;
Kategori

Ekonomi

( 40698 )

KERJA SAMA INTERNASIONAL : Jeju-Batam Jajaki Kolaborasi

22 Aug 2023

Pemerintah Kota Seogwipo, Pulau Jeju, Korea Selatan menjajaki kolaborasi dengan Pemerintah Kota Batam guna mendongkrak kinerja pariwisata kedua wilayah.Delegasi Kota Seogwipo memperkenalkan sejumlah destinasi wisata unggulan di Seogwipo kepada Wali Kota Batam, Muhammad Rudi.Lee Jong Wo, Wali Kota Seogwipo yang memimpin delegasi tersebut, mengatakan bahwa wilayahnya memiliki sejumlah destinasi unggulan yang menarik. “Beberapa tempat menarik seperti Seopjikoji, Jusangjeollidae, dan Jeongball Waterfall dan lainnya merupakan destinasi unggulan di Seogwipo,” katanya, di Batam, Senin (21/8). ”Bahwa tujuan kami adalah untuk menjajaki peluang kerja sama di sektor pariwisata [dengan Pemerintah Kota Batam],” ujarnya.Sementara itu, Wali Kota Batam Muhammad Rudi menyukai inisiatif kerja sama yang diusulkan oleh Delegasi Seogwipo di sektor pariwisata.“Kami akan segera membahas rencana kerja sama ini dan akan mengirimkan surat resmi untuk langkah tindak lanjut lebih lanjut,” jelasnya. Menurutnya, beberapa pengusaha Korea Selatan telah melakukan investasi di Batam, termasuk dalam pembangunan Bandara Hang Nadim Batam yang melibatkan IIAC. Tak hanya itu, imbuhnya, upaya meningkatkan layanan bongkar muat peti kemas di Pelabuhan Batu Ampar juga telah terwujud dengan kedatangan satu unit ship to shore (STS) crane dari Korea Selatan.

Dampak El Nino pada Perikanan

22 Aug 2023

Fenomena El Nino, yang merupakan bagian dari perubahan iklim, telah berdampak global. Indonesia, yang berada di kawasan tropis dan menjadi perlintasan arus lintas Indonesia (Arlindo), akan terkena dampak yang signifikan. Ada beberapa dampak penting dari El Nino di laut. Kenaikan suhu air laut akan berdampak pada kenaikan permukaan laut di wilayah pesisir. Hal itu akan mempengaruhi kesehatan ekosistem, termasuk lamun dan terumbu karang. Ia juga akan berdampak pada perubahan biodiversitas ikan dan stabilitas sosial-ekonomi masyarakat perikanan.

Kenaikan tinggi muka air laut akan mempengaruhi daratan pesisir. Percepatannya makin besar karena sebagian wilayah diperkirakan mengalami penurunan (subsidence) dan erosi yang berat. Menurut Lapan, selama 2015-2022, penurunan muka daratan pesisir di lima kota pesisir bervariasi. DKI Jakarta menurun 0,1-8 sentimeter per tahun, Kota Cirebon 0,28-4 cm per tahun, Pekalongan 2,1-11 cm per tahun, Semarang 0,9-6 cm per tahun, dan Surabaya 0,3-4,3 cm per tahun.

Seiring dengan ini, tercatat kejadian banjir rob terus meningkat setiap tahun. Pada Juli lalu, banjir rob di Banyuwangi merendam sekitar 160 rumah dengan tinggi muka air mencapai 40-70 cm. Kondisi ini menunjukkan bahwa rob tidak hanya terjadi di pantai utara Jawa, tapi juga di selatan Jawa. Dalam kaitannya dengan sektor perikanan, banjir rob pun mempengaruhi infrastruktur pelabuhan perikanan sehingga mempercepat kerusakan dan gangguan alur pergerakan nelayan. (Yetede)


