Ekonomi
( 40512 )Taufik, Limbah Kelapa yang Mendunia
Taufik (31), petani kelapa asal Desa Cintakarya, Kecamatan Parigi, Pangandaran, Jabar, unjuk gigi lewat ekspor cocopeat, olahan limbah sabut kelapa untuk media tanam. Kreativitasnya ikut memberi tambahan penghasilan bagi petani lainnya agar lepas dari jerat utang. ”Cocopeat diambil dari limbah sabut kelapa. Dulu, petani hanya mengambil buahnya. Ternyata, nilai ekonominya lebih besar ketimbang buahnya bila diolah dengan benar, bisa sampai belasan kali lipat,” kata Taufik, di Pangandaran. Di pabrik pengolahan berkapasitas 2 ton per hari di Cintakarya. Selain cocopeat ada juga cocofiber, sabut dengan serat lebih kasar untuk furnitur hingga jok kendaraan kelas premium.
Setelah cocopeat masuk proses pencucian, berlanjutlah ke mesin pemerasan yang dibuat oleh Yohan Wijaya Noerahmat (40), pendiri Koperasi Produsen Mitra Kelapa (KP-MK). Sejak rampung dibuat pada 2022, dia tak perlu lagi mengandalkan proses pemerasan dan penjemuran cocopeat pada alam untuk mendapatkan kadar air 20 %. ”Dulu harus dijemur selama dua hari. Sekarang dengan mesin hanya butuh dua jam,” katanya. Dengan kemudahan itu, pasar ekspor terbuka lebar. Salah satu pasarnya adalah Jepang. Awal tahun 2023, dia mengirimkan 28 ton. Ekspornya berulang kembali pada Maret dan Juni. Selain itu, Taufik dan belasan kawan-kawannya tetap memenuhi pasar lokal sekitar 500 karung per minggu, seperti di Jakarta dan Bandung. Dimana satu karung seberat 50 kg, dengan harga per kg Rp 3.000. (Yoga)
Jaga Rupiah dan Inflasi, BI Tahan Bunga Acuan
Di tengah eskalasi harga pangan dan gejolak ekonomi global, Bank Indonesia (BI) diyakini tetap menahan suku bunga acuan di level 5,75% dalam Rapat Dewan Gubernur BI yang dijadwalkan 23-24 Agustus 2023.
Kepala Ekonom Bank Central Asia (BCA) David Sumual menilai, jika BI menahan suku bunga acuan, sebaiknya dibarengi upaya stabilisasi nilai tukar rupiah. Apalagi, "Rupiah agak melemah beberapa waktu terakhir, seiring ketidakpastian global," tutur dia kepada Kontan, kemarin.
Ketidakpastian yang dimaksud David antara lain pelemahan mata uang global, termasuk Yuan China. Juga ada pernyataan beberapa pejabat bank sentral Amerika Serikat (AS) The Federal Reserve (The Fed) yang membuka peluang kenaikan suku bunga acuan lagi di September 2023.
Menurut kalkulasi David, BI paling cepat mengubah kebijakan suku bunga acuan (menurunkan suku bunga) pada awal tahun 2024.
Senada dengan David, ekonom Bank Danamon Irman Faiz memperkirakan suku bunga acuan BI akan tetap pada bulan ini. Meski dia melihat dalam jangka pendek akan ada tekanan pada rupiah seiring gejolak pasar keuangan global.
Dari hitungan Faiz, rupiah akan bergerak secara rerata di kisaran Rp 15.352 per dolar AS pada kuartal III-2023. "Dengan demikian, masih ada kemungkinan depresiasi nilai tukar rupiah lebih lanjut dalam beberapa bulan mendatang," prediksi Faiz.
Bank Permata juga memproyeksikan BI akan menahan suku bunga acuan di level 5,75% dalam pertemuan bulan Agustus 2023. Kepala Ekonom Bank Permata Josua Pardede mengungkapkan, langkah ini demi menjaga stabilitas rupiah di tengah volatilitas pasar global.
Ketidakpastian global sehubungan dengan pelemahan kinerja ekonomi China. Kondisi ini pun mempengaruhi nilai tukar rupiah yang dalam sebulan terakhir melemah 1,6% atau 245 poin ke level Rp 15.325 per dolar AS. Sementara imbal hasil Surat Utang Negara (SUN) tenor 10 tahun cenderung meningkat 37 bps ke level 6,62%.
