;
Kategori

Ekonomi

( 40512 )

SINYAL WASPADA TRANSAKSI EKONOMI

23 Aug 2023

Kendati perekonomian nasional terus menapaki jalur positif, rupanya pemerintah masih memiliki sejumlah pekerjaan rumah. Salah satunya adalah efek penyusutan surplus neraca perdagangan nasional yang belakangan makin menyita perhatian. Data kurang menggembirakan tersebut memiliki impak yang tak bisa diremehkan pada ketahanan eksternal. Tantangan lainnya adalah neraca transaksi berjalan yang berada pada teritorial defisit sehingga makin membebani neraca pembayaran Indonesia (NPI). Selama ini, NPI menjadi tolok ukur transaksi atas beragam aktivitas ekonomi nasional. Neraca transaksi berjalan merupakan salah satu komponen pembentuk NPI. Neraca transaksi berjalan diukur dari kinerja perdagangan ekspor, lalu lintas devisa, serta lalu lintas jasa. Komponen NPI lainnya adalah transaksi modal dan finansial yang meliputi investasi portofolio dan investasi langsung. Termutakhir Bank Indonesia (BI) mencatat, NPI pada kuartal II/2023 defisit US$7,4 miliar. Padahal, dalam dua kuartal sebelumnya, NPI tercatat selalu surplus. Penurunan kinerja tersebut disebabkan oleh defisit neraca transaksi modal dan finansial serta neraca transaksi berjalan. Kondisi kurang menggembirakan itu dipengaruhi oleh penurunan ekspor nonmigas yang sejalan dengan moderasi harga komoditas dan komplikasi ekonomi global, sedangkan impor masih cukup tinggi. Adapun, necara transaksi berjalan defisit US$1,9 miliar setelah pada kuartal sebelumnya surplus US$3 miliar. Defisit neraca jasa dan neraca pendapatan primer pun juga terpantau meningkat. Otoritas moneter pun menyadari betul kondisi tersebut. Akan tetapi, BI tetap optimistis kinerja NPI bakal meningkat seiring dengan berbagai strategi yang disiapkan oleh pemerintah. Di antaranya adalah terus memperluas pasar ekspor, memfokuskan penanaman modal asing (PMA) pada sektor yang berorientasi ekspor, serta memacu penghiliran SDA. Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono, mengatakan bank sentral terus mencermati dinamika perekonomian global yang memengaruhi NPI. Dalam kesempatan terpisah, Direktur Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter BI Wahyu Agung Nugroho, mengatakan defisit transaksi berjalan sejauh ini masih dalam batas aman. Sementara itu, kalangan ekonom memandang defisit NPI merupakan persoalan serius yang perlu direspons pemangku kebijakan, mengingat tingginya ketidakpastian dunia dewasa ini. Ekonom Bahana Sekuritas Satria Sambijantoro, menghitung setidaknya sejak 2010, hanya ada dua periode terjadinya defisit transaksi berjalan serta transaksi finansial secara bersamaan, yakni pada kuartal II/2020 tatkala pandemi Covid-19, dan kuartal II/2023.

BI: Transaksi Berjalan Defisit Lagi, Rupiah Tetap Aman

23 Aug 2023
JAKARTA,ID-Neraca transaksi berjalan kembali mengalami defisit pada kuartal II-2023, yaitu US$ 1,9 miliar (0,5% dari PDB), setelah terus surplus selama tujuh kuartal atau sejak kuartal III-2021. Defisit tersebut terjadi di tengah penurunan harga komoditas dan perlambatan ekonomi global serta permintaan domestik. Akibat defisit transaksi berjalan itu, neraca pembayaran Indonesia (NPI) pada kuartal II-2023 juga kembali defisit sebesar sebsara US$ 7,4 miliar. Pemicu defisit NPI lainnya adalah transaksi finansial yang defisit Rp4,97 miliar seiring dampak tingginya ketidakpastian pasar keuangan global. Sedangkan transaksi modal tercatat hanya surplus US$ 5 juta. NPI terakhir defisit pada kuartal I-2023, transaksi berjalan  masih surplus US$ 3 miliar (0,9% dari PDB). Sementara itu, defisit transaksi berjalan, (current account deficit/ CAD)  terakhir sebelumnya yang terjadi pada kuartal II-2021 adalah sebesar US$ 1,93 miliar. Direktur Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter Bank Indonesia (BI) Wahyu Agung Nugroho mengatakan, kondisi defisit transaksi berjalan yang terjadi pada kuartal II-2023 masih termasuk rendah. Defisit tersebut diperkirakan  tidak akan memberikan dampak  negatif kepada perekonomian domestik. (Yetede)