Asing Kembali Confidence Investasi di SBN

21 Aug 2023

JAKARTA,ID-Bank Indonesia (BI) mencatat pada periode 14 sampai 16 Agustus 2023 modal asing keluar (capital outflow) dari pasar keuangan domestik sebesar Rp6,79 triliun. Meski demikian,  investor asing dinilai masih confidence untuk investasi di Surat Berharga Negara (SBN). Kondisi capital outflow diyakini karena gejolak perekonomian global yang terjadi khususnya dampak dari perekonomian di Amerika Serikat. Namun, capital outflow terjadi masih dalam magnitude terbatas. Berdasarkan data transaksi 14-16 Agustus 2023, nonresiden di pasar keuangan domestik jual neto Rp 6,79 triliun terdiri atas jual neto Rp3,65 triliun di pasar SBN dan jual neto Rp 3,14 triliun di pasar saham. Kepala Departemen Pengelolaan Moneter BI Edi Susianto mengungkapkan, net outflow baik di pasar SBN mau pun pasar saham masih dalam nilai yang terbatas. Hal ini diperkirakan belum akan berdampak besar terhadap perekonomian domestik. "Dengan melihat bahwa net outflow asing dari pasar BSN relatif (sampai saat ini) masih terbatas besarnya. Sebetulnya kami melihat investor asing masih confidence untuk investasi di SBN. Mudah-mudahan kondisi ini bersifat koreksi temporer, tentu kami akan terus mencermati hal ini," ungkap Edi kepada Investor Daily, Minggu (20/8/2023). (Yetede)

Sinarmas MSIG Life Perkenalkan Smile Medika Ultimax

21 Aug 2023

Tantangan masyarakat makin bertambah, termasuk dalam menjaga kesejahteraan keluarga mereka. Saat ini biaya kesehatan di Indonesia telah meningkat sebesar 13 persen. Nilai kenaikan ini lebih tinggi dibanding negara lain di Asia yang rata-rata hanya 11 persen. “Oleh karenanya, kami mengenalkan SMiLe Medika Ultimax (SMUAX) dengan beragam keunggulan agar keluarga bisa tenang meski ada yang harus mendapatkan perawatan di rumah sakit,” kata Lukman Auliadi, Head of Customer and Marketing PT Asuransi Jiwa Sinarmas MSIG Tbk (Sinarmas MSIG Life).

Menurut Lukman, SMUAX hadir dengan biaya polis yang lebih ringan dan menjadi solusi yang dapat melindungi di berbagai situasi. Inovasi ini sejalan dengan misi Perusahaan untuk berkontribusi mengembangkan dan menjaga masa depan masyarakat yang dinamis guna melindungi dan memberi ketenangan pikiran, sebagai wujud komitmen menjadi Trusted Partner for Life bagi masyarakat. Solusi perlindungan dari asuransi kesehatan SMiLe Medika Ultimax (SMUAX) memungkinkan masyarakat untuk bisa mendapatkan manfaat penggantian biaya perawatan rumah sakit yang lengkap sesuai tagihan dengan area perlindungan baik di Indonesia maupun luar negeri, sesuai dari plan yang dipilih. (Yetede)

Tanda Bahaya Pelemahan Ekonomi Cina

21 Aug 2023

JAKARTA — Efek pelemahan ekonomi Cina mulai merambat ke perekonomian Indonesia. Ketua Umum Gabungan Pelaku Usaha Ekspor Indonesia (GPEI) Benny Soetrisno mengatakan bahwa pelaku usaha mulai mengalami keresahan yang diawali dengan terjadinya gangguan suplai bahan baku untuk kebutuhan industri manufaktur dengan tujuan ekspor.

“Ini khususnya terjadi di industri tekstil di mana perusahaan-perusahaan pemasok dari Cina mengalami masalah keuangan, sehingga kami harus mencari alternatif penggantinya,” kata dia kepada Tempo, kemarin, 20 Agustus 2023. Bahan baku yang dimaksudkan antara lain kain jadi, sehingga eksportir harus melakukan penyesuaian kepada konsumen. “Akhirnya mencari pemasok pengganti yang sudah disetujui oleh branded buyer dari negara pengimpor.”

Menurut Benny, kendala rantai pasok berkepanjangan berpotensi terjadi karena sebagian besar bahan baku manufaktur untuk tujuan ekspor maupun domestik bergantung pada Cina. Selain sebagai tujuan ekspor utama, di sisi lain, Cina memang merupakan negara asal impor terbesar bagi Indonesia. “Sehingga apa yang terjadi di Cina pasti berpengaruh pada perdagangan Indonesia maupun global,” ujarnya. (Yetede)

Alarm Penurunan Penjualan Hunian

21 Aug 2023

JAKARTA – Kinerja moncer para pengembang properti dianggap belum menjadi jaminan pertumbuhan bisnis hunian hingga akhir tahun ini. Tren penjualan residensial di pasar primer masih melemah secara tahunan. Pada kuartal kedua tahun ini, penjualan produk tersebut menurun 12,30 persen secara tahunan atau year-on-year (YoY), begitupun pada kuartal pertama yang terkontraksi 8,26 persen.

