Ekonomi
( 40789 )Setumpuk Masalah Suntikan Modal Negara
Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menemukan setumpuk permasalahan, dari perencanaan, pelaksanaan, pelaporan, pemantauan, hingga evaluasi, dalam pengelolaan penyertaan modal negara (PMN) untuk badan usaha milik negara (BUMN) pada 2020 hingga semester I 2022. Temuan BPK itu di antaranya menyebutkan terdapat ketidakoptimalan mekanisme verifikasi atas ketepatan penghitungan nilai usulan PMN seperti terjadi di IFG Life. “Rencana penyehatan keuangan Jiwasraya yang digunakan sebagai dasar penyusunan kajian usulan PMN ke IFG Life melalui BPUI menggunakan estimasi penghitungan yang tidak valid,” demikian bunyi laporan hasil pemeriksaan BPK tertanggal 21 Februari 2023.
Menurut BPK, penghitungan yang tidak valid tersebut yaitu memperhitungkan proyeksi admitted assets berupa piutang dan properti investasi dalam kajian usulan PMN. BPK menemukan piutang berupa tagihan premi yang sebenarnya dialihkan dari Asuransi Jiwasraya ke Asuransi Jiwa IFG sebesar Rp 2,12 triliun ternyata tidak ada sebagaimana proyeksi yang ada dalam rencana penyehatan keuangan Jiwasraya. Selain itu, kajian usulan PMN dan properti investasi senilai Rp 1,08 triliun belum dapat dialihkan karena statusnya belum jelas. BPK menilai ketidakakuratan tersebut mempengaruhi besarnya penghitungan nilai PMN yang akan ditetapkan pemerintah dan akhirnya mempengaruhi proses penyelesaian permasalahan PT Jiwasraya.
Pada 2021, Indonesia Financial Group (IFG) sebagai holding BUMN asuransi dan penjaminan menerima dana dari pemerintah melalui penambahan penyertaan modal negara (PMN) tunai sebesar Rp 20 triliun. PMN tunai itu digunakan untuk penguatan struktur permodalan anak usaha, yaitu PT Asuransi Jiwa IFG (IFG Life). Salah satu amanat pemerintah atas terbentuknya IFG Life adalah penyelesaian atas persoalan yang terjadi di Jiwasraya. Menanggapi laporan hasil pemeriksaan BPK soal IFG Life, Sekretaris Perusahaan IFG, Oktarina D. Sistha, mengatakan temuan tersebut terjadi saat rencana penyehatan keuangan awal Jiwasraya. Menurut dia, IFG telah memperbaiki. ”Di bagian kesimpulan laporan hasil pemeriksaan dinyatakan bahwa pengelolaan PMN dan pengalihan portofolio sudah dijalankan sesuai dengan ketentuan,” kata dia, kemarin. (Yetede)
AKSI KORPORASI : LUBER DIVIDEN EMITEN KONSUMER
Emiten-emiten di sektor barang konsumer masih royal menebar dividen tahun buku 2022 kepada para pemegang sahamnya. Prospek margin laba yang lebih tebal pada 2023 membuka peluang peningkatan dividen. Dalam rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) yang digelar pada Kamis (22/6), PT Unilever Indonesia Tbk. (UNVR) memutuskan untuk membagikan dividen final dengan nilai Rp2,70 triliun untuk tahun buku 2022. Apabila ditambah dengan dividen interim, total dividen tahun buku 2022 yang dibagikan UNVR mencapai Rp5,34 triliun. Dengan total saham UNVR mencapai 38,15 miliar saham, maka dividen final per saham sebesar Rp71. Unilever telah membagikan dividen interim sebesar Rp69 per saham pada 15 Desember 2022 sehingga total dividen UNVR mencapai Rp140 per saham. Jumlah itu turun tipis dari dividen per saham tahun buku 2021 senilai Rp141. Presiden Direktur Unilever Indonesia Ira Noviarti mengatakan pangsa pasar UNVR cenderung tetap meningkat di tengah kontraksi pasar.
