Ekonomi
( 40698 )Menjaring Investor Proyek Transportasi
JAKARTA – Pusat Pembiayaan Infrastruktur Transportasi (PPIT) Kementerian Perhubungan tengah menyeleksi skema pembiayaan non-Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) untuk 16 proyek infrastruktur transportasi prioritas. Kepala PPIT Siti Maimunah mengatakan lembaganya akan memasarkan proyek-proyek tersebut, terutama yang masih dalam tahap perencanaan, kepada calon investor.
Kehadiran PPIT diharapkan dapat mempercepat proses pembiayaan sehingga proyek bisa segera dikerjakan. Selama ini, proyek-proyek tersebut ditangani secara terpisah oleh empat direktorat jenderal di Kementerian Perhubungan. "Prosesnya kurang cepat sehingga PPIT muncul untuk memudahkan calon investor. Investasi mereka diarahkan ke satu pintu," ucapnya kepada Tempo, kemarin.
Pembiayaan kreatif atau pembiayaan non-APBN sudah lama dicetuskan pemerintah untuk memangkas beban kas negara. Merujuk pada Rencana Strategis Kementerian Perhubungan 2020-2024, total kebutuhan dana infrastruktur transportasi bisa menyundul Rp 1.288 triliun. Penggunaan dana swasta menjadi urgen karena negara hanya menyanggupi 18 persen atau sekitar Rp 227 triliun dari total kebutuhan tersebut. (Yetede)
Merugi Ekonomi Akibat Polusi
JAKARTA-Polusi udara di wilayah Jabodetabek yang memburuk selama sebulan terakhir turut berdampak pada dunia usaha dan aktivitas perekonomian. Kekhawatiran masyarakat untuk beraktivias di luar rungan membuat jumlah kunjungan ke pusat belanja menurun. Ketua Umum Himpunan Peritel dan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (Hippindo), Budihardjo Iduansjah, mengatakan penurun jumlah kunjungan di mal dan area retail lainnya berpotensi melemahkan kinerja industri retail yang baru saja pulih pasca-pandemi Covid-19. "Kami sangat terpengaruh dan terganggu karena pengunjung menjadi takut dan membatasi diri untuk keluar rumah. Penjualan bisa menurun," ujarnya kepada Tempo, kemarin. Dia menyebutkan bahwa pelaku usaha retail juga ikut berkeberatan akan imbauan pemerintah untuk menerapkan WFH karena berpotensi menekan jumlah kunjungan dan konsumsi masyarakat. "Retail juga tidak bisa ikut menerapkan WFH karena kami, kan full online." Sebagai upaya untuk memberikan rasa aman kepada pengunjung, pelaku usahapun berupaya melakukan penyesuaian di pelbagai sisi. (Yetede)
Tren Menjamurnya Bisnis Kosmetik Lokal
Seiring dengan tren kulit putih, bersih, cerah, glowing yang menjadi kiblat kecantikan, masyarakat Indonesia mulai menjadikan produk kecantikan sebagai kebutuhan primernya. Perawatan kecantikan melalui laser, suntik filler bahkan botox menjadi tren di kalangan anak muda. Tak hanya itu saja, tren kecantikan juga tak hanya berhenti pada kaum perempuan saja. Kaum laki-laki juga turut menambah pertumbuhan permintaan kosmetik. Sinyal kuat inilah yang ditangkap para pelaku bisnis kosmetik dengan brand lokal. Bahkan artis atau public figure juga turut serta dalam bisnis ini, baik sebagai endorser maupun mengembangkan bisnis kosmetik dengan merk-merk mereka.
Pelaku bisnis kosmetik lokal pun kian bertambah dan menunjukan bahwa tidak ada barrier to entry pada industri ini. Dukungan digital marketing channel yang dapat dimanfaatkan oleh para pelaku bisnis kosmetik lokal akan membuat bisnis ini bertahan lama dalam jangka panjang. Pengeluaran perawatan kulit di Indonesia saat ini memang masih rendah apabila dibandingkan dengan beberapa negara tetangga seperti Thailand, Korea dan Jepang. Namun size penduduk Indonesia yang besar dan preferensi generasi muda terhadap kosmetik lokal menjadi peluang tersendiri.
Fenomena Baru Inflasi Global
Ketegangan antara AS dan China sudah terjadi sejak perang dagang pada masa Presiden Donald Trump. Perkembangan terbaru, eskalasi ketegangan ini tecermin dari istilah ”tech-war”, ”chip-war”, atau ”semi-conductor war” yang pada dasarnya adalah perebutan supremasi teknologi. Baru-baru ini China membatasi ekspor mineral langka germanium dan galium yang merupakan elemen penting dalam produksi semikonduktor. Sementara AS baru saja mengumumkan pembatasan bagi entitas AS untuk berinvestasi bidang hi-tech di China, termasuk di cip komputer, mikro-elektronik, teknologi informasi kuantum, dan kecerdasan buatan (artificial intelligence).
