;

Efek Bersih-Bersih KPR Bermasalah

Ekonomi Hairul Rizal 24 Aug 2023 Kontan
Efek Bersih-Bersih KPR Bermasalah

PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) mencetak kinerja datar di semester I-2023. Sejumlah langkah dan strategi akan mendongkrak kinerja emiten ini di separuh kedua 2023. Analis Sinarmas Sekuritas, Arief Machrus menilai, bank yang fokus di kredit properti ini tidak mau ketinggalan dari bank besar lain. Meskipun menghadapi tantangan, BBTN berupaya membalikkan keadaan di semester II 2023. BBTN juga bakal meningkatkan kemampuan pada layanan digital perbankan (e-channel), meningkatkan kualitas aset, mengupayakan profitabilitas, serta memanfaatkan pendanaan dari perusahaan yang kuat. Kepala Riset Aldiracita Sekuritas, Agus Pramono menyoroti, BBTN telah melakukan beberapa perbaikan. Biaya dana atau cost of fund stabil dan pertumbuhan pendapatan non bunga solid. Pada semester I-2023, laba bersih BBTN sebesar Rp 1.47 triliun baru mencapai 42.6% dari ekspektasi laba setahun penuh karena cost of fund lebih tinggi dan pertumbuhan pinjaman yang lebih rendah. Secara rinci, pertumbuhan pinjaman dengan KPR bersubsidi meningkat 10,9% secara tahunan. Sedangkan pinjaman perumahan non subsidi tumbuh sebesar 6,5% yoy. Analis UOB Kay Hian Sekuritas, Posmarito Pakpahan menambahkan BBTN tengah berupaya menyelesaikan penjualan aset bermasalah secara massal sebesar Rp 2,8 triliun di semester kedua 2023.

Download Aplikasi Labirin :