Merjer dengan Pelita Air Perkuat Fundamental Garuda

23 Aug 2023

JAKARTA,ID-Merjer PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) dengan Pelita Air akan memperkuat fundamental perseroan pasca-restrukturisasi utang akhir tahun lalu. Direktur Utama garuda Indonesia Irfan Setiaputra menyampaikan, rencana merjer itu sejalan dengan langkah transformatif perseroan bersama pelaku industri aviasi Indonesia untuk memperbaiki industri sekaligus memacu profitabilitas. "Karena itu, proses merger ini akan terus kami sampaikan secara berkelanjutan, jika ada tindak lanjut penjajakan yang lebih spesifik," kata Irfan, Selasa (22/08/2023). sejuah ini, Irfan menyatakan, diskusi merger Garuda Indonesia Grup dan Pelita Air masih berlangsung insentif. Dia memastikan, perseroan menyambut baik inisiatif merjer tersebut sambil terus mengkaji prospek bisnis yang hati-hati. Itulah sebabnya, dia menyatakan, perseroan masih mengeksplorasi berbagai peluang sinergi bisnis yang dapat menggenjot profitabilitas sekaligus  memperkuat ekosistem penerbangan di Indonesia. Sebelumnya, Menteri BUMN Erick Thohir sempat menyiapkan Pelita Air sebagai maskapai penerbangan nasional pengganti Garuda, jika emiten itu gagal mencapai restrukturisasi. (Yetede)

Pertamina Shipping Dukung Program NZE

23 Aug 2023

JAKARTA,ID-PT Pertamina International Shipping (PIS) mendukung target net zero emission 2060 Pemerintah Indonesia sekaligus ikut turut andil dalam mengurangi polusi udara  dengan menerapkan kebijakan dekarbonisasi di sejumlah lini bisnis dan operasional perusahaan. CEO PIS Yoki Firnandi memaparkan berdasarkan jurnal yang diterbitkan oleh United Nations Conference on Trade and Development (UNCTAD), industri shipping dunia tercatat berkontribusi hingga 3% dalam emisi karbon dunia. "Namun bukan berarti dengan prosi  tersebut kita tidak melakukan  sesuatu untuk mengurangi  polusi dan emisi. PIS sebagai bagian dari internasional players harus memenuhi  regulasi dan standar bisnis yang berkelanjutan ke depannya," kata Yoki dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (22/08/2023). PIS, kata Yoki, selalu mengedepankan aspek lingkungan dalam operasionalnya melalui inisiatif jangka pendek maupun panjang. Saat ini, inisatif yang pailng efektif secara terus dalam mereduksi karbon di industri perkapalan adalah dengan menerapkan peningkatan efisiensi operasi, seperti pembersih lambung kapal secara terus menerus, pemasangan energi saving device, dan pengaturan kecepatan  kapal pada kecepatan optimum/ekonomis. (Yetede)