Dampak dari fragmentasi rantai pasokan dunia semakin kompleks sejak konflik Ukraina-Rusia pecah Februari 2022, yang terlihat dari inflasi biaya produksi sektor manufaktur global di angka 75 pada awal tahun 2022. Angkanya berangsur turun,tetapi sampai Maret 2023 masih di atas 50, yang berarti kenaikan biaya masih terjadi walaupun inflasinya makin melandai. Harga jual produk manufaktur juga naik sejak akhir 2021, mencapai puncaknya pada kisaran 63 dan 64 di awal 2022. Namun, kenaikan harga jual produk manufaktur lebih rendah dari kenaikan biaya produksinya. Disebabkan sisi permintaan tidak dapat mengakomodasi perubahan perilaku masyarakat pascapandemi. (Yoga)
Waswas dengan Kenaikan Harga Beras
Kios beras milik Francis Ndege di Pasar Toi, Nairobi, Kenya, beberapa waktu terakhir ini tidak terlalu ramai dikunjungi pembeli setelah harga beras naik. Kenaikan harga beras, antara lain, dipicu keputusan India menutup keran ekspor berasnya. Dengan harga saat ini, Ndege tak yakin, apakah pelanggannya, yang sebagian besar tinggal di perkampungan kumuh Kimera, Nairobi, masih mampu membeli beras darinya. Harga beras di Kenya melonjak beberapa waktu terakhir. Petani setempat tak mampu mencukupi kebutuhan dalam negeri karena harga pupuk yang meroket dan kekeringan yang melanda negara itu. Produksi beras pun terganggu.
Beras murah dari India biasanya mengisi ceruk kosong stok beras yang tak bisa dipenuhi petani dalam negeri. Hal ini membuat warga miskin dan kelompok rentan berpenghasilan 2 USD (Rp 30.600) bisa bertahan hidup. Namun, dengan harga beras yang naik 20 % sejak Juni lalu, semuanya jadi sulit dan sejak itu pula, pedagang beras seperti Ndege belum menerima pasokan stok baru. Situasi semakin sulit setelah India menghentikan sementara ekspor berasnya mulai pekan ketiga bulan Juli lalu. New Delhi beralasan, pelarangan ekspor beras non-Basmati itu untuk meredam kenaikan harga di pasar domestik. Keputusan India itu berdampak luas. Penghentian ekspor mereka membuat kekosongan 9,5 juta metrik ton beras di level global, setara seperlima total ekspor beras global. Ini menjadi tekanan baru bagi ketersediaan pangan global, terutama bagi negara-negara Afrika. (Yoga)
Investasi Bisa Kian Deras dan Berkualitas
JAKARTA,ID-Peringkat daya saing Indonesia yang membaik diyakini bakal menarik kian banyak investasi asing, baik portfolio maupun investasi langsung (foreign direct investent/FDI), masuk ke Tanah Air. Lebih dari itu, investasi yang masuk pun akan lebih berkualitas. bahkan, terbuka kemungkinan, hal itu bisa memicu relokasi industri dari luar negeri ke Indonesia. Kemudian, dengan peringkat daya saing yang kian membaik akan dipandang oleh para investor sebagai peluang bagi pertumbuhan jangka panjang mereka. "Seharusnya, kenaikan daya saing juga berkorelasi dengan membaiknya rating utang Indonesia dan bunga pinjaman menjadi lebih murah," ujar Direktur Eksekutif Center of Economic and Law Studies (Celios) Bhima Yudhistira kepada Investor Daily, Senin (21/08/2023). Bhima memaparkan hal itu saat dimintai pendapat seputar dampak atau manfaat dari pengikatan tajam peringkat daya saing Indonesia hingga 10 posisi, dari rangking 44 di 2022 menjadi 34 tahun ini, di antara 64 negara di dunia. Perbaikan peringkat ini didasarkan pada laporan riset Institute for Management Development (IMD) yang dipublikasikan awal Agustus silam. (Yetede)
Mental Kasino Picu Maraknya Kejahatan Keuangan Digital
JAKARTA,ID-Mental judi atau mental kesino ketika berinvestasi menjadi salah satu faktor masih maraknya masyarakat yang terjebak dalam berbagai skema kejahatan keuangan digital. "Faktor tersebut diperparah oleh masih rendahnya literasi keuangan dan literasi digital," kata Kepala Ekskutif Pengawas Perilaku Pelaku usaha Jasa Keuangan, Edukasi dan Perlindungan Konsumen Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Friderica Widyasari Dewi dalam FMB9: Melawan Kejahatan Berbasis Digital, Senin (21/08/2023). Friderica menjelaskan, aktivitas investasi ilegal maupun pinjaman online ilegal tidak terlepas dari skema penawaran yang makin bervariatif. Apalagi di era serba digital seperti ini, mudah untuk membuat aplikasi dengan server di luar negeri. Skema-skema kejahatan keuangan saat ini semkain marak, tidak hanya menyasar kelas bawah, tapi juga mereka yang kalangan atas dengan status pendidikan tinggi. (Yetede)
Memperluas Layanan Perbankan untuk Diaspora
Perluasan layanan digital perbankan menjadi keniscayaan untuk menjangkau warga Indonesia yang bekerja dan menetap di luar negeri. Transformasi digital perbankan didorong tidak hanya untuk simpanan dan pembayaran, tetapi juga membidik pembiayaan nasabah. Sutris, pekerja migran Indonesia di Taiwan sejak 2007, menggunakan layanan digital perbankan Indonesia untuk transaksi keuangan serta merintis usaha di kampungnya di Kabupaten Magetan, Jatim. Sutris memiliki akun mobile banking di tiga bank BUMN. ”Saya terbiasa memakai layanan mobile banking untuk pembayaran premi BPJS ketenagakerjaan dan tagihan lain, seperti air dan internet, serta untuk usaha saya di rumah. Dengan digital, (transaksi) keuangan bisa saya atur dan pantau dari sini,” kata Sutris, pekerja pabrik di Hualien, Taiwan, di acara Business Meeting and Networking Bank Mandiri di Taipei, Sabtu (19/8). Sutris tengah merintis bisnis empon-empon yang mencakup 26 jenis tanaman obat tradisional dan rempah untuk bahan jamu, perputaran uang usahanya Rp 25 juta per hari.