Di sektor konsumer, PT Multi Bintang Indonesia Tbk. (MLBI), PT Mayora Indah Tbk. (MYOR), PT Nippon Indosari Corpindo Tbk. (ROTI), dan PT Ultrajaya Milk Industry Tbk. (ULTJ) juga menebar dividen bernilai ratusan miliar rupiah. (Lihat infografis) Bahkan, ROTI mengalokasikan hampir seluruh laba bersih 2022 Rp430,22 miliar ditambah saldo laba ditahan yang belum ditentukan penggunaanya sebesar Rp177,47 miliar sebagai dividen. Alhasil dividen per saham ROTI untuk tahun buku 2022 mencapai Rp106,55. Pada Jumat (23/6), emiten konsumer Grup Salim juga mengagendakan RUPST untuk penetapan penggunaan laba bersih tahun buku 2022. Berdasarkan laporan keuangan 2022, PT Indofood Sukses Makmur Tbk. (INDF) meraih laba tahun berjalan yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk Rp6,35 triliun dan PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk. (ICBP) mengantongi laba bersih Rp4,58 triliun. Putu Chantika Putri, analis Ciptadana Sekuritas Asia, mempertahankan peringkat overweight untuk sektor konsumer. Peringkat itu sejalan dengan ekspektasi menguatnya daya beli. Analis Buana Capital James Stanley Widjaja memberikan rekomendasi beli untuk CMRY dengan target harga Rp5.400 per saham dalam 12 bulan ke depan.
KINERJA KORPORASI : Industri Topang Pertumbuhan PGAS
Direktur Sales & Operasi PGAS Faris Aziz mengatakan segmen industri menjadi penopang utama permintaan gas dari perusahaan. Hal itu sejalan dengan pergerakan industri dan perekonomian yang terus menggeliat. Volume niaga gas bumi PGAS meningkat dari 828 billion british thermal unit per day (BBtud) menjadi 976 BBtud pada kuartal I/2023. Di sisi lain, jumlah pelanggan industri sebagai sektor pelanggan yang menyerap gas terbesar ikut meningkat dari 2.487 pelanggan pada 2020 menjadi 2.925 pelanggan pada kuartal I/2023. “PGN berkomitmen mengimplementasikan Keputusan Menteri ESDM, di mana sektor industri dan kelistrikan mendapatkan gas harga khusus. Diharapkan perekonomian nasional dapat tumbuh lebih cepat dan berkelanjutan melalui kebijakan tersebut,” katanya, Kamis (22/6). “Perusahaan siap mendukung peningkatan jumlah pengguna dan volume gas bumi, terutama untuk sektor industri dan kelistrikan dengan penyediaan gas bumi yang andal,” ujarnya. Program perluasan layanan melalui konektivitas maupun aksebilitas gas bumi pun diharapkan dapat optimal untuk pengembangan layanan.
IMPOR KRL BUKAN BARU : PUTUS HUBUNGAN DENGAN KERETA BEKAS
Pemerintah memilih mendatangkan kereta rel listrik baru untuk PT Kereta Commuter Indonesia sebagai pengganti pembatalan rencana mengimpor armada bekas asal Jepang. Keputusan bulat diambil pemerintah untuk mengakhiri polemik berkepanjangan terkait dengan impor kereta rel listrik (KRL) bekas dari Jepang. Pemerintah melalui Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan rencana impor KRL bekas dari Negeri Sakura dibatalkan. Kebijakan tersebut diambil setelah pemerintah menggelar rapat dengan pemangku kepentingan terkait pada pekan ini. “Kami sudah rapatkan dan memutuskan tidak akan mengimpor barang bekas, karena itu ada melanggar tiga peraturan yaitu Peraturan Presiden [Perpres], peraturan dari Kementerian Perhubungan, dan dari Kementerian Perindustrian,” katanya di sela-sela peninjauan Stasiun Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) Halim Jakarta, Kamis (22/6). Luhut menegaskan penambahan rangkaian KRL bekas dari Jepang untuk memenuhi kebutuhan peremajaan armada PT Kereta Commuter Indonesia atau KAI Commuter diganti dengan skema lain. Untuk pemenuhan kebutuhan rangkaian KRL dalam jangka pendek, dia menjelaskan pemerintah memilih opsi retrofit atau memperbarui teknologi dan suku cadang pada rangkaian KRL lama. Dalam jangka pendek, Luhut juga mengatakan pemerintah berencana melakukan impor KRL baru sebanyak tiga rangkaian (trainset). Upaya impor KRL baru untuk menutupi potensi kekurangan armada yang dapat terjadi.
