Ekonomi
( 40512 )Rekayasa Laba Waskita Karya
WAKIL Menteri Badan Usaha Milik Negara Kartika Wirjoatmodjo bersiap mengambil tindakan. Setelah mengungkapkan kecurigaan terhadap laporan keuangan PT Waskita Karya (Persero) Tbk, Kartika meminta Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan mangaudit perusahaan itu. "Apabila ada fraud akan ditindak tegas, kami ingin ada efek jera," katanya pada Senin, 5 Jni lalu, seusai rapat kerja bersama Komisi Badan Usaha Milik Negara Dewan Perwakilan Rakyat. Kartika mengendus ada yang aneh dalam laporan keuangan Waskita Karya. Sebabnya, perusahaan konstruksi ini seperti memperbaiki kinerja dalam beberapa tahun terakhir, tetapi hasilnya tidak sesuai dengan yang dilaporkan. "Dilaporkan seolah-olah untung bertahun-tahun," ujarnya. Menurut Kartika, pendapatan jangka pendek Waskita Karya tak cukup untuk memenuhi kewajiban alias utangnya yang terus menggunung. "Jangan sampai laporan keuangan itu overstate, setelah itu bangkrut,". Sejak 2017 hingga 2019, laporan keuangan Waskita Karya terus mencatat perolehan laba. Pada 2017, laba bersih Waskita Karya mencapai Rp 3,88 triliun, lalu naik 2,08% menjadi Rp 3,96 triliun setahun kemudian. Pada 2019, laba bersihnya turun menjadi Rp 1,03 triliun dengan arus kas Rp 9 triliun. Namun setelah itu Waskita Karya merugi dan nyaris kukut. Disini, pemerintah mengendus ada yang tak beres dengan laporan keuangan perusahaan itu. (Yetede)
Tantangan Ekonomi Indonesia di Paruh Kedua
Tanda-tanda itu makin jelas. Tantangan yang menghadang ekonomi Indonesia pada paruh kedua tahun ini bakal lebih berat. Ada dua hal yang mengancam pertumbuhan ekonomi Indonesia. Yang pertama adalah cekikan inflasi, yang memaksa para pemimpin bank sentral menaikkan suku bunga secara agresif. Yang kedua adalah pemulihan ekonomi Cina yang tak sekuat dugaan analis. Semua pasar optimis bahwa titik puncak inflasi sudah tercapai pada pertengahan tahun ini. Karena itu, muncul harapan suku bunga tak akan naik lagi, bahkan bisa turun pada kuartal terakhir 2023. Ekspektasi itu sepertinya terwujud pada pekan lalu ketika The Federal Reserve, bank sentral Amerika Serikat, tidak menaikkan suku bunga acuannya. Ternyata kebijakan The Fed itu bukanlah titik perhentian kenaikan suku bunga, yang sudah berlangsung tanpa henti sejak Maret 2022. Ini ternyata hanya jeda sejenak, Ketua The Fed Jerome Powell malah melempar syarat pahit: bunga The Fed masih akan naik lagi tahun ini karena inflasi di Amerika Serikat belum teratasi. Inflasi masih dua kali lipat diatas target The Fed sebesar 2%. Bahkan kemungkinan besar The Fed harus menaikkan lagi bunga acuan Fed Fund Rate pada sidang berikutnya, Juli mendatang. (Yetede)
Bisnis Rental Kostum Cosplay
Mengenakan wig berwarna ungu, Pungki Purwati tampil bersahaja dengan kostum karakter Shizuku Tan, tokoh perempuan dari anime berjudul My Dress-Up Darling. Sesekali perempuan 27 tahun itu menyisir wig berwarna pirang yang terpasang di maneken kepala yang ditentengnya. "Ini salah satu koleksiku, aku buat sendiri," kata Pungki kepada Tempo, Rabu, 14 Juni lalu. Sejak 2015, Pungki mengembangkan lini usaha dari hobi cosplay. Usaha ini berawal ketika Pungki mendapati mahalnya harga kostum aneka karakter untuk acara cosplay. Kondisi itu mengharuskan