Indonesia Tengah Dilanda Badai Kejahatan Digital

23 Aug 2023

JAKARTA, ID-negara Indonesia saat ini disebut tengah 'memanen' dan dilanda berbagai kejahatan digital, termasuk disektor keuangan. Penyebabnya antara lain karena rendahnya kesadaran masyarakat di Tanah Air, termasuk institusi/BUMN/swasta, yang kurang perduli dengan keamanan digital dan menjaga data-data pribadi yang dimiliki/dikelolanya. Para penjahat pun banyak memanfaatkan data pribadi untuk memulai aksi kriminalnya, melalui kecanggihan di era yang sudah serta terdigitalisasi.  Survei Penetrasi dan Perilaku Internet 2023 dari Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) menyebutkan, penetrasi internet tengah menjangkau 215,63 juta atau 78,18% terhadap total 275,77 juta populasi diseluruh wilayah Indonesia  akhir 2022/awal 2023. Jumlah meningkat dibandingkan 210 juta atau 77,02% terhadap total populasi tahun sebelumnya. Namun, dari survei yang sama itu, sebanyak 74,59% responden juga mengaku tidak tahu terkait kerentanan keamanan digital/siber. Seiring dengan itu, 34,47% responden tidak tau apa yang mesti dilakukan untuk menjaga keamanan data pribadi. sebanyak 66,82% responden pun mengaku belum pernah mengganti kata kunci untuk menjaga data pribadinya. (Yetede)

Atur Strategi Dorong Produksi Migas

23 Aug 2023

JAKARTA,ID-Penundaan penawaran perdana saham PT Pertamina Hulu Energi (PHE) memantik sinyal waspada terhadap ketahanan energi. Produksi minyak dan gas Indonesia sulit terpenuhi tanpa ekspansi agresif dari perusahaan pelat merah tersebut. PHE saat ini berkontribusi sebesar 68% pada produksi minyak nasional dan 33% pada produksi gas nasional. Tanpa dana segar yang semula diproyeksikan bisa diperoleh dari initial public offering (IPO), kemampuan ekspansi anak perusahaan Pertamina tersebut terbatas. Sebelumnya, pemerintah berencana melepas saham PHE  ke publik untuk menambah  modal mendongkrak produksi minyak dan gas. Mengutip pernyataan Menteri BUMN Erick Thohir pada 15 Juni lalu, aksi korporasi tersebut penting didorong terlaksana pada tahun ini. "Karena ini momentum untuk fokus meningkatkan yang namanya ketahanan energi,". Sebulan kemudian, pemerintah mengumumkan IPO PHE ditunda. Salah satu alasannya adalah karena harga minyak sedang turun dan kondisi pasar modal yang belum mendukung. Vice Corporate Communication Pertamina, Fadjar Djoko Santoso, mengatakan perusahaan masih menunggu arahan dari pemerintah ihwal kelanjutan rencana tersebut. (Yetede)

Menjaring Investor Proyek Transportasi

23 Aug 2023

JAKARTA – Pusat Pembiayaan Infrastruktur Transportasi (PPIT) Kementerian Perhubungan tengah menyeleksi skema pembiayaan non-Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) untuk 16 proyek infrastruktur transportasi prioritas. Kepala PPIT Siti Maimunah mengatakan lembaganya akan memasarkan proyek-proyek tersebut, terutama yang masih dalam tahap perencanaan, kepada calon investor.

Kehadiran PPIT diharapkan dapat mempercepat proses pembiayaan sehingga proyek bisa segera dikerjakan. Selama ini, proyek-proyek tersebut ditangani secara terpisah oleh empat direktorat jenderal di Kementerian Perhubungan. "Prosesnya kurang cepat sehingga PPIT muncul untuk memudahkan calon investor. Investasi mereka diarahkan ke satu pintu," ucapnya kepada Tempo, kemarin.

Pembiayaan kreatif atau pembiayaan non-APBN sudah lama dicetuskan pemerintah untuk memangkas beban kas negara. Merujuk pada Rencana Strategis Kementerian Perhubungan 2020-2024, total kebutuhan dana infrastruktur transportasi bisa menyundul Rp 1.288 triliun. Penggunaan dana swasta menjadi urgen karena negara hanya menyanggupi 18 persen atau sekitar Rp 227 triliun dari total kebutuhan tersebut. (Yetede)

