Arah Suku Bunga Pelecut Laju Bursa
Pasar saham Indonesia harap-harap cemas menanti keputusan Bank Indonesia (BI) dalam menentukan arah suku bunga acuan ke depan. Pada Rabu (21/6) dan Kamis (22/6) pekan ini, BI bakal menggelar Rapat Dewan Gubernur (RDG).
Pasar akan mencermati hasil RDG BI tersebut. Pasalnya, keputusan BI dalam menentukan arah kebijakan moneter Indonesia itu bakal menjadi sentimen pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ke depan.
Financial Expert Ajaib Sekuritas, Ratih Mustikoningsih melihat, kebijakan bank sentral Amerika Serikat (AS), The Fed yang menahan suku bunga acauan pada rapat FOMC pekan lalu telah sesuai ekspektasi pasar dan menjadi katalis positif IHSG.
Hanya saja, IHSG belum melaju kencang. Pelaku pasar masih mencerna sinyal The Fed menaikkan kembali suku bunga sebanyak dua kali di sisa tahun ini.
Fund Manager
Syailendra Capital, Rendy Wijay, menimpali, pasar berekspektasi RDG BI akan mempertahankan suku bunga di level saat ini. "Jika sesuai ekspektasi, kami memperkirakan dampaknya akan positif bagi pasar saham," imbuh Rendy.
Secara teknikal, Analis MNC Sekuritas Herditya Wicaksana melihat, sepekan ke depan IHSG berpotensi sideways cenderung terkoreksi dengan
support
di 6.660 dan
resistance
6.744.
Analis Binaartha Sekuritas, Ivan Rosanova sepakat, IHSG membuka peluang skenario koreksi jangka pendek usai tertahan di bawah MA10 pada
weekly chart.
Area
support
IHSG di 6.660 dan
resistance
6.767.
Tags :
#SahamPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023