Bank Mandiri juga melihat tidak ada urgensi bagi BI untuk mengubah kebijakan suku bunga pada Agustus 2023. Ekonom Bank Mandiri Faisal Rachman menilai tingkat inflasi Indonesia melandai di rentang sasaran 2%-4% yoy.
Menimbang Saham BUMN Unggulan
Belum lama ini, Bursa Efek Indonesia (BEI) mengocok ulang indeks BUMN20, yang berisi saham-saham pelat merah paling likuid. Dalam
rebalancing
terbaru, saham emiten jasa konstruksi PT Waskita Karya Tbk (WSKT) didepak dan digantikan oleh PT Jaya Konstruksi Manggala Pratama Tbk (JKON).
Keluarnya WSKT dari indeks BUMN20 tak lepas dari masalah utang yang tengah membayangi emiten itu. Imbasnya, BEI menggembok sementara alias mensuspensi perdagangan saham WSKT sejak 8 Mei 2023. Terlepas dari sentimen negatif tersebut, kinerja indeks BUMN20 masih positif. Sejak awal tahun 2023 ini, indeks BUMN20 memberikan
return
sebesar 1,45%, lebih tinggi ketimbang
return
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan indeks IDX30. Sejak awal tahun IHSG baru menguat 0,23% ke level 6.866,03. Sedangkan IDX30 tumbuh 1,28%.
Associate Director of Research and Investment
Pilarmas Investindo Sekuritas, Maximilianus Nico Demus mengatakan, kendati beberapa saham BUMN jasa konstruksi tengah dilanda sentimen negatif akibat utang tinggi dan arus kas yang seret, sejumlah saham BUMN lain masih menarik dicermati. Misalnya, saham BUMN sektor infrastruktur non-jasa konstruksi.
Fajar Dwi Alfian, Investment Analyst
Infovesta Kapital Advisori, mengatakan performa positif indeks BUMN20 masih bisa dijadikan acuan dalam menyusun portofolio investasi.
Sampai saat ini, Fajar mengatakan emiten perbankan yang tergabung dalam Himbara masih menjadi pilihan karena memiliki fundamental yang kuat serta prospek yang menjanjikan. Misalnya saham PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) dan PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) masih bisa dikoleksi dengan target harga masing-masing di Rp 1.810 dan Rp 5.975 per saham.
Otomotif Makin Menderu
Pameran otomotif menjadi pengungkit penjualan di saat belum membaiknya pasar. Penjualan kendaraan dalam Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) yang baru saja selesai, diyakini melonjak signifikan dibandingkan dengan pagelaran tahun lalu.Meski belum merilis data transaksi akhir, Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) optimistis pada pameran tahun ini, nilai transaksi mencapai Rp15 triliun atau lebih tinggi daripada perolehan tahun lalu sebesar Rp11,74 triliun untuk pembelian sebanyak 26.658 unit kendaraan.Raihan sepanjang pameran diharapkan dapat mendorong volume penjualan mobil sepanjang bulan ini yang sempat terseok dalam dua bulan terakhir. Sebagaimana yang disampaikan oleh Gaikindo, volume penjualan secara ritel sejak Mei tahun ini terus menunjukkan penurunan.
Untuk meningkatkan penjualan, berbagai strategi pemasaran dari diskon hingga kemudahan pembiayaan pun dilakukan oleh produsen. Sepanjang GIIAS 2023, salah satu perusahaan pembiayaan yaitu Astra Financial turut merasakan dampak positif. Perusahaan itu mencatatkan nilai transaksi senilai Rp2,385 triliun, meningkat 53% dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Di GIIAS, produsen otomotif juga berlomba memperkenalkan model keluaran terbaru termasuk kendaraan listrik. Upaya pemerintah yang terus mendorong penggunaan kendaraan listrik tampaknya mulai menarik perhatian produsen dan konsumen.
PT Toyota Astra Motor menyebutkan pada tahun ini penjualan kendaraan listrik merek Jepang itu naik hingga sepuluh kali lipat bila dibandingkan dengan tahun lalu. Hal serupa juga dialami mobil merek lainnya.Berdasarkan data, penjualan mobil listrik di Indonesia terus naik. Sepanjang 2022 mencapai 10.327 unit, atau melesat jika dibandingkan dengan 2021 yang hanya terjual sebanyak 3.193 unit.
