Ekonomi
( 40789 )Bank Indonesia Mendaulat BSI Sebagai Pendukung Pengendali Moneter dan UMKM Terbaik
JAKARTA, 30 November 2022. PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) meraih dua penghargaan dalam ajang Bank Indonesia Award 2022. Untuk kali kedua, BSI raih penghargaan sebagai Bank Pendukung Pengendalian Moneter Rupiah & Valas Terbaik serta Bank Pendukung UMKM Terbaik. Apresiasi ini disampaikan oleh Gubernur Bank Indonesia Perry Warjio dalam acara Bank Indonesia Award 2022. Direktur Utama BSI Hery Gunardi menyampaikan penghargaan dari Bank Indonesia ini diharapkan bisa memacu BSI untuk senantiasa mendukung tugas-tugas bank sentral serta menjadi motivasi memberikan layanan yang terbaik kepada nasabah dan masyarakat sesuai prinsip syariah melalui produk, layanan, dan inovasi digital ke depannya. Capaian ini juga diperoleh karena BSI telah menjadi bagian dari industri keuangan syariah yang menorehkan catatan keuangan yang positif hingga September 2022. bahwa di tengah kondisi global yang belum stabil, Kinerja positif PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) tercermin pada kuartal III/2022. Hal ini tercermin dari laba bersih yang meningkat 42% secara year on year (YoY) mencapai Rp 3,21 triliun serta rasio keuangan yang tumbuh positif di berbagai sektor. (Yetede)
Tahun Ekspansi Berhati-hati
JAKARTA, ID – Menghadapi ketidakpastian ekonomi global 2023, Bank Indonesia (BI) tetap mendorong pertumbuhan ekonomi agar lebih ekspansif, seperti tercermin pada proyeksi pertumbuhan kredit sebesar 10-12%. Namun, Bank Sentral akan tetap menjaga stabilitas moneter dan mengggunakan semua instrumen moneter secara hati-hati untuk mengendalikan inflasi inti dan menjaga nilai tukar rupiah. Tahun 2023 diakui sebagai tahun yang sulit karena penuh ketidakpastian. Saat masalah rantai pasok akibat pandemi belum kembali pulih, meletus perang Rusia-Ukraina yang melibatkan AS dan negara-negara anggota Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO). Masalah geopolitik kian melambungkan harga energi dan pangan dunia. Resesi ekonomi disertai hiperinflasi dan lonjakan suku bunga yang melanda sejumlah negara akan meluas tahun depan. Hal itu diungkapkan Presiden Jokowi dan Gubernur BI Perry Warjiyo pada acara Pertemuan Tahunan BI bertajuk ‘Sinergi dan Inovasi Memperkuat Ketahanan dan Kebangkitan Menuju Indonesia Maju’, di Jakarta Convention Center (JCC), Rabu (30/11). (Yetede)
IKI November 50,89 Industri Masih Ekspansif
JAKARTA, ID – Meski ekonomi global makin lesu, Indeks Kepercayaan Industri (IKI) pada November 2022 mencapai 50,89, yang menunjukkan sektor industri di Tanah Air masih ekspansif. Subsektor industri alat transportasi tercatat memperoleh angka IKI tertinggi, menembus 60. "Hasil survei IKI November 2022 angkanya 50,89, artinya industri manufaktur ekspansif dan ada optimisme bagi perekonomian nasional secara umum. IKI mensurvei 23 subsektor industri nasional, dengan 2.000 responden yang terbilang sangat baik,” ujar Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita saat melansir data IKI terbaru, Jakarta, Rabu (30/11/2022). Menperin mengatakan, ada 11 dari total 23 subsektor industri yang berada pada kondisi ekspansif. Ke-11 subsektor tersebut mempresentasikan kontribusi 71,3%. Sedangkan 12 subsektor industri lainnya dalam kondisi tertekan. Salah satu yang pertumbuhannya mengalami pelemahan adalah subsektor industri tekstil. “Sebsektor tekstil yang melemah itu karena pasar Eropa dan Amerika turun. Alasan lebih rinci tekanan-tekanan ini sedang kami pelajari, maka perusahaan diharapkan mengisi kuesioner secara faktual, sehingga kita tahu apa yang sedang terjadi,” kata Agus. (Yetede)
Indika Energi Balikkan Rugi Jadi Laba Rp 5,32 Triliun
