakitan produk HKT dapat dilakukan secara completely knocked down mulai tahun ini hingga 2025,” katanya, Minggu (30/10). Telepon seluler sendiri menjadi salah satu produk yang terus didorong dalam program substitusi impor 35%. Selain itu, Kemenperin juga memasukan telepon seluler ke dalam neraca komoditas untuk 25 produk elektronika dengan nilai impor tertinggi.

KERETA REL LISTRIK : Arus Penumpang KCI Belum Pulih

31 Oct 2022

PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) menyatakan jumlah penumpang kereta rel listrik Jabodetabek belum pulih  seperti sebelum pandemi Covid-19 yang  mencapai 1,2 juta orang per hari.  VP Corporate Secretary KCI Anne Purba mengatakan, volume penumpang tertinggi yang diangkut 780.000  penumpang per hari atau masih jauh dari  level prapandemi.  Karena itu, dia  menargetkan bisa  mengangkut 1 juta penumpang setiap harinya tahun depan.“Saat ini kami masih  recovery, mungkin  karena WFH [work from home] masih diberlakukan oleh beberapa perusahaan dan  beberapa kegiatan masih belum 100%. Jadi kami prediksi 2023 sudah bisa angkut 1 juta penumpang,” ujarnya saat ditemui Bisnis di kawasan Kota Tua Jakarta, Sabtu (29/10).

Pada akhir 2022, dia memprediksi KCI  bisa mengangkut 800.000 orang  per hari.  Peningkatan tersebut, jelasnya, bisa disumbang oleh integrasi antarmoda yang  makin meningkat, serta makin banyak area publik yang dibuka oleh pemerintah, dan  pemulihan pascapandemi.Saat ini, terdapat 980 perjalanan sampai  dengan 1.100 perjalanan KRL setiap harinya.  Jumlah perjalanan KRL juga meningkat seiring semakin longgarnya pembatasan mobilitas masyarakat. Berdasarkan catatan KAI Commuter, total pengguna KRL pada hari kerja selama tiga  pekan terakhir Oktober 2022 yakni seba-nyak 11,2 juta orang atau rata-rata 749.648 orang per hari. (Yoga)


Industri Tekstil Tetap Dilindungi

31 Oct 2022

Pemerintah akan memperpanjang kebijakan perlindungan industri tekstil dan produk tekstil domestik dari serbuan produk-produk impor hingga tahun depan. Kebijakan itu berupa pengamanan perdagangan atau safeguard dan antidumping melalui pengenaan bea masuk pengamanan perdagangan dan  antidumping. Kepala Badan Kajian Perdagangan Kemendag Kasan Muhri, Minggu (30/10) mengatakan, sejak 2019, pemerintah menggulirkan kebijakan bea masuk tindakan pengamanan perdagangan (BMTP) dan bea masuk antidumping (BMAD) untuk melindungi industry tekstil dan produk tekstil (TPT) di dalam negeri. Kedua kebijakan yang berakhir pada November 2022 akan dilanjutkan hingga 2023.

Regulasi BMTP anytara lain; pertama adalah Permenkeu (PMK) No 54 Tahun 2020, yang mengatur pengenaan BMTP produk tirai atau gorden, kelambu tempat tidur, dan kerai dalam impor. BMTP yang dikenakan berlaku surut dalam tiga periode, mulai dariRp 41.083 per kg kemudian turun menjadi Rp 28.839 per kg. Kedua, PMK No 56/2020 yang mengatur pengenaan BMTP benang (selain benang jahit) dari serat stapel sintetis dan artifisial, berlaku surut dalam tiga periode (27 Mei 2020-9 November 2022), mulai dari Rp 1.405 per kg kemudian turun menjadi Rp 979 per kg. Ketiga, PMK Nomor 34/2022. Produk impor yang dikenai BMTP dalam regulasi itu adalah produk kain. Ada 107 pos tarif yang dikenai BMTP dengan nilai beragam, mulai dari terendah Rp 1.562 per meter hingga tertinggi Rp 26.590 per meter. Adapun produk yang dikenai BMAD adalah serat staple poliester dari India, China, dan Taiwan. (Yoga)


Permintaan Energi Fosil Bakal Berkurang

31 Oct 2022

Invasi Rusia ke Ukraina memicu percepatan transisi energi dari bahan bakar minyak ke energi terbarukan. International Energy Agency (IEA), dalam laporan World Energy Outlook 2022, mencatat inisiatif untuk beralih berdampak pada permintaan global terhadap energi fosil. Direktur Eksekutif IEA, Faith Birol, menuturkan, kebijakan yang disiapkan banyak negara untuk melakukan transisi saat ini mengubah peta energi dunia. "Respons pemerintah di seluruh dunia berpotensi menjadikan krisis energi sekarang sebagai titik balik bersejarah menuju sistem energi yang lebih bersih, lebih terjangkau, dan lebih aman," ujarnya.

Pilihan untuk melakukan transisi energi membuat permintaan energi fosil menurun hingga 2050 nanti. Berdasarkan kebijakan yang berlaku di berbagai negara, yang dalam outlook itu disebut stated policies scenario (Steps), IEA memperkirakan porsi bahan bakar fosil pada bauran energi global turun dari 80 % menjadi 60 % dalam 28 tahun ke depan. Khusus batu bara, IEA menyatakan perdagangan global komoditas ini akan turun 20 % pada 2030 dan 70 % pada 2050. Angka itu dihitung berdasarkan skenario komitmen yang diumumkan pemerintah negara-negara di dunia atau disebut announced pledges scenario (APS). Jika merujuk pada komitmen net zero emission, perdagangan batu bara global bahkan diprediksi menurun hingga 90 % antara tahun 2021 dan 2050 karena komoditas ini digantikan energi bersih. (Yoga)