Data yang disampaikan oleh Kementerian ESDM menyebutkan, pada Juni 2023, total infrastruktur pengisian listrik mencapai total 2.188 unit yang terdiri dari 842 unit charging station termasuk instalasi privat, dan 1.346 unit swap battery. Meski sudah melampaui target yang ditetapkan pemerintah, jumlah tersebut harus terus ditambah dan disebar di seluruh wilayah Indonesia.
LONJAKAN HARGA SAHAM : ADU KENCANG EKSPANSI EMITEN
Sejumlah emiten yang sahamnya melaju lebih dari 100% sepanjang tahun berjalan 2023 tengah agresif meracik pengembangan usaha untuk memacu kinerja operasional dan mempertebal profitabilitas. Berdasarkan data Bloomberg yang dihimpun Bisnis, ada 30 emiten yang harga sahamnya melonjak lebih dari 100% dibandingkan dengan penutupan 2022 atau sejak melantai di Bursa Efek Indonesia pada tahun ini. Posisi puncak diduduki oleh saham PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk. (CUAN). Pada akhir perdagangan kemarin, saham emiten yang terafiliasi dengan Prajogo Pangestu itu parkir di level Rp2.570. Level itu mencerminkan kenaikan 1.068,18% dari harga initial public offering (IPO) yang dibanderol Rp220 per saham. Saham CUAN meroket hanya dalam waktu sekitar 5 bulan sejak listing pada 8 Maret 2023. Selain CUAN, saham PT Darmi Bersaudara Tbk. (KAYU) meroket 360% year-to-date (YtD), PT Andalan Sakti Primaindo Tbk. (ASPI) melompat 322,47% YtD, PT Hatten Bali Tbk. (WINE) 267,44% YtD, dan saham PT Sumi Indo Kabel Tbk. (IKBI) memantul naik 242,86% sepanjang tahun berjalan 2023. (Lihat Infografik) Di sisi fundamental, sejumlah emiten yang sahamnya melaju kencang terus menggulirkan ekspansi usaha pada tahun ini. “Menjadi tanggung jawab kami untuk terus tumbuh dan berkembang dan dapat memberikan kontribusi bagi pemilik entitas saham,” ujar Direktur Utama Petrindo Jaya Kreasi Michael dalam paparan publik insidentil, Senin (21/8). Terpisah, Direktur Utama Tripar Multivision Plus Whora Anita Raghunath baru saja mengumumkan kerja sama strategis yang baru dijalin Multivision Plus dengan BTV dalam penyediaan konten sinematografi. “Kami berharap kerja sama ini akan meningkatkan performa bisnis distribusi konten dari MVP dengan merambah ke jaringan televisi Indonesia,” katanya dalam siaran pers, Senin (21/8). Terpisah, Komisaris Utama PT Humpuss Maritim Internasional Tbk. (HUMI) Abdul Rachim Sofyan menyebutkan perseroan menyiapkan anggaran US$84 juta untuk pengadaan kapal dalam 12 bulan ke depan setelah resmi melantai di BEI. Senior Investment Information Mirae Asset Sekuritas Indonesia Nafan Aji Gusta mengatakan beberapa saham yang sudah naik lebih dari 100% direkomendasikan untuk hold karena kenaikan harga saham terjadi sangat signifikan. Bahkan ada yang sudah double bagger bahkan multibagger.
HUBUNGAN BILATERAL : MENDAG PACU PERDAGANGAN KE KORSEL
Pemerintah menargetkan total perdagangan Indonesia-Korea Selatan bisa mencapai US$80 miliar per tahun atau melonjak 233% dibandingkan dengan nilai perdagangan pada tahun lalu sebesar US$24 miliar.
Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan mengatakan target itu bakal tercapai seiring dengan pengoptimalan perjanjian perdagangan bebas bilateral Indonesia–Korea Comprehensive Economic Partnership Agreement (IKCEPA).“Kemarin [tahun lalu] naiknya kira-kira 10%, tapi kita akan mengejar ke arah sana,” katanya seusai pertemuan bilateral dengan Korea Selatan di sela-sela Asean Economic Ministers Meeting (AEM) ke-55 di Semarang, Senin (21/8).Zulkifli beralasan nilai perdagangan antara Indonesia dan Korea Selatan masih bisa dipacu dari tahun lalu mencapai US$24 miliar. Alasannya, Total perdagangan Vietnam-Korea Selatan dan Thailand-Korea Selatan lebih tinggi dibandingkan Indonesia-Korea Selatan.