Pungki bersiasat untuk memenuhi kebutuhan busana cosplay, yakni dengan membuat dan kemudian menyewakan busana tersebut. Pungkipun kemudian belajar tentang cara memecah pola jahitan hingga mencari bahan yang sesuai untuk menumpahkan ide dalam kepalanya. Ihwal rujukan desain, Pungki biasa berselancar di dunia mayaa, termasuk di media sosial seperti Facebook dan YouTube. Pelan-pelan Pungki memberanikan diri menyewakan kostum bikinannya kepada para penggiat cosplay di Surabaya. Ketika permintaan semakin banyak, Pungki membuat usaha jasa rental kostum bernama Pungki Cosplay. Usaha rental kostum Pungki makin menemukan pasarnya seiring dengan menjamurnya acara cosplay di Surabaya. Dalam katalog yang ditampilkan di Instagram Pungki Cosplay, harga yang ditawarkan beragam, dari Rp 100 ribu hingga Rp 250 ribu. Penyewa wajib menunjukkan identitas berupa fotokopi kartu tanda penduduk, alamat, dan nomor telpon seluler. (Yetede)
Celah Manipulasi Laporan Keuangan BUMN
Dugaan manipulasi laporan keuangan juga menimpa Wijaya karya. Risiko besar terjadi saat ada pembengkakan biaya. Salah satu proyek PT Wijaya Karya (Persero) Tbk, pembangunan ruas tol Cisumdawu seksi 2 Pemulihan Sumedang, dikawasan Sirnamulya, Jawa Barat, 11 Mei 2022. Manajemen PT Wijaya Karya bolak-balik menyampaikan keterbukaan informasi kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) setelah muncul kabar miring tentang kondisi keuangannya. Sejak 26 Mei hingga 6 Juni lalu, Sekretaris Perusahaan Wijaya Karya (WIKA) Mahendra Vijaya enam kali mengirim tanggapan kepada BEI. Yang terakhir, otoritas pasar modal meminta penjelasan WIKA atas dugaan manipulasi laporan keuangan. Laporan tak sedap itu berembus dari gedung parlemen. Dalam rapat bersama Komisi Industri Dewan Perwakilan Rakyat pada Senin, 5 Juni lalu. Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara Kartika Wirjoatmodjo mengungkapkan tiga isu besar dalam perusahaan negara sektor konstruksi yang biasa disebut BUMN karya. Salah satu isu tata kelola keuangan. "Beberapa (BUMN) karya, seperti Waskita Karya dan WIKA, pelaporan keuangannya tidak sesuai dengan kondisi riil," katanya. Menanggapi hal itu Mahendra mengatakan WIKA siap diaudit ulang oleh BPKP jika laporan keuangannya tidak sesuai dengan ketentuan. "Kami selalu terbuka seluas-luasnya kepada siapapun yang menginginkan informasi." katanya pada Jumat 16 Juni lalu. (Yetede)
Waspadai Melambatnya Ekspansi Manufaktur
Melambatnya Indeks Kepercayaan Industri atau IKI dalam tiga bulan terakhir perlu direspons dari sisi suplai dan permintaan. Di sisi suplai, perlu insentif untuk mendongkrak kinerja industri yang masih kesulitan dalam pemulihan. Daya beli masyarakat juga mesti tetap dijaga. Berdasarkan data Kemenperin, IKI Mei 2023 ialah 50,9 atau masih di zona ekspansi atau optimistis (lebih dari 50). Akan tetapi, angka itu melanjutkan tren penurunan IKI. Pada Februari 2023, IKI tercatat 52,32. Pada Maret 51,87 dan April 51,38. Situasi itu sejalan dengan Indeks Manajer Pembelian (Purchasing Manager’s Index/PMI) manufaktur Indonesia yang dipublikasikan S&P Global. Pada Mei 2023, PMI Indonesia pada posisi 50,3 atau lebih rendah dibandingkan bulan sebelumnya yang 52,7. Kendati menurun, PMI Indonesia masih dalam kondisi ekspansif.
