;
Kategori

Ekonomi

( 40512 )

PROYEK PETROKIMIA : Setoran Pertamina Kerek Produksi Polipropilena Domestik

26 Nov 2022

Suntikan modal PT Pertamina (Persero) ke PT Tuban Petrochemical Industries diperkirakan dapat mengerek produksi polipropilena domestik sehingga mampu menekan impor bahan baku tersebut. Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar Senin (21/11), disepakati mengenai penambahan modal sebesar Rp2,4 triliun melalui pengeluaran saham baru Seri B yang nantinya akan diambil sepenuhnya oleh PT Pertamina (Persero).Direktur Utama TubanPetro Sukriyanto mengungkapkan keputusan persetujuan pengeluaran saham baru Seri B, sejalan dengan hasil RUPSLB TubanPetro pada 6 Oktober 2022. Dengan adanya setoran modal itu, TubanPetro akan melakukan penambahan modal di anak perusahaan yakni Polytama untuk pelaksanaan proyek double capacity PP 2 Balongan. Proyek PP 2 Balongan ini diperkirakan membutuhkan pendanaan hingga US$323,3 juta, dengan porsi ekuitas mencapai USD160 juta.

Piaggio Resmi Operasikan Pabrik Pertamanya di Indonesia

25 Nov 2022

JAKARTA, ID – Pabrikan otomotif asal Italia Piaggio resmi mengoperasikan pabrik pertama mereka di Indonesia. Pabrik perakitan sepeda motor itu berlokasi di Cikarang, Jawa Barat, dengan investasi awal senilai US$ 20 juta dan berkapasitas produksi 10 ribu unit per tahun. Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan, beroperasinya pabrik tersebut merupakan salah bukti bahwa para pelaku industri otomotif tetap percaya Indonesia, yang memiliki iklim usaha yang kondusif. “Hal itu ditandai dengan terus meningkatnya investasi, baik untuk membangun pabrik maupun perluasan usaha. Salah satunya seperti yang dilakukan oleh PT Piaggio Indonesia, produsen sepeda motor asal Italia yang telah resmi memilikipabrik di Tanah Air,” kata Menperin dalam keterangan tertulis, yang dikutip Kamis (24/11/2022). “Peresmian pabrik dan line-off perdana ini diharapkan dapat menjadi tonggak baru dalam peningkatan kerja sama Indonesia dan Italia, khususnya di industri otomotif. Pendirian pabrik produksi Vespa yang dilakukan oleh PT Piaggio Indonesia merupakan salah satu contoh kondisi sektor industri yang optimistis dan terus berkembang. Industri terus berekspansi dan berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia,” ujarnya. (Yetede)


Utang MIND ID untuk Akuisisi Freeport Lunas pada 2024

25 Nov 2022

JAKARTA, ID – Utang MIND ID sebesar US$ 4 miliar yang digunakan untuk mengakuisisi PT Freeport Indonesia akan lunas pada 2024 mendatang, atau satu tahun lebih cepat. Proses akusisi Freeport dilakukan dalam bentuk divestasi saham sebanyak 51%, berlangsung pada 2018 silam senilai US$ 3,8 miliar. Dari sisi pengembalian utang karena akuisisi, kami yakini diperiode 2024 sudah bisa terlunasi,” kata Direktur Utama MIND ID Hendi Prio Santoso dalam Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi VII DPR RI di Jakarta, Kamis (24/11). MIND ID merupakan BUMN Holding Industri Pertambangan yang beranggotakan PT Bukit Asam (Persero) Tbk (PTBA), PT Aneka Tambang (Persero), dan PT Timah (Persero) Tbk Berdasarkan catatan Investor Daily, pelunasan utang tersebut lebih cepat satu tahun dibandingkan paparan Orias Petrus Moedak yang kala itu menjadi Direktur Utama MIND ID dalam rapat dengan Komisi VII DPR pada akhir Maret 2021. Penerbitan utang global tersebut terbagi atas empat termin yakni US$ 1 miliar dengan tenor tiga tahun dan yield 5,5%. Kedua, sebanyak US$ 1,25 miliar dengan tenor lima tahun dan yield 6%. Ketiga, US$ 1 miliar dengan tenor 10 tahun dan yield 6,875%, lalu keempat sebanyak US$ 750 juta dengan tenor 30 tahun dan yield 7,375%. (Yetede)