JAKARTA, ID – PT Indika Energy Tbk (INDY) mencatatkan laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar US$ 338,39 juta atau setara Rp 5,32 triliun pada Januari-September 2022, naik 5.785% dibanding periode sama tahun lalu yang rugi US$ 5,95 juta. Kenaikan laba bersih tersebut sejalan dengan peningkatan pendapatan INDY sebanyak 57,16%. Manajemen Indika Energy dalam laporan keuangan yang dipublikasi Rabu (30/11/2022) mengatakan, perseroan mampu membukukan pendapatan sebesar US$ 3,13 miliar pada sembilan bulan 2022, naik 57,16% dibanding periode sama tahun lalu US$ 1,99 miliar. Pendapatan tersebut diperoleh dari beberapa segmen bisnis perseroan, yakni kontrak dan jasa, batu bara, serta perdagangan lainnya. Selain dari penjualan batu bara, pendapatan perseroan juga disumbang dari segmen kontrak dan jasa sebesar US$ 252,59 juta, atau 8% dari total pendapatan. Pendapatan dari bisnis tersebut meningkat 41,96% dari periode sama tahun lalu US$ 177,92 juta. (Yetede)
Presiden: Porsi Investasi Luar Jawa Naik Jadi 53%
JAKARTA, ID - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan, porsi investasi luar Jawa mencapai 53% per September 2022 dari total investasi sebesar Rp 892 triliun. Hal tersebut menggambarkan telah terjadi pemerataan ekonomi di Tanah Air. Selama ini, demikian Presiden, Jawa mendominasi investasi di Indonesia, dengan porsi berkisar 60-70%. Namun, tren ini berubah tahun ini, dipicu beberapa faktor. Salah satunya hilirisasi. Jokowi menambahkan, pemerintah tengah gencar menumbuhkan titik-titik pertumbuhan ekonomi baru di luar pulau Jawa, seperti di Maluku Utara. Di provinsi ini, pertumbuhan ekonomi sangat tinggi, mencapai 27%. Hebatnya lagi, inflasi hanya 3,3%. “Pertumbuhan ekonomi Maluku Utara tertinggi di dunia. Hati-hati Maluku Utara, karena ini harus dipertahankan dan bisa ditingkatkan,” jelas Jokowi saat memberikan sambutan dalam acara Pertemunan Tahunan Bank Indonesia (PBTI) 2022 yang digelar di JCC Senayan, Jakarta, Rabu (30/11). (Yetede)
RI Undang Malaysia Investasi di IKN
JAKARTA,ID - Pemerintah Indonesia membuka pintu selebar-lebarnya bagi investor Malaysia yang tertarik untuk bekerja sama dalam pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara. Pemerintah pun memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas terselenggaranya Forum Investasi Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara yang diselenggarakan oleh Kementerian Perdagangan dan Industri Nasional (MITI) bersama Kedutaan Besar Republik Indonesia di Kuala Lumpur, Malaysia, Rabu (30/11/2022) yang bertujuan untuk meningkatkan investasi dan kerja sama bisnis kedua negara, khususnya dalam pembangunan IKN Nusantara. “Komitmen kami adalah memberikan berbagai kemudahan untuk investasi di IKN, khususnya KIPP zona 1A, 1B dan 1C dalam tahap awal pengembangan IKN Nusantara. Kami ingin melangkah maju bersama dan akan memberikan 'karpet merah yang lebih merah' bagi para investor Malaysia, khususnya sebagai sahabat Indonesia,” kata Menteri Basuki dalam pernyataan resminya di Jakarta, Rabu (30/11/2022). (Yetede)
Investasi Jangan Lagi Dipersulit
Melambatnya perekonomian global bisa berdampak pada arus investasi sektor riil. Merespons hal itu, pemerintah akan memperkuat investasi dalam negeri serta mendorong kolaborasi antara investor besar dan pengusaha mikro kecil menengah di daerah. Hambatan investasi juga semakin mendesak untuk segera diatasi. Dalam Rakornas Investasi 2022 di Jakarta, Rabu (30/11) Presiden Jokowi meminta agar investasi di daerah tidak dipersulit. Ia mengatakan, di tengah ketidakpastian ekonomi global saat ini, semua negara saling berebut investor. Berbagai kendala investasi, termasuk pelaksanaan sistem online single submission (OSS) atau sistem perizinan berusaha terintegrasi secara elektronik, harus segera dibenahi untuk memberi kemudahan bagi investor. Presiden mengatakan, arus modal masuk memainkan peran yang sangat penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi. ”Hati-hati, investasi menjadi kunci,” katanya. Sejauh ini realisasi investasi masih berjalan sesuai target.