Pada jangka panjang, dia menuturkan pemenuhan kebutuhan rangkaian KRL pada 2025 dan selanjutnya dilakukan di dalam negeri. Dia menegaskan pembangunan KRL baru dilakukan oleh PT Industri Kereta Api (Inka) pada fasilitas produksinya di wilayah Banyuwangi dan Madiun Jawa Timur. KAI Commuter selaku operator KRL Jabodetabek memang mengajukan izin untuk mengimpor KRL bekas dari Jepang dalam rangka peremajaan armada. Total rangkaian KRL Jabodetabek yang akan dipensiunkan berjumlah 29 rangkaian. Secara terperinci, 10 trainset akan dipensiunkan pada 2023 dan 19 lainnya menyusul pada 2024. Ketua Forum Transportasi Perkeretaapian dan Angkutan Antarkota Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Pusat Aditya Dwi Laksana pernah menilai ada kekurangan jika pemerintah lebih memilih opsi retrofit untuk memenuhi kebutuhan peremajaan armada KRL pada 2023. Pertama, PT KCI sebagai operator KRL harus dapat memastikan ketersediaan suku cadang pada rangkaian kereta lama yang akan diperbarui melalui retrofit. Kedua, proses pengerjaan retrofit KRL membutuhkan waktu yang cukup lama. Aditya mengatakan proses pembaruan teknologi pada rangkaian kereta lama dapat memakan waktu hingga 17 bulan.
Antisipasi Ketidakpastian Global, BI Tahan Suku Bunga Acuan
Kendati inflasi terus melandai, BI tetap mempertahankan suku bunga acuan di level 5,75 %, untuk menjaga stabilitas nilai tukar di tengah ketidakpastian perekonomian global. Suku bunga acuan di level 5,75 % sudah bertahan selama enam bulan. ”Keputusan mempertahankan suku bunga acuan ini konsisten dengan sikap kebijakan moneter BI untuk memastikan inflasi tetap terkendali dalam kisaran sasaran 2-4 % pada sisa tahun 2023,” ujar Gubernur BI Perry Warjiyo dalam jumpa pers, Kamis (22/6). Berdasarkan data BPS, inflasi berbasis indeks harga konsumen (IHK) per Mei 2023 sebesar 4 % secara tahunan, menurun dibandingkan April 2023 di 4,33 %.
Menurunnya inflasi, lanjut Perry, adalah hasil positif dari konsistensi kebijakan moneter. Perry menambahkan, keputusan mempertahankan tingkat suku bunga acuan tersebut karena besarannya masih diperlukan dalam rangka penguatan stabilisasi nilai rupiah untuk mengendalikan inflasi barang impor (imported inflation). Perputaran aktivitas ekonomi dan manufaktur dalam negeri telah meningkatkan permintaan barang impor baik sebagai barang konsumsi maupun barang bahan baku. Dengan nilai tukar rupiah yang terjaga, diharapkan bisa menahan inflasi dari aspek barang impor. (Yoga)
Ketimpangan Literasi dan Inklusi Keuangan Ditekan
OJK menekan gap literasi dan inklusi keuangan antara wilayah desa dan kota. Industri keuangan formal diminta masuk ke desa-desa untuk menawarkan produk keuangan sekaligus melakukan edukasi literasi keuangan. Saat ini, desa justru lebih banyak terpapar tawaran pinjaman daring ketimbang literasi keuangan. ”Kami ingin membuka akses keuangan formal sebesar-besarnya kepada masyarakat desa. Karena itu, kami meluncurkan program Ekosistem Keuangan Inklusif di Wilayah Perdesaan,” ujar Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Perlindungan Konsumen OJK Friderica Widyasari Dewi di Nagari (Desa) Sumpur, Kecamatan Batipuh Selatan, Kabupaten Tanah Datar, Sumbar, Kamis (22/6).