Inflasi Mereda, Pasar Obligasi Bertenaga

25 Nov 2022

Performa pasar obligasi dalam negeri masih kokoh di tengah tren kenaikan suku bunga. Hal ini terlihat dari indeks obligasi yang mencatatkan kenaikan. Tingkat inflasi yang dianggap sudah terkendali, menjadi sentimen pendorong pasar obligasi. Indonesia Composite Bond Index (ICBI) besutan Penilai Harga Efek Indonesia (PHEI) menyentuh level tertingginya sepanjang tahun 2022 di 340,21. Jika dihitung sejak awal tahun, indeks ini sudah naik 2,27%. PHEI juga mencatat, dari pergerakan indeks Indobex Government Total Return, investasi di obligasi negara menghasilkan return rata-rata 2,1% sejak awal tahun. Roby Rushandie, Kepala Departemen Riset dan Informasi Pasar PHEI menjelaskan, penguatan ICBI disebabkan adanya ekspektasi kalau bank sentral Amerika Serikat (AS) The Fed akan memperlambat laju kenaikan suku bunga. Hal itu menyusul mulai melandainya inflasi AS. Research & Consulting Manager PT Infovesta Utama Nicodimus Kristiantoro menilai, kenaikan return obligasi sejalan dengan tren kenaikan harga yang mewarnai pasar obligasi domestik dalam beberapa hari terakhir. "Meredanya persepsi risiko investor terhadap beberapa isu seperti penurunan inflasi, mendorong harapan pasar akan meredanya kenaikan tingkat suku bunga The Fed," papar Nicodimus.

Dompet BI Bisa Jebol Efek Jaga Rupiah

25 Nov 2022

Bank Indonesia (BI) berupaya membawa nilai tukar rupiah pada tahun 2023 bergerak di titik tengah sasaran, yaitu di level Rp 15.070 per dolar Amerika Serikat (AS). Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo menyampaikan, upaya BI untuk membuat otot rupiah menguat dan mencapai target tersebut ternyata sangat menguras tenaga bank sentral. Pihaknya, kata Perry, butuh upaya ekstra, dan bahkan harus merogoh kocek BI lebih dalam lagi untuk menjaga otot mata uang Garuda ini. Anggaran BI untuk tahun depan diperkirakan mencatat defisit Rp 19,99 triliun. Nilai terbesar berasal dari defisit anggaran kebijakan sebesar Rp 33,15 triliun. Ekonom Senior KB Valbury Sekuritas Fikri C. Permana mengungkapkan, meski anggaran Bank Indonesia diperkirakan defisit, ini tidak akan mengganggu langkah BI untuk menjaga stabilitas rupiah pada tahun depan. Salah satunya adalah memaksimalkan devisa hasil ekspor (DHE) untuk masuk dan tinggal lebih lama di dalam negeri.

Tiga Emiten Grup Bakrie Naik Kelas

25 Nov 2022

Tiga emiten komoditas energi yang terafiliasi dengan Grup Bakrie berhasil naik kasta di BEI, ketiganya berpindah dari papan pengembangan ke papan utamanya. Mereka adalah PT Bumi Resources Tbk (BUMI), PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS), dan PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG). Total ada 11 emiten yang naik ke papan utama dengan masa efektif mulau 30 November 2022. "BEI berpandangan, hingga November 2022 BUMI telahh memenuhi kriteria untuk tercatat di papan utama," Ujar Dileep Srivastava, Direktur dan Sekretaris Perusahaan BUMI, Kamis (24/11). (Yoga)

Transaksi Meloncat, BCA dan Bank Mandiri Adu Balap Transaksi Digital

25 Nov 2022

Dominasi dua bank besar menggarap transaksi digital banking kian terasa. PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) dan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) adu balap menggenjot transaksi digital lewat aplikasi super yang mereka miliki. Bank Mandiri mengandalkan dua layanan digital, Livin untuk nasabah ritel mencatatkan nilai transaksi Rp 1.716 triliun per September 2022. Ada Kopra untuk segmen korporasi dengan nilai transaksi Rp 13.420 triliun. Bila digabungkan total transaksi digital banking dari super aplikasi dan platform ini mencapai Rp 15.136 triliun. Sementara Bank BCA mengandalkan transaksi mobile banking yang tumbuh 39,1% secara tahunan atau year on year (yoy) menjadi Rp 3.966 triliun. Diikuti dengan transaksi internet banking yang naik 19,1% yoy menjadi Rp 12.902 triliun. SVP Transaction Banking Retail Sales Bank Mandiri Thomas Wahyudi menyatakan transaksi finansial Livin by Mandiri sampai dengan Oktober 2022 meningkat 61% secara YoY. Sedangkan nilai transaksi meningkat 46% YoY. Adapun BCA telah memproses 64 juta transaksi setiap hari. Dalam sembilan bulan pertama tahun 2022, total volume transaksi digital naik 39,5% YoY mencapai 17,4 miliar transaksi. "BCA Mobile yang kini menjadi primadona nasabah," kata EVP Corporate Communication & Social Responsibility BCA Hera F. Haryn.

Tokio Marine Kuasai 80% Saham TMI

25 Nov 2022

TOKIO Marine Holdings, Inc. (Tokio Marine) meningkatkan kepemilikan sahamnya di PT Asuransi Tokio Marine Indonesia (TMI) dari 60% menjadi 80% melalui seluruh anak perusahaan yang dimiliki, Tokio Marine Asia Pte. Ltd (Tokio Marine Asia). Dikutip dari Cision (24/11), kepemilikan tersebut naik melalui akuisisi 20% saham yang dimiliki oleh mitra usaha patungan yakni: PT Asuransi Jasa Indonesia (Jasindo). Akuisisi saham ini seharga Rp 509 miliar atau sekitar US$ 33 juta. Tokio Marine Asia telah menyelesaikan akuisisi 20% saham TMI dari Jasindo pada 23 November 2022 setelah mendapat persetujuan regulator setempat.