Layanan digital yang dapat diakses dari mana saja telah menjadi kebutuhan dalam bertransaksi, seperti menabung, pembayaran, dan merintis usaha. Perkembangan layanan digital perbankan Indonesia di luar negeri, menurut Executive Director Young Indonesian Professionals’ Association (YIPA) di Taiwan Iman Adipurnama, telah membuka kemudahan akses keuangan untuk masyarakat Indonesia yang menetap atau tinggal di luar negeri (diaspora), termasuk pekerja migran. Terobosan layanan digital di luar negeri diharapkan juga membantu masyarakat Indonesia dalam akses pembiayaan jangka panjang, seperti kredit pemilikan rumah (KPR). Dirut PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Darmawan Junaidi menambahkan, inovasi layanan keuangan bagi masyarakat Indonesia terus dikembangkan melalui produk dan fitur berbasis digital. Bank Mandiri mendorong solusi pengelolaan keuangan bagi komunitas diaspora melalui Super App Livin’. Seluruh diaspora dapat membuka rekening Bank Mandiri melalui aplikasi ini. Syarat pembukaan rekening cukup dengan KTP-el atau paspor serta nomor ponsel di negara tempat bekerja. Sehingga nasabah lebih nyaman transfer ke luar negeri secara cepat, murah, dan mudah ujarnya dalam Pesta Rakyat memperingati HUT Ke-78 Republik Indonesia di Taiwan, Minggu (20/8). (Yoga)
Sektor Pertanian Berisiko Tinggi
Perubahan iklim berisiko mencetak kerugian ekonomi hingga Rp 500 triliun pada 2020-2024 jika pemerintah tak melakukan intervensi. Pertanian menjadi salah satu sektor yang paling terdampak, mulai dari bergesernya musim tanam hingga konversi lahan yang terus terjadi. Pendapatan petani pun berisiko turun 9-25 %. Menurut Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional / Kepala Bappenas Suharso Monoarfa, cuaca ekstrem akibat perubahan iklim mengakibatkan beragam bencana dan kerugian ekonomi. Indonesia pun terkena imbasnya. Ia memperkirakan kerugian ekonomi Indonesia pada 2020-2024 dapat menyentuh Rp 544 triliun jika tak ada intervensi kebijakan (business as usual). Dari jumlah tersebut, risiko kerugian ini berasal dari pesisir dan laut(Rp 408 triliun), diikuti pertanian (Rp 78 triliun), kesehatan (Rp 31 triliun), dan air (Rp 28 triliun).
Pada tahun 2020-2034, Indonesia diproyeksi mengalami penurunan curah hujan tahunan 1-4 % dibandingkan periode 1995-2010, kecuali di wilayah Kalimantan dan Sulawesi. Fenomena ini berdampak pada kekeringan yang berakibat kurangnya ketersediaan air sehingga berpeluang menimbulkan konflik alokasi kebutuhan air untuk pertanian, industri, dan energi. ”Perubahan iklim juga menyebabkan sulitnya menentukan waktu tanam karena terjadi pergeseran puncak musim hujan, kapan awal dan akhir,” ujar Suharso dalam seminar ”Antisipasi Dampak Perubahan Iklim untuk Pembangunan Indonesia Emas 2045” di Jakarta, Senin (21/8). (Yoga)
ASEAN Dapatkan Akses Impor Gandum Rusia melalui India
Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan mengatakan, pasokan produk pertanian dari Rusia ke ASEAN dibahas dalam Pertemuan Menteri-menteri Ekonomi ASEAN (ASEAN Economic Ministers Meeting) Ke-55, Senin (21/8/2023), di Semarang, Jawa Tengah. Pertemuan dengan perwakilan Rusia membuahkan akses impor gandum untuk ASEAN di tengah penangguhan Rusia dalam Inisiatif Biji-bijian Laut Hitam. ”Kami mendiskusikan, kalau mau lebih mudah (pasokannya), bisa (impor gandum dari Rusia) melalui India atau China,” ujarnya. (Yoga)
Pilihan Editor
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023