Ekonom Center of Reformon Economics (Core) Indonesia, Yusuf Rendy Manilet, di Jakarta, Jumat (16/6) menilai, dari faktor internal, pelambatan IKI dan PMI lebih pada penyesuaian terhadap permintaan di dalam negeri. Adapun, pada factor eksternal dipengaruhi situasi global. ”Khususnya pada PMI manufaktur, penurunan karena adanya ketergantungan pada pangsa pasar mereka yang ekspor. Lalu, proses pemulihan ekonomi beberapa negara, termasuk China, ternyata tidak sebaik yang diharapkan sebelumnya sehingga permintaan barang dari China pun melambat,” ujar Yusuf. Dalam merespons tren penurunan itu, upaya menjaga iklim bisnis di dalam negeri penting dilakukan. Pada sisi suplai, hal itu dilakukan dengan meningkatkan kinerja industri manufaktur. Sementara dari sisi permintaan, daya beli masyarakat perlu dijaga. (Yoga)
Kredit Usaha Ultramikro untuk Menurunkan Kemiskinan
Pembiayaan kredit untuk usaha ultramikro ditargetkan mencapai 2,2 juta debitor pada 2023. Dengan demikian, pemberian kredit dapat berkontribusi positif terhadap penurunan angka kemiskinan. Pendampingan dan jaminan dalam merintis bisnis dibutuhkan para debitor. Pengusaha ultramikro (UMi) berbeda dengan UMKM. UMi merupakan bisnis yang dikelola perseorangan, belum memiliki legalitas usaha, laporan keuangan, dan akses perbankan. Bisnis yang tergolong UMi contohnya warung kecil, penjual gorengan, dan pedagang asongan.
Direktur Utama Pusat Investasi Pemerintah (PIP) Kemenkeu Ismed Saputra mengatakan, pembiayaan UMi diarahkan untuk menjangkau pelaku usaha yang berada di bawah garis kemiskinan. Persyaratan hanya memiliki KTP elektronik dan tidak sedang menerima program pemerintah lainnya seperti KUR. ”Perbaikan ekonomi pengusaha UMi terlihat melalui nilai keekonomian debitor (NKD) yang rata-rata naik 3,5 poin setiap tahun,” ujarnya dalam jumpa pers di Kemenkeu, Jakarta, Jumat (16/6). (Yoga)
Pertamina Perpanjang Kontrak di Aljazair
Anak usaha PT Pertamina (Persero), PT Pertamina Algeria EP, berhasil memperpanjang kontrak pengelolaan lapangan minyak di Menzel Ledjmat Nord (MLN), Blok 405, Aljazair, yang dikelola sejak 2012. Menurut Dirut Pertamina Nicke Widyawati, Jumat (16/6/) investasi untuk pengeboran sumur pengembangan di Blok 405 sekitar 800 juta dollar AS atau Rp 12 triliun. Perkiraan migas yang bisa diproduksi sebanyak 150 juta barel setara minyak. ”Komitmen kami untuk jangka panjang akan menegaskan kembali jejak Pertamina di kancah global,” ucapnya. (Yoga)
Pelarangan Ekspor Bauksit Perlu Hati-hati
Pemberlakuan larangan ekspor bijih bauksit berpotensi mendorong langkah proteksionisme dari negara mitra dagang utama Indonesia. ”Pemerintah perlu berhati-hati karena setiap komoditas punya karakteristik tersendiri. Jika Indonesia bukan pemain utama untuk komoditas yang akan dihilirisasi, sulit untuk bisa bersaing dengan produk negara lain,” kata Wakil Direktur Utama Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat Fakultas Ekonomi dan Bisnis UI Jahen Fachrul Rezki, Jumat (16/6/2023). (Yoga)
Cerdas Menjadi Investor Muda di Pasar Modal
Investasi kini tidak hanya diminati generasi baby boomers, tetapi juga mulai diminati generasi Y dan generasi Z. Dengan memulai investasi sedini mungkin, diharapkan tujuan keuangan yang ditetapkan dapat segera dicapai. Pesatnya investasi pada generasi muda juga didukung perkembangan teknologi informasi. Generasi muda sebagai investor dapat dengan mudah mengakses produk dan layanan jasa keuangan melalui gawai yang dimiliki tanpa harus pergi ke kantor fisik lembaga jasa keuangan (LJK). Perkembangan teknologi juga memudahkan investor mendapatkan informasi seputar investasi. investor wajib memastikan kebenaran informasi yang diperoleh.