Zulkifli yang juga merupakan Ketua AEM ke-55 itu mengungkapkan target total perdagangan RI-Korea Selatan sebesar US$80 miliar per tahun tidak dapat tercapai pada tahun depan. Namun, nilai perdagangan ditargetkan naik secara bertahap.Direktur Jenderal Perundingan Perdagangan Internasional Kementerian Perdagangan (Kemendag) Djatmiko Bris Witjaksono menambahkan produk yang menjadi andalan untuk mendongkrak total perdagangan Indonesia–Korea Selatan adalah manufaktur dan kendaraan elektrifikasi atau electric vehicle (EV).
Sebelumnya, pemerintah juga mendorong kerja sama ekonomi sub-regional salah satunya melalui Brunei Darussalam–Indonesia–Malaysia–Philippines East Asean Growth Area (BIMP-EAGA).
Sejauh ini, telah dilakukan pertemuan Senior Officials Meeting (SOM) dan disahkan 11 proyek kerja sama melalui kerangka pendanaan BIMP-EAGA-Republic of Korea Cooperation Fund (BKCF).Asisten Deputi Kerjasama Ekonomi Regional dan Subregional Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Netty Muharni menyampaikan pentingnya penguatan mekanisme implementasi proyek BKCF, terutama melalui penguatan monitoring, dan peningkatan sinergi dengan pemangku kepentingan BIMP-EAGA lainnya seperti Cluster/Working Groups (CWGs), BIMP-EAGA Business Council (BEBC), akademisi, serta pemerintah daerah di kawasan sub-regional.
KERJA SAMA INTERNASIONAL : Jeju-Batam Jajaki Kolaborasi
Pemerintah Kota Seogwipo, Pulau Jeju, Korea Selatan menjajaki kolaborasi dengan Pemerintah Kota Batam guna mendongkrak kinerja pariwisata kedua wilayah.Delegasi Kota Seogwipo memperkenalkan sejumlah destinasi wisata unggulan di Seogwipo kepada Wali Kota Batam, Muhammad Rudi.Lee Jong Wo, Wali Kota Seogwipo yang memimpin delegasi tersebut, mengatakan bahwa wilayahnya memiliki sejumlah destinasi unggulan yang menarik. “Beberapa tempat menarik seperti Seopjikoji, Jusangjeollidae, dan Jeongball Waterfall dan lainnya merupakan destinasi unggulan di Seogwipo,” katanya, di Batam, Senin (21/8).
”Bahwa tujuan kami adalah untuk menjajaki peluang kerja sama di sektor pariwisata [dengan Pemerintah Kota Batam],” ujarnya.Sementara itu, Wali Kota Batam Muhammad Rudi menyukai inisiatif kerja sama yang diusulkan oleh Delegasi Seogwipo di sektor pariwisata.“Kami akan segera membahas rencana kerja sama ini dan akan mengirimkan surat resmi untuk langkah tindak lanjut lebih lanjut,” jelasnya.
Menurutnya, beberapa pengusaha Korea Selatan telah melakukan investasi di Batam, termasuk dalam pembangunan Bandara Hang Nadim Batam yang melibatkan IIAC. Tak hanya itu, imbuhnya, upaya meningkatkan layanan bongkar muat peti kemas di Pelabuhan Batu Ampar juga telah terwujud dengan kedatangan satu unit ship to shore (STS) crane dari Korea Selatan.
Dampak El Nino pada Perikanan
Fenomena El Nino, yang merupakan bagian dari perubahan iklim, telah berdampak global. Indonesia, yang berada di kawasan tropis dan menjadi perlintasan arus lintas Indonesia (Arlindo), akan terkena dampak yang signifikan. Ada beberapa dampak penting dari El Nino di laut. Kenaikan suhu air laut akan berdampak pada kenaikan permukaan laut di wilayah pesisir. Hal itu akan mempengaruhi kesehatan ekosistem, termasuk lamun dan terumbu karang. Ia juga akan berdampak pada perubahan biodiversitas ikan dan stabilitas sosial-ekonomi masyarakat perikanan.