“Kinerja marketing sales sebagian besar emiten properti diperkirakan cenderung menurun,” ucap ekonom dari PT Bank Permata Tbk, Josua Pardede, kepada Tempo, kemarin, 20 Agustus 2023. Menurut Josua, penjualan rumah tipe kecil dan tipe menengah masing-masing tertekan sebesar 15,81 persen dan 15,17 persen secara tahunan pada triwulan kedua 2023. Adapun penjualan segmen rumah besar tumbuh 15,11 persen, itu pun setelah sempat turun 6,82 persen year-on-year pada kuartal pertama tahun ini. Tingginya suku bunga kredit pemilikan rumah (KPR) menjadi salah satu hambatan utama penjualan hunian primer. “Belum lagi proporsi uang muka dalam pengajuan KPR juga tinggi.”

Walau penjualan tertahan, dia meneruskan, volume KPR rumah tapak sebenarnya tumbuh 10,82 persen secara tahunan pada Juni 2023, unggul dari angka pertumbuhan pada 2022 yang berkisar 7,82 persen. Masalahnya, kredit macet (NPL) kredit pemilikan rumah tapak juga naik hingga 2,51 persen selama paruh pertama tahun ini.

Kinerja mengkilap bisnis properti belakangan ini terusik oleh kabar tumbangnya Evergrande, entitas pengembang asal Cina yang mengelola lebih dari 1.300 proyek real estate. Grup usaha asal Shenzhen, Cina, yang memiliki delapan entitas itu tercatat berutang hingga US$ 340 miliar atau lebih dari Rp 4.400 triliun. Evergrande diketahui sudah menjual saham dengan diskon besar-besaran sejak November 2021. Efisiensi itu disusul dengan penutupan lebih dari 30 bangunan akomodasi mereka sepanjang 2022. (Yetede)

Getol Cari Pasar Ekspor Alternatif

21 Aug 2023

JAKARTA — Pelemahan perekonomian Cina membuat pelaku usaha harus memutar otak mencari pasar ekspor alternatif. Sekretaris Jenderal Gabungan Pengusaha Ekspor Indonesia (GPEI), Toto Dirgantoro, berujar, upaya pencarian pasar baru terus dilakukan dari kawasan Asia Selatan, Amerika Selatan, Timur Tengah, hingga Afrika. Meski demikian, menurut dia, hasil perdagangan yang dilakukan belum signifikan jika dibandingkan dengan hasil perdagangan dengan negara mitra tujuan ekspor utama, khususnya Cina.

“Situasi saat ini cukup berat karena krisis yang terjadi sebenarnya multidimensi, krisis global, semua ikut memikul dampaknya. Kami mencoba buka pasar baru, tapi hasilnya belum seberapa,” ujar Toto kepada Tempo, kemarin, 20 Agustus 2023. Menurut dia, ada sejumlah faktor yang menyebabkan diversifikasi pasar tidak semudah yang dibayangkan. Pertama, terkait dengan biaya logistik yang relatif lebih mahal dan menimbulkan beban biaya tambahan bagi pelaku usaha. “Syarat produk suatu negara bisa menguasai negara lain itu kalau bisa menguasai logistiknya.” Biaya logistik yang dimaksudkan tak hanya untuk angkutan laut, tapi juga udara dan darat.

Di satu sisi, kondisi psikologis konsumen di berbagai negara dunia cenderung dalam kondisi menunggu dan memilih menahan belanja. Terlebih, tingkat inflasi secara global terkerek naik. “Jadi, daya beli ikut merosot di tengah situasi krisis ini sehingga benar-benar sulit bagi produk kita untuk bisa bersaing dan berekspansi.” (Yetede)