Merugi Ekonomi Akibat Polusi

23 Aug 2023

JAKARTA-Polusi udara di wilayah Jabodetabek yang memburuk selama sebulan terakhir  turut berdampak pada dunia usaha dan aktivitas perekonomian. Kekhawatiran masyarakat untuk beraktivias di luar rungan membuat jumlah kunjungan ke pusat belanja menurun. Ketua Umum Himpunan Peritel dan Penyewa  Pusat Perbelanjaan Indonesia (Hippindo), Budihardjo Iduansjah, mengatakan penurun jumlah kunjungan di mal dan area retail lainnya berpotensi melemahkan kinerja industri retail yang baru saja pulih pasca-pandemi Covid-19. "Kami sangat terpengaruh dan terganggu karena pengunjung menjadi takut dan membatasi diri untuk keluar rumah. Penjualan bisa menurun," ujarnya kepada Tempo, kemarin. Dia menyebutkan bahwa pelaku usaha retail juga ikut berkeberatan akan imbauan pemerintah untuk menerapkan WFH karena berpotensi menekan jumlah kunjungan dan konsumsi masyarakat. "Retail juga tidak bisa ikut menerapkan WFH karena kami, kan full online." Sebagai upaya untuk memberikan rasa aman kepada pengunjung, pelaku usahapun berupaya melakukan penyesuaian di pelbagai sisi. (Yetede) 

Tren Menjamurnya Bisnis Kosmetik Lokal

22 Aug 2023

Seiring dengan tren kulit putih, bersih, cerah, glowing yang menjadi kiblat kecantikan, masyarakat Indonesia mulai menjadikan produk kecantikan sebagai kebutuhan primernya. Perawatan kecantikan melalui laser, suntik filler bahkan botox menjadi tren di kalangan anak muda. Tak hanya itu saja, tren kecantikan juga tak hanya berhenti pada kaum perempuan saja. Kaum laki-laki juga turut menambah pertumbuhan permintaan kosmetik. Sinyal kuat inilah yang ditangkap para pelaku bisnis kosmetik dengan brand lokal. Bahkan artis atau public figure juga turut serta dalam bisnis ini, baik sebagai endorser maupun mengembangkan bisnis kosmetik dengan merk-merk mereka.

Pelaku bisnis kosmetik lokal pun kian bertambah dan menunjukan bahwa tidak ada barrier to entry pada industri ini. Dukungan digital marketing channel yang dapat dimanfaatkan oleh para pelaku bisnis kosmetik lokal akan membuat bisnis ini bertahan lama dalam jangka panjang. Pengeluaran perawatan kulit di Indonesia saat ini memang masih rendah apabila dibandingkan dengan beberapa negara tetangga seperti Thailand, Korea dan Jepang. Namun size penduduk Indonesia yang besar dan preferensi generasi muda terhadap kosmetik lokal menjadi peluang tersendiri.

Fenomena Baru Inflasi Global

22 Aug 2023

Ketegangan antara AS dan China sudah terjadi sejak perang dagang pada masa Presiden Donald Trump. Perkembangan terbaru, eskalasi ketegangan ini tecermin dari istilah ”tech-war”, ”chip-war”, atau ”semi-conductor war” yang pada dasarnya adalah perebutan supremasi teknologi. Baru-baru ini China membatasi ekspor mineral langka germanium dan galium yang merupakan elemen penting dalam produksi semikonduktor. Sementara AS baru saja mengumumkan pembatasan bagi entitas AS untuk berinvestasi bidang hi-tech di China, termasuk di cip komputer, mikro-elektronik, teknologi informasi kuantum, dan kecerdasan buatan (artificial intelligence).

Dampak dari fragmentasi rantai pasokan dunia semakin kompleks sejak konflik Ukraina-Rusia pecah Februari 2022, yang terlihat dari inflasi biaya produksi sektor manufaktur global di angka 75 pada awal tahun 2022. Angkanya berangsur turun,tetapi sampai Maret 2023 masih di atas 50, yang berarti kenaikan biaya masih terjadi walaupun inflasinya makin melandai. Harga jual produk manufaktur juga naik sejak akhir 2021, mencapai puncaknya pada kisaran 63 dan 64 di awal 2022. Namun, kenaikan harga jual produk manufaktur lebih rendah dari kenaikan biaya produksinya. Disebabkan sisi permintaan tidak dapat mengakomodasi perubahan perilaku masyarakat pascapandemi.  (Yoga)