Friderica menyebut, peluncuran Ekosistem Keuangan Inklusif di Nagari Sumpur akan menjadi proyek percontohan untuk wilayah perdesaan lain di Indonesia. Program ini akan meningkatkan literasi keuangan masyarakat desa pada lembaga, produk, dan layanan jasa keuangan perbankan, lembaga pembiayaan, pegadaian, asuransi, investasi, pinjaman daring, hingga ke perencanaan keuangan. Friderica memaparkan, inklusi keuangan di wilayah perkotaan Indonesia mencapai 86,7 %, tetapi di perdesaan baru 82,7 %. Ada gap 4 % antara desa-kota. Inklusi keuangan ini menunjukkan seberapa banyak warga yang sudah menggunakan produk industri keuangan formal atau resmi. Sementara itu, literasi keuangan di perkotaan mencapai 50,5 % dan desa 48,4 %. Gap desa-kota mencapai 2,1 %. Literasi keuangan ini menunjukkan seberapa banyak masyarakat mampu memahami dan memutuskan penggunaan jasa industri keuangan. Gap ini dari tahun ke tahun terus menurun. (Yoga)
Latih Peternak untuk Pacu Populasi Sapi
Upaya mendongkrak populasi sapi hidup dan mewujudkan swasembada daging sapi nasional dinilai turut ditentukan kemampuan dan kapasitas peternak. Karena itu, perlu pelatihan untuk peternak krusial guna meningkatkan produktivitas peternakan sapi di Indonesia. Kepala Pusat Studi Pembangunan Pertanian dan Perdesaan sekaligus penggagas Sekolah Peternakan Rakyat (SPR) dan akademisi IPB University, Muladno, berpendapat, sarana pelatihan seperti SPR diperlukan untuk meningkatkan kemampuan dan kapasitas peternak sapi nasional. Hasilnya terlihat dari produktivitas sapi indukan yang meningkat sejalan dengan kemampuan peternaknya. Ia mencontohkan kemampuan beranak seekor sapi betina produktif yang dikelola peserta SPR meningkat dari 2-3 kali menjadi 8 kali. Peningkatan itu seiring kemampuan peternak mengelola usaha. Menurut dia, tanpa pemahaman tentang model usaha yang memadai, peternak bisa terjebak untuk menyembelih sapinya demi memenuhi kebutuhan hidup.
”SPR berlangsung selama sembilan bulan dan memberikan fondasi pola pikir, karakter, hingga cara peternak berbisnis. Dalam usaha mewujudkan swasembada (daging sapi) tak bisa hanya bermodalkan sapi dan kandang, peternak pun perlu dibekali ilmu,” ujarnya, Kamis (22/6). Muladno memerinci, hasil pengembangbiakan indukan paling tidak dapat dilihat dalam jangka waktu 10 tahun. Selama pengembangbiakan itu, peternak berpotensi memperoleh sapi jantan yang bisa dipotong dan dijual sebagai sumber pendapatan. Oleh karena itu, guna mendapatkan penghasilan tetap selama periode pengembangbiakan, selain dari pemotongan sapi jantan, SPR juga akan mewajibkan peternak binaan membuat pupuk kandang padat dan cair. Dari sisi sumber indukan, pemerintah perlu menyediakan fasilitas, salah satunya melalui impor sapi bakalan. Namun, sapi lokal tetap perlu jadi prioritas saat ini. (Yoga)
Limbah Tambak Udang Picu Konflik Warga
Sebagian masyarakat di Pulau Karimunjawa, Jepara, Jateng, mengeluhkan dampak pencemaran limbah tambak udang di wilayahnya dalam beberapa tahun terakhir. Selain merusak lingkungan dan mengganggu perekonomian masyarakat, kehadiran tambak udang di kawasan itu juga memicu perselisihan antarwarga yang pro dan kontra terhadap tambak. Proyek tambak udang vaname mulai masuk ke pulau itu tahun 2016. Satu tahun kemudian, tambak udang yang tadinya hanya ada di satu lokasi bertambah menjadi empat lokasi. Di setiap lokasi ada 6-36 petak tambak. Jumlah tambak terus bertambah dan mencapai puncaknya setelah 2020. Kini, tambak ada 39 lokasi.”Tambak udang seperti mengepung Karimun jawa. Hanya tinggal satu dusun yang tidak ada tambak udangnya,” ujar Bambang Zakariya, salah satu warga, Kamis (22/6).
