Ide Konsolidasi Maskapai Udara BUMN Bangkit Lagi
Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tengah menyiapkan rencana untuk menggabungkan atau merger tiga perusahaan maskapai penerbangan milik negara.
Ketiga maskapai penerbangan pelat merah itu adalah PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA), PT Citilink Indonesia dan PT Pelita Air Service. Nah, ketiga maskapai penerbangan itu akan dilebur dalam satu perusahaan.
Staf Khusus III Menteri BUMN Arya Sinulingga mengatakan, rencana merger ini bertujuan agar ada konsolidasi di antara ketiga maskapai tersebut. Sehingga, BUMN maskapai hanya terfokus pada satu perusahaan saja di sektor transportasi udara.
Selain itu, merger ini juga diharapkan akan menguatkan pangsa pasar mereka di industri penerbangan Tanah Air. Dalam skenario merger yang disiapkan Kementerian BUMN, nantinya setiap maskapai akan fokus menggarap kelas penerbangan yang berbeda. Di segmen premium akan dilayani Garuda Indonesia,
medium to premium
digarap Pelita Air, dan layanan berbiaya rendah (low cost carrier
/LCC) akan dilayani Citilink.
Setali tiga uang, Wakil Menteri BUMN I Kartika Wirjoatmodjo sebelumnya mengatakan, jika rencana ini berhasil dieksekusi, Citilink akan tetap difokuskan menggarap pasar LCC. Sementara Pelita Air merambah pangsa pasar
medium to premium
dan Garuda di kelas premium.
Pengamat BUMN Toto Pranoto menilai, rencana merger ini merupakan upaya pemerintah untuk meningkatkan daya saing maskapai negara dengan kompetitor. "Kalau merger terjadi maka kapasitas pesawat juga meningkat pesat," kata Toto, kemarin.
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023