Kenaikan tinggi muka air laut akan mempengaruhi daratan pesisir. Percepatannya makin besar karena sebagian wilayah diperkirakan mengalami penurunan (subsidence) dan erosi yang berat. Menurut Lapan, selama 2015-2022, penurunan muka daratan pesisir di lima kota pesisir bervariasi. DKI Jakarta menurun 0,1-8 sentimeter per tahun, Kota Cirebon 0,28-4 cm per tahun, Pekalongan 2,1-11 cm per tahun, Semarang 0,9-6 cm per tahun, dan Surabaya 0,3-4,3 cm per tahun.
Seiring dengan ini, tercatat kejadian banjir rob terus meningkat setiap tahun. Pada Juli lalu, banjir rob di Banyuwangi merendam sekitar 160 rumah dengan tinggi muka air mencapai 40-70 cm. Kondisi ini menunjukkan bahwa rob tidak hanya terjadi di pantai utara Jawa, tapi juga di selatan Jawa. Dalam kaitannya dengan sektor perikanan, banjir rob pun mempengaruhi infrastruktur pelabuhan perikanan sehingga mempercepat kerusakan dan gangguan alur pergerakan nelayan. (Yetede)
Asing Kembali Confidence Investasi di SBN
JAKARTA,ID-Bank Indonesia (BI) mencatat pada periode 14 sampai 16 Agustus 2023 modal asing keluar (capital outflow) dari pasar keuangan domestik sebesar Rp6,79 triliun. Meski demikian, investor asing dinilai masih confidence untuk investasi di Surat Berharga Negara (SBN). Kondisi capital outflow diyakini karena gejolak perekonomian global yang terjadi khususnya dampak dari perekonomian di Amerika Serikat. Namun, capital outflow terjadi masih dalam magnitude terbatas. Berdasarkan data transaksi 14-16 Agustus 2023, nonresiden di pasar keuangan domestik jual neto Rp 6,79 triliun terdiri atas jual neto Rp3,65 triliun di pasar SBN dan jual neto Rp 3,14 triliun di pasar saham. Kepala Departemen Pengelolaan Moneter BI Edi Susianto mengungkapkan, net outflow baik di pasar SBN mau pun pasar saham masih dalam nilai yang terbatas. Hal ini diperkirakan belum akan berdampak besar terhadap perekonomian domestik. "Dengan melihat bahwa net outflow asing dari pasar BSN relatif (sampai saat ini) masih terbatas besarnya. Sebetulnya kami melihat investor asing masih confidence untuk investasi di SBN. Mudah-mudahan kondisi ini bersifat koreksi temporer, tentu kami akan terus mencermati hal ini," ungkap Edi kepada Investor Daily, Minggu (20/8/2023). (Yetede)
Sinarmas MSIG Life Perkenalkan Smile Medika Ultimax
Tantangan masyarakat makin bertambah, termasuk dalam menjaga kesejahteraan keluarga mereka. Saat ini biaya kesehatan di Indonesia telah meningkat sebesar 13 persen. Nilai kenaikan ini lebih tinggi dibanding negara lain di Asia yang rata-rata hanya 11 persen. “Oleh karenanya, kami mengenalkan SMiLe Medika Ultimax (SMUAX) dengan beragam keunggulan agar keluarga bisa tenang meski ada yang harus mendapatkan perawatan di rumah sakit,” kata Lukman Auliadi, Head of Customer and Marketing PT Asuransi Jiwa Sinarmas MSIG Tbk (Sinarmas MSIG Life).
Menurut Lukman, SMUAX hadir dengan biaya polis yang lebih ringan dan menjadi solusi yang dapat melindungi di berbagai situasi. Inovasi ini sejalan dengan misi Perusahaan untuk berkontribusi mengembangkan dan menjaga masa depan masyarakat yang dinamis guna melindungi dan memberi ketenangan pikiran, sebagai wujud komitmen menjadi Trusted Partner for Life bagi masyarakat. Solusi perlindungan dari asuransi kesehatan SMiLe Medika Ultimax (SMUAX) memungkinkan masyarakat untuk bisa mendapatkan manfaat penggantian biaya perawatan rumah sakit yang lengkap sesuai tagihan dengan area perlindungan baik di Indonesia maupun luar negeri, sesuai dari plan yang dipilih. (Yetede)
Pilihan Editor
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023