Kementerian Investasi mencatat, sampai triwulan III tahun 2022 (Juli-September) capaian investasi sudah Rp 892,4 triliun atau 74,4 %i target tahun 2022 sebesar Rp 1.200 triliun. Menteri Investasi Bahlil Lahadalia meyakini, target investasi tahun ini masih bisa tercapai. Selain konsumsi rumah tangga, capaian investasi juga akan diandalkan untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi domestic tetap di kisaran 5 % sampai akhir tahun. Meski demikian, ikhtiar mengejar target realisasi investasi tahun depan dinilai akan lebih sulit ditengah kondisi ekonomi global yang terus melambat akibat dampak pandemi Covid-19 yang belum berakhir dan ketegangan geopolitik yang meruncing. Pemerintah memasang target investasi senilai Rp 1.400 triliun untuk tahun 2023, naik 16,6 % dari sebelumnya. Menurut Bahlil, beberapa syarat harus dipenuhi untuk menjamin target itu bisa tercapai tahun depan. Pertama, stabilitas politik dalam negeri harus terjaga menjelang Pemilu 2024. Kedua, perang Rusia-Ukraina harus segera berakhir. Ketiga, ketegangan politik antara China dan Taiwan harus disudahi. (Yoga)
Ekonomi Indonesia Masih Bertumbuh
Di tengah perlambatan ekonomi global, BI memprediksi perekonomian Indonesia pada 2023 dan 2024 masih bertumbuh. Pertumbuhan ini akan ditopang oleh konsumsi, investasi, dan ekspor. BI juga memprediksi inflasi bisa terkendali. Hal ini mengemuka dalam Pertemuan Tahunan BI 2022 di Jakarta, Rabu (30/11) yang bertajuk ”Sinergi dan Inovasi Memperkuat Ketahanan dan Kebangkitan Menuju Indonesia Maju”. Presiden Jokowi dalam sambutan pada acara ini mendorong seluruh jajarannya tetap optimistis menghadapi kondisi perekonomian global tahun depan yang masih diwarnai ketidakpastian. Namun, Presiden juga mewanti-wanti agar tetap waspada dan berhati-hati menyusun kebijakan.
”(Otoritas) fiskal, moneter, harus selalu berbicara, harus selalu berdampingan sehingga semua policy yang ada itu betul-betul bermanfaat bagi rakyat dan negara,” ujar Presiden. Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan, pertumbuhan ekonomi Indonesia 2023 diproyeksikan tetap kuat di kisaran 4,5-5,3 %. Pertumbuhan ini akan terus meningkat menjadi 4,7-5,5 % pada 2024. ”Pertumbuhan ditopang oleh konsumsi, investasi yang meningkat karena hilirisasi infrastruktur penanaman modal asing, pariwisata, dan lainnya,” ujar Perry. Inflasi juga diperkirakan akan terkendali sehingga bisa kembali ke sasarannya, yakni 3 % plus minus 1 % pada 2023 dan 2,5 % plus minus 1 % pada 2024. (Yoga)
Pelaku Usaha Diminta Lirik Ceruk Domestik
Pelaku usaha di Jabar yang terbiasa mengekspor komoditasnya diharapkan mulai melirik ceruk pasar domestik. Hal ini diharapkan bisa ikut menekan potensi pelambatan laju ekonomi hingga anjloknya nilai ekspor akibat berbagai masalah yang membelit dunia. Hal itu dikatakan Deputi Direktur Kantor Perwakilan BI Wilayah Jabar Taufik Saleh dalam Pertemuan Tahunan BI 2022 di Jabar, Rabu (30/11). (Yoga)
DPRD DKI Setuju Tambah Modal LRT
DPRD DKI Jakarta memastikan PT Jakarta Propertindo, yang merupakan BUMD DKI Jakarta, mendapatkan penyertaan modal daerah Rp 916 miliar untuk pekerjaan awal jalur LRT Jakarta fase 1B Velodrome-Manggarai. Ismail, Ketua Komisi B DPRD DKI Jakarta dan anggota Badan Anggaran DPRD DKI Jakarta, Rabu (30/11) menjelaskan, DPRD DKI menyepakati pembiayaan penuntasan fase awal LRT Jakarta fase 1B naik menjadi Rp 916 miliar. (Yoga)
Pilihan Editor
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023