Mewaspadai Efek Selisih Bunga yang Kian Sempit

21 Aug 2023

Arah suku bunga sejumlah bank sentral masih akan menjadi penentu pergerakan pasar keuangan dalam beberapa pekan ke depan. Yang jadi perhatian pasar dalam negeri, kini selisih suku bunga acuan Bank Indonesia (BI) dan bank sentral Amerika Serikat Federal Reserve semakin menyempit. Pada Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI yang digelar pada 23-24 Agustus 2023, sejumlah ekonom dan analis keuangan memproyeksikan BI tetap mempertahankan bunga acuan. Alhasil, jarak bunga acuan Fed dan BI 7- days reverse repo rate cuma berselisih tipis antara 0,25%-0,5%. Saat ini suku bunga acuan BI ada di posisi 5,75%, sementara bunga Fed ada di level 5,25%-5,50%. Situasi ini dikhawatirkan memicu arus keluar dana asing dari pasar keuangan Indonesia. Dalam sepekan terakhir, misalnya, sekitar Rp 3,6 triliun dana asing keluar dari bursa saham dalam negeri. Toh, Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas Maximilianus Nico Demus mengatakan, menyempitnya spread bunga Fed dan BI Rate karena fundamental Indonesia menguat, Tapi, peringkat Indonesia masih BBB. Sedangkan peringkat AS di posisi AAA. Research & Education Coordinator Valbury Asia Futures, Nanang Wahyudin sepakat, kenaikan bunga Fed yang kemungkinan terjadi pada September atau November bisa membuat investor kian memburu dollar AS. Sehingga rupiah dan IHSG mengalami tekanan. Namun, Nanang menilai kondisi ini hanya bersifat sementara. Pasar melihat ruang kenaikan suku bunga akan berakhir dan terbuka ruang terjadi pemangkasan pada tahun depan.

Anggaran Belanja Populis Melejit di Tahun Politik

21 Aug 2023

Dorongan anggaran belanja pemerintah pusat ke perekonomian Indonesia tahun depan, tampaknya akan lebih minim. Sebab, dorongannya terhadap konsumsi rumahtangga tak signifikan. Sementara kontribusi terhadap investasi malah turun. Dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2024, alokasi belanja pemerintah pusat mencapai Rp 2.446,54 triliun, tumbuh 6,5% dari outlook 2023 sebesar Rp 2.298,24 triliun. Dari jumlah itu, alokasi terbesar untuk belanja pegawai mencapai Rp 481,42 triliun, selain untuk pembayaran bunga utang sebesar Rp 497,32 triliun. Bahkan, belanja pegawai tumbuh dua digit mencapai 11,32% dibanding outlook 2023. Kenaikan ini sejalan dengan usulan kenaikan gaji aparatur sipil negara (ASN) dan pensiunan ASN yang pemerintah usulkan 8%. Direktur Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan (Kemkeu) Isa Rachmatawarta bilang, anggaran belanja pegawai tahun depan meningkat karena kebijakan kenaikan gaji dan pensiun ASN. Di sisi lain, Isa menyatakan, anggaran belanja barang dan belanja modal pada 2024 meningkat dari alokasi dalam APBN 2023. Menurutnya, tingginya outlook belanja barang 2023 lantaran memperhitungkan peningkatan pagu penggunaan penerimaan negara bukan pajak dan badan layanan umum (PNBP/BLU). Ekonom Center of Reform on Economic (Core) Yusuf Rendy menilai, lebih rendahnya anggaran belanja modal berarti akan memberikan efek berganda yang lebih kecil ke komponen investasi dibanding tahun ini. Sementara komponen belanja pegawai, belanja bansos, dan subsidi yang masing-masing mencatatkan peningkatan, akan berdampak positif terhadap konsumsi rumah tangga.

Penjualan Semen Mulai Kokoh Lagi

21 Aug 2023

Permintaan semen domestik pada Juli 2023 berhasil bertumbuh. Merujuk pada data Asosiasi Semen Indonesia, penggunaan semen pada Juli 2023 mencapai sebanyak 5,8 juta ton. Jumlah tersebut meningkat sebesar 9,7% secara bulanan dan tumbuh 12,6% secara tahunan. Penjualan semen curah tumbuh sebesar 19,3% secara tahunan alias year on year (yoy). Kontribusi pertumbuhan terbesar dari Kalimantan, terdorong oleh pelaksanaan proyek pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di wilayah ini. Sementara itu, penjualan semen kantung tumbuh sebesar 10,2% secara tahunan yang disokong oleh pertumbuhan penjualan dari luar Jawa. Tapi kalau secara kumulatif, penjualan semen dari Januari hingga Juli 2023 mencapai 33,2 juta ton, masih turun 2,3% yoy. Analis Samuel Sekuritas Indonesia, Daniel A Widjaja mengatakan, permintaan akan semen nasional mulai membaik di awal paruh kedua 2023 ini. Di sisi lain, harga semen kantong di Pulau Jawa sudah cukup stabil dan tidak ada perang harga antara pemain tier-1 dan tier-2. Penjualan semen nasional yang tumbuh juga tercermin pada kinerja PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP). Penjualan semen INTP pada Juli 2023 mencapai 1,7 Juta ton, naik sebesar 25% secara tahunan. Analis Mirae Asset Sekuritas Indonesia, Andreas Saragih menyematkan rating overweight di sektor semen, dengan saham INTP sebagai pilihan utama alias top picks.