Tambak-tambak itu menghasilkan limbah padat dan limbah cair. Setiap hari, limbah-imbah itu dibuang ke laut. Pencemaran air laut membuat budidaya rumput laut mati, serta kerang-kerang, kerapu, dan lobster merugi. Pencemaran limbah tambak juga mengganggu aktivitas masyarakat di darat. Setiap hari, warga yang tinggal di sekitar tambak terganggu dengan bau amonia dan suara kincir dari tambak. Sejumlah warga juga mengeluhkan air dari sumur-sumur mereka asin, tidak tawar lagi. Salah satu warga Karimunjawa yang aktif menyampaikan keluhan masyarakat terkait dampak tambak udang di media sosial adalah Daniel Tangkilisan. Pada 12 November 2022, Daniel mengunggah gambar pencemaran di Pantai Cemara, karimunjawa, akibat limbah tambak. Pada Februari 2023, komentar Daniel di unggahan itu dilaporkan pihak tertentu ke Polres Jepara. Komentar Daniel karena dianggap sebagai ujaran kebencian. Ia ditetapkan sebagai tersangka pada 16 Juni 2023. (Yoga)
Jawa Tengah Tawarkan 21 Proyek Investasi
Jawa Tengah menawarkan 21 proyek investasi kepada calon investor dalam Central Java Investment Business Forum 2023. Nilai investasi itu sekitar Rp 100 triliun. Sekretaris Daerah Jateng Sumarno di sela-sela acara, Kamis (22/6/2023), mengatakan, perizinan akan difasilitasi. ”Begitu mereka sudah berminat, jangan sampai mereka mundur karena pelayanan kita jelek,” ujarnya. Mendorong investasi adalah bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan. (Yoga)
Arus Alih Mitra Dagang Meningkat
Dunia tengah bergerak dalam arus friend-shoring atau alih mitra perdagangan antarnegara atas pertimbangan kesamaan kepentingan politik dan ekonomi. Hal itu berpotensi memperlambat pertumbuhan ekonomi dan mengganggu rantai pasok. Perlambatan ekonomi dunia bakal berdampak pada kinerja ekspor Indonesia. Namun, Indonesia yang berada dalam posisi netral berpeluang memetik keuntungan atas situasi itu. Lembaga Konferensi Perdagangan dan Pembangunan PBB (UNCTAD) melihat, sejak akhir 2022, arus friend-shoring perdagangan semakin menguat. Perdagangan sesuai kedekatan pertemanan atau aliansi itu ditandai reorientasi perdagangan bilateral yang memprioritaskan negara-negara dengan kesamaan pandangan politik.
Diversifikasi mitra dagang telah terjadi dan terkonsentrasi pada aliansi dan blok tertentu. Perang Rusia-Ukraina, perang dagang AS-China, dan konsekuensi keluarnya Inggris dari Uni Eropa (Brexit) berperan penting membentuk tren friend-shoring. Hal itu mengemuka dalam Global Trade Update yang dirilis UNCTAD pada 21 Juni 2023. Laporan ini juga menunjukkan pergeseran ketergantungan perdagangan negara pada periode triwulan II-2022 hingga triwulan I-2023 dibandingkan triwulan II-2021 hingga triwulan I-2022. Ketergantungan perdagangan China dengan AS, turun 0,9 %. Ketergantungan AS terhadap China turun 2 %. Begitu pula ketergantungan perdagangan Rusia dengan UE, turun 5,6 %. Di sisi lain, ketergantungan Rusia dengan China dan Ukraina terhadap UE masing-masing meningkat 3,7 % dan 20,5 %. (Yoga)
Pilihan Editor
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023