Ada dua keuntungan generasi muda yang berinvestasi sejak dini. Pertama, memiliki waktu berinvestasi yang panjang sebelum pensiun sehingga hasil investasi dapat di- maksimalkan. Kedua, toleransi risiko yang dimiliki umumnya lebih besar daripada investor yang sudah berkeluarga dan memiliki tanggungan. Berinvestasi dapat dilakukan melalui saham, reksa dana, securities crowdfunding (SCF), dan lain-lain. Untuk menjadi investor muda yang cerdas di pasar modal, langkah yang harus diperhatikan :
1. Tentukan tujuan investasi, baik jangka pendek maupun panjang. 2. Kenali profil risiko, yaitu tingkat toleransi investor terhadap risiko dari investasi yang dimiliki. High return high risk. 3. Gunakan ”uang dingin” untuk berinvestasi, bukan untuk kebutuhan sehari-hari apalagi pinjaman. 4. Mengetahui instrumen investasi di pasar modal, termasuk manfaat, risiko, biaya, dan ketentuan lainnya. 5. Jadilah investor, bukan ”trader”. 6. Diversifikasi portofolio untuk meminimalkan kerugian investasi. 7. Evaluasi investasi, untuk melihat pergerakan untung rugi dari produk yang dimiliki serta penyesuaian strategi investasi jika diperlukan. 8. Membuka akun investasi di sekuritas. (Yoga)
El Nino Ancam Produksi Kelapa Sawit
Fenomena El Nino berisiko menurunkan produktivitas kelapa sawit. Ini menambah pukulan terhadap petani sawit yang sebelumnya sudah kesulitan akibat kenaikan harga pupuk. Kondisi El Nino yang lemah telah muncul ditandai dengan kenaikan suhu permukaan laut di atas rata-rata di sepanjang zona khatulistiwa Samudra Pasifik. Berdasarkan data Laporan Administrasi Badan Kelautan dan Administrasi Nasional AS (NOAA), semua indeks El Nino mingguan terbaru tercatat lebih dari +0,5 derajat celsius. Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (DPP Apkasindo) Gulat Medali Emas Manurung mengatakan, di tengah kondisi kering akibat El Nino, pemupukan kelapa sawit dengan pupuk NPK (natrium, fosfor, dan kalium) akan membuat tanah semakin panas dan berbahaya bagi akar tanaman. Kondisi ini akan membuat petani mengurangi pupuk NPK sehingga produktivitas tanaman akan menurun.
”Fotosintesis yang meningkat akibat El Nino tanpa diimbangi dengan pupuk membuat pertumbuhan tanaman sawit tidak optimal sehingga berdampak terhadap produktivitas panen kelapa sawit. Dampak tersebut biasanya akan terasa setelah sembilan bulan,” ujarnya ketika dihubungi pada Jumat (16/6). Sebelum El Nino terjadi, petani kelapa sawit juga sempat mengalami kendala dalam hal pemupukan akibat lonjakan harga pupuk pada Juni 2022. Gulat menyebut, 85 % petani tidak memupuk tanaman mereka lantaran tingginya harga pupuk NPK, yang mengakibatkan produktivitas kebun kelapa sawit milik petani menurun 25 % hingga 35 %. ”Hampir setahun tidak memupuk karena harga pupuk naik 400 %. Biasanya Rp 280.000 hingga Rp 300.000 per 50 kg jadi Rp 1,2 juta per zak (50 kg). Meski Februari 2023 turun jadi sekitar Rp 800.000 per 50 kg, tetap masih jauh dari harga semula. Sehingga sawit tidak maksimum dalam berproduksi,” lanjutnya. El Nino juga membuat petani mengurangi pupuk, produktivitas kelapa sawit petani tahun depan bakal makin anjlok. (Yoga)
Pilihan Editor
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023