FONDASI KUAT PASAR SAHAM

25 Nov 2022

Pasar modal Indonesia terus bermanuver di zona hijau sepanjang 2022. Kinerja moncer ekonomi nasional hingga pengujung tahun ini digadang-gadang menjadi fondasi kuat bagi laju bursa saham untuk menutup 2022 dengan apik, sekaligus melanjutkan tren positif di 2023. Kendati demikian, optimisme tersebut juga dibayangi beragam sentimen negatif antara lain konflik geopolitik serta dinamika keuangan global seperti bond rush di Inggris akibat penaikan pajak, dan kebangkrutan bursa kripto FTX. Kasus gagal bayar obligasi Lego Land yang memantik gejolak sistemik di pasar obligasi korporasi di Korea Selatan juga menambah sentimen negatif sektor keuangan global. Kinerja moncer pasar modal Indonesia dikemukakan Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia Iman Rachman yang menyatakan bahwa indeks harga saham gabungan (IHSG) tercatat naik 7,58% year-to-date (YtD) ke level 7.080,52 pada akhir perdagangan Kamis (24/11). “Tidak semua bursa positif. Kalau kita bandingkan, bursa Indonesia hanya berada di bawah Chile dan Turki,” ujarnya dalam sambutan CEO Networking 2022, Kamis (24/11). Lebih lanjut Iman menuturkan, kapitalisasi pasar saham Indonesia yang mencapai Rp9.520 triliun atau sekitar US$630 miliar juga merupakan yang terbesar di Asia Tenggara. Meski begitu, rerata nilai transaksi harian (RNTH) BEI yang mencapai Rp14,9 triliun atau US$1 miliar masih lebih rendah dari Thailand yang sudah menyentuh US$2 miliar. Iman juga menyoroti rasio jumlah investor pasar modal terhadap populasi Indonesia yang baru mencapai 1,5% atau di bawah beberapa negara Asean minimal 5% atau lebih.

AKUISISI HOME CREDIT : Kepingan Baru Ekosistem Pembiayaan Adira

25 Nov 2022

Kolaborasi menjadi kata kunci ketika Direktur Utama PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk. Dewa Made Susila merespons model integrasi bisnis yang akan dilakukan oleh perseroan sejalan dengan masuknya ekosistem baru, Home Credit Indonesia. Dewa Made belum banyak membuka rencana pengembangan bisnis yang akan dilakukan ke depan. “Tentu kami akan meningkatkan kolaborasi dan membangun sinergi dengan entitas franchise Grup MUFG di Indonesia, termasuk Home Credit sebagai anggota keluarga baru Grup MUFG nantinya,” ujarnya, Kamis (24/11). Kemarin, Adira Finance dan Bank of Ayudhya Public Company Limited (Krungsri) yang merupakan bagian dari Mitsubishi UFJ Financial Group (MUFG) mengumumkan akuisisi terhadap seluruh saham Home Credit Consumer Finance Philippines Inc. dan 85% saham PT Home Credit Indonesia. Pasca akuisisi itu, Krungsri akan menjadi pemegang saham mayoritas Home Credit Indonesia dengan jumlah saham 75%. Sementara itu, Adira Finance yang merupakan anak usaha dari PT Bank Danamon Indonesia Tbk. menjadi pemegang saham minoritas sekitar 10%. Home Credit Indonesia merupakan bagian dari Home Credit Group B.V. penyedia layanan pembiayaan konsumen internasional asal Republik Ceko yang memilik jaringan di tujuh negara kawasan Eropa bagian tengah dan timur, serta Asia. Di Asia, Home Credit Group setidaknya mengembangkan layanannya di India, Filipina, Indonesia, dan Vietnam.

Dari sisi digitalisasi, harus diakui pengembangan di perusahaan multifinance masih tertinggal dibandingkan dengan perbankan maupun pemain baru perusahaan financial technology (fintech). Baru-baru ini, Grup Modalku yang selama ini memberikan layanan pinjaman berbasis teknologi peer-to-peer (P2P) lending, juga mulai masuk ke eksosistem pembiayaan digital lewat PT Modalku Finansial Indonesia (Modalku Finance). President Director Modalku Finance Steven Gunawan menyatakan pihaknya menawarkan sebanyak tiga jenis skema pembiayaan yang tersedia untuk mendukung usaha kecil menengah (UKM) di Indonesia yakni pembiayaan modal kerja, pembiayaan investasi, dan pembiayaan multiguna. Dalam satu sesi diskusi virtual, Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia (APPI) Suwandi Wiratno menuturkan digitalisasi di sektor keuangan saat ini merupakan